RANCANGAN AWAL PERUBAHAN
RENSTRA
TAHUN 2016-2021 RANCANGAN AWAL
PERUBAHAN RENSTRA
TAHUN 2016-2021
DINAS PERHUBUNGAN
KABUPATEN SAMBAS
Disampaikan pada Acara Disampaikan pada Acara
KINERJA PELAYANAN SKPD
LOGOCapaian kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas hingga tahun 2016 adalah sebagai berikut :
No. Indikator Kinerja Kondisi Tahun 2015
1 Tersedianya angkutan umum yang melayani wilayah yang telah tersedianya
jaringan jalan untuk jaringan jalan Kabupaten 75%
2 Tersedianya halte pada setiap Kabupaten yang telah dilayani angkutan
umum dalam trayek 24 %
3 Tersedianya terminal angkutan penumpang pada setiap Kabupaten yang
telah dilayani angkutan umum dalam trayek 40%
4 Tersedianya dermaga/steigher untuk melayani aksesibilitas orang dan barang
70%
5 Tersedianya fasilitas perlengkapan jalan (rambu, marka dan guardrill) Kota
45%
6
Tersedianya unit pengujian kendaraan bermotor bagi Kabupaten yang memiliki populasi kendaraan wajib uji
minimal 4000 (empat ribu) kendaraan wajib uji
60%
8
Tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pengujian kendaraan bermotor pada Kabupaten / Kota yang telah melakukan pengujian berkala kendaraan bermotor
33 %
9 Tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang MRLL, Evaluasi
Andalalin, Pengelolaan Parkir pada Kabupaten/Kota 16%
Pencapaian Kinerja Pelayanan
LOGODinas Perhubungan Kabupaten Sambas
NO Indikator Kinerja sesuai Tugas dan
Fungsi SKPD
Target SPM
Target Renstra SKPD Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke-
2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015
(1) (2) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20)
URUSAN PERHUBUNGAN 1 Jumlah Uji KIR
Angkutan Umum
(unit) 60% 1.286 1.344 1.558 1.732 1.799 1.049 1.142 1.349 1.473 1.489 81,57% 84,97% 86,5% 85,04% 82,76%
2
Jumlah Pelabuhan Laut/ Udara/
Terminal Bis
100% 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 100% 100% 100% 100% 100%
3
Jumlah Angkutan Darat dibandingkan dengan jumlah penumpang
Tantangan dan Peluang
LOGOPengembangan Pelayanan SKPD
Untuk tercapainya tugas pokok dan fungsi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas yang dituangkan melalui Program dan kegiatan dilakukan melalui indentifikasi faktor Internal dan Faktor Ekternal melalui analisis SWOT (Strengths- Weaknesses- Opportunities- Threats)
Kekuatan (Strengths)
Identifikasi faktor-faktor yang mendukung kinerja SKPD selama ini.
1. Komitmen Aparatur Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas.
2. Tersedianya sumber daya alam yang potensial
3. Adanya semangat dan komitmen untuk membangun masyarakat.
4. Tingginya keinginginan masyarakat umum untuk
mendapatkan pelayanan yang cepat dan terpadu.
Tantangan dan Peluang...Lanjutan
Kelemahan (Weaknesses)
Identifikasi faktor-faktor yang menghambat kinerja SKPD selama ini.
1. Belum tersedianya data valid dan akurat
2. Kurangnya SDM bidang perhubungan baik secara kualitas maupun kuantitas.
3. Pelayanan transportasi yang belum terpadu dan
terintegrasi.
Tantangan dan Peluang...Lanjutan
LOGO Peluang (Opurtunities)
Identifikasi faktor-faktor yang diduga akan memberi
dampak positip bagi kinerja SKPD di masa mendatang atau dari luar SKPD.
1. Adanya dukungan kebijakan Dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah
2. Geografis Kabupaten Sambas yang berada di daerah perbatasan.
3. Sebagian besar wilayah Kabupaten Sambas dialiri oleh
sungai.
Tantangan dan Peluang...Lanjutan
Tantangan (Threats)
Identifikasi faktor-faktor yang diduga akan memberi
dampak negatif bagi kinerja SKPD di masa mendatang atau dari luar SKPD.
1. Kondisi ekonomi yang fluktuatif
2. Besarnya Penggunaan kendaraanpribadi menyebabkan
rendahnya minat masyrakat untuk menggunakan angkutan umum
3. Anggaran yang sangat terbatas
4. Tingginya Tuntutan dari masyarakat terhadap pelayanan
transportasi
ISU-ISU STRATEGIS
LOGOBERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD
Adapun permasalahan Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas sebagai instansi teknis dan permasalahan transportasi secara umum di Kabupaten Sambas adalah sebagai berikut :
Kurangnya sarana dan prasarana transportasi umum, yang mengakibatkan rendahnya tingkat pelayanan dan penyelenggaraan transportasi
Belum terkoneksinya sarana transportasi umum dari daerah perbatasan ke ibukota Kabupaten.
