• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi dan Klasifikasi Barang Berbahaya

N/A
N/A
M. Fahri Basfian

Academic year: 2025

Membagikan "Identifikasi dan Klasifikasi Barang Berbahaya"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Identifikasi dan Klasifikasi Barang Berbahaya

By: Frans Tohom

(2)

FRANS TOHOM

Dosen & Trainer

[email protected]

Sertifikasi Dosen

Pengawas Pengangkutan Barang Bebahaya

Instruktur Pengangkutan Barang Berbahaya

+62812-7760-4020

Carriage of Dangerous

Goods by Road

(3)

Materi

Pendahuluan 01

Filosofi Barang Berbahaya 02 Identifikasi B2 03

Klasifikasi B2 04

Label dan Plakat 05

Pengemasan 06

(4)

Tujuan Pembelajaran

Mengetahui

Klasifikasi Barang Berbahaya

Objective 01

Memahami Label dan Plakat Barang

Berbahaya

Objective 02

Mengetahui Jenis Kemasan Barang

Berbahaya

Objective 03

Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No 77 Tahun 2021 tentang Kompetensi Sumber Daya Manusia Angkutan Barang Berbahaya di Jalan

(5)

Contoh Kasus

Kopi Sianida Mobil Tangki BBM Terbakar di Tol Ngawi

Tumpahan Bahan Kimia di Bandung

(6)

General Philosophy

“Dangerous Goods forbidden from transport

unless provided otherwise by this code”

(7)

Agreement concerning the International Carriage of Dangerous Goods by Road

Contents:

Volume 1

Part 1: General provisions Part 2: Classification

Part 3: Dangerous goods list, special provisions and exemptions related to limited and excepted quantities

Volume 2

Part 4: Packing and tank provisions Part 5: Consignment procedures

Part 6: Requirements for the construction and testing of

packagings, intermediate bulk containers (IBCs), large packagings, tanks and bulk containers

Part 7: Provisions concerning the conditions of carriage, loading, unloading and handling

Part 8: Requirements for vehicle crews, equipment, operation and

documentation

Part 9: Requirements concerning the construction and approval of

vehicles

ADR

(8)

Identifikasi dan Klasifikasi

(9)

Identifikasi dan Klasifikasi

(10)

Tabel A (Chapter 3.2)

(11)

Tabel B (Chapter 3.2)

(12)

Kelas 1 Explosives (Bahan Peledak)

• Division 1.1 — Bahan dan barang yang memiliki bahaya ledakan masal

• Division 1.2 — Bahan dan barang yang memiliki bahaya proyeksi tetapi bukan ledakan masal

• Division 1.3 — Bahan dan barang yang memiliki bahaya

kebakaran dan bahaya ledakan kecil atau bahaya proyeksi kecil atau keduanya,tetapi bukan bahaya ledakan masal

• Division 1.4 — Bahan dan barang tanpa bahaya yang signifikan

• Division 1.5 — Bahan yang tidak sensitif namun memiliki bahaya ledakan masal

• Diviso 1.6 — Barang yang sangat tidak sensitif dan tidak

memiliki bahaya ledakan masal

(13)

Kelas 1 Explosives

Bahan Peledak

(14)

Kelas 2 Gases (Gas)

• Division 2.1 — Gas mudah terbakar

• Division 2.2 — Gas tidak mudah terbakar, tidak beracun

• Division 2.3 — Gas beracun

(15)

Division 2.1 — Flammable Gas

Gas mudah terbakar

(16)

Division 2.2 — Non Flammable /Non Toxic Gas

Gas tidak mudah terbakar, tidak beracun

(17)

Division 2.2 — Toxic Gas

Gas beracun

(18)

Kelas 3 Flammable Liquid (Cairan mudah

terbakar)

(19)

Grup Risiko Kode Kemasan

I High Danger X

II Medium Danger Y

III Low Danger Z

Kelas 3 Flammable Liquid (Cairan mudah

terbakar)

(20)

Kelas 4.1 — Flammable Solid

Bahan padat mudah terbakar, reaktif dan peka

terhadap ledakan

(21)

Kelas 4.1 — Flammable Solid

Bahan padat mudah terbakar, reaktif dan peka

terhadap ledakan

(22)

Kelas 4.2 — Spontaneous Combustion

Bahan padat yang dapat menimbulkan pembakaran

spontan

(23)

Kelas 4.2 — Subtances, which in contact with water, emit flammable gases

Bahan padat yang kena air mengeluarkan gas yang

mudah terbakar

(24)

Kelas 5.1 — Oxidizer

Bahan pengoksidasi

A SUBSTANCE THAT YIELDS OXYGEN READILY TO STIMULATE THE COMBUSTION OF OTHER MATERIAL:

• Ammonium Nitrate (Fertilizer)

• Sodium Chlorate

• Calcium Chlorate (Herbicide)

• Hydrogen Peroxide (Bleach)

(25)

Kelas 5.2 — Organic Peroxides

Peroksida organik

AN ORGANIC MATERIAL (LIQUID OR SOLID) THAT CAN BE IGNITED READILY BY EXTERNAL FLAME AND THEN BURNS WITH AN ACCELERATING RATE. SOME SUBSTANCES REACT DANGEROUSLY

WITH OTHERS.

