keseluruhan penundaan yang diakibatkannya.
11. OPERATION AND
MAINTENANCE
11. PENGOPERASIAN DAN
consistent with Good Industry Practice.
sesuai dengan Praktik Terbaik Industri.
(b) The IBE shall prepare a
schedule for Scheduled Repair and Maintenance.
(b) BUP harus menyiapkan jadwal untuk Perbaikan dan
Pemeliharaan Yang Dijadwalkan.
(c) At the latest two (2) Months prior to the Scheduled
Commercial Operation Date and anniversary thereof, the IBE shall submit to the GCA the proposed schedule for
Scheduled Repair and
Maintenance for the upcoming Contract Year. The GCA may provide inputs towards the proposed schedule taking into account conditions in paragraph (b) within thirty (30) Days of receipt of the proposed schedule. The IBE, acting in good faith, shall consider such inputs from GCA and as soon as possible prior to the
commencement of the Contract Year resubmit to the GCA the updated schedule for Scheduled Repair and Maintenance.
(c) Selambat-lambatnya 2 (dua) Bulan sebelum Tanggal Operasi Komersial Yang Dijadwalkan dan setiap tahunnya, BUP harus menyerahkan kepada PJPK jadwal yang diusulkan untuk Perbaikan dan Pemeliharaan Yang Dijadwalkan untuk Tahun Kontrak yang akan datang. PJPK dapat memberikan masukan terhadap jadwal yang diusulkan dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi pada ayat (b) dalam waktu tiga puluh (30) Hari sejak diterimanya jadwal yang diusulkan tersebut. BUP,
bertindak dengan itikad baik, harus mempertimbangkan masukan dari PJPK dan sesegera mungkin sebelum
dimulainya Tahun Kontrak untuk mengirim kembali kepada PJPK jadwal yang telah diperbaharui untuk Perbaikan dan
Pemeliharaan Yang Dijadwalkan.
(d) The IBE shall not be held liable for any service interruption by any third party, unless such interruption is attributable to failure of the Utilities.
(d) BUP tidak bertanggung jawab atas setiap gangguan layanan oleh pihak ketiga manapun, kecuali gangguan tersebut disebabkan oleh kegagalan Jaringan Utilitas.
11.3 Minimising Impact of Maintenance Works
11.3 Mengurangi Dampak dari Pekerjaan Pemeliharaan (a) Promptly prior to the Operation
Period, the IBE shall provide the GCA a disruption management plan (the Disruption
Management Plan), in order to minimise disruption to Services when carrying out its
maintenance obligations under this Agreement.
(a) Segera sebelum Periode Pengoperasian, BUP harus memberikan PJPK rencana manajemen gangguan (Rencana Manajemen Gangguan), untuk meminimalisir gangguan pada Layanan ketika melaksanakan kewajiban pemeliharaan
berdasarkan Perjanjian ini.
(b) The GCA shall review the draft Disruption Management Plan, including to provide input as deemed necessary by the GCA based on the best available information, and to approve the Disruption Management Plan within a reasonable period prior to the commencement of the Operation Period.
(b) PJPK harus meninjau rancangan Rencana Manajemen Gangguan, termasuk untuk memberikan masukan yang dianggap perlu oleh PJPK berdasarkan informasi terbaik yang tersedia, dan untuk menyetujui Rencana Manajemen Gangguan dalam jangka waktu yang wajar sebelum dimulainya Periode Pengoperasian.
(c) Except in cases of emergency or where otherwise agreed in
writing by GCA, the IBE shall inform GCA at least [seven (7) Days] in advance of any
(c) Kecuali dalam keadaan darurat atau jika disetujui secara tertulis oleh PJPK, BUP harus
memberitahukan PJPK paling lambat [tujuh (7) Hari]
significant disruption caused by the maintenance works.
sebelumnya dari adanya gangguan signifikan yang disebabkan oleh pekerjaan pemeliharaan.
