HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
A. Penyajian Data Uji Coba
BAB IV
ajar yang akan dikembangkan. Adapun tahapan_yang dilakukan untuk mendapatkan_informasi dalam pengembangan produk yaitu:
a. Analisis Kebutuhan dan Konteks
Analisis kebutuhan dan konteks merupakan kegiatan awal yang perlu dilakukan sebelum melakukan penelitian dan pengembangan.
Analisis kebutuhan dilakukan untuk menetapkan permasalahan dasar serta mengetahui kabutuhan yang diperlukan oleh siswa di dalam kelas.
Analisis kebutuhan dilakukan wawancara pada tanggal 03 Februari 2022 dengan Ibu Vera Prmesti Wijaya, M.Pd selaku guru biologi di MA Maarif Sukorejo Pasuruan terkait proses pembelajaran biologi di sekolah, kesulitan dan hambatan siswa dalam pembelajaran, bahan ajar, dan tanggapan terkait adanya buku ajar biologi yang akan dikembangkan. Berikut merupakan tabel hasil wawancara guru biologi di kelas XI MIA MA Maarif Sukorejo Pasuruan.
Tabel 4.1
Hasil Wawancara Guru Biologi
No Pertanyaan Jawaban
1 Kurikulum apa yang digunakan dalam proses
pembelajaran?/
Kurikulum yang digunakan dalam dalam proses pembelajaran biologi ini menggunakan kurikulum 2013 revisi tahun 2018.
2 Metode apa yang sering digunakan dalam proses pembelajaran?_
Untuk metode yang saya gunakan hanya metode ceramah, dan tanya jawab gitu, serta menggunakan mediaseadanya. Saya kurang begitu memvariasi metode pembelajaran di dalam kelas nak.
3 Kendala apa yang dihadapi saat proses pembelajaran
Kendala yang saya alami saat ini yaitu kurangnya sumber belajar yang menunjang siswa. Untuk LKS
No Pertanyaan Jawaban
biologi? nya sendiri penjelasannya kurang begitu detail dan kurangnya gambar penunjang sehingga peserta didik mudah bosan. Untuk buku paket biologi sendiri ada namun jumlahnya sedikit nak, dan tidak boleh di pinjam dibawa pulang.
Oleh karena itu saya sendiri kadang merasa kesulitan dalam menjelaskan materi
4 Bagaimana respon siswa selama pembelajarn biologi di kelas?
Selama pembelajaran biologi di kelas respon siswa sudah terlihat cukup baik, karena materi biologi kelas XI juga ada yang masih memiliki keterkaitan dengan materi SMP. Untuk materi di kelas XI lebih mendalam lagi dibandingkan dengan materi pada saat SMP.
5 Apakah sumber belajar yang digunakan selama pembelajaran biologi dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan siswa?
Sumber belajar yang digunakan selama ini masih berdasarkan LKS saja, sehingga hal ini dirasa belum cukup karna pembelajaran biologi itu sangat kompleks. Sehngga membutuhkan bahan ajar lain untuk memenuhu kebutuhan siswa pada saats proses pembelajaran.
6 Apa harapan yang di inginkan dalam pembelajaran biologi di dalam kelas bu?
Harapan yang dinginkan yaitu dengan menanamkan konsep bahwa biologi bukan berdasarkan hafalan namun seharusnya berupa pemahaman yang sebenarnya.
Soalnya dari siswa sendiri itu masih menerapkan metode hafalan gitu, kalau hafalan kan cepat lupanya.
Beda kalau mereka faham pasti ingat terus kalau ditanya.
7 Bahan ajar yang seperti apa yang diharapkan ibu untuk menunjang
pembelajaran?
Bahan ajar yang dapat menarik minat baca siswa dan bahan ajarnya tidak hanya berisi tulisan saja tetapi didukung gambar-gambar untuk menarik minat baca peserta didik.
8 Materi apa saja yang dirasa sulit untuk dijelaskan kepada siswa dan siswa juga
Untuk kelas XI sendiri materi awal semester ganjil. Seperti materi penyusunan sel itu. Kan siswa tidak tau bagaimana itu sel, soalnya saya
No Pertanyaan Jawaban sering merasa
kesulitan?
juga belum pernah mengajak siswa ke laboratorium biologi krena banyak mikroskop yang rusak.
