Keputusan badan dan/atau pejabat tata usaha negara di lingkungan eksekutif, legislatif, yudikatif, dan tata usaha negara lainnya. Sedangkan berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara yang menegaskan.
Mahkamah Agung Republik Indonesia
DASAR DAN ALASAN GUGATAN PENGGUGAT ; _____________
- Bahwa, Penggugat adalah Pegawai Negeri Sipil yang diangkat sesuai Petikan Keputusan Gubernur Kepala
- Bahwa, dengan demikian Penggugat telah bertugas sebagai Pegawai Negeri Sipil, pada Dinas Pendidikan dan
Bahwa dengan demikian, penggugat telah menjabat sebagai PNS di Dinas Pendidikan dan PNS di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Utara selama lebih dari 35 tahun.
- Bahwa, tentu saja pemberhentian tersebut terlihat janggal
- Bahwa, adapun pertimbangan Tergugat dalam menerbitkan Objek Sengketa, sebagaimana yang tertuang
- Bahwa, yang benar adalah berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri
- Bahwa, dengan demikian apa yang diuraikan Tergugat dalam pertimbangan Objek Sengketa tersebut tidak
- Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Seluruhnya ; ________
- Menyatakan Batal Atau Tidak Sah Keputusan Gubernur Sumatera-Utara Nomor: 800/1492/2017, tanggal 17 April 2017,
- Mewajibkan Kepada Tergugat Untuk Mencabut Keputusan Gubernur Sumatera-Utara Nomor: 800/1492/2017, tanggal 17
- Mewajibkan Tergugat untuk merehabilitasi hak-hak dan kedudukan Penggugat seperti semula ; ______________________
- Bahwa, sebelum Tergugat menanggapi lebih lanjut dalil-dalil Gugatan Penggugat dalam perkara a quo, maka Tergugat
- Bahwa, benar Tergugat telah menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera-Utara (Tergugat) Nomor : 800/1492/2017,
- Bahwa, benar dasar pertimbangan hukum yang dijadikan alasan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri
- Bahwa, benar dengan mempedomani Putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut dikaitkan lagi
- Bahwa, dengan demikian penerbitan Objek Sengketa a quo, telah tepat dan benar serta sesuai dengan ketentuan hukum dan
- Bahwa, kembali kepada pokok masalah Gugatan, maka Tergugat akan menyampaikan tanggapan atau jawaban sebagaimana
- Bahwa, benar Penggugat telah diberhentikan Tidak Dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil berdasarkan Objek
- Bahwa, benar dasar dan alasan mengajukan gugatan terhadap Keputusan Tata Usaha Negara yang bersifat Konkrit, Individual
- Bahwa, benar dari uraian Gugatan sama sekali tidak ditemukan dasar dan alasan yang cukup dalam mengajukan Gugatan a quo
- Foto copy Surat Keputusan Gubernur Sumatera- Utara Nomor: 800/1492/2017, tanggal 17 April (Objek
- Foto copy Surat Keberatan Penggugat Arifin Simamora terhadap Objek Sengketa ditujukan kepada Badan Pertimbangan
- Foto copy Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Prp
- Foto copy Surat dari Deputi Bidang SDM Dan Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
29. Sedangkan perbuatan tergugat yang bertentangan dengan asas kepastian hukum adalah karena tergugat pada saat mengumumkan pokok sengketanya memasukkannya ke dalam faktor 'Tentukan' dengan pasal pokoknya. 'MENJALANKAN HUKUMAN DISIPLIN BERBENTUK PEMBERHENTIAN YANG SALAH SEBAGAI PEJABAT". Sehubungan dengan penjatuhan hukuman disiplin berupa pemberhentian tanpa hormat sebagai PNS terhadap Arifin Simamora, S.Pd, Nip.
