Kemudian setelah itu: maka sungguh aku melihat apa yang saudara kita Al Mifdhal (yang paling utama), pemilik pena yang sangat licin, Asy Shaikh Abu Fairuz Abdurrahman Al Indonesiy Al Jawiy هاعرو الله هظفح, tulis dalam risalahnya yang berjudul "Tarbiyatun" Nisail Hudca. . Dan saya hanya berdoa kepada Allah agar mendapat manfaat dengan apa yang saudara kita Abu Fairuz tulis dalam perbincangan ini, sebagaimana dia memberi manfaat dengan tulisannya yang baik.
دملحاو
Maka semoga Allah memberinya pahala yang terbaik dan memberinya manfaat untuk Islam dan umat Islam. Dan semoga Allah menguatkan kita dan diriNya di atas Manhaj Salafiy yang kurang ajar (teguh dan mantap) sehingga kita bertemu denganNya, dan semoga Allah menjauhkan kita semua dari fitnah yang nampak dan tidak nampak.
ينلماعلا بر لله هلآ لىعو دممح انيبن لىع ملسو للها لىصو
ينعجمأ هبحصو
Pengantar Penulis الله هقفو
روشر نم للهاب ذوعنو ،هرفغتسنو هنيعتسنو هدمحن لله دملحا نإ
يداه لاف للضي نمو ،هل لضم لاف للها هديه نم ،انلماعأ تائيس نمو انسفنأ هدبع ادممح نأ دهشأو ،هل كيشر لا هدحو للها لاإ هلإ لا نأ دهشأو ،هل
لآ[
نارمع.]201
للها
اَ هيَُّأ اَي﴿
بازحلأا[
دعب امأللها لوسر ىده ىدلها يرخو للها باتك ثيدلحا يرخ نإف
لكو ةعدب ةثدمح لكو اتهاثدمح روملأا شرو ،ملسو هلآ لىعو هيلع للها لىص ةللاض ةعدب
Indonesia - telah berlangsung sangat lama terkait permasalahan hukum pendirian ma'had pendidikan bagi perempuan dengan memisahkan perempuan dari walinya tergantung dimana mereka tinggal - berhari-hari, berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Dan sekarang – dalam pembahasan kali ini – saya hanya membahas bagian pertama saja yaitu: Masalah Ma'had Tarbiyatin Nisa.
Bab Satu: Pandangan Umum Tentang Hakikat Perselisihan Antara Salafiyyin
Pengikutnya
ا َهُدوُق َو ُسارنلا
ةيلآا :ميرحتلا ]
هط]
ناَك َقِدا َص
ناَك َو َدْنِع
Dan dia selalu memerintahkan keluarganya untuk berdoa dan bersedekah, dan dia ridha dengan Tuhannya.”
Al Imam Ibnul Qayyim الله همحر berkata: “Maka sekiranya para da’i mengambil maslak (cara dan cara) sebagaimana Allah dan Rasul-Nya berdakwah kepada umat manusia dengan maslak, niscaya alam semesta akan baik, dengan kebaikan yang tidak disertai dengan kebaikan”. menyakiti. " (“Al Fawaid”/hal. 161). Jadi dia harus mengurus urusannya sendiri: di mana dia akan menginjakkan kakinya?” (“Al Fatawal Kubra”/3/hal. 167).
سنوي[
ق :اوُلا
ﷺوُلا ق ف ؟
Bagaimana kita harus lakukan?” Maka dia memegang permaidani itu dan berkata: "Kamu (manusia) kembali kepada urusan agama kamu yang pertama." (HR.
للها ى رسلا َو
ل َف ِءا
Diriwayatkan oleh Ibnu Vedhdhah dalam "El Bida" no. 72) daripada garis Khalid Bin Mi'dan: daripada Al 'Irbadh Bin Sariyah الله يضر هنع. Maka kami katakan tentang mereka seperti sabda Syaikhul Islam Ibnu Taymiyeh الله همحر: "Maka hendaklah dia memperhatikan urusannya: di manakah dia akan meletakkan kakinya?" ("El Fatawal Kubra"/3/ms. 167).
إ رن
Oleh itu, jangan ambil mudah dan katakan, "Ini adalah inovasi kecil dan tidak berbahaya." Bid'ah itu umpama bara api, walaupun kecil ia akan membesar sehingga membakar rumah atau kedai atau seluruh negeri.
