BAB 3 BAB 3
E. STRATEGI KE DEPAN
II. PELAKSANAAN
2.2. Sarana dan Prasarana Keamanan dan Mutu Ikan dan Produk Perikanan
Sumberdaya perikanan merupakan bagian dari pertumbuhan ekonomi masyarakat dan penggerak utama (prime mover) pembangunan daerah karena (1) permintaan serta kapasitas suplai produk dan jasa perikanan dinilai sangat besar, (2) sub sektor perikanan dapat menyerap jumlah tenaga kerja yang besar dan (3) dapat pula menciptakan multiplier effects bagi sektor ekonomi lainnya. Sumber daya perikanan yang besar perlu ditunjang dengan sarana dan prasarana keamanan dan mutu hasil perikanan yang memadai. Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, KKP pada tahun 2017 telah mengadakan Chest Freezer sejumlah 150 unit untuk 12 Provinsi, 19 Kab/Kota dan 82 kelompok penerima, dapat dilihat pada tabel 1,2, dan 3.
Tabel 1. Sebaran Chest Freezer Tahun 2017
No. Kab/Kota Unit No. Kab/Kota Unit No. Kab/Kota Unit
1 Kota Batam 10 8 Brebes 3 15 Mamasa 8
2 Lampung Selatan 9 9 Tulungagung 6 16 Parigi Moutong 7
3 Pringsewu 8 10 Gresik 8 17 Morowali 8
4 Lampung Tengah 7 11 Gorontalo 9 18 Sinjai 8
5 Bengkulu Tengah 9 12 Boalemo 10 19 Biak Numfor 6
6 Karawang 8 13 Gorontalo Utara 6 7 Pangandaran 10 14 Buton Selatan 10
Sarana dan prasarana yang lain adalah Integrated Coldstorage (ICS), 11 unit dengan kapasitas 30-100 ton dan 6 unit dengan kapasitas 200 ton. Lokasi pembangunan ICS sebagai berikut :
Tabel 2. Sebelas Unit Integrated Coldstorage Kapasitas 30-200 Ton Tahun 2016
No. Lokasi Kapasitas
(Ton) No. Lokasi Kapasitas
(Ton) 1. Prov. Aceh (Lampulo)* 200 10. Kab. Kep. Sangihe 200
No. Lokasi Kapasitas
(Ton) No. Lokasi Kapasitas
(Ton) 2. Kab. Pidie Jaya** 30 11. Kab. Parigi Moutong 30
3. Kab. Aceh tamiang 30 12. Kab. Morowali 30
4. Kab. Aceh Selatan 50 13. Kab. Buton Selatan 30
5. Kab. Musi Banyuasin 30 14. Kab. Pulau Morotai 200 6. Kab.. Tulang Bawang 30 15. Kota Tidore Kepulauan 80
7. Kab. Natuna 200 16. Prov. Maluku Utara
(Bacan) 100
8. Kab. Probolinggo 30 17. Kota Tual 200
9. Kab. Talaud 200
Tabel 3. Delapan Unit Integrated Coldstorage Kapasitas 100-200 Ton Tahun 2017
No Lokasi Kapasitas (Ton)
1 Kab. Simeuleu 100
2 Kab. Aceh Selatan 100
3 Kab Malang 100
4 Kab. Jember 100
5 Kab. Sumenep 100
6 Kab. Flores Timur 100
7 Prov. Gorontalo 200
8 Kab. Halmahera Timur 100
Disamping pembangunan ICS, KKP pada tahun 2017 membangun 14 unit dengan kapasitas 100-200 ton dengan kapasitas 100 - 200 ton yang dilengkapi dengan Air Blast Freezer (ABF) dapat dilihat pada tabel 4. Tujuan dari pembangunan cold storage adalah untuk menyediakan fasilitas penyimpanan beku bagi komoditi ikan dan hasil perikanan dalam rangka menjamin serapan bahan baku di sentra produksi dan ketersediaan pasokan ikan (buffer stock) bagi konsumsi dan industri pengolahan.