Pasal 1 angka 10: Sengketa Tata Usaha Negara adalah sengketa yang timbul dalam bidang Tata Usaha Negara yang timbul antara
Pasal 47: Pengadilan bertugas dan berwenang memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara ; __
- Bahwa, Deputi Bidang SDM Aparatur pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI
- Bahwa, Tergugat telah menebitkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera-Utara Nomor : 800/1492, atas nama ARIFIN
- Menghukum Tergugat Untuk Membayar Biaya Perkara sejumlah : Rp.338.100,- (tiga ratus tiga puluh delapan ribu seratus rupiah)
- Menolak Gugatan Penggugat Untuk selain dan selebihnya ; ___
- SELVIE ROTHYARODH,S.H
- Tentang kewenangan absolut ; ________________________________
- Bahwa gugatan Para Penggugat telah daluarsa ; ___________________
- Bahwa kepentingan Para Penggugat tidak ada yang dirugikan ; _____
- Bahwa gugatan Para Penggugat kabur / tidak jelas (obscuur libels) ; Menimbang, bahwa materi atau substansi dari eksepsi yang
- Para Penggugat tidak mempunyai kapasitas sebagai Penggugat ; ________________________________________________
- JULIAH SARAGIH, SH.,
- Eksepsi Kompetensi Absolut
Mengingat majelis hakim selanjutnya akan mempertimbangkan kepentingan penggugat dalam memperkarakan sengketa ini sebagai berikut. Menimbang bahwa setelah dilakukan penelaahan terhadap surat keputusan yang dipermasalahkan tersebut, menurut Majelis Hakim, surat keputusan yang dipermasalahkan yang dikeluarkan oleh tergugat tersebut ditujukan langsung kepada penggugat berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai negeri sipil. Menimbang bahwa berdasarkan asas hukum administrasi, suatu keputusan tata usaha negara yang diterbitkan oleh pejabat atau pejabat tata usaha negara hanya dapat dibatalkan apabila.
Menimbang bahwa setelah Majelis Hakim memeriksa Surat Keputusan tentang pokok sengketa, Bukti P-1=T-1, diketahui bahwa tergugat melaksanakan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Menimbang bahwa ketentuan pokok yang digunakan tergugat dalam mengeluarkan putusan pemberhentian tidak hormat penggugat, maka Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Menimbang bahwa ketentuan Pasal 88(1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menyatakan: “PNS diberhentikan sementara apabila (surat) c.
Menimbang, Bupati Tapanuli Utara telah mengusulkan pemberhentian tidak hormat sebagai PNS atas nama Arifin Simamora, S. Menimbang berdasarkan ketentuan Pasal 266 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pameran T-2 dan Bukti P -1=T-1 Ternyata, tergugat baru mengumumkan pokok perkara a quo setelah 21 (dua puluh satu) hari. Menimbang bahwa pada tanggal 25 April 2014, Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan mengadakan sidang pemeriksaan lokal mengenai sengketa tanah di Desa Hinalang Saribu Dolok Kabupaten Simalungun.
Menimbang karena eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi dinyatakan diterima, maka gugatan Penggugat tidak boleh diterima.