11.4 Personnel on Duty 11.4 Personil Yang Bertugas The IBE must ensure that its
personnel or the personnel of the O&M Contractor are on duty at the IBE’s call centre at all times, 24 hours a Day and seven (7) Days a week, commencing from and including the Effective Date to
operate and maintain the Facility. in accordance with the provisions under this Agreement.
BUP harus memastikan bahwa personilnya atau personil Kontraktor O&M bertugas di pusat panggilan (call centre) setiap saat. 24 jam dalam satu Hari dan tujuh (7) Hari dalam seminggu, dimulai dari dan termasuk Tanggal Efektif untuk mengoperasikan dan memelihara Fasilitas sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian ini.
11.5 Pollution Control 11.5 Pengendalian Pencemaran (a) The IBE must, in accordance
with Appendix [**] (Output Specifications) design, install, procure, operate and maintain the Facility in accordance with all Environmental Laws and all other Laws and ensure that the Facility does not cause or
contribute to any environmental damage or pollution;
(a) BUP harus, sesuai dengan Lampiran [**] (Spesifikasi Keluaran) desain, instalasi, pengadaan, pengoperasian dan pemeliharaan Fasilitas sesuai dengan seluruh Hukum
Lingkungan dan seluruh Hukum yang lain dan menjamin bahwa Fasilitas tidak menyebabkan atau berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan atau polusi;
(b) The IBE must continually monitor its compliance and must notify GCA immediately if it discovers that it is not in full
(b) BUP harus terus memantau kepatuhannya dan harus memberitahukan kepada PJPK secepatnya jika BUP mengetahui
compliance with this clause. bahwa BUP tidak mematuhi sepenuhnya ketentuan yang diatur dalam pasal ini.
11.6 Vandalism 11.6 Vandalisme
The IBE must ensure that the
Facility is secured from any forms of vandalism, and the IBE shall take such steps as are necessary to repair or replace any item of the Facility which for any reason is damaged as a result of vandalism.
BUP harus memastikan bahwa Fasilitas aman dari segala jenis vandalisme, dan BUP harus
mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki atau mengganti segala bagian dari
Fasilitas yang dengan alasan apapun rusak sebagai akibat vandalisme.
11.7 Energy Efficiency 11.7 Efisiensi Energi The IBE shall manage and ensure
that the use of energy for operation and maintenance of the Facility is efficient and based on an
internationally recognized standard and practices on energy efficiency for environment sustainability.
BUP harus mengatur dan
mengupayakan penggunaan energi yang efisien untuk operasi dan pemeliharaan Fasilitas dengan merujuk pada suatu standar dan praktik internasional yang diakui tentang efisiensi energi untuk kelestarian lingkungan.
11.8 IBE to Bear Costs 11.8 BUP untuk Menanggung Biaya
The IBE shall be responsible for all costs incurred in connection with the operation and maintenance of the Facility throughout the Term, subject to all remedies available to the IBE in accordance with the provisions of this Agreement.
BUP harus menanggung seluruh biaya yang terjadi sehubungan dengan pengoperasian dan pemeliharaan Fasilitas selama
Jangka Waktu, dengan tunduk pada seluruh upaya pemulihan yang tersedia bagi BUP sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian ini.
12. PAYMENTS 12. PEMBAYARAN (a) GCA must pay the IBE contract
charges in the form of
[availability payment] (“Contract Charges”) throughout the
Operation Period.
(a) PJPK harus membayar biaya kontrak dalam bentuk
[pembayaran atas ketersediaan layanan] (“Biaya Kontrak”) kepada BUP sepanjang Periode Pengoperasian.
(b) The GCA will pay the Contract Charges to the IBE once it has achieved the Commercial Operation Date.
(b) PJPK akan membayar Biaya Kontrak kepada BUP ketika BUP telah mencapai Tanggal Operasi Komersial.
(c) The calculation of the Contract Charges is subject to
calculations that are further outlined in the Appendix [**]
(Payment Mechanism).
(c) Perhitungan Biaya Kontrak akan tunduk pada perhitungan yang selanjutnya diuraikan pada Lampiran [**] (Mekanisme Pembayaran).
13. PENALTIES FOR
PERFORMANCE FAILURE