Kalau untuk sistem grak sendiri saya biasanya hanya menjelaskan materi yang terdapat pada LKS tersebut. Pada LKS tersebut- kurangnya penjelasan materi._
9 Bagaimana cara mengatasi kesulitan tersebut?
Saya biasanya sebelum menjelaskan itu mengeprint gambar yang akan dijelaskan, karena siswa jadi lebh mudah mengerti begitu nak dengan melihat gambar yang sedang dijelaskan. Kemudian untuk materi sistem gerak sendiri biasanya ibu ya itu mengepritkan materi dan gambar yang tidak terdapat pada LKS.
10 Apa saja sumber belajar yang mendukng dalam proses
pembelajaran?
Sumber belajar yang digunakan adalah buku paket dan LKS yang saat ini masih bisa mendukung proses pembelajaran. Namun, kata siswa membosankan karna terdapat sedikt materi, kurang detail penjelasnya dan gambarnya hitam putih
11 Fasilitas apa saja yang disediakan sekolah untuk mendukng proses pembelajaran?
Fasilitas yang disediakan dalam proses pembelajaran juga sangat minim, contohya seperti tengkorak sebagai alat peraga itu mengalami kerusakan (patah) akibat kurangnya penjagaan selama pandemi itu karena tidak pernah digunakan juga. Kemudian untuk komputer yang disediakan juga minim itupun sangat sulit untuk digunakan dalam proses pembelajaran, selain itu siswa tidak ada yang membawa laptop. Pada proses pembelajarn juga tidak boleh mengoprasikan internet. Oleh karena itu sumber belajar yang bisa di gunakan sumber adalah sumber belajar cetak.
12 Bagaimana pendapat Menurut saya, bagus sekali. Saya
No Pertanyaan Jawaban ibu jika saya
mengembangkan sumber belajar berupa buku ajar biologi?
sangat setuju seperti yang katakan tadi disini memang butuh tambahan buku referensi yang digunakan dalam sumber belajar.
13 Bagaimana kalau saya
mengembangkan buku ajar biologi berbasis problem solving terintegrasi nilai keislaman pada materi sistem gerak manusia?
Dengan-ditambahakan berbasis problem solving juga bagus untuk membangu kognitif siswa dalam berfikir kritis.
Dengan mengintegrasikan nilai keislaman itu juga sangat bagus karena dapat mendukung visi misi sekolah dan dapt menambah wawasan siswa untuk memadukan antara ilmu sains dan ilmu agama.
Berdasarkan tabel 4.1 hasil wawancara kepada guru biologi kelas XI MIA di atas menyatakan bahwa siswa dalam pembelajaran biologi masih belum menerapkan sistem memahami, oleh karena itu materi yang telah didapatkan cepat terlupakan. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh guru dalam proses pembelajaran di antaranya adalah bahan ajar yang digunakan seperti LKS ataupun buku paket kurang memiliki daya tarik siswa saat proses pembelajaran sehingga siswa mudah bosan dalam mempelajari materi. Selain itu Ibu Vera menambahkan bahwasanya diperlukan sebuah bahan ajar yang dapat menarik minat membaca siswa dan bahan ajarnya tidak hanya berisi tulisan saja akan tetapi didukung dengan gambar-gambar sebagai penunjang minat baca serta diperlukan isi bahan ajar harus sesuai dengan kurikulum yang digunakan.
Berdasarkan hasil analisis kebutuhan di kelas XI MIA di MA Maarif Sukorejo Pasuruan menunjukkan bahwa kurangnya semangat belajar siswa dikarenakan siswa sulit memahami materi sebelum dijelaskan oleh guru dan kurangnya sumber belajar siswa dimana siswa hanya mempunyai LKS yang berisi ringkasan materi saja, sehingga siswa selalu membutuhkn bahan ajar lainnya. Siswa juga merasa kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru karena kurangnya sumber belajar. Siswa juga menyatakan bahwa mereka senang jika dalam bahan ajar tersebut memuat gambar yang menarik, sehingga mereka mudah faham dalam melihat gambar yang disajikan. Kemudian guru juga mengatakan bahwa selama pembelajaran biologi masih belum mengintegrasikan nilai keislaman selama pembelajaran biologi, oleh karena itu beliau juga sangat setuju apabila terdapat buku ajar biologi yang mengintegrasikan nilai keislaman karena hal tersebut sesuai dengan visi dan misi pada sekolah.
