• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO "

Copied!
207
0
0

Teks penuh

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran kooperatif Thing-Pair-Share dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran al-Islam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Thing-Pair-Share (TPS) dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar Al-Islam siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Metro.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Alternatif pembelajaran yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Thing-Phair-Share Pembelajaran dengan metode Thing-Phair-Share diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik secara akademik maupun non akademik. Untuk itu dalam pembelajaran All-Islamic Education dengan metode Thing-Phair-Share, siswa dapat meningkatkan aktivitas belajarnya.

Tabel 1. Data Hasil Belajar Al Islam kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Metro tahun  pelajaran 2019/2020
Tabel 1. Data Hasil Belajar Al Islam kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Metro tahun pelajaran 2019/2020

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Penelitian yang Relevan

Hasil Penelitian “Penggunaan Pembelajaran Cooperative Learning (TPS) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas IV SD N 2 Taman Cari Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur Tahun Pelajaran Kesamaan antara penelitian ini dengan penelitian saya adalah sama-sama menyelidiki kegiatan dan hasil belajar sekaligus, sedangkan perbedaannya er.

Hasil Belajar

Psikomotor juga mencakup keterampilan produktif, teknis, fisik, sosial, manajerial, dan intelektual 16 .. faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Faktor yang mempengaruhi hasil belajar diklasifikasikan menjadi dua, yaitu: 1) Faktor internal meliputi (a) faktor fisik, meliputi faktor kesehatan dan kecacatan, (b) faktor psikologis, meliputi kecerdasan, perhatian, minat, bakat, motivasi, kematangan dan kesiapan, ( c. Faktor kelelahan.

Pelajaran Al Islam

Dalam relitusnya, pendidikan yang dibangun dan dikembangkan dari dua sumber dasar tersebut memiliki pandangan yang berbeda, yaitu: Pendekatan meso berarti pendekatan program pendidikan dengan kurikulum sehingga dapat mengajarkan keterampilan manajemen anak untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam.

Metode Think Pair Share (TPS) atau berpikir berpasangan merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. Guru meminta siswa untuk berkelompok dan mendiskusikan pertanyaan dan masalah yang ditemukan.

Hipotesis Tindakan

Variabel dan Definisi Operasional Variabel

Kegiatan pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kegiatan siswa selama proses pembelajaran menurut metode Thing-Pair-Share. Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil belajar mata pelajaran Al-Islam sebelum dan sesudah menggunakan metode Thing-Pair-Share.

Lokasi Penelitian

Kegiatan dalam penelitian ini meliputi kegiatan menyimak, kegiatan lisan, kegiatan menulis, kegiatan mental dan kegiatan emosional.

Subjek dan Objek Penelitian

Rencana Tindakan

Menurut Kemendikbud “Observasi adalah teknik penilaian yang dilakukan secara terus menerus dengan menggunakan panca indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan format observasi yang memuat sejumlah indikator tingkah laku yang diamati. hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Think Pair Share (TPS) Refleksi Jika dalam 2 siklus kegiatan pembelajaran dan hasil belajar siswa masih rendah maka penelitian dengan menggunakan metode Think Pair Share (TPS) ini masih dianggap tuntas dan dapat mencapai kesimpulan bahwa penelitian dengan menggunakan metode ini tidak berhasil, tetapi jika aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat pada akhir siklus pembelajaran, berarti penelitian ini dianggap berhasil.

Teknik Pengumpulan Data

Penggunaan dua siklus dalam upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dirasa cukup karena dalam satu siklus pembelajaran tidak hanya dilakukan dengan dua kali pertemuan pembelajaran, akan dibuat satu siklus selama 2 sampai 3 kali pertemuan untuk mengantisipasi hal-hal yang terjadi. tidak direncanakan sebelumnya, sebelum akhirnya mengambil hasil belajar Dalam setiap pembelajaran juga akan dilakukan evaluasi, hal-hal apa saja yang menghambat siswa untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajarnya. Metode ini diberikan untuk memperoleh data hasil belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan metode Think Pair Share.

Instrumen Penelitian

Lembar observasi aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran Lembar observasi ini digunakan untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas guru dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode Thing-Pair-Share, mulai dari kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan penutup. Tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Islam sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Thing-Pair-Share.

