89
PEMBAHASAN HASIL KARYA
5.1 Proses Perancangan Karya
Berdasarkan hasil Penelitian ini, Peneliti membuat sebuah karya dalam bentuk digital, yang akan jadi output berupa video campaign. Mengingat penelitian ini mengenai sebuah komunikasi persuasif yang dilakukan oleh humas gerakan pemuda hijrah, maka hasil dari video campaign tersebut akan mengandung unsur – unsur persuasif yang seolah jika nanti seseorang menonton hasil karya berupa video ini, setidaknya ada runangan hati, atau bahkan bisa merubah pemikiran, sikap dan perilaku karena karya ini.
Dengan konsep – Konsep Video Campaign sebagai berikut : A. Konsep Kreatif
Penata Camera mengambil gambar yang bermakna dan menjelaskan makna dalam gambar tersebut. Gambar yang di ambil asli dan sesuai fakta yang ada di lapangan, adapun hal yang perlu di Direct itu karena diperlukan untuk keperluan pemanis pada tampilan hasil akhir, Pada komposisi gambar juga pernata camera bisa mengatur gambar sehingga penonton bisa menikmati gambar tersebut. Penata kamera juga memberikan stok gambar yang variatif dan di adu maniskan dengan visual effect yang mendukung agar tampilan hasil video tidak terlihat membosankan.
B. Konsep Produksi
Konsep yang digunakan penata kamera adalah dengan cara merekam semua kegiatan dan aktivitas yang berlangsung di gerakan pemuda hijrah, lalu selebihnya peneliti telah membuat gambaran apa saja yang harus di tampilkan dan tidak, menyiapkan talent yang di anggap bisa memerankan seseorang yang seakan berhijrah dan mulai merubah pikiran serta perilaku menjadi perilaku yang lebih baik lagi.
C. Konsep Teknis
Penata Camera menggunakan camera Canon 1100D, Pengunaan kamera tersebut sangat mudah karena sudah tidak menggunakan kaset mini DV untuk penyimpanan file, Melainkan sudah memakai memory card. Selain itu penata camera juga menggunakan tripod dan stabilizer untuk membuat kualitas gambar yang digunakan menjadi lebih baik.
5.1.1 Tujuan Pembuatan Karya 1. Tujuan Umum
Peneliti memproduksi video campaign yang berjudul Jalan Hijrahku bertujuan untuk memberikan informasi dan pesan kepada penontonnya agar bisa mengambil hal baik dari sisi lain yang dianggap terlalu fanatik oleh sebagian orang, memberikan pengetahuan tentang berhijrah, dan menggambarkan bagaimana kegiatan gerakan pemuda hijrah.
2. Tujuan Praktis
Secara Praktis, Untuk Lebih mengasah kemampuan peneliti dalam memproduksi video campaign, mencakup jobdesk yang ada didalamnya.
Seperti pengarahan, editing, penataan camera, membuat story, penataan Audio dan lain sebagainya.
3. Tujuan Akademis
Pembuatan video campaign ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan program strata satu (S1) Fakultas ekonomi dan komunikasi peminatan Public Relations . Selain itu, peneliti juga ingin membuat penonton bisa menikmati campaign yang telah peneliti buat.
5.1.2 Deskrisi Karya Video
Kategori Karya : Persuasif dan informasi
Media : Youtube dan Instagram
Format Karya : Video Campaign Judul karya : Jalan Hijrahku Durasi Karya : 3 Menit
Target audiens : Remaja (16 – 19), Dewasa (19 – Seterusnya) Jenis Kelamis : Pria dan wanita
Status Ekonomi Sosial : Menengah ke atas dan menengah kebawah Karakteristik Produksi : Record (Multi Camera)
5.1.3 Lembar Kerja Penata Camera 5.1.3.1 Konsep Penata Kamera
Penata kamera harus memahami teknis yang perlu digunakan dalam pembuatan karya berupa campaign, seperti teknik pengambilan dan teknik dalam perpindahan atau transisi yang terkait, saat produksi penata kamera memutuskan untuk menggunakan camera Canon 1100D
Dalam pembuatan karya video campaign ini gambar yang diambil harus benar benar menarik, di bantu dengan perpindahan kamera yang menarik dari segi pengambilan gambar, teknis, angle kamera, komposisi warna, movement kamera hingga pencahayaan. Oleh karena itu, teknik pengambilan gambar harus benar – benar penata kamera kuasai. Selain itu, penata kamera harus benar – benar menyadari moment – moment penting yang tidak terduga.
1. Pra Produksi
Penata kamera mempelajari jalan cerita yag sudah dibuat oleh peneliti, berdiskusi dengan peneliti dalam mempelajari alur apa saja yang harus di ambil gambarnya, menyiapkan peralatan yang sudah di tentukan dan disetujui, dan yang akan dibutuhkan pada saat produksi, menentukan shoot dan camera angle yang akan digunakan.
2. Produksi
Pada saat produksi sudah mulai berjalan, lakukan sesuai rencana yang sudah dijadikan menjadi satu konsep pada saat pra produksi, penata kamera berdiskusi dengan peneliti untuk melakukan shooting sesuai treatment yang sudah dibuat, memperbanyak stock shot .
Pada saat produksi penata kamera membawa tripod, stabilizer untuk equipment. Proses pengambilan di lapangan tripod menjadi hal yang sangat
penting untuk mengambil stock shoot dengan gerakan pan left / right, dan stabilizer sangat membantu utnuk pengambilan gambar yang banyak memerlukam movement tertentu, saat produksi sudah dimulai sebagai penata kamera harus mempunyai kreatifitas gambar yang menarik dengan angle yang sederhana namun berkesan. Secara teknis penata kamera harus memahami teknis kamera yang digunakannya. Supaya bisa menghasilkan gambar yang berkualitas baik dan suara yang jernih.