Hal ini menunjukan bahwa perlu adanya bahan ajar pendukung agar lebih variatif serta dapat membantu menjelaskan konsep pada materi sistem gerak manusia sedangkan berbasis problem solving untuk meningkatkan ranah kognitif siswa dalam memecahkan suatu permasalahan yang diimplementasikan dalam buku ajar yang akan dikembangkan, serta diintegrasikan ke dalam nilai keislaman yang
memuat kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat memudahkan siswa dalam memahami materi yang sedang diajarkan.
b. Pengkajian Teori dan Literatur
Pengkajian teori dan literatur dilakukan untuk mengkaji buku yang digunakan pada kegiatan pembelajaran yang relevan untuk menyususn buku ajar biologi yang akan dikembangkan. Hasil kajian buku yang digunakan selama proses pembelajaran biologi di kelas XI MIA di Maarif Sukorejo Pasuruan menunjukkan bahwa buku paket dan LKS, berdasarkan format isinya hanya ringkasan materi dan kurangnya gambar penunjang sehingga membuat proses pembelajaran terasa membosankan.
Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengembangkan buku ajar biologi berbasis problem solving terintegrasi nilai keislaman pada materi sistem gerak manusia.
Pemilihan bahan ajar ini mempertimbangkan kebutuhan siswa, tujuan pembelajaran, indikator yang harus dicapai, serta situasi dan kondisi lingkungan pembelajaran, sehingga siswa dapat termotivasi dalam pembelajaran biologi dan tidak merasa bosan-dengan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran.
c. Pengembangan Kerangka Konseptual
Pengembangan kerangka konseptual dilakukan untuk mengetahui kurikulum yang digunakan dan-mengetahui tujuan pembelajaran pada materi sistem gerak manusia, kemudian dilanjutkan
menyusun indikator dan tujuan pembelajaran. Dalam penyusunan indikator dan tujuan pembelajaran, peneliti terlebih dahulu melakukan pengkajian kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) pada materi sistem gerak manusia. Berdasarkan hasil analisis kurikulum di sekolah MA Maarif Sukorejo Pasuruan mengunakan kurikulum 2013 revisi tahun 2018. Analisis ini digunakan untuk mengetahui karakteristik kurikulum agar pengembangan produk bahan ajar dapat sesuai dengan ketentuan kurikulum yang berlaku.
1.) Kompetensi Inti
Tabel 4.2 Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
2.) Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar.yang digunakan dalam pengembangan produk buku ajar_biologi yaitu kompetensi dasar (KD) 3.5 yaitu Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusn organ pada sistem gerak dalam kaitannya dengan bioproses dan gangguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia.
3.) Indikator dan Tujuan Pembelajaran Tabel. 4.3
Indikator dan Tujuan Pembelajaran
No Indikator Tujuan Pembelajaran
3.5.1 Mengidentifikasi
macam-macam rangka berdasarkan struktur dan jenisnya
Siswa dapat
mengidentifikasi macam-
macam rangka
berdasarkan struktur dan jenisnya
3.5.2 Menjelaskan hubungan yang terbentuk antar tulang
Siswa dapat menjelaskan hubungan antar tulang 3.5.3 Menyebukan macam-
macam otot berdasarkan struktur dan jenisnya
Siswa dapat menyebukan macam-macam otot berdasrkan struktur dan jenisnya
3.5.4 Menguraikan sifat kerja otot dan energi untuk kerja otot
Siswa dapat menguraikan sifat kerja otot dan energi untuk kerja otot
3.5.5 Menjelaskan gangguan sistem gerak pada
manusia dalam
kehidupan sehari-hari dan menganalisis
teknologi yang
berhubungan dengan sistem gerak pada manusia
Siswa dapat menjelaskan gangguan sistem gerak pada manusia dalam kehidupan sehari-hari dan menganalisis teknologi yang berhubungan dengan sistem gerak pada manusia 3.5.6 Menjelaskan hikmah
gerakan sholat berbagai kesehatan tulang
Siswa dapat menjelaskan hikmah bersuci dan gerakan sholat berbagai kesehatan tulang
2. Development or Prototyping Phase (Fase Pengembangan atau Prototipe)
Berdasarkan analisis pendahuluan, maka dilakukan tahap perancangan dan pengembangan prototipe. Fase ini menekankan konsistensi atau validitas dan keprktisan produk yang dikembangkan, kemudian pada keefektifan produk yang dikembangkan. Adapun tingkatan yang akan digunakn pada fase ini terdiri dari :
a. Tahap Perancangan
Tahap perancangan ini yaitu bentukan awal yang dilakukan perancangan dan penyusunan draft dengan analisis materi pada pengembangan buku ajar biologi yang akan dikembangkan. Setelah melakukan analisis matei tahap selanjutnya yaitu penyusuan bagian yang terdapat dalam buku ajar biologi yang akan dikembangkan.
