• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistematika Pembahasan

H. Hipotesis

I. Sistematika Pembahasan

Pembahasan hasil penelitian ini akan disistematika menjadi empat bab yang saling berkaitan satu sama lain. Sebelum memasuki bab pertama akan didahului denga judul penelitian (sampul).

Pada bab pertama atau pendahuluan berisi sub bab latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, ruang lingkup penelitian, definisi operasional, asumsi penelitian, hipotesis, metode penelitian dan sistematika pembahasan.

Pada bab kedua atau kajian kepustakaan memuat penelitian terdahulu dan kajian teori yang relevan dan terkait dengan judul skripsi.

Pada bab ketiga atau pembahasan metode penelitian yang meliputi:

pendekatan dan jenis penelitian, pupolasi dan sampel, teknik dan instrumen pengumpulan data dan di akhiri dengan analisis data.

Pada bab keempat atau penyajian data dan analisis yang meliputi:

gambaran obyek penelitian, penyajian data, analisis dan pengujian hipotesis dan pembahasan.

Pada bab kelima atau penutupan memuat kesimpulan dan saran- saran. Kesimpulan menyajikan secara ringkas seluruh penemuan penelitian yang terkait dengan masalah penelitian. Kesimpulan diperoleh berdasarkan penyajian data dan hasil analisis yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya. Saran-saran dirumuskan berdasarkan hasil penelitian, berisi uraian mengenai langkah-langkah apa yang perlu diambil oleh pihak-pihak terkait dengan hasil penelitian yang bersangkutan.

17 BAB II

KAJIAN PUSTAKA A. Penelitian Terdahulu

1. Penelitian Asfi Yuhani, Luvy Sylviana Zanthy, dan Heris Hendriana tahun 2018 yang berjudul “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP”.11 Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis kelompok siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari kelompok siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran biasa.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sama-sama menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan Cluster Random Sampling.

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sampel penelitian terdahulu menggunakan siswa SMP sedangkan sampel penelitian ini menggunakan siswa SMA.

2. Penelitian Ibnu Imam Al Ayubi, Erwanudin, dan Martin Bernard tahun 2018 yang berjudul “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA”.12 Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah

11 Asfi Yuhani, Luvy Sylviana Zanthy, dan Heris Hendriana, “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP”, Jurnal

Pembelajaran Matematika Inovatif 1, no. 3 (Mei 2018).

12 Ibnu Imam Al Ayubi, Erwanuddin, dan Martin Bernard, “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA”, Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif 1, No. 3 (Mei 2018).

18

matematis siswa yang menggunakan pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari siswa yang menggunakan pembelajaran pembelajaran biasa.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sama-sama menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak (Cluster Random Sampling).

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Lokasi penelitian terdahulu dilakukan di sekolah umum atau sekolah negeri (SMAN) sedangkan pada penelitian ini dilakukan di sekolah swasta keislaman (SMA).

3. Penelitian Erpina Ulva, Maimunah, dan Atma Murni tahun 2020 yang berjudul “Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMPN Se- Kabupaten Kuantan Singingi Pada Materi Aritmetika Sosial”.13 Dengan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh penerapan Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sama-sama menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen.

13 Erpina Ulva, Maimunah, dan Atma Murni, “Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMPN Se-Kabupaten Kuantan Singingi Pada Materi Aritmetika Sosial”, Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika 04, no.

02 (November 2020).

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sampel penelitian terdahulu adalah siswa SMP sedangkan sampel penelitian ini adalah siswa SMA.

4. Penelitian Arman, dan Wanda Nely Intim Purwanti tahun 2022 yang berjudul “Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di Kelas IV SD Ypk Lahairoy Yensawai”.14 Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning memberikan pengaruh yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sama-sama menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan Cluster Random Sampling.

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sampel penelitian terdahulu menggunakan siswa SD sedangkan sampel penelitian ini menggunakan siswa SMA, dan desain penelitian yang digunakan penelitian terdahulu adalah Pretest-posttest control design group.

