PMK NO. 80 TENTANG KOMITE MUTU RUMAH SAKIT
Direktorat Mutu dan Akreditasi Yankes Rujukan Direktorat Jendral Yankes Kementerian Kesehatan RI
dr. Sunarto, S.Kes.
Koordinator Subdit Mutu dan Akreditasi
Yankes Rujukan
Edukasi Surveior Berkelanjutan (ESB) ke-XXIV
“ Indah nian kilau meteor
Terbesit cepat diantara halimun Para jangkar dan surveior
Izin menggantikan Bu Hanum “
STATEMENT PEMERINTAH INDONESIA
“GLOBAL ACTION ON PATIENT SAFETY”
22 Januari 2021, EB 148 WHO
▪ Indonesia telah mengimplementasikan global
patient safety action plan 2021-2030 dalam program kerja Komite Nasional Keselamatan Pasien 2021-
2023
▪ Upaya mewujudkan UHC dilakukan dengan pemenuhan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas
▪ Pemerintah berupaya serius dalam hal kesehatan
dan keselamatan tenaga kesehatan
PEMBENTUKAN KOMITE MUTU DI RS
RS wajib
menyelenggarakan tata kelola mutu
Meningkatkan mutu
&
mempertahankan standard pelayanan
Pembentukan Komite Mutu
•
Kebutuhan
•
Ketersediaan Sumber Daya
•
Beban Kerja RS
KOMITE MUTU RUMAH SAKIT
organisasi non struktural yang membantu kepala / direktur RS dalam mengelola dan memandu program peningkatan mutu dan keselamatan pasien, serta mempertahankan standar pelayanan RS
(Pasal 1 PMK No. 80 tahun 2020)
ORGANISASI
Unsur keanggotaan:
Tenaga medis Tenaga
keperawatan Tenaga
kesehatan lain Tenaga non kesehatan
Ketua
Sekretaris Anggota
Dibentuk dan diberhentikan oleh Kepala / Direktur RS (ditetapkan dengan SK)
Ketua tidak boleh merangkap pejabat
struktural RS
Masa kerja 3 tahun dan dapat diangkat kembali Struktur Minimal :
TUPOKSI
Rincian fungsi Komite Mutu → Pasal 10
Lingkup Tugas
Pelaksanaan dan eval peningkatan mutu Pelaksanaan dan eval
keselamatan pasien Pelaksanaan dan eval manajemen risiko RS
Pembentukan Sub Komite
Fungsi tambahan :
persiapan dan penyelenggaraan akreditasi RS
PELAPORAN KEGIATAN
Pemilik / Dewas RS
Kepala / Direktur RS
Komite Mutu lapor tugas dan
fungsi serta rekomendasi minimal tiap 3 bulan
lapor kegiatan penyelenggaraan mutu
rekomendasi
PENYELENGGARAAN
Penetapan kebijakan, prosedur, dan sumber daya oleh : Kepala / Direktur RS
Komite Mutu dalam pelaksanaan tupoksi dapat berkoordinasi dengan komite lainnya di RS
Berkoordinasi melalui tata hubungan kerja:
Penerapan peningkatan
mutu
Penerapan keselamatan
pasien
Penerapan manajemen
risiko
PENDANAAN
Sumber anggaran : anggaran RS
Penggunaan anggaran :
pelaksanaan tupoksi dan insentif anggota
$ Rp $
PEMBINAAN &
PENGAWASAN
oleh Menteri, Ka Dinkes Prov., dan Ka Dinkes Kab/Kota sesuai kewenangan masing-masing
Dapat melibatkan perhimpunan, organisasi profesi, dan/atau asosiasi RS
Melalui :
Advokasi Sosialisasi Supervisi Konsultasi
Bimbingan teknis
Peningkatan kapasitas
SDM monev
“ Cantik seroja kala bersemi Meski terhimpit antar bebatuan
Walau lelah hadapi pandemi
Mutu dan keselamatan tetap jadi tujuan “
Terimakasih
dr. Sunarto, M.Kes
Direktorat Mutu dan Akreditasi Yankes Rujukan Direktorat Jendral Yankes Kementerian Kesehatan RI