Dan di sini termasuk kerusakan akibat bid'ah, karena jika pintu bid'ah dibuka; dia akan tumbuh. Dan tidak ada sesuatu pun yang dapat melindungi dari kesesatan di sisi Allah لاعو لج, kecuali ilmu yang bermanfaat.
Bab Dua: Usaha Ahli Batil Untuk Memalingkan Pandangan Orang-orang
Dari Inti Permasalahan
Tetapi persoalan yang akan dibincangkan ini ialah: masalah di sebalik (di sebalik -pen) semua itu, yang tidak patut dilakukan oleh penuntut ilmu, dan tidak baik bagi seorang mukmin dan juga bagi seorang Muslim melakukannya. untuk berkata. . Kemudian akan ada perbincangan dan penyiasatan untuk mencari punca sebenar fitnah dan perpechan itu: adakah punca isu yang dipertikaikan itu sendiri, atau punca tindakan orang ramai yang tidak bersetuju dengannya?".
Pasal pertama: Larinya Abdul A’la Dari Pembahasan Tentang Apakah Pendirian
Saya sebutkan pada bab satu bahwa pendidikan perempuan dengan metode ini muhdat dan bid'ah, bertentangan dengan metode Al-Qur'an, Sunnah dan Salafiyyah. Dan tidak ada satupun pengikut Abu Hazim yang mampu mengingkari status sesat gubuk perempuan tersebut dengan argumen yang disusun dengan baik.
Setiap Perkara Yang Diada-adakan Adalah Bid’ah, Dan Setiap Bid’ah Adalah Kesesatan
للها ِهِلو ُُس َرَو
للها رنِإ
ميِلَع
ءاَك َ ُشاوُع َ َش
نِم ِني ِّدلا
ةَق ْرِف ْمُههلُك
ا وُلا ق
Dan golongan yang selamat dari neraka ialah Al Jama'ah sebagaimana yang disebutkan dalam hadis sebelumnya. Rasulullah ﷺ bersabda: “Dan aku perintahkan kamu dengan lima perkara yang Allah perintahkan kepadaku: mendengar dan taat, berjihad, berhijrah dan setia kepada Jemaah.”
يْ َخ رنِإَف
Maka untuk memuaskan diri dengan syariat yang terkenal pada zaman Rasulullah ﷺ dan para Sahabat محنع الله يلللضر adalah satu perkara yang sangat penting, agar hamba selamat dari fitnah (kekacauan dan penipuan) dan banyak perselisihan.
Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda ketika kami sedang duduk di atas permaidani: "Sesungguhnya akan terjadi fitnah." Mereka bertanya, "Dan bagaimana kami harus melakukannya, wahai Rasulullah?" Kemudian dia meraih tikar dan berkata, "Kamu buat macam itu." Dan pada suatu hari Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya akan terjadi fitnah," kebanyakan orang tidak mendengarkan perkataannya. Maka Mu'adz bin Jabal berkata, "Apakah kamu tidak mendengar apa yang Rasulullah ﷺ bersabda?" Maka mereka bertanya, "Apa yang dia katakan?" Nabi bersabda, "Sesungguhnya akan terjadi fitnah." Mereka bertanya, “Dan bagaimana dengan kami wahai Rasulullah.
Pondok Pesantren Wanita Di Dalam Dakwah Adalah Perkara Yang Muhdats
Kemudian: sesungguhnya para sahabatnya yiiiyizr Mahnae Allah - dan mereka lebih daripada empat puluh ribu - dan di antara mereka ada khalifah yang soleh dan semua ulama mereka; tidak ada di antara mereka yang mendirikan pondok pesantren dalam dakwah ini, baik dalam suasana terpencil Islam mahupun selepas kejayaan Islam, walaupun terdapat faktor-faktor yang memerlukan penubuhan pondok pesantren. Al Imam Ash Syathibiy Allah هللللللملللللللهر berkata: "Dan semoga perjalanan Salafush Shalih menjadi cermin bagi kamu." ("Al I'tisham"/ 1/hlm. 435).