3. Pasca Produksi
Sebagai peneliti, pembuat alur, penata camera, editor pada saat pasca produksi masih terlibat dalam memasuki tahap editing . penata kamera mulai memilih gambar yang menurutnya baik dan layak untuk di pakai dalam gambar yang akan di tampilkan.
Dalam proses ini, alur cerita yang diedit harus sesuai dengan apa yang telah di rencanakan sebelumnya agar gambar tidak ada yang jumping
5.1.3.2 Camera Report
Production Company : Universitas BSI Bandung Director : Ayi Hidayatul Alim Project Title : Jalan Hijrahku D.O.P : Ayi Hidayatul Alim
Durasi : 3 Menit
No Scene Time
Logging Shoot Visual
Video Notes Shoot size Angle Moving
1 Opening 00 - 004 1 MCU MCU still - Ok
2 Opening 04 - 008 2 Low Shoot LS still - Ok
3 Opening 08 - 012 3 Low Shoot LS still - Ok
4 Opening 012 - 016 4
Medium
Shoot MS panning - Ok
5 Opening 016 - 020 5 MCU MCU panning - Ok
6 Opening 020 - 024 6 MSC MSC panning - Ok
7 Opening 024 - 028 7 Low shoot LS till up - Ok
8 Intro 032 - 036 8
Medium
shoot MS moving - Ok
9 Intro 036 - 040 9 Low Shoot LS - Ok
10 Intro 044 - 048 10 Low Shoot LS panning - Ok
11 Intro 052 - 056 11
Medium
shoot MS panning - Ok
12 Intro 056 - 060 12
Medium
shoot MS panning - Ok
13 Intro 060 - 064 13
Medium
shoot MS still - Ok
14 Intro 064 - 069 14
Medium
shoot MS still - Ok
15 Isi 069 - 053 15
Medium
shoot MS till down - Ok
16 Isi 053 - 057 16 Low Shoot LS still - Ok
17 Isi 057 - 061 17
Medium
shoot MS still - Ok
18 Isi 061 - 065 18 Low Shoot LS - Ok
19 Isi 065 - 069 19
Medium
shoot MS till down - Ok
20 Isi 069 - 073 20
Medium
shoot MS panning - Ok
21 Isi 073 - 077 21 Low Shoot LS panning - Ok
22 Isi 077 - 081 22 MCU MCU panning - Ok
23 Closing 084 - 088 23 MCU MCU panning - Ok
24 Closing 088 - 092 24 Low Shoot LS still - Ok
25 Closing 092 - 094 25 Low Shoot LS still - Ok
26 Closing 094 - 098 26 Low Shoot LS still - Ok
27 Closing 098 - 102 27
Medium
shoot MS still - Ok
28 Closing 102 - 106 28
Medium
shoot MS still - Ok
Sumber : Hasil olah data peneliti
Tabel 5.1 Tabel Camera Report
5.1.3.3 Spesifikasi Kamera
Jenis / Seri Kamera : Canon 1100 D Elemen Gambar : 3 CCD
Lensa : kit. Fl.6-2.4 Iris : fl.6 open fl 1 close Lens zoom : 20 x zoom
Digital zoom : 50 x zoom Focus length : 6 – 72 mm Focus : auto dan manual
Level gain : 0 dB, 3dB, 6 dB, 9 dB, 12 dB, 15 dB, 18 dB System Signal : PAL
Rec Mode : SP (Short Play)
Colour Temperature : 3200 K Indoor, 5600 K Outdoor Audio : 16 Bit 48 kHz
LCD : Colour 2,5 Inch
Viewfinder : BW
5.2 Analisis Karya
Dalam membuat karya, peneliti mengambil pilihan karya berupa video campaign. Video campaign adalah sebuah video yang bermaksud untuk merubah
pola pikir para penonton agar terpengaruh oleh isi dari pesan yang disampaikan dalam penayangan video campaign tersebut. Dalam hasil karya peniliti ini bermaksud untuk memperkuat hasil penelitian dari yang telah peneliti lakukan.
Dalam isi video tersebut menggambarkan bahwa dari berbagai kalangan apapun, kesempatan berubah masih ada untuk setiap orang. Tidak dibatasi oleh faktor latar belakang sekalipun, karena setiap kebaikan yang ter realisasi faktor pendukung utamanya adalah dari diri sendiri, ini juga berkaitan dengan teori yang peneliti pakai dalam penelitian ini, berupa teori eksistensi Afektif – Kognitif. Dari semua efek afektif kognitif tersebut pemilik efek tersebut lah atau orang tersebutlah yang menentukan apakah orang itu kan berubah atau tidak, peruader, komunikan, pemateri hanya berupaya membantu dalam penyampaian pesan yang mengandung persuasif dan bersifat mengajak.
Isi video ini hanya untuk melengkapi dari seluruh penelitian ini,di harapkan bisa lebih memperjelas isi dan hasil dari penelitian yang peneliti lakukan. Setiap gambar yang diambil tidak secara keseluruhan bersifat asli, ada yang melalui proses intruksi atau di direct terlebih dahulu untuk keperluan mempercantik dan memanipulasi hasil rekaman. Adapun tujuan nya adalah untuk memotivasi berbagai kalangan anak muda terutama remaja dalam berhijrah dan lebih mengisi kegiatannya dengan kegiatan yang lebih posistif serta bermanfaat bagi masyarakat.