5. Penelitian Khoirun Nisak, dan Adha Istiana tahun 2017 yang berjudul

“Pengaruh Penerapan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa”.15 Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penerapan problem

14 Arman, dan Wanda Nely Intim Purwanti, “Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di Kelas IV SD Ypk Lahairoy Yensawai”, Jurnal Papeda 4, no. 1 (Januari 2022).

15 Khoirun Nisak, dan Adha Istiana, “Pengaruh Penerapan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa”, Jurnal Kajian Pendidikan Matematika 3, no. 1 (2017).

based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X di SMK Ngunut.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sama-sama menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan Cluster Random Sampling.

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian tersebut: Sampel penelitian terdahulu menggunakan siswa SMK sedangkan sampel penelitian ini menggunakan siswa SMA, dan desain penelitian yang digunakan penelitian terdahulu adalah Pretest-posttest design.

Tabel 2.1

Persamaan dan Perbedaan Penelitian Terdahulu No. Nama, Tahun dan

Judul Penelitian Persamaan Perbedaan 1 Penelitian Asfi Yuhani,

Luvy Sylviana Zanthy, dan Heris Hendriana, 2018, Pengaruh

Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan

Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP

a. Penelitian

Kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen Menggunakan Cluster Random Sampling.

a. Sampel penelitian terdahulu menggunakan siswa SMP sedangkan sampel penelitian ini menggunakan siswa MA

2 Penelitian Ibnu Imam Al Ayubi, Erwanudin, dan Martin Bernard, 2018, Pengaruh

Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan

Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA

a. Menggunakan penelitian

kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen b. Menggunakan

Cluster Random Sampling.

a. Lokasi penelitian terdahulu dilakukan di sekolah umum atau negeri (SMAN), sedangkan pada

penelitian ini dilakukan di sekolah swasta berbasis keislaman (SMA)

3 Penelitian Erpina Ulva, Maimunah, dan Atma Murni, 2020, Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan

a. Menggunakan penelitian

kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen

a. Sampel penelitian terdahulu adalah siswa SMP, sedangkan sampel penelitian ini adalah siswa SMA

No. Nama, Tahun dan

Judul Penelitian Persamaan Perbedaan Pemecahan Masalah

Matematis Siswa Kelas VII SMPN Se-

Kabupaten Kuantan Singingi Pada Materi Aritmatika Sosial 4 Penelitian Alman, dan

Wenda Nely Intim Purwanty, 2022, Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di Kelas IV SD Ypk Lahairoy Yensawai

a. Menggunakan penelitian

kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen b. Menggunakan

Cluster Random Sampling.

a. Sampel penelitian terdahulu menggunakan siswa SD sedangkan sampel penelitian ini menggunakan siswa SMA

b. Desain penelitian yang digunakan penelitian terdahulu adalah Pretest- posttest control design group.

5 Penelitian Khoirun Nisak, dan Adha Istiana, 2017, Pengaruh Penerapan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa

a. Menggunakan penelitian

kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen b. Menggunakan

Cluster Random Sampling.

a. Sampel penelitian terdahulu menggunakan siswa SMK sedangkan sampel penelitian ini menggunakan siswa SMA

b. Desain penelitian yang digunakan penelitian terdahulu adalah Pretest-posttest design.

Dari uraian-uraian diatas dapat disimpulkan bahwa keunikan dari penelitian ini dari penelitian-penelitian terdahulu adalah pada penelitian ini peneliti menggunakan pembelajaran berbasis masalah yang dalam pembelajarannya diawali dengan pemberian masalah tentang materi integral yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Selain itu, pada penelitian ini peneliti menggunakan desain penelitian

The Nonequivalent Posttest Only Control Group Design dan peneliti melakukan penelitian di SMA As-Saifiyah Syafi’iyah.

Dokumen terkait