Pasal Kedua: Usaha Abdul A’la Untuk Memalingkan Pandangan Orang-orang Dari
Dan kemudian kita akan membahas masalah ini.” (Penggalian selesai. Dan itu terjadi setahun yang lalu atau lebih.) Dan sampai saat ini Abdul A'la mengelak menjawab tantangan tersebut, lalu dia beralih ke hal lain untuk menghindari pandangan para tokoh utama, orang-orang paling mulia, mengalihkan perhatian. dari akar masalahnya.
Maka barang siapa yang ada keinginan dalam hatinya, maka sesungguhnya dia tidak rela kembali kepada kebenaran, kalaupun dia terbantahkan dalam satu masalah, dia lari ke masalah yang lain, tidak mau berdamai dengan kesalahan masalah yang pertama.
للها َ ْلأا
Al Imam An Nawawiy الله هيييمييحر berkata: “Dan Aladd adalah orang yang keras dalam perselisihannya, hal ini diambil dari ungkapan lalidail wadi, yaitu: kedua sisi lembah, karena setiap kali dia terbantahkan dengan bukti, dia mengambil sisi lain Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah الله همحر berkata: “Dan mereka itulah ahli-ahli bid'ah; hampir tidak.
Bab Tiga: Mengetahui Jenis-jenis Perselisihan
Pasal Satu: Definisi Khilaf Dan Ikhtilaf
ماعنلأا[
ميرم[
دوه[
مورلا[
أبنلا[
تايراذلا[
لحنلا[
نارمع773
للها ى َد َهَف﴿
ةرقبلا[
Pasal Dua: Jenis-jenis Khilaf
Jadi Khilaf dan Ikhtilaf adalah : suatu keadaan dimana masing-masing pihak mengambil jalan yang tidak diambil oleh pihak yang lain, berdasarkan keadaannya atau perkataannya. Beliau bertanya, “Lalu adakah hujjah (bukti atau dalil) dalam masalah ini yang menjelaskan pembagian antara kedua jenis perselisihan tersebut?”
ةنيبلا[
Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang berpecah belah dan berselisih sesudah datang kepada mereka penjelasan yang nyata.” Jenis pertama seperti: orang ini mewajibkan sesuatu, sedangkan orang lain melarangnya.
Keadaan Allah di atas Arsy mengharuskan Dia berada pada satu arah, atau condong pada satu arah, atau demikianlah Allah terbelah,” dan sebagainya. Beliau الله همحر pun bersabda: “Dan di dalam hadits juga terdapat ‘dalil bahwa seorang mujtahid berada di antara ketelitian dan kekeliruan.”
شرلحا[
Pembahasan kesalahan jenis kedua ini lebih alot karena kedua pendapat tersebut saling membatalkan (bertentangan). Tapi kami mendapatkan banyak dari mereka; Kadang-kadang pendapat yang salah bahwa orang yang diajak berdebat itu ada benarnya, atau disertai dengan dalil yang memerlukan suatu kebenaran, kemudian orang tersebut menyangkal kebenaran yang menyertai pendapat yang salah itu, sehingga orang tersebut menjadi ahli kepalsuan dalam beberapa urusan, seperti menjadi orang pertama yang ahli dalam kepalsuan asal usulnya.
ءايبنلأا[
للها َءا َش ْوَلَو﴿
جلحا[
Karena baghyu: sikap melampaui batas, dan disebutkan lebih dari satu tempat dalam Al-Qur'an, sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang tersebut. Dekat surah ini ada hadits yang diriwayatkan oleh Al Bukhariy dan Muslim.
سا َت
Sekelompok orang berkata: “Hal itu terjadi atas kekuasaan dan kehendak Allah, karena Al-Qur’an adalah ciptaan yang diciptakan selain Dzat Allah, bukan diciptakan oleh Dzat Allah.” Kelompok lain mengatakan: “Bahkan Al-Qur’an merupakan sifat Allah yang terletak pada hakikat Allah dan bukan merupakan makhluk, namun Allah tidak berbicara dengan kehendak dan kekuasaan-Nya.”
للها َب
رتا َف
Dan sesungguhnya Al-Quran tidak diturunkan agar kamu dapat mengalahkan satu bagiannya dengan bagian yang lain. Apa yang kamu ketahui dari Al-Qur'an, amalkanlah, dan apa pun yang kamu ketahui yang tidak jelas, maka percayalah.”