- Bahwa Tergugat menolak dengan tegas seluruh dalil - dalil gugatan Penggugat terkecuali terhadap hal-hal yang secara
- Bahwa benar Tergugat telah melakukan pendaftaran peralihan Balik Nama Sertipikat Hak Milik No.1241/Sei
- Bahwa mencermati dalil pernyataan Penggugat pada halaman 4 s/d butir 9 s/d 15 sama sekali merupakan dalil
- Bahwa Hak Milik Nomor 1241/Sei Mencirim yang diterbitkan pada tanggal 18-4-2005 atas nama Pardi, berasal
- Bahwa perbuatan Tergugat dalam menerbitkan sertipikat
- TENTANG KOMPETENSI ABSOLUT
- Bahwa, Penggugat pada poin 3 posita gugatannya mennyatakan bahwa tanah tersebut diperolehnya kasman
- Bahwa, jika Pengakuan Penggugat pada poin 3 tersebut dihubungkan dengan pengakuan Penggugat pada poin 5 posita
- Bahwa, berdasarkan uraian diatas ; berarti tanah Penggugat tersebut mengandung sengketa kepemilikan karena Bapak
- Bahwa, oleh karena kepemilikan tanah Penggugat terhadap objek perkara masih mengandung sengketa kepemilikan
- GUGATAN PENGGUGAT ERROR IN OBJECTO.-
- Bahwa objek gugatan penggugat adalah Sertifikat Hak
- Bahwa, berdasarkan uraian tersebut diatas yang dapat dikwalifisir sebagai keputusan Tata Usaha Negara
- GUGATAN DALUWARSA
- Bahwa,oleh karena dasar penerbitan Sertifikat Hak Milik ( SHM ) No.1241 tsnggal 18 April 2005 dengan Surat Ukur No
- GUGATAN
- GUGATAN PREMATUR
- Bahwa, Penggugat telah Melaporkan Tergugat II Intervensi kepihak kepolisian polresta Medan pada
- Bahwa,Tergugat II Intervensi menolak seluruh dalil – dalil gugatan Penggugat kecuali terhadap hal-hal yang
- Bahwa; apa dasar hukum dan alasan Hak Penggugat
- Bahwa, lagi pula Surat Penyerahan Tanah tertanggal 2 Juni 1998 hanyalah merupakan surat dibawah tangan yang hanya
- Bahwa, akte No.35 tanggal 12 Nopember 207 perikatan untuk jual beli yang diperbuat Notaris Reny Helena
- Bahwa, perjanjian pengikatan jual beli / perikatan untuk jual beli antara Tergugat II Intervensi dengan bapak Pardi
5 Tahun 1960 tentang Peraturan Pokok Pertanian, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dan kemudian sesuai dengan uraian tergugat di atas, sebenarnya penggugat tidak mempunyai kedudukan untuk mengajukan gugatan terhadap Sertifikat Hak Milik Nomor 1241/ Sei. Pejabat Penyusun Akta Tanah MKn Kabupaten Deli Serdang, tentang Akta Perjanjian Jual Beli No.35. TIDAK. 10 Tahun 1961 tentang Pendaftaran Tanah, yang mewajibkan peralihan hak milik dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh pencatat akta.
Hak Milik Nomor 197/Sei Mencirim dan turunannya sampai dengan menjadi Hak Milik Nomor 1241/Sei Mencirim, dan pendaftaran peralihan Hak Milik Nomor 1241/Sei Mencirim menjadi atas nama Tergugat II. Intervensi tersebut sesuai kewenangan dan tata cara sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan berpedoman penuh pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Pokok-pokok Agraria jo. Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 1241 tersebut di atas merupakan pecahan/pemisahan dari Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 1003 merupakan hasil pembagian/pemisahan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 197 tanggal 8 Juni 1985 dengan Surat Ukur Sementara No.
Padahal dari uraian di atas sudah jelas bahwa Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 1241 tanggal 18 April 2005 dengan Surat Pengukuran No. Kasman Saragih dengan jelas menyatakan kepada Penggugat pada tanggal 29 Juni 1998 bahwa yang menjadi dasar Tn. Kepemilikan Pardi atas objek sengketa Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 197 tanggal 8 Juni 1985 adalah; Apalagi satu hal yang tidak mungkin bagi Penggugat adalah berganti nama dengan Pak Pardi, karena Penggugat awalnya tidak berdagang dengan Pak Pardi dan jelas Pak Pardi tidak mengenal Penggugat.