Buku ajar biologi0ini dibagikan dalam bentuk cetak.
Adapun komponen-komponen yang terdapat dalam buku ajar- biologi-yang akan dikembangkan antara lain :
1. Bagian Cover
Bagian cover depan berisi judul buku, nama penuli, nama lembaga, kelas, dan logo lembaga. Sedangkan untuk cover belakang berisi sinopsis isi dari buku ajar biologi. Hasil rancangan cover depan dan belakang dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.1 Cover Produk 2. Halaman utama dan redaksi buku ajar
Halaman utama berisi judul buku dan nama penulis.
Sedangkn redaksi buku ajar biologi berisi semua elemen yang membantu proses pmbuatan buku ajar biologi. Dan deskripsi pembuatan0buku ajar biologi yang dikembangkan. Hasil rancangan0halaman utama dan redaksi buku ajar-biologi dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.2
Halaman Utama dan Redaksi Buku Ajar
3. Kata pengantar dan daftar isi
Kata pengantar berisi sambutan penulis, ucapan terimakasih, serta pemohonan kritik dan saran. Sedangkan daftar isi terdiri dari urutan isi buku ajar biologi. Isi disusun berdasarkan bab yang terdapat pada buku ajar biologi yang dikembangkan. Hasil rancangan kata pengantar dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.3
Kata Pengantar dan Daftar Isi 4. Pendahuluan
Pendahuluan berisi tentang pengenalan materi yang berkaitan dengan nilai keislaman, kompetensi inti, kompetensi dasar, dan tujuan pembelajaran. Berikut merupakan hasil rancangan pendahuluan dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.4 Pendahuluan
5. Peta.Konsep
Peta konsep ini berisi mengena petunjuk mempelajari materi sistem gerak manusia yang terdapat pada buku ajar biologi yang dikembangkan. Hasil rancangan peta konsep dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.5.
Peta.Konsep 6. Materi dan.rangkuman
Materi ini berisi-.mengenai sistem gerak manusia di dalamnya memuat pengertian rangka, macam-macam tulang, bentuk tulang, proses pembentukan tulang, hubungan antar tulan, gangguan pada tulang, teknologi sistem gerak, serta hikmah gerakan sholat pada kesehatan tulang manusia.
kemudian rangkuman berisi mengenai ringkasan materi yang terdapat pada buku ajar biologi yang dikembangkan. Hasil rancangan materi serta rangkuman dapat dilihat pada gambar berikut: -
Gambar 4.6 Materi dan.Rangkuman 7. Evaluas (Tugas Kelompok dan.Tugas mandiri)
Pada bagian evaluasi terdapat 2-.tugas, yang pertama tugas kelompok berupa essay yang dikerjakan sesuai dengan kelompok yang dibagi pada-.waktu pembelajaran. Kemudian tugas kedua merupakan tugas mandiri yang dikerjakan secara individu. Hasil rancangan evaluasi dapat dilihat pada gambar berikut: -.
Gambar 4.7 Evaluasi.
8. Penutup-.
Pada bagian penutup berisi rubrik evaluasi, glosarium, daftar pustaka, dan profil penulis..Rubrik-.evaluasi berisi mengenai skor penilaian-.pada buku ajat terhadap evaluasi- .yang dikerjakan. Glosarium-berisi tentang istilah kata asing yang ada di dalam buku ajar biologi. Daftar pustaka merupakan daftar rujukan yang digunakan dalam buku ajar biologi. Profil penulis merupakan tulisan singkat mengenai perjalanan penulis.
Hasil rancangan penutup dapat dilihat pada gambar berikut: -.
Gambar 4.8
Penutup (Glosarium, Rubrik evaluasi, Daftar pustaka, dan Profil Penulis)-.
b. Tahap Pengembangan-.