Teknik Analisis Data

Indikator Keberhasilan

  • Deskripsi Lokasi Penelitian
  • Misi Sekolah
  • Tujuan Sekolah Tujuan sekolah antara lain

Terdapat 9 ruang kelas di SMP Muhammadiyah 3 Metro. 5 ruang kelas terletak di lantai dua dan 4 ruang kelas terletak di lantai satu. Guru SMP Muhammadiyah 3 Metro berjumlah 21 orang, terdiri dari: 13 guru tetap dan 8 guru honorer.

Denah lokasi SMP Muhammadiyah 3 Metro Gambar 4.1

  • Deskripsi Data Hasil Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII Al-Islam SMP Muhammadiyah 3 Metro. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes yang akan dilaksanakan pada siklus I dan siklus II.

Kondisi Awal

Pembelajaran dengan menggunakan model thing-pair-share merupakan jenis pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan kondisi awal tersebut pada saat prasurvey, penelitian ini menggunakan model Thing Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar Al-Islam siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Metro.

Siklus I

  • Tahap Perencanaan
  • Tahap Pelaksanaan
  • Hasil Tindakan

Kemudian siswa secara individu membaca dan memahami materi yang akan dipelajari sesuai dengan materi pembelajaran yang akan mereka pelajari selama 15 menit (mata pelajaran). Jika kita meringkas materi di depan kelas sebesar 50%, masih ada siswa yang bercanda selama proses pembelajaran. Setelah siswa melaksanakan proses pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif Thing-Pair-Share, selanjutnya dilakukan penilaian hasil belajar siswa.

Siklus II

  • Hasil Analisis Kegiatan Mengajar Guru dengan Menerapkan Metode Thing-Pair-Share Siklus I dan Siklus II
  • Hasil Analisis Kegiatan Belajar Siswa dengan Metode Thing-Pair-Share Siklus I dan Siklus II
  • Analisis Hasil Belajar Siswa Siklus I dan Siklus II

Setelah pembelajaran dipertahankan dengan menerapkan metode Thing-Pair-Share pada Siklus II, lakukan refleksi terhadap apa yang telah dipelajari. Hasil analisis aktivitas belajar siswa dengan metode Thing-Pair-Share Siklus I dan Siklus II Siklus I dan Siklus II. Hasil survey dan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model Thing-Pair-Share pada Siklus I dan Siklus II dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.10  Hasil Pretes Siklus II
Tabel 4.10 Hasil Pretes Siklus II

Kesimpulan

Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari I. menjadi II.

Saran

Alizar, “Upaya peningkatan aktivitas belajar siswa dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran IPA”, Journal of Teacher Research in Indonesia, Vol. 1/Tidak. 1 Oktober 2016. Muhamedi “Aktivitas dan hasil belajar siswa dalam meningkatkan pelajaran dan pengembangan dengan metode praktikum” BIOTEK V.5/No.1 Juni 2017. Lailatul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tps Untuk Meningkatkan Aktivitas Siswa Pembelajaran Pada Mata Pelajaran dari Matriks".

Kompetensi Inti

Tujuan Pembelajaran

Materi Pembelajaran

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati janji-janji yang telah dijanjikan kepadamu, padahal kamu mengetahui. (AL-Anfal ayat 27). Dan orang-orang yang memelihara amanat (yang dipikulnya) dan janji-janjinya (AL-Mu'minun ayat 8). Barangsiapa berbuat baik kepada orang lain, sungguh ia telah berbuat baik kepada dirinya sendiri.

Metode Pembelajaran A. Ceramah

Sumber belajar dan media pembelajaran

Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan pertama

  • Penilaian hasil belajar

Guru memimpin diskusi pleno kecil dan mempersilakan setiap perwakilan dari setiap kelompok untuk berkomunikasi di depan kelas atau menyampaikannya kepada guru. o) Jawaban, setiap kelompok diperbolehkan memberikan jawaban kepada setiap perwakilan kelompok yang maju. p) Tes prestasi belajar, tes ini dilakukan pada setiap akhir pertemuan.

Kompetensi Inti

Tujuan Pembelajaran

Materi Pembelajaran

Jika kita melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan hati nurani kita, maka itulah yang disebut dusta. Jika kita mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan, itulah yang disebut dusta. Jujur itu penting, jujur ​​itu Sebagai makhluk sosial kita membutuhkan kehidupan yang harmonis, baik dan seimbang. Amanah berkaitan dengan tanggung jawab orang yang memelihara amanah dalam hidupnya disebut orang yang bertanggung jawab, sedangkan orang yang tidak menjaga amanah disebut orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga dapat disimpulkan bahwa menjaga amanah itu penting. Dalam arti luas, Istigomah adalah sikap teguh untuk berbuat kebaikan, mempertahankan dan mempertahankan iman dan Islam, meskipun menghadapi berbagai macam tantangan dan godaan gelombang yang sangat besar.

