Analisis kebijakan publik
Pengantar
Analisis kebijakan publik
• Berasal dari istilah “public policy analysis”
• Istilah analisa sering diartikan sebagai penilaian, upaya memahami sesuatu secara lebih mendetail dsb
• Dalam analisa kebijakan publik, istilah analisa lebih difokuskan pada upaya menciptakan pengetahuan tentang sesuatu hal yg berkaitan dengan kebijakan publik
• Menyiratkan penggunaan intuisi dan penilaian,
mencakup penggunaan pengamatan thd kebijakan, desain dan sintesis dari alternatif nya
Apa itu analisa kebijakan publik ?
• Aktivitas menciptakan pengetahuan tentang dan dalam proses pembuatan kebijakan publik (lasswell, 1987)
• Kata “tentang” bermakna bahwa analisa kebijakan meneliti sebab, akibat dan kinerja kebijakan. Ini berkaitan dengan fakta dan
pengetahuan
• Kata “dalam” menunjuk bahwa analisa kebijakan meneliti tentang prosedur, aktor dsb. Ini menunjuk adanya “tindakan”
• Policy analysis is the use of reason and evidence to make the best policy choice (Mac Rae, 1983)
• AKP : setiap jenis analisa yang menghasilkan dan menyajikan
informasi sehingga dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dalam menguji pendapat mereka (ES Quade, 1983)
• AKP : disiplin ilmu sosial terapan yang menggunakan metode dan argumen untuk menghasilkan dan memindahkan informasi yang relevan dengan kebijakan shg dapat digunakan di tingkat politik dalam memecahkan masalah kebijakan (William N Dunn, 2000)
• Dunn secara tegas menyebut bukan saja pengetahuan akan tetapi disiplin ilmu sosial terapan, karena mempunyai Metodologi dan argumen yang bernalar.
• AKP merupakan aktivitas intelektual yg dilakukan dalam proses politik. Merupakan proses kognitif dan bukan proses politik.
• AKP adalah awal dan bukan akhir dari upaya memperbaiki proses pembuatan kebijakan.
• AKP dapat berupa analisis “Untuk” (for policy) dan “tentang” (off policy) Kebijakan Publik
• AKP : analisis “Untuk” KP (for policy)maksudnya adalah bahwa hasil dari analisis KP dapat dijadikan dasar unutk penyusunan Kebijakan public baru.
Biasanya berupa Policy brief, policy paper, atau policy memo
• AKP : analisis “ tentang” KP (off policy). Maksudnya adalah bahwa hasil AKP digunakan untuk melakukan evaluasi atau penilaian atas kebijakan public yg sdh ada, sehingga bisa dijadikan bahan rekomendasi keberlanjutan KP tsb
Tujuan AKP
• Mempengaruhi proses politik melalui pendekatan kognitif
• Memberikan rekomendasi pada pemerintah
• Upaya mendapatkan KP yang aktual yang sesuai dengan kepentingan publik
• Mencegah kegagalan dalam pemecahan masalah melalui KP
• Memberikan peluang bagi peningkatan partisipasi publik
Tugas AKP
• Merumuskan cara memecahkan masalah
• Menyediakan informasi tentang alternatif dan konsekwensinya
• Mengidentifikasi isu dan masalah
• Mengkritisi berbagai hal berkaitan dengan suatu kebijakan tertentu
Beberapa variabel yg dapat mempengaruhi hasil AKP
• Tujuan yg dicapai
• Preferensi nilai yg dipertimbangkan dalam pembuatan policy
• Sumber daya yang digunakan
• Kemampuan dan komitmen aktor
• Lingkungan kebijakan
• Proses AKP adalah aktivitas intelektual yang dilakukan dalam proses politik
• Aktivitas politik meliputi : agenda setting, formulasi kebijakan, adopsi kebijakan, implementasi kebijakan dan evaluasi kebijakan
• Aktivitas intelektual meliputi : perumusan masalah, forecasting, rekomendasi kebijakan, monitoring dan evaluasi kebijakan
Siapa yang bisa menjadi analis
• 1. ilmuwan
• 2. Peneliti
• 3. Pemerhati masalah kebijakan
• 4. Intektual
• 5. Pemerintah
• 6. Warga masyarakat
Apa saja obyek sasaran analisis kebijakan
• 1. Substansi kebijakan
• 2. alternatif kebijakan
• 3. Proses kebijakan
• 4. Konsekwensi kebijakan/ hasil kebijakan
• 5. dampak kebijakan
• 6. Aktor kebijakan
Dasar membuat analisis KP
• 1. Fakta
• 2. Nilai
• 3. Tindakan
• Seorang analis harus :
• 1. independent
• 2. Obyektif
• 3. transparan
• 4. mampu menilai secara kritis baik kelebihan maupun kekurangan suatu kebijakan
• 5. Mampu memeberikan rekomendasi
Informasi apa yang berkaitan dengan kebijakan?
• 1. Masalah kebijakan (policy problem): nilai, kebutuhan atau
kesempatan yang belum terpenuhi yg dapat dicapai dengan tindakan publik. Pertanyaan: apa hakekat masalahnya?
• 2. Masa depan kebijakan (policy future) : konsekwensi dari tindakan pencapaian nilai. Pertanyaan : Alternatif kebijakan apa yg digunakan untuk menjawab masalah
Informasi (lanjutan)
• 3. Tindakan kebijakan (policy action) yaitu serangkaian tindakan yang dituntun oleh alternatif kebijakan untuk mencapai tujuan. Pertanyaan : Kebijakan apa yang sedang dan pernah dibuat untuk mengatasi masalah
• 4. Hasil Kebijakan (policy outcomes), yaitu konsekwensi yang dapat diamati dari aksi kebijakan yang dilakukan. Pertanyaan: Seberapa bermakna hasil tsb dalam memecahkan masalah?
• Kinerja kebijakan (policy performance), yaitu derajad dimana hasil yang ada memberi konstribusi pada pencapaian nilai. Pertanyaan : Hasil apa yang telah dan diharapkan?
• Kegiatan AKP bisa dilakukan secara menyeluruh guna memberikan
gambaran selengkapnya terhadp kinerja kebijakan, akan tetapi juga bisa dilakukan sebagian-sebagian. Misalnya melakukan pemantauan,peramalan atau evaluasi saja dsb.
• Kegiatan AKP bisa dilakukan dalam 3 bentuk yaitu :
• 1. Prospektif : AKP yang dilakukan sebelum aksi kebijakan dilakukan.
• 2. Retrospektif : dilakukan sesudah aksi kebijkan
• 3. Terintegrasi : menggabungkan sebelum dan sesudah aksi kebijakan.