Pada tahap pengembangan penelitian ini akan membuat pengembangan prototipe serta terdapat evaluasi formatif oleh- .pakar ahli. Evaluasi dimaksudkan agar mengetahui hasil nilai validasi produk yang dikembangkan. Para pakar ahli juga memberikan catatan serta masukan dalam merevisi produk yang dikembangkan sehingga mendapatkan hasil yang sesuai. -.Evaluasi dan saran validator pada produk menggunakan lembar validasi produk ditinjau dari kelayakan materi, kebahasaan, penyajian serta tafsir Al-Qur’an dan Hadist. Setelah mendapatkan validasi dari para validator, maka akan dilakukan uji keterbacaan atau uji skala kecil kepada siswa kelas XI MIA. -.
Adapun data yang akan diperoleh dari masing-masing validator dan uji keterbacaan.dibuat dalam bentuk lembar angket yang berisi beberapa pertanyaan dalam bentuk skala likert dengan rentang skor 1–4 yang dideskripsikan menjadi: (4) sangat setuju, skor (3) setuju, skor (2) tidak setuju dan skor (1) sangat tidak setuju. Serta kritik, saran dan masukan untuk produk yang dikembangkan.
1. Tingkat Kevalidan Buku Ajar Biologi
a. Tingkat kevalidan buku ajar biologi berdasarkan ahli materi Validasi ahli materi dilakukan oleh Ibu Imaniah Bazlina Wardani, M.Si. selaku dosen Tadris Biologi
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Validasi ahli materi ini dilakukan untuk mengetahui kualitas materi buku ajar biologi yang dikembangkan. Pertanyaan terdiri dari beberapa aspek yang dinilai yaitu aspek kelayakan isi, aspek kelayakan penyajian, dan aspek penilaian kontekstual. Kemudian disertai dengan kritik, saran, dan kesimpulan. Adapun kritik dan saran pada produk buku ajar biologi yang dikembangkan sebagai berikut.
Tabel 4.13
Gambar 4.9
Komentar dan Saran Validator Ahli Materi
Setelah peneliti melakukan revisi pada bagian yang harus di revisi, kemudian validator akan memberikan penilaian. Adapun nilai validasi ahli materi sebagai berikut:
Tabel 4.4
Hasil Validasi Ahli Materi.
No. Aspek Tinjauan Jumlah Skor
Aspek Kelayakan Isi
1. Kesesuaian Mteri dengan KD 12
2. Keakuratan Materi 20
3. Kemutakhiran Materi 8
4. Mendorong Keingintahuan 8
Aspek Kelayakan Penyajian
1. Teknik Penyajian Data 8
2. Pendukung Penyajian 24
3. Penyajian pembelajaran 4
4. Koherensi dan Keruntutan Alur Pikir 4 Aspek Kontekstual
No. Aspek Tinjauan Jumlah Skor
2. Komponen Kontekstual 26
Jumlah 122
Presentase 98,38%
Kriteria Sangat Valid
Berdasarkan tabel 4.4 rata-rata penilaian validator ahli materi terhadap buku ajar biologi adalah 98,38%, dengan kriteria sangat valid. Dari rata-rata hasil penilaian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa menurut penilaian validator ahli materi buku ajar biologi yang dikembangkan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran biologi materi sistem gerak manusia.
Gambar 4.10
Grafik Hasil Validasi Ahli Materi
b. Tingkat Kevalidan Buku Ajar Biologi berdasarkan Validasi Ahli Media-.
Validasi ahli media dilakukan oleh Bapak Eska Nanda Anugrah Nasution, M.Pd, selaku dosen Tadris
0 20 40 60 80 100
Presentase Skor Rata-Rata Ahli Materi 100% 100% 94,4%
%
98,38%
Biologi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Validasi ahli materi ini dilakukan untuk melihat kualitas materi buku ajar biologi yang dikembangkan.
Pertanyaan terdiri dari aspek kelayakan kegrafikan untuk dinilai. Kemudian disertai dengan kritik, saran, dan kesimpulan. Adapun kritik dan saran pada produk buku ajar biologi yang dikembangkan sebagai berikut:
Gambar 4.11
Komentar dan Saran Validator Ahli Media
Setelah peneliti-.melakukan-.revisi pada bagian yang harus di revisi, kamudian validator akan-.memberikan penilaian. Adapun nilai validasi ahli materi sebagai berikut:
Tabel 4.5
Hasil Validasi Ahli Media.
