• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. Laporan Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien

N/A
N/A
aritona84

Academic year: 2025

Membagikan "2. Laporan Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

LEMBAR PROSES

RUMAH SAKIT UMUM HASTUTI

Perihal : Laporan Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Hastuti Tahun 2025

No Tanggal Pengirim Penerima Uraian

1. 3/4/2025 Sekretaris Komite Mutu

Ketua Sub Komite Keselamatan Pasien

Dengan Hormat,

Bersama ini kami sampaikan Laporan Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Hastuti Tahun 2025.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian bapak/ibu kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

Sekretaris Komite Mutu

Listianingsih, S.Keb.,Bdn.

2. 3/4/2025 Ketua Sub Komite Keselamatan Pasien

Ketua Komite Mutu

Dengan Hormat,

Bersama ini kami sampaikan Laporan Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Hastuti Tahun 2025.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian bapak/ibu kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

Ketua Sub Komite Keselamatan Pasien

Novi Hermawati, AMd.

(3)

No Tanggal Pengirim Penerima Uraian 3. 4/4/2025 Ketua

Komite Mutu

Direktur Rumah Sakit Umum Hastuti

Dengan Hormat,

Bersama ini kami sampaikan Laporan Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Hastuti Tahun 2025.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian bapak/ibu kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami, Ketua Komite Mutu

dr. Fadli Mahjud 4. 5/4/2025 Direktur

Rumah Sakit Umum Hastuti

Direktur PT.

Hastuti Wahyu Sejahtera

Dengan Hormat,

Bersama ini kami sampaikan Laporan Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Hastuti Tahun 2025.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian bapak/ibu kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

Arahan :

Adakan sosialisasi secara berkala kepada seluruh staff untuk meningkatkan kepatuhan dalam melaporkan setiap insiden keselamatan pasien.

(4)

RUMAH SAKIT UMUM HASTUTI

Candibaru Plumbungan Karangmalang Sragen

Telp. (0271) 8821702 email : [email protected]

LAPORAN PENGUKURAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM HASTUTI TAHUN 2025

No. Dimensi Keterangan Dimensi Respon

Positif

Respon Negatif

Jumlah Jawaban Responden

Persentase Respon Positif

Kategori Budaya 1. Kerjasama dalam satu unit Menunjukkan sejauh mana di rumah

sakit, mau dan bersedia belajar secara terus-menerus dalam peningkatan kinerja dan selalu berupaya mencegah insiden kesalamatan dalam melakukan pekerjaannya.

647 103 750 86,26% Kuat

2. Tindakan pimpinan unit dalam mempromosikan / mendukung keselamatan

Menunjukan sejauh mana tindakan para pimpinan di rumah sakit (kepala urusan, kepala instalasi) dalam mempromosikan atau mendukung keselamatan pasien.

71 4 75 94,67% Kuat

3. Komunikasi terbuka Menunjukan sejauh mana keterbukaan antar staf dan pimpinan unit kerja (Kains / Kaur) juga kepada pimpinan di lain rumah sakit.

223 2 225 99,11% Kuat

(5)

RUMAH SAKIT UMUM HASTUTI

Candibaru Plumbungan Karangmalang Sragen

Telp. (0271) 8821702 email : [email protected]

4. Frekuensi pelaporan kejadian

Menunjukan seberapa sering staff melaporkan kejadian kesalahan / insiden keselamatan pasien (kejadian yang tidak diharapkan atau kejadian nyaris cedera) atau hal yang dapat berpotensi membahyakan bagi keselamatan pasien.

51 24 75 68% Sedang

5. Dukungan manajemen terhadap keselamatan pasien

Menunjukan sejauh mana manajemen rumah sakit memberikan dukungan terhadap penciptaan / suasana budaya keselamatan dan menunjukan bahwa keselamatan pasie adalah hal yang utama.