Tergugat II Intervensi karena sejak tahun 2001 antara Intervensi sudah sangat mengenal dekat dengan
- Foto copy Surat Tanda Penerimaan Laporan No.STPL/2051//VII/SU/Resta Medan tanggal 30 Juli 2011 yang
- Foto copy Surat Pernyataan Menyerahkan Tanah tanggal 30 Oktober 1996 dari Pardi kepada Kasman Saragih seluas
- Foto copy Surat Pernyataan Menyerahkan Tanah tanggal 29 Juni 1998 dari Kasman Saragih kepada Khairul Effendi Lubis seluas
- Foto copy Perikatan Untuk jual beli, Akta No.35 tanggal 12 Nopember 2007 yang diterbitkan oleh Ny.Reny Notaris di
- Foto copy Budel Akta Jual Beli No.252/2010 tanggal 20-12-2010 yang
- Foto copy Pengecekan/ Cek Bersih Sertipikat Hak Milik No.1241 dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Deli
- Foto Copy Akte Perikatan Untuk Jual Beli No.35 tanggal 12
- Foto copy Undangan Wawancara kepada Liat Malau,SH/Buce
- Foto copy Undangan untuk wawancara No.B/360/II/2012 tanggal 21 Pebruari 2012 yang ditujukan kepada Tergugat II Intervensi/
- April 2012 ; _______________________________________
- Tentang Eksepsi Absolut
- Tentang Eksepsi Tergugat mengenai Penggugat tidak mempunyai kepentingan dalam sengketa ini ;
- Eksepsi Tergugat II Intervensi tentang gugatan Penggugat Error Ini Objecto ;
- Eksepsi Tergugat II Intervensi tentang gugatan prematur ;
16. Bahwa hak atas tanah adalah hak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Agraria; sehingga penggugat yang hanya mempunyai akta pengalihan tanah yang bersangkutan sama sekali tidak mempunyai hak/tidak mempunyainya. Maka berdasarkan uraian yang dikemukakan oleh Intervensi Terdakwa II di atas, maka Majelis Hakim Yang Mulia yang telah menyelidiki, mengadili, dan memutus perkara ini diminta untuk memberikan putusan sebagai berikut. Menimbang bahwa terdakwa II telah turun tangan untuk memperkuat dalil keberatannya, maka ia telah menunjukkan bukti berupa fotokopi surat yang diberi tanda Bukti T-II-Int-.
Bahwa semasa hidupnya Almarhum Pardi tidak pernah membicarakan tentang Sertifikat, hanya tentang Sertifikat Induk yaitu tentang Sertifikat Hak Milik no.197. Menimbang bahwa terhadap gugatan penggugat, tergugat dan tergugat II Intervenor telah mengajukan eksepsi dalam jawabannya yang pada pokoknya sebagai berikut. Sedangkan dalam dalil-dalil gugatan penggugat disebutkan menerima tanah tersebut berdasarkan penyerahan tanah tanggal 29 Juni 1998 antara Penggugat dan Kasman Saragih dimana tanah tersebut berasal dari Pardi sesuai dengan surat penyerahan kepada Kasman Saragih. tanggal 7 Juni 1985 dan yang mana. dilakukan secara swasta, sedangkan menurut Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, Pasal 37 mengatur bahwa peralihan hak atas tanah dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh PPAT, sedangkan tuntutan penggugat atas peralihan tersebut tidak dilakukan di hadapan PPAT dan terlebih lagi. , jika dicermati tindakan Pardi selaku pemilik Hak Milik No.
No.1241/Sei Mencirim, tanggal 18 April 2005, Surat Survei No.473/Sei Mencirim/2005, tanggal 07 April 2005, Luas 250m² atas nama Liat Malau, SH alias Buce yang terletak di Jalan Kedongadong, Bahasa. Desa Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, merupakan salah satu objek gugatan yang diajukan tergugat bermula dari keputusan SHM.No.197 tanggal 8 Juni 1985 an.Pardi yang artinya tidak berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang untuk itu sesuai dengan pasal 22 ayat 2 huruf a Undang-Undang Pokok Agraria no. Keputusan Kepala Gubernur Daerah Tingkat I Provinsi Sumatera Utara tanggal 13 Mei 1985. Bahwa obyek sengketa baru terbit setelah 5 tahun sehingga berdasarkan Pasal 32 ayat 2 PP.No.24 Tahun 1997 tentang Berdasarkan pada pasal 32 ayat 2 PP Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah tidak dapat digugat lagi.