لوسر ِللها
ةعملجا[
ع ِلا
Dengan demikian, binasalah umat sebelum kamu, karena mereka merusak bagian kitab yang satu dengan bagian yang lain. Dan inilah orang-orang yang wajahnya menjadi hitam pada hari kiamat.
ديِعَب
Sehingga hal ini membuat mereka menolak kebenaran setelah mereka mengetahuinya, dan menolak pernyataan yang jelas setelah pernyataan tersebut benar. Hanya itulah yang Allah (saw) katakan dan anjurkan kepada kita, dan Dia memperingatkan kita agar tidak terjerumus ke dalamnya, dan Dia mengancam kita untuk tidak melakukannya.
ىروشلا
للها َْيُّ
Maka dia termasuk orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah kepada kebenaran dalam perkara yang diperselisihkan. Maka, orang ini adalah orang yang paling berilmu dan paling mendapat petunjuk jalannya dan paling benar perkataannya”.
Bab Empat: Kriteria Khilaf Mu’tabar Dan Khilaf Yang Tidak Mu’tabar
للها رنِإ
تارجلحا[
رونلا[
ءاسنلا[
فارعلأا[
Dan terkadang kesesatan mu'tabar terjadi dalam kesesatan tanawwu', di mana masing-masing dari kedua belah pihak memiliki nas yang jelas yang menunjukkan kebenaran pendapat mereka, dan menunjukkan banyak kebenaran dalam masalah. Dan ulama yang berkata: "Tafsir yang tidak dipetik dari Salaf adalah tafsir yang mempunyai hubungan," Maka ucapan itu ditujukan kepada orang yang meninggalkan dalil naqli, atau orang itu mengalami keraguan sehingga dia terjerumus ke dalam salah faham, yang membawanya melihat kebatilan sebagai sesuatu yang masuk akal, seperti para ulama yang mengatakan itu terhadap orang yang tidak mengikut Salaf dalam fatwa, dan dia menanggung hasil kepalanya sendiri, maka tidak aman baginya untuk berjauhan. dari jalan syariah."
Pasal Satu: Pengingkaran Nabi ﷺ Terhadap Orang Yang Menyelisihi Dalil Setelah Dalil
Al Imam An Nawawiy الله هللللمحر berkata: “Maka para ulama berkata: Hanya Nabi sahaja yang mencela syair orang ini kerana dua sebab: pertama: syair ini digunakan untuk menentang hukum Syarak, dan ingin membatalkannya.
ملسمو )2233
Dan hujah-hujah mengenai masalah ini adalah banyak dan terkenal, dan hujah-hujah sebelumnya menunjukkan larangan menggunakan proporsi dengan sengaja untuk bertentangan dengan teks selepas penjelasan teks sebelumnya.
Pasal Dua: Definisi Ijtihad, Dan Tempat Ijtihad
Al Imam Ahmad Bin Hamdan Al Harraniy Al Hanbaliy الله هللللملللحر berkata: “Dan setiap hukum yang terdiri dari dalil zhanniy, maka ia adalah ijtihadiy.” (“Shifatul Fatwa”/Al Harraniy/hal. 53). Al Imam Sahnun Al Malikiy الله هللمحر berkata tentang masalah diyat hidung: “Tidak ada ijtihad di dalamnya karena hidung telah datang dalam pembagian yang telah ditentukan.” ("Al Mukhtasharul Fiqhiy"/Ibnu 'Arafah/10/hal. 67).
لوسر
يراخبلا هجرخأ(
Al-Alamah Al Kasthalaniy Allah SWT, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, setelah menyebutkan sebuah hadits tentang Zakat Fitri, bersabda: “Dan ini adalah nash yang jelas. Dan tidak ada ijtihad sekaligus dengan teks”. (“Irsyadus Sariy Li Syarhi Shahihil Bukhariy”/Al Qasthalaniy/3/hal. 88).
فهكلا[
ةدئالما[
Ulama Haiah Kibaril Ulama membantah orang yang membenarkan khamr menjadi cuka, dan mereka berkata: "Dan ini telah dijawab bahawa ucapan sebelumnya adalah dalil ijtihad yang bertentangan dengan nush, walaupun tidak boleh ijtihad apabila milik kita. ada di sana.Fadhilatusy Syaikh Abdullah Alu Bassam الله حمحر berkata memihak kepada hadis ini: “Dan dalam hadis ini terdapat dalil bahawa tidak ada ijtihad berkaitan dengan kewujudan nas.