406 44 450 90,22% Kuat

Total 1.398 177 1.575

88,25% Budaya Kuat

Persentase 88,76% 11,24% 100%

(6)

RUMAH SAKIT UMUM HASTUTI

Candibaru Plumbungan Karangmalang Sragen

Telp. (0271) 8821702 email : [email protected]

1. Pengukuran budaya keselamatan pasien terkait jumlah kejadian yang dilaporkan dalam 12 bulan terakhir

Hasil Pelaporan Persentase

Tidak ada laporan 66,67%

1 sampai 2 laporan 25,33%

3 sampai 5 laporan 2,67%

6 sampai 10 laporan 4%

11 sampai 20 laporan 0%

21 laporan atau lebih 1,33%

Dari hasil pengukuran budaya keselamatan terkait jumlah kejadian yang dilaporkan dalam 12 bulan terakhir mendapatkan hasil bahwa 66,67% tidak ada kejadian.

2. Pengukuran budaya keselamatan pasien terkait lama berkerja di rumah sakit

Hasil Pelaporan Persentase

Kurang dari 1 tahun 100%

1 sampai 5 tahun 0%

6 sampai 10 tahun 0%

11 sampai 15 tahun 0%

16 sampai 20 tahun 0%

Lebih dari 20 tahun 0%

Dari hasil budaya keselamatan pasien terkait lama berkerja di rumah sakit mendapatkan hasil sebagian besar bekerja selama kuramg dari 1 tahun dengan persentase 100%.

(7)

RUMAH SAKIT UMUM HASTUTI

Candibaru Plumbungan Karangmalang Sragen

Telp. (0271) 8821702 email : [email protected]

ANALISA :

Hasil budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Hastuti Tahun 2025 adalah Budaya Kuat (88,25%) tetapi masih ada 1 dimensi yang harus diperbaiki, yaitu :

1. Frekuensi pelaporan pasien, pertanyaan yang paling banyak di jawab negatif adalah “Ketika kesalahan terjadi yang berpotensi membahayakan pasien, walaupun hal yang buruk tidak terjadi, seberapa sering kesalahan tersebut dilaporkan?

TINDAK LANJUT :

1. Permasalaan yang muncul akibat kurangnya frekuensi pelaporan insiden keselamatan pasien dapat diatasi dengan diadakannya sosialisasi mengenai pentingnya pelaporan insiden keselamatan pasien agar tidak terulang dikemudian hari dengan kasus yang sama atau yang lebih berat. Disamping itu, para staff rumah sakit disediakan Google Formulir sebagai wadah untuk melaporkan segala jenis kejadian IKP yang dialami atau ditemukan sesaat setelah menangani insiden yang terjadi.

Sragen, 6 April 2025 Mengetahui,

Ketua Komite Mutu

dr. Fadli Mahjud

Referensi

Dokumen terkait

Rumah sakit wajib melaksanakan standar keselamatan pasien, komite medik rumah sakit dalam upaya melindungi keselamatan pasien melalui proses kredensial dan

emuan di atas menunjukkan bahwa aspek yang paling penng dalam membangun iklim keselamatan pasien di RS!# adalah Kepemimpinan rans7ormasional di ngkat (ireksi

Salah satu tantangan dalam pengembangan Keselamatan Pasien adalah bagaimana mengubah budaya yang ada menuju Budaya Keselamatan Pasien. Langkah penting pertama adalah

Diharapkan setiap staf rumah sakit untuk berkomitmen membangun budaya keselamatan pasien di dalam dirinya, dengan cara memberikan pelatihan keselamatan pasien bagi perawat

pasien harus mengutamakan budaya keselamatan pasien dalam memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit baik berupa peningkatan kesadaran untuk melaporkan insiden yang

Pelaporan IKP sesuai Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien yang dikeluarkan oleh komite keselamatan pasien rumah sakit (KKPRS) (KKPRS, 2015), menjelaskan

 Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu menetapkan bahwa semua staf dan karyawan wajib mengetahui program dan kegiatan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

Gaya kepemimpinan transformasional direktur dalam menerapkan budaya keselamatan pasien belum seluruhnya sesuai dengan tujuh langkah keselamatan pasien di rumah sakit, direktur