No. Aspek Tinjauan Jumlah Skor
Aspek Kelayakan Kegrafikan
1. Ukuran Buku Ajar 7
2. Desain-. Sampul -. Buku-.Ajar 26
3. Desain Isi Buku Ajar 68
Jumlah 101
Presentase 93,51%
Kriteria Sangat Valid
Berdasarkan tabel 4.5 rata-rata penilaian validator ahli materi terhadap buku ajar biologi adalah 93,51%,
dengan kriteria sangat valid. Dari rata-rata hasil penilaian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa menurut penilaian validator ahli media terhadap buku ajar biologi yang dikembangkan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran biologi materi sistem gerak manusia.
Berikut merupakan hasil rata-rata penilian validasi ahli materi yang ditampilkan pada bentuk grafik dibawah ini:
Gambar 4.12
Grafik Hasil Validasi Ahli Media
c. Tingkat Kevalidan Buku-Ajar Biologi berdasarkan Validasi Ahli Bahasa-.
Validasi ahli bahasa dilakukan oleh Bapak Arik Fajar Cahyono, M.Pd. selaku dosen Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
.Validasi ahli bahasa ini dilakukan untuk melihat kualitas 0
50 100
Presentase Skor Rata-Rata Ahli Media 87,5
%
94,4%
92,8% 93,1%
materi buku ajar biologi yang dikembangkan. Pertanyaan terdiri dari beberapa aspek yang dinilai, kemudian disertai dengan kritik, saran, dan kesimpulan..Adapun kritik dan saran pada produk buku ajar biologi yang dikembangkan sebagai berikut:
Gambar 4.13
Komentar dan Saran Validator Ahli Bahasa.
Setelah-peneliti-.melakukan-revisi pada bagian yang harus di revisi, kamudian validator akan memberikan penilaian. Adapun nilai-validasi ahli bahasa sebagai- berikut:
Tabel 4.6
Hasil Validasi Ahli Bahasa.
No. Aspek Tinjauan Jumlah
Skor
1. Lugas 11
2. Komunikatif 4
3. Dialogis dan Interaktif 7
4. Kesesuaian dengan Pekembangan Siswa 7 5. Kesesuaian denga Kaidah Bahasa 6 6. Penggunaan Istilah, Simbol, dan Ikon 7
Jumlah 42
Presentase 87,5%
Kriteria Sangat
Valid
0 50 100
Presentase Skor Rata-Rata Ahli Bahasa
Berdasarkan tabel 4.6 rata-rata penilaian validator ahli bahasa terhadap buku ajar biologi adalah 87,5%, dengan kriteria sangat valid. Dari rata-rata hasil penilaian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa menurut penilaian validator ahli bahasa terhadap buku ajar biologi yang dikembangkan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran biologi materi sistem gerak manusia.
Berikut merupakan hasil rata-rata penilian validasi ahli materi yang ditampilkan pada bentuk grafik dibawah ini:
Gambar 4.14
Grafik Hasil Validasi Ahli Bahasa
100%
91,6%
87,5%
87,5%
87,5%
87,5%
75%
d. Tingkat Kevalidan Buku Ajar Biologi berdasarkan Validasi Ahli Tafsir Al-Qur’an dan Hadist-.
Validasi ahli tafsir Al-Qur’an dan Hadist dilakukn oleh Ibu Dr. Hj. Fathiyaturahma, M,Ag selaku dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Validasi ahli tafsir Al-Qur’an dan Hadist ini dilakukan untuk melihat kualitas kaitan materi dengan ayat-.Al-Qur’an-.dan-.Hadist pada buku ajar-.biologi yang dikembangkan..Pertanyaan terdiri dari aspek keterpaduan antara materi ajar dengan ayat-.Al-Qur’an-.dan-.Hadist, kemudian disertai-dengan kritik, saran,-.dan-.kesimpulan. Adapun kritik dan saran- pada-produk buku ajar biologi yang dikembangkan sebagai berikut:
Gambar 4.15
Komentar dan Saran Validator Ahli Tafsir Al-Qur’an dan Hadist-
Setelah peneliti melakukan revisi -.pada-.bagian yang harus di revisi, kamudian-.validator-.akan