• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aksi Nyata Asesmen SD/Paket A Melakukan Asesmen Awal Pembelajaran

N/A
N/A
Roby. Syahmi

Academic year: 2023

Membagikan "Aksi Nyata Asesmen SD/Paket A Melakukan Asesmen Awal Pembelajaran"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Aksi Nyata

Asesmen SD/Paket A

Melakukan Asesmen Awal Pembelajaran

Roby Syahwagi, S.Pd

SD Negeri 16 Buatan II

▸ Baca selengkapnya: topik 3 aksi nyata prinsip pengajaran dan asesmen

(2)

Apa itu Asesmen ?

Asesmen adalah proses

pengumpulan danpengolahan informasi untuk mengetahui

kebutuhan belajar, perkembangan, dan

pencapaian hasil belajar peserta didik

(3)

ARTI ASESMEN

Asesmen merupakan salah satu bukti atau informasi untuk

memahami proses pembelajaran yang akan, sedang, dan telah

berlangsung

(4)

Manfaat Asesmen

Asesmen di lakukan untuk

mencari bukti ataupun dasar perimbanngan tentang

ketercapaian tujuan

pembelajaran

(5)

Jenis-jenis Asesmen Diagnostik

Diagnostik Kognitif

Diagnostik non Kognitif 1.

2.

(6)

Asesmen Diagnostik Kognitif

Asesmen Diagnosis Kognitif adalah asesmen diagnosis yang

dapat dilaksanakan secara rutin, pada awal ketika guru akan memperkenalkan sebuah topik pembelajaran baru, pada akhir

ketika guru sudah selesai menjelaskan dan membahas sebuah topik, dan waktu yang lain selama semester

(7)

Asesmen Diagnostik Non Kognitif

asesmen diagnostik non kognitif adalah jenis

asesmen yang perlu guru berikan kepada siswa di awal masuk sekolah. Tujuan pemberian asesmen tersebut adalah untuk mengetahui kesiapan siswa

dalam menghadapi proses pembelajaran, khususnya di tahun ajaran baru

(8)

Perlukah Asesmen Diagnosti Non Kognitif dilakukan ?

asesmen diagnostik non kognitif adalah jenis

asesmen yang perlu guru berikan kepada siswa di awal masuk sekolah. Tujuan pemberian asesmen tersebut adalah untuk mengetahui kesiapan siswa dalam menghadapi proses pembelajaran, khususnya

di tahun ajaran baru

(9)

) ) ) ) ) ) ) ) )

Langkah-lankah Asesmen Diagnostik Non Kognitif

) ) ) ) ) ) ) ) )

Persiapan

Pelaksanaan

Tindak Lanjut 1.

2.

3.

(10)

) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

) ) ) ) ) ) ) ) )

PERSIAPAN

Guru Membuat Persiapan Asesmen Kognitif

Guru Membuat Jadwal Pelaksanaan Asesmen

Gurumengidentifikasi dan menyusun soal asesmen 1.

2.

3.

(11)

Pelaksnaan

(12)

Soal Asesmen Diagnostis Non Kognitif

1. Selama ini kamu suka pelajaran yang seperti apa?

2. Apa hobi kamu di rumah?

3. Apa yang kamu lakukan setelah pulang sekolah?

4. Siapa yang mendampingimu saat belajar di rumah?

5. Bagaimana orang tua mengawasi kamu saat belajar di rumah?

6. Guru seperti apa yang kamu sukai?

(13)

Tindak Lanjut

Dari nilai Asesmen diagnostik non kognitif guru dapat menyesuaikan aktivitas dam materi belajar di kelas

dengan peningkatan semua peserta didik

(14)

Umpan Balik

Asesmen diagnostik non kognitif yang telah dilakukan sangat di perlukan agar dapat menyesuaikan matode pembelajaran dengan karakter siswa

Hasnimar, S.Pd.I

Dengan dilakukannya Asesmnen awal pemnbelajaran, maka guru dapat mengetahui kemampuan dan

karakter peserta didik dalam belajar

Ade Irma Surya, S.Pd

Perencanaan Tindak lanjut yang dibuat sesuai dengan hasil Asesmen

diagnistik Non Kognitif

Fitri Iliyani, S.Pd

(15)

terimakasih

semoga bermanfaat

Referensi

Dokumen terkait

Dengan instrumen penilaian guru terhadap murid sebagai berikut: Tabel 2. Instrumen Penilaian Indikator Sub-Indikator Kriteria Penilaian BM MM BSH BSB Anak dapat berbicara lancer dengan kalimat yang terdiri dari Kelancaran 4 sampai 6 kata. menyampaikan Anak Dapat menyebutkan gambar yang diperlihatkan guru dengan lancer. Anak dapat berbicara dengan kata- kata yang jelas dalam menyampaikan pendapatnya. Kejelasan Vocal Anak Dapat berbicara jelas saat berkomunikasi dengan temannya Ketetapan Anak dapat menggunakan kata- Intonasi kata yang jelas dalam menyampaikan pendapatnya. Anak dapat berbicara dengan intonasi yang baik Ketetapan Anak dapat menceritakan pilihan kata menggunakan media gambar berseri dengan tepat. Anak mampu menceritakan sesuai tema dengan menggunakan gambar berseri. Struktur kalimat Anak mampu menjelaskan dengan menggunakan media gambar berseri dengan lengkap. Anak mampu berbicara tentang gambar yang disediakan atau dibuat sendiri dengan urut dan bahasa yang lengkap. Kriteria penilaian yaitu sebagai berikut: (a) Belum Berkembang (BB), yaitu bila anak melakukannya harus dengan bimbingan atau dicontohkan oleh guru; (b) Mulai Berkembang (MB), yaitu bila anak melakukannya masih harus diingatkan atau dibantu oleh guru; (c) Berkembang Sesuai Harapan (BSH), yaitu bila anak sudah dapat melakukannya secara mandiri dan konsisten tanpa harus diingatkan atau dicontohkan oleh guru; (d) Berkembang Sangat Baik (BSB), yaitu bila anak sudah dapat melakukannya secara mandiri dan sudah dapat membantu temannya yang belum mencapai kemampuan sesuai indikator yang diharapkan. Teknik analisa data melalui 3 tahap yaitu: reduksi data, deskripsi data, dan verifikasi data. Pertama, reduksi data adalah penyederhanaan yang dilakukan melalui seleksi, pemfokusan dan pengabstrakan data mentah menjadi informasi yang bermakna. Mereduksi data merupakan kegiatan menyeleksi data sesuai dengan fokus permasalahan. Pada tahap ini peneliti mengumpulkan semua