Alat / Media / Sumber Pelajaran

Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan kedua

Penilaian hasil belajar

Kompetensi Dasar

Indikator

Manakala najis ainiyyah pula ialah najis yang nampak pada kewujudannya dan dapat diketahui dengan bau dan rasa. Cara menyucikannya ialah dengan menghilangkan habuk, rasa, warna dan baunya dengan menggunakan air suci. Najis Mugaladah adalah najis yang berat, najis ini berasal dari anjing dan babi, cara menyucikannya melalui beberapa peringkat iaitu dengan membasuh tujuh kali, sekali dengan air bercampur tannh.

Model/Metode Pembelajaran 1. Ceramah

Alat/Media/Sumber belajar

  • Penilaian

Usap wajah dengan tanah (debu suci) b. Usap tangan kanan sampai siku dengan debu c. Usap tangan kiri sampai siku dengan debu.. materi yang akan dipelajari melalui buku pelajaran yang diberikan.. z) Untuk memahami materi, guru menjelaskan sedikit tentang topik bersama siswa yang membaca dan memahami materi pembelajaran.. aa ) Siswa diminta membentuk kelompok oleh teman sebangku (4 orang) atau genap dan mengungkapkan hasil pemikirannya masing-masing.. bb) Siswa mengumpulkan data atau informasi setelah membaca dan mendengarkan materi yang diberikan oleh guru dan teman satu kelompok disampaikan. cc) Setiap kelompok mencatat hasil diskusi kelompok. dd) Guru memimpin diskusi pleno kecil dan mempersilakan setiap perwakilan dari setiap kelompok untuk berkomunikasi di depan kelas atau menyampaikannya kepada guru. ee) Jawaban, Setiap kelompok diperbolehkan memberikan jawaban kepada masing-masing perwakilan kelompok yang maju. ff). Niat kemudian mengusap wajah dengan debu kemudian mengusap tangan kanan dan kiri hingga siku dengan debu.

Kompetensi Dasar

Indikator

Model/Metode Pembelajaran A. Ceramah

Alat/Media/Sumber belajar

Niat mandi untuk menghilangkan hadas besar. B. menghilangkan kotoran jika ditemukan dalam tubuh seperti tetes darah. C. untuk membasuh seluruh badan dengan air dari ujung kepala sampai ujung kaki pada saat mandi wajib, kita juga disuruh membaca basmalah, membasuh kedua tangan sebelum terlebih dahulu memasukkannya ke dalam wadah untuk wudhu. letakkan sisi kanan di atas sisi kiri, gosok tubuh. Tahap Penyajian Materi, pada tahap ini siswa membaca dan memahami materi yang akan dipelajari melalui buku ajar yang diberikan. hh) Untuk memahami materi, guru menjelaskan sedikit tentang topik tersebut kepada siswa yang membaca dan memahami topik tersebut. ii) Siswa diminta membentuk kelompok dengan teman sebangku (4 orang) atau bahkan hasil pemikirannya masing-masing.. jj) Siswa mengumpulkan data atau informasi setelah membaca dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru dan teman satu kelompok. kk) Setiap kelompok membuat catatan hasil diskusi kelompok. Guru memimpin diskusi pleno kecil dan mempersilakan setiap perwakilan dari setiap kelompok untuk berkomunikasi di depan kelas atau menyampaikannya kepada guru. mm) Jawaban, Setiap kelompok diperbolehkan memberikan jawaban kepada masing-masing perwakilan kelompok yang maju.

Penilaian

PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEGIATAN DAN HASIL BELAJAR AL-ISLAM PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIA 3 METRO.

LANDASAN TEORI A. Aktifitas Belajar

METODOLOGI PENELITIAN

Gambar

Tabel 1. Data Hasil Belajar Al Islam kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Metro tahun  pelajaran 2019/2020
Tabel 4.10  Hasil Pretes Siklus II
Gambar 1. Siswa sedang membaca dan memahami materi yang akan dipelajari
Gambar 2. Siswa sedang mengerjakan soal posttest
+5

Referensi

Dokumen terkait

Dokumen adalah catatan tertulis yang isinya merupakan pernyataan tertulis yang disusun oleh seseorang atau lembaga untuk keperluan pengujian suatu peristiwa, dan berguna bagi sumber

v ABSTRAK PENGGUNAAN METODE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS VI SD NEGERI BUMI RAHAYU TAHUN PELAJARAN 2017/2018