Tergugat II Intervensi, mengajukan Replik masing-masing tertanggal 14 Pebruari 2012 dan bertetap pada dalil-dalil
- Orang atau badan hukum perdata yang dituju langsung oleh suatu keputusan tata usaha negara, sehingga terkena
- Orang atau badan hukum perdata yang merupakan pihak ketiga, yang kepentingannya dirugikan akibat diterbitkannya
- Organisasi-organisasi kemasyarakatan, yang oleh karena sifat dan tujuan organisasinya merasa dirugikan dan
- Bahwa Penggugat memiliki sebidang tanah seluas 250m² (Dua ratus lima puluh meter persegi) yang
- Bahwa dasar kepemilikan Penggugat atas tanah/ lahan tersebut adalah berawal dari Pardi kemudian diserahkan
- Bahwa Pardi telah meninggal dunia pada tanggal 17 Oktober 2009 sesuai dengan surat kematian N0.473/2056/2000
- Bahwa Tergugat menerbitkan objek sengketa a quo yang ditujukan kepada Tergugat II Intervensi berdasarkan
- Bahwa Tergugat II Intervensi memperoleh tanah yang diatasnya terbit objek sengketa berasal dari Akte Jual Beli No: 252/2010
- Bahwa Tergugat II Intervensi melakukan perikatan untuk jual beli kepada Pardi selaku pemilik tanah pada tanggal 12
Keputusan Tata Usaha Negara, sehingga objek gugatannya adalah Keputusan Tata Usaha Negara yang harus memuat unsur-unsur sebagai berikut. Menimbang bahwa selanjutnya Majelis Hakim akan menyelidiki kepentingan Penggugat atas dasar timbulnya obyek sengketa, karena menurut hukum acara Pengadilan Tata Usaha Negara berlaku asas tidak ada kepentingan, oleh karena itu tidak ada upaya hukum. . , Bunga Layak akibat tindakan tersebut. Orang atau badan hukum perdata yang langsung dituju oleh suatu keputusan tata usaha negara, sehingga terkena dampak dari suatu keputusan tata usaha negara, sehingga terkena dampak langsung dari dikeluarkannya suatu keputusan tata usaha negara.
Orang atau badan hukum perdata yang merupakan pihak ketiga, yang kepentingannya dirugikan akibat dikeluarkannya pihak ketiga, yang kepentingannya dipengaruhi oleh diambilnya suatu keputusan tata usaha negara. Organisasi kemasyarakatan yang karena sifat dan tujuan organisasinya merasa dirugikan dan tujuan organisasinya merasa dirugikan serta berkepentingan untuk mengeluarkan keputusan tata usaha negara. Menimbang bahwa dalam sengketa a quo, setelah mempertimbangkan kedudukan atau dasar-dasar gugatan penggugat, Majelis Hakim berpendapat kualitas penggugat adalah sebagai pihak ketiga yang merasa berkepentingan dengan adanya sengketa a quo. keputusan tata usaha negara yang telah dikeluarkan oleh terdakwa.
Menimbang bahwa majelis hakim akan mempertimbangkan eksepsi atas campur tangan Terdakwa II terhadap penerbitan pokok sengketa setelah lewat waktu lima tahun sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 32 ayat (2). PP Nomor : 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah dan Gugatan Penggugat telah melewati batas waktu pengajuan gugatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 Undang – Undang Nomor : 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, yang menyatakan bahwa “Gugatan hanya dapat diajukan dalam tenggang waktu 90 (sembilan puluh) hari Sembilan puluh) hari untuk mengajukan gugatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Oleh karena itu, sah-sah saja jika eksepsi Tergugat II untuk melakukan intervensi adalah dinyatakan ditolak.
