• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum Tata Negara 25 03 24

N/A
N/A
Josh Hutapea

Academic year: 2025

Membagikan "Hukum Tata Negara 25 03 24"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Hukum Tata Negara : Pak Adnan 25/3/24

Sumber Hukum & Konstitusi

Sumber dari HTN : (foto)

“Tempat ditemukannya adanya aturan ketatanegaraan yang berupa ketetapan baik tertulis maupun tidak dan baik berderajat hukum maupun hanya kebiasaan”

Sumber hukum menurut tinjauan Sejarah (skipped)

Sudut Filsafat

- Ini menentukan isi hukum

- sumber ini menentukan kekiatan mengikat suatu kaidah hukum dan alasan mengapa hukum ditaati

Ragam Sumber Hukum

- Formil : Dari bentuuknya seperti dari kebudayaan filsafat dan juga agama - Materil : sumber hukum yang menentukan isi hukum itu sendiri seperti hasil

penelitian , globalisasi , pendapat admisi dan perkembangan internasional.

Menurut : BODDENHEIMER

Hukum formil dan Hukum materil merupakan sumber hukum formil. ??

Formil : sumber hukum formil yaitu sumber yang tersedia dan terartikulasi yang tertuang dalam legal dokumen tertentu. ( apa yang bias akita sebut sebagai hukum pada kehidupan sehari2) di sisi lain ini sebagai prosedur

Materil : konsiderasi atau pertimbangan yang punya signifikansi hukum yang mungkin belum terformulasi dalam dokumen namun tetap memiliki pengaruh dalam membentuk adanya hukum ( seperti logika, rasionalitas ) seperti pada kasus tomat itu buah ataukah buah.

(aturan mengenai apa yang bolehh dan tidak boleh, seperti pada kuhp pidana ) Jadi singkatnya dari materil konversi >>> ke formil.

. Penggunaan hukum adat sebagai hukum materil bisa saja digunakan, SUMBER HUKUM !!

- Makna ( tempat menemukan hukum yang berlaku dan alasan mengapa hukum dipatuhi )

(2)

- Kegunaan ( Penguasaaan sumber hukum membedakan ahli hukum dengan orang tahu hukum dan penguasaan sumber hukum menjadi instrument dalam

mengargummentasikan hukum yang berlaku. ) Menurut : USEP RANAWIJAYA

Formal : sumber hukum dalam arti bentuk perumusan dari kaidah2 hukum HTN yang ada dalam Masyarakat yang dapat diketahui menjadi hukum ;

- Hukum tertulis , uud, uu organic, uu, perpu, pp, perjanjian politik, traktat - Hukum adat

- Yurispreudensi ketatanegaraaan - Ajaran2 tentang htn

Materil : keyakinan hukum dari orang yang melakukan peran untuk menentukan apa yang harus menjadi hukum dari suatu negara (welborn).

Menurut : BAGIR MANAN Formal :

1. Hukum perundang2 an ketatanegaraan 2. Hkum adat ketatanegaraan

3. Hukum kebiasaan atau konvensi ketatanegaraan 4. Yurispridensi ketatanegaraan

5. Hukum perjanjian internasional ketatanegaraan Materil :

1. Dasar dan pandangan hidup bernegara

2. Kekyatan politik yang mempengaruhi pembentukan kaidah hukum tata negara 3. Doktrin ketatanegaraan

Menurut : IN SUM Formal :

Materil : (Picture)

APAKAH KONSTITUSI SAMA DENGAN UUD ?

ADANYA PERUBAHAN KOSNTITUSI DARI (K.C. Wheare ke C.F Strong) (pict)

Referensi

Dokumen terkait

Dengan demikian hubungan antara Ilmu Negara dengan Hukum Tata Negara adalah Ilmu Negara merupakan dasar dalam penyelenggaraan praktek ketatanegaraan yang

Dalam konsep Negara Hukum “rechtsstaat” itu, diidealkan bahwa yang harus dijadikan panglima dalam dinamika kehidupan kenegaraan adalah hukum dan ini sesuai dengan konstitusi

merupakan sumber hukum formil dari Hukum Tata Negara sepanjang traktat atau perjanjian itu menentukan segi hukum ketatanegaraan yang hidup bagi negara masing-masing yang terikat

Hukum Tata Negara memiliki istilah lain, yaitu hukum negara dan hukum konsitusi. Disebut Hukum Kontitusi karena unsur konstitusi yang dibahas lebih menonjol. Namun Hukum Tata

3 Dalam hal ini, dilihat dari segi ilmu, Hukum Konstitusi (Constitutioneel Recht, The Law of the Constitution) adalah Hukum cabang atau spesialisasi Hukum Tata

Konvensi ketatanegaraan bukan saja berfungsi melengkapi kaidah-kaidah hukum ketatanegaraan yang ada, melainkan untuk menjadikan kaidah hukum terutama undang undang dasar

Dalam buku ini Penulis mencoba menguraikan tentang Hukum Tata Negara Indonesia, dimulai dengan pembahasan tentang negara hukum, dilanjutkan tentang pembahasan tentang Konstitusi,

Buku ini membahas tentang perubahan UUD 1945 dan dampaknya pada sistem ketatanegaraan Indonesia serta pengajaran hukum tata