• TERT-BUTYL HYDROPEROXIDE

(26)

Kelas 6.1 — Toxic Substances

Bahan beracun

LIQUIDS OR SOLIDS, WHICH ARE DANGEROUS IF INHALED, SWALLOWED OR ABSORBED THROUGH THE SKIN.

▪ ARSENIC

▪ NICOTINE

▪ CYANIDE

▪ PESTICIDES

▪ STRYCHNINE

(27)

SUBSTANCES WHICH ARE KNOWN OR REASONABLY EXPECTED TO CONTAIN PATHOGENS AND CAUSE DISEASE IN HUMANS OR IN ANIMALS.

▪ DIAGNOSTIC SPECIMENS

▪ MEDICAL WASTE

▪ CLINICAL WASTE

▪ INFECTED BLOOD SAMPLE

▪ VIRUS

▪ BACTERIA : HIV (AIDS), RABIES ,EBOLA,ETC

Kelas 6.2 — Infectious Substances

Bahan menular / menginfeksi

(28)

Kelas 7 — Radioactive Materials

Bahan radioaktif

Bahan yang mengandung radionuklida yang konsentrasi aktivitasnya maupun aktivitas totalnya dalam kiriman melebihi nilai yang ditetapkan.

• Uranium

• Plutonium

(29)

Kelas 7 — Radioactive Materials

Bahan radioaktif

(30)

Kelas 7 — Radioactive Materials

Bahan radioaktif

(31)

Kelas 8 — Corrosive Substances

Bahan korosif

CAIRAN ATAU PADAT YANG AKAN MENYEBABKAN KERUSAKAN BERAT APABILA BERKENALAN DENGAN JARINGAN HIDUP ATAU, JIKA TERJADI KEBOCORAN AKAN MERUSAK SECARA MATERIAL ATAU BAHKAN MENGHANCURKAN BARANG LAIN ATAU SARANA PENGANGKUTAN.

• BATTERY ACIDS

• SULPHURIS & OTHER ACIDS

• SODIUM HYDROXIDE

• POTASSUM HYDROXIDE

• MERCURY

(32)

Kelas 8 — Corrosive Substances

Bahan korosif

(33)

Kelas 9 — Miscellaneous

Bahan dan barang berbahaya lainnya

SETIAP BAHAN YANG BERBAHAYA SELAMA PENGANGKUTAN YANG TIDAK TERCAKUP DALAM KELAS LAIN. TERMASUK BAHAN PADAT ATAU CAIRAN, YANG MUNGKIN MEMILIKI SIFAT YANG MENYEBABKAN IRITASI, BERBAHAYA, ATAU SIFAT LAINNYA.

• Lithium Battery

Gambar

Tabel A (Chapter 3.2)
Tabel B (Chapter 3.2)

Referensi

Dokumen terkait

1) Jumlah barang dan bentuk kemasannya. 2) Nama teknis yang jelas. 3) Kelas dari jenis barang berbahaya tersebut. 4) Pernyataan bahwa barang dikemas sesuai dengan

Kompetensi inspektur angkutan Barang khusus Berbahaya mampu melakukan evaluasi dan inspeksi terhadap penyelenggaraan angkutan barang khusus berbahaya yang dilakukan oleh awak,

Proses Pemaketan Pengadaan Barang/Jasa Identifikasi paket- paket pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku Klasifikasi paket Klasifikasi paket berdasarkan volume dan kompleksitas

Pengawasan dan Penanganan Barang Berbahaya. dengan Metode

Ketentuan lebih lanjut mengenai barang berbahaya yang dapat dibawa oleh penumpang dan personel pesawat udara sebagaimana dimaksud pada butir 11.2.1 diatur dalam petunjuk teknis

1045, 26 HLM PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG PERATURAN KESELAMATAN PENERBANGAN SIPIL BAGIAN 92 TENTANG KESELAMATAN PENGANGKUTAN BARANG BERBAHAYA DENGAN PESAWAT UDARA ABSTRAK -

Dokumen ini membahas tentang klasifikasi, morfologi, dan akar tanaman