Pasal Tiga: Tidak Terpandangnya Setiap Perkara Yang Menyelisihi Nash
Dan yang disebut oleh ahli ushul sebagai: kerosakan i'tibar" ("Syarh Bulughil Maram"/Athiyyah/209/halaman 11). Bahkan Al Khathib Al Baghdadiy Allah همحر berkata dalam "Al Faqih Wal Mutafaqqih" (2/hlm. 105): "Kejatuhan Ijtihad adalah sama dengan kehadiran Nash".
للهاﷺ
Baginda, Tuhan Yang Maha Esa, juga berkata: "Kamu akan mendapati orang yang terbiasa menentang dunia Syariah dengan seruan ini, iman tidak akan menetap di hatinya." Al Allamah Muhammad Bin Ahmad Al Gharnathiy الله همحر berkata: “Kiya tidak dipandang bersama.
هل ِل
Al Allamah Muhammad Bin Arafah Ad Dasuqiy Al Malikiy الله همحر berkata tentang tidak membatalkan ijtihad seseorang dengan ijtihad orang lain: "Dan ini dalam khilaf mu'tabar di kalangan ulama. Namun sebagaimana Al Hafizh Allah همحر berkata: " Hadis sebelumnya disembunyikan bagi orang yang mengatakan bahawa ayat tersebut adalah ayat An Nisa.” Dan mereka hanya meminta pertolongan kepada Allah.
Dan ia membawa kita semua bahawa kebenaran dalam masalah perselisihan tidak berbilang. Demikianlah diriwayatkan daripada Syu'bah: daripada Zubaid: daripada Sa'd Bin Ubaidah: daripada Abu Abdirrahman As Sulamiy: daripada Ali Bin Abi Talib هنع الله يضر dalam kisah sariyyah (kuasa senyap - pen): daripada Rasulullah saw. ﷺ yang berkata:.
رطلا َعا
Hanya saja tradisi (adat manusia - pena) tidak boleh dipercayai dalam perkara yang ditetapkan." ("Al Asybah Wan Nazhair"/Ibnu Nujaim/hlm. 116). Al Allamah Al Munawiy Allah حمحر berkata: "Dengan syubuhat, iaitu. : kesamaran, seperti dalam "Al Qamus".
ملسو هبحصو هلآو دممح انيبن لىع للها لىصو ،قيفوتلا للهابو
Dan orang-orang yang berselisih di dalamnya dipuji kerana mengikuti ijtihad mereka (para imam mazhab ini - pena), selama mereka tidak berselisih dengan nas." ("Qathfuts Tsamar Fi Aqidati Ahlil Atsar"/Shiddin Hasan/hlm. 144). Manakala Fadhilatusy Syaikh Salih Al Fauzan الله هظفح ditanya: "Bagaimana pendapat anda tentang kenyataan bahawa bilangan golongan ini adalah ikhtilaf tanawwu' dan bukan ikhtilaf tadhadd?".
ءايبنلأا73
Dan ra'yu ra'yu itu apabila mereka berselisih faham; mereka mesti dikembalikan kepada dalil Al Kitab dan As Sunnah. Baginda s.a.w. menjawab: “Ini adalah salah faham yang tidak terpuji kerana ia adalah ikhhilaf yang menyebabkan perpecahan.
لو ُس ررلاَو للها َلَِإ ُهو
عَزاَنَت نِإَف﴿
Begitu juga dengan perkara-perkara haram yang telah dipastikan dengan dalil-dalil tertentu; maka tidak boleh ada perselisihan faham sama sekali. Ketahuilah wahai Abdul A'la bahawa masalah yang disebutkan oleh Ibnu Hazm adalah masalah perselisihan faham yang mana ijtihadnya memang boleh wujud.
Bab Lima: Nash-nash Tentang Tidak Mu’tabarnya Pondok Pendidikan Wanita
Dan setiap perkara yang tidak ada ajaran nabi padanya, maka ia tertolak. Dan termasuk dalam pengertian ini (ketentuan yang menunjukkan bahawa sesuatu perkara itu syariat) ialah apa yang ada pada zaman para sahabat, semoga Allah meridhai mereka, apa yang mereka persetujui, baik dalam bentuk ucapan atau perbuatan atau kesepakatan.” (“ Al Ba'its"/hlm. 20).