Tabel 4. Lokasi Pembangunan Cold Storage Tahun 2017
No Nama Pekerjaan Kapasitas (Ton)
CS ABF
1. Pembangunan Cold Storage PPS Bungus, Kota Padang Prov.
Sumatera Barat 100 12
2. Pembangunan Cold Storage PPS Cilacap, Kabupaten Cilacap Prov.
Jawa Tengah 100 8
3. Pembangunan Cold Storage PPN Prigi, Kabupaten trenggalek Prov.
Jawa Timur 50 16
4. Pembangunan Cold Storage PPN Kwandang, Kabupaten Gorontalo
Utara Prov. Gorontalo 100 12
5. Pembangunan Cold Storage PPN Kejawanan, Kabupaten Cirebon
Prov. Jawa Barat 200 4
No Nama Pekerjaan Kapasitas (Ton)
CS ABF
6. Pembangunan Cold Storage PPN Ternate, Kota Ternate Prov. Maluku
Utara 100 12
7. Pembangunan Cold Storage PPN Brondong, Kabupaten Lamongan
Prov. Jawa Timur 100 8
8. Pembangunan Cold Storage PPS Jembrana, Kabupaten Jembrana
Prov. Bali 200 8
9. Pembangunan Cold Storage Kota Kendari Prov. Sulawesi Tenggara 100 8 10. Pembangunan Cold Storage Kabupaten Kep. Sula Prov. Maluku Utara 100 4 11. Pembangunan Cold Storage Kota Kupang Prov. NTT 100 8 12. Pembangunan Cold Storage PPP Ogotua, Kabupaten Toli-Toli Prov.
Sulawesi Tengah 200 8
13. Pembangunan Cold Storage Tanjung Pandan Kab. Belitung Prov.
Bangka Belitung 100 4
14. Pembangunan Cold Storage Kabupaten Banggai Laut Prov. Sulawesi
Tengah 100 8
Penyediaan sarana dan prasarana pembuatan es menjadi hal sangat penting dalam rangka penyediaan media pendingin dalam keseluruhan tahapan proses rantai nilai hasil perikanan. Sarana dan prasarana tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pada masing-masing tahapan proses dan jumlah ikan yang akan diproses, supaya dapat bermanfaat secara optimal. Pada tahapan proses pemasaran, distribusi dan pengolahan, es curah merupakan bentuk paling optimal. Oleh karena itu penyediaan mini Ice Flake Machine (IMF) menjadi penting dalam tahapan tersebut.
IFM adalah mesin penghasil flake Ice yang bekerja berdasarkan pada proses pendinginan dengan sistem siklus kompresi uap yang menggunakan fluida sebagai bahan pendingin yang disebut refrigeran.
Pada tahun 2017, KKP mengalokasikan pengadaan IFM sebanyak 235 unit masing-masing berkapasitas 1,5 ton dengan target penerima adalah Koperasi /Pemda/Kelompok di 34 Provinsi. Proses pengadaan IFM tahun 2017 dibagi menjadi tiga tahap: 1) tahap I 100 unit; 2) tahap II 50 unit; dan 3) tahap III 120 unit. Daftar penerima bantuan IFM tahun 2017 dapat dilihat pada tabel 5.
Tabel 5. Penerima IFM Kapasitas 1,5 Ton Tahun 2017
No. Provinsi Unit Keterangan
1 DI Aceh 19 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
2 Sumatera Utara 7 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
3 Sumatera Barat 3 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
4 Jambi 4 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
5 Raiu 8 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
6 Kepulauan Riau 9 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
7 Bengkulu 9 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
8 Sumatera Selatan 7 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
9 Banga Belitung 6 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
10 Lampung 4 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
No. Provinsi Unit Keterangan
11 Banten 2 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
12 DKI Jakarta 3 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
13 Jawa Barat 14 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
14 Jawa tengah 4 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
15 DI Yogyakarta 2 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
16 Jawa Timur 10 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
17 Kalimantan Timur 4 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
18 Kalimantan Selatan 7 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
19 Kalimantan Barat 4 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
20 Kalimantan Tengah 10 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
21 Kalimantan Utara 5 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
22 Sulawesi Utara 6 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
23 Sulawesi Tengah 9 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
24 Sulawesi Tenggara 17 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
25 Sulawesi Selatan 9 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
26 Sulawesi Barat 5 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
27 Gorontalo 8 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
28 Maluku 14 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
29 Maluku Utara 9 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
30 NTB 5 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
31 NTT 7 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA
32 Papua 1
33 Papua Barat 4 Chip Ice dan Genset 13,5 KVA