- Undang-Undang Nomor : 9 Tahun 2004 atas Perubahan Undang-Undang No.5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata
- Peraturan lainnya yang saling terkait ; _______________________
- Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya ; ______________
- Menyatakan batal Surat Keputusan Tata Usaha Negara berupa : Sertipikat Hak Milik No.1241/ Sei Mencirim, tanggal 18 April
- Memerintahkan Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Tata Usaha Negara berupa : Sertipikat Hak Milik No.1241/ Sei
- Menghukum Tergugat dan Tergugat II Intervensi untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.290.000,- (dua ratus
- NASRIFAL,SH.-
Memperhatikan instruksi Menteri Dalam Negeri No. 14 Tahun 1982 tanggal 06 Maret 1982 tentang larangan penggunaan kuasa mutlak sebagai peralihan hak atas tanah dan surat Direktur Jenderal Pertanian An. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 594/493/AGR tanggal 31 Maret 1982 yang melarang pengesahan Akta Surat Kuasa Absolut juga mengenai tanah. Menimbang, dengan mencermati bukti-bukti akta jual beli tersebut, jelas fakta hukumnya bahwa pengalihan tersebut dilakukan oleh Terdakwa II Intervensi atas namanya sendiri kepada Pardi si. Menimbang bahwa sehubungan dengan dalil Intervensi Tergugat II yang menyatakan bahwa gugatan Penggugat adalah Error in Objecto karena objek gugatan yang dikeluarkan Tergugat adalah dari pemecahan Sertifikat Hak Milik No 197 tanggal 8 Juni 1985 dan surat 22 ayat 2 a Undang-Undang Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960, namun merupakan hak milik yang telah dimiliki sebelumnya, terlebih lagi penerbitan sertifikat hak milik tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Sumatera Utara tanggal 13 Mei 1985 No SK-1 - 180/Prona/DS/V/1985, Majelis Hakim.
Intervensi II menunjukkan tempat yang sama dimana objek sengketa muncul di tempat tersebut, hal ini dibuktikan dengan adanya laporan polisi bagi kedua belah pihak sehingga Majelis menyimpulkan bahwa gugatan penggugat tidak salah dalam objek dan dalil tergugat. II Intervensi. menyatakan bahwa gugatan penggugat adalah Error in objecto karena obyek sengketa tersebut diterbitkan berdasarkan pembagian Sertifikat Hak Milik No. Medan dan apabila sudah jelas putusan Pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap mengenai siapakah yang mempunyai hak milik atas benda yang dipersengketakan itu, maka penggugat akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara atas pencabutan benda yang disengketakan itu. Kampus. hakim berpendapat bahwa ketentuan dalam Undang-Undang tentang Peradilan Tata Usaha Negara telah menentukan bahwa objek gugatan penggugat harus memenuhi kriteria Pasal 1 angka 9 Undang-Undang No. gugatan harus memenuhi unsur-unsur penetapan tertulis yang bersifat konkrit, individual, dan final serta membawa akibat hukum, dengan memperhatikan objek sengketa a quo Majelis Hakim berpendapat bahwa objek gugatan penggugat telah terpenuhi. ketentuan tersebut di atas, oleh karena itu gugatan penggugat tidak dapat digolongkan sebagai gugatan prematur hanya karena penggugat belum mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri, sedangkan kriteria gugatan dikatakan prematur dalam Hukum Acara Administratif. Pengadilan. Kecuali pokok gugatan belum bersifat final atau konklusif. Mengingat dalil penggugat terbukti demikian, maka gugatan penggugat dapat diterima, obyek sengketa yang dikeluarkan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang harus dinyatakan tidak sah, tergugat dan tergugat II ikut campur sebagai pihak yang kalah dipidana dengan pidana penjara. pembayaran biaya perkara sepanjang ditentukan dalam putusan ini, sesuai dengan Pasal 110 Undang-Undang No.
-UU No.: 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 5 Tahun 1986 tentang Undang-undang Kedua No. Kejaksaan Agung Republik Indonesia berupaya untuk selalu memuat informasi terkini dan akurat sebagai wujud komitmen Mahkamah Agung terhadap pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan fungsi peradilan. Hal ini diputuskan oleh NURSINTA DAMANIK, SH.M.Hum.