Tetapi tiada seorang pun daripada mereka menulisnya atau mengatakannya. iqamat atau panggilan atau apa sahaja. Nabi ﷺ solat antara solat Maghrib dan Isyak di kawasan Jam', masing-masing dengan iqamat, dan tidak mengerjakan solat sunat antara keduanya, dan tidak pula selepas mengerjakan setiap solat sebelumnya."
رللا
Al Hafizh Al Imam Ibnu Abdil Hadi Al Hanbalij Allah هلللمللللحر bersabda: “Jawaban kami adalah: semua hadits yang pengucapannya jelas lemah. Al Hafizh Al Imam Ibnu Abdil Hadi Al Hanbalij Allah هلللمللللحر bersabda: “Kalaupun hadits ini shahih, maka diangkatlah.
Bab Enam: Termasuk Dari Karakter Ahli Batil Adalah: Mencari-cari Ketergelinciran
Para Penasihat Sebelum Usainya Masalah Yang Pertama, Agar Penasihat
Mendiamkan Kebatilan Ahli Batil
Begitulah sifat ahli palsu; apabila dinasihati dan dikritik oleh penasihat; mereka tidak mahu merujuk kepada kebenaran, malah mencari apa yang mereka katakan sebagai kesilapan kaunselor; supaya mereka boleh memusnahkan nasihat mereka, dan supaya mereka dapat membungkam kebohongan ahli-ahli palsu, dan ahli-ahli palsu juga membungkam kesilapan-kesilapan penasihat.
ءا ش
مُت ن أاوُلا ق
يِب نلاﷺ
لا ق
للها اَمَو ،
Jika kita memusatkan perhatian kita pada pembahasan setiap persoalan yang disebutkan oleh Abdul A’la الله هاده tadi, tentu pembahasannya akan menjadi sangat panjang, dan tentu saja upaya Abdul A’la mengalihkan pandangan dari tokoh protagonis yang paling diagungkan kepada pihak yang tidak. Inti permasalahannya akan berhasil apabila perselisihan mengenai inti permasalahan ini sudah berlangsung lama, yaitu: ajaran sesat dalam pendirian rumah perempuan (yang memisahkan tempat tinggalnya dengan walinya). Namun kita wajib menjaga etika dalam berdiskusi, seperti yang dikatakan Abdul A'la sendiri.
Bab Tujuh: Cercaan Abdul A’la Terhadap Para Penasihat Bahwasanya Maksud
Terbesar Mereka Adalah Tasyaffi (Memuaskan, Mengobati Panasnya) Isi
Dada
Apa yang diperintahkan oleh Allah Ta'ala dan Rasul-Nya ﷺ kepada kami hanyalah: kami menilai dengan apa yang nampak. Dan kami tidak berpaling dari yang nampak, kecuali kepada yang lebih nyata.
Kami tidak mengetahui apa yang ada dalam dada orang lain, dan kami tidak menilai apa yang ada di dalam dada melainkan dengan bukti yang nyata. Jika kita membuka pintu untuk bercakap tentang isi dada orang, sudah pasti akan ada sikap mengkritik isi hati orang menggunakan andaian dan prasangka.
Pasal Satu: Wajibnya Menghukumi Berdasarkan Zhahir
Al Imam Muhammad bin Ahmad Al Qurthuby الله همحر berkata: Firman Allah ta'ala: “Allah mengetahui keimanan mereka”, yaitu: ujian ini untukmu, dan Allah lebih mengetahui keimanan mereka, karena Dialah yang mengurus rahasia-rahasia. . Maka jika kamu mengenal mereka sebagai orang beriman 'maksudnya: apa yang terlihat dari keimanan'. (“Al Jami' Li Ahkamil Quran”/18/hlm. 63).
إ رلَ
للها َو
للها .»
لا ق
ةا ش.ثيدلحا
Nabi ﷺ bertanya: "Adakah ini untuk dijual atau hadiah?" atau katakan: "Adakah itu hibah (50)?" Dia menjawab: "Tidak, ini untuk dijual." Maka Nabi membeli seekor kambing daripadanya." Ibnul Mundzir berkata: "Ini kerana orang yang mempunyai sesuatu di tangannya, maka dia adalah pemilik yang zahir dan tidak menuntut kepada pembeli.
ثيدلحا