D. Garis
Singgung PadaHiPerbola
1'erdapat tiga macam garis singgung pada hiperbola, singgung yang diketahui, garis singgung dengan gradien singgung dari suatu
titik di
luar hiperbola.1.
Garis
singgung dengan koefisienarah
mMisal
diketahuri garis g;y =
mx+ ru ilan hiperbola+ - *=
1.Titik
potong garis g dan^0'b'
hiperbola
itu
dapat ditentukan dari persarna;ur berikut.\ _+=l
22c) brx, -a.y,
=(trb, a" b'
*
b2 x2-
a'7mx + n)2 = a262persiu,aan
,.:,,3;;'I,;ji,, [;J" ,;#;::-is g
akan menvinggung hiperbolajika
diskrintinan persrunaan kuadl'atini
sanra dengan nol, yakniD=4aom)rt: +4(b) -u'm')(cin2 +a'b')=0 <* n'-ct'm' +b2 =0
Dengan mensubtitusikan
nilai n ini
ke persamaan garis g, diperoleh persarnaan garis singgung dimaksud, yaitu!=mx* am
)2Perhatikan bahwa garis singgung
ini
hanya akan adajika
a2 m2-
b2 >0
yang berartihh aa
hiperbola
('. fL -lv
-.Pl=
= 1 dengan koefisien arah rn adalah sebagai berikut.Lt' b'
y-P=m(x-d)t"t7Z:b'
2,
PersamaanGaris
Singgung denganTitil.
SinggungTertentu
Dengan cara serupa mencari persamarln garis singgung dengan
titik
singgung tertentu pacia ellips, dapat clitunjukkan bahwa persanlaan garis singgung pada hiperbola* - 4
= ta2
b2dengan
titik
singgung'I(x, ,!,) T{xr,y,)adalah
sebagai berikut.xrx !r!'
,a'
-=lb2yaitu
garis singgung dengantitik
yang telah ditentukan, dan garisQ n=Y,[u'm'-O'
Geometri Analitik Bidang 58
Dapat ditunjukkan pula bahwa persamaan garis singgung. pada
hiperbola(' -
?) .*(v
-F)'
=I
dengantitik
singgung 7(x, , y,)
adalah sebagai berikut.o' b'
gr:-d)(x=) _(y, - 0)0,- 0)
_ ,^z --;l-- -
'3.
PersamaanGaris
Singgung yangMelalui Titik di Luar Hiperbola
Misal
cliketahuihiperbola +-t.=1
dantitik l(x,..y,) di luar
parabolaitu.
Akana" b'
ditentukan persamaan garis singgung pada hiperbola
itu dari titik T. Misal titik A(x',y')
adalah
titik
singgungnya. Persamaan garis singgung ciengantitik
singgungA
pada iriperbola itu adalah+- a' 1+=r . ...(i)
b2
Karena
A(x',!')
terletak pada hiperbola, maka dipenuhix'2
-!'' =r ...(2)
7-7-'
Titik
7^(x, , y, ) terletak pada garis singgung, sehingga dipenuhi,'r,
_ y' Z-,-1 ,...
a, b2 =1,... ..".,(3)
Dari
persarnaan-persamaan(1), (2), dan (3) dapat ditentukan
persamaan garis singgung yang dimaksud.E. Garis Kutub
Misal dikeuhui titik lr (x',!') dan Ar(r",y")
masing-masing adalahtitik
singgung 12 ,,2pada hiperbola i -+=1.
sedangkauT(x1,),t)
adalah suatutitik di luar
hiperbola.a' b'
Persamaan
garis singgung pada hiperbola dengan titik singgung Ar(x',!')
adalah+ !-:+
=1 , Garis singgungini
melaluititik r(x,,y,)
, sehingga dipenuhio' b'
{+- a' /-!,
bz=r , ... (i)
Persamaan
garis
singgung pada hiperbola dengantitik singgung Az(x",!")
adalah* =1.
Garis singgungini
melaluititik I(xpy,),
sehingga dipenuhib'
rttrr
+Y"!t -1 ()\
a' b'
xu2
o'
Geometri Analitik Bidang 59
Dari (1)
drur(2)
tarnpak bahwa koordinat-koordinattitik .4r(x',!') 7* Ar(x",y")
nremenuhi persamaan
+-/,+=1. Hal ini berarti titik-titik A,(x',y') dar Ar(x",y")
dt)
terletak
padagaris I+- ++=1. Garis ini
disebutgaris kutub titik I(x,,y,)
terhadapAD
:l
hiperbola
+ - l-
= 1 . Dapat diperlihatkan bahwajika
T pada hiperbola, maka garis kutubAD
itu
merupakan garis singgung. JikaT di
luarhiperbol4
maka garis kutubitu
akan memtong hiperbola. Sedangkanjika titik l- di
dalam hiperbola, maka garis kutubitu
tidak memotong hiperbola.F. Hiperbola
SekawanPerhatikan suatu garis lengkung dengan persarnaan
*-*= (t' b' -l
atau*-*= ht u' l. f itik
potong
garis -i
=//,.r
tcrhadap garis lengkung tersebut diperoleh dengan mensr"rbtitnsikan)'=n':y t* -t;- ]. =*l,yaitusebagai
berikut.d' h'
! +- u' 1q3firv2
b-
€) brxl
-
tt2 7') =*u'h'
--u ill x =-q
oub tlb=
- u'm'
keberadaan
titik
potong garisy =mx
dangaris lengkung{ -*=-l
tersebuttergantung,t' b' nilai
62-d2rn'
.o
Jika b2- u'nt'
>0
atau*!- . *.
D,
maka terdapat duatitik
potong yang berlainan.ua
o Jika br -a'm' <0, yang berarti *r!- atau *.-!, tidak
mempu,ryaititik
aa
potong atau
titik
potongnya khayal (imajiner).o Jika
b 2*
tt2m:
=0
atau,,
=!,
makatitik-titik
potongnya di jauh tak hingga.(l
GeomehiAnalitik Bidang 66
Jikax=t4,makay=r*.Jadi,titikpotonggariS!=mx
y
b: - u'nt'
tfb' - u'm'
Garis lengkung
+ -*=*l
merupakan hiperbola yang memotong sumbuY di titik a' h'
(0,
t b) dan tidak memotong sumbu X. Dalam hal ini. sumbu X s.bagai
sunrbuimajinernya.
Persamaan susunanasimtut hiperbola ini adalah 4 - *: g.
Dengan karact- h'
lain,
asimtut-asimtutnya adalahy=Lr aa dan , =-Lr.
Fokushiperbola ini
adalah adalah4(0,c) dan Fr(0,-c). Garis-garis
arahnyaadalah y =b2 cc dan y =-b2.
Sedangkaneksenterisitasnya adalah e =
I
b
Hiperbola-hiperbola
* - 1=
1 dan* - *= -1
padastntu
susunan sumbu disebut,2
h2-'
o2
b2hiperbola sekawan. Perhatikan gambar berikut.
Gambar VI.
4Jika
pada suatuhiperbola ,,,,h { -4=1, a:,}.
nraka persamaan hiperbolaitu
adalah*2
* y2
=12.
Hiperbola yang clemikian clisebut hiperholasontosisi
iitau sering.iuga disebuthiperbola orthogonal, karena asimtut-asimtutnya saling tegak lurus. .lika
lingkaran merupakan keadaan khtrsusdari ellips, maka hiperbola orthogonai
merupakan keadaan khusus dari hiperbola.Geometri Analitik Bidang 61 7'(:, . }, )