Terbatasnya SDM Aparatur dan Penyedia Jasa yang memiliki kualifikasi dan memahami regulasi di Bidang perhubungan.
Belum optimalnya upaya-upaya penegakkan hukum terhadap aturan-aturan di bidang Perhubungan sebagai akibat dari tidak adanya PPNS
Identifikasi Permasalahan...Lanjutan
Rendahnya kinerja pelayanan karena terbatasnya sarana prasarana pendukung aparatur serta kurangnya jumlah pegawai.
Kecelakaan lalu lintas, adapun faktor yangmempengaruhi diantaranya adalah faktor kedisipilinan pengendara, kondisi kendaraan yang tidak layak, kondisi jalan yang rusak dan sebagainya .
Rendahnya kinerja (kualitas dan kuantitas) pelayanan angkutan umum, adapun faktor yang mempengaruhinya karena tingkat pengetahuan dan disiplin operator angkutan yang rendah.
Kurang tersedianya fasilitas perlengkapan jalan di Kabupaten Sambas seperti marka, rambu, RPPJ dan paku jalan, adapun faktor yang mempengaruhinya karena keterbatasan anggaran yang dimiliki dan maraknya aksi pencurian dan perusakan / vandalism.
Identifikasi Permasalahan...Lanjutan
LOGO Rendahnya tingkat disiplin pengguna jalan, adapun faktor yang mempengaruhinya adalah mental dari pengguna jalan tersebut dan lemahnya penegakan hukum bagi pelanggar lalu lintas.
Besarnya tingkat penggunaan kendaraan pribadi, factor yang mempengaruhinya adalah banyaknya pengguna transoportasi umum yang beralih ke kendaraan pribadi sementara angkutan umum dinilai tidak cukup nyaman.
Terbatasnya dana untuk pembangunan sarana dan prasarana transportasi secara menyeluruh, adapun faktor yang mempengaruhi karena penanggulangan masalah transportasi belum menjadi top priority bagi pemangku kebijakan.
Masih maraknya praktik parkir liar di beberapa ruas jalan yang bukan peruntukannya, adapun faktor yang mempengaruhi adalah keterbatasan lahan parkir yang disediakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan (sekolah, kantor, tempat usaha dan sebagainya).
Identifikasi Permasalahan...Lanjutan (tambahan)
Belum optimalnya Pengawasan dan Perawatan Penerangan Jalan Umum sehingga menyebabkan banyaknya pengaduan terkait Penerangan Jalan Umum oleh masyarakat
.
Belum tersedianya Sarana dan Prasarana yang memadai untuk Perawatan Penerangan Jalan Umum baik dari Sumber Daya Manusia maupun peralatan penunjang (Mobil Sky Lift).
Kurang layaknya pelabuhan penyeberangan yang ada sehingga perlu dilakukan penataan dan pengembangan sehingga dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, keamanan dan kelancaran bagi masyarakat yang menggunakan angkutan penyeberangan
.
Kondisi Jalan Non Status yang menghubungkan Dermaga dengan Jalan Desa dalam kondisi kurang baik
PENENTUAN ISU STRATEGIS
LOGOIsu Strategis Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas yang akan dihadapi 5 (lima) tahun kedepan dapat dijelaskan sebagai berikut :
Meningkatkan pelayanan dan penyelenggaraan umum di bidang perhubungan dengan ketersediaan regulasi serta meningkatkan sarana prasarana bidang perhubungan.
Meningkatkan sumber daya aparatur di bidang perhubungan
Peningkatan kinerja dan law enforcement di bidang perhubungan
Meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi dalam upaya peningkatan pelayanan jasa transportasi
Meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan jasa transportasi untuk mendukung pengembangan konektivitas antar wilayah
Meningkatkan kinerja pelayanan jasa transportasi
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah
LOGOPelayanan Dinas
No. Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target Kinerja Sasaran Pada Tahun 2017 2018 2019 2020 2021
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. Meningkatnya pelayanan transportasi yang
menjangkau masyarakat perdesaan dan
perbatasan
Meningkatnya pelayanan
transportasi, yang didukung
ketersediaan sarana dan prasarana serta regulasi yang memadai
Tersedianya halte pada jalan kabupaten yang telah dilayani angkutan umum dalam trayek.
42% 50% 58% 66% 74%
Tersedianya dermaga/steigher untuk melayani aksesibilitas orang
dan barang 82% 86% 90% 94% 99%
Tersedianya fasilitas perlengkapan jalan (rambu, marka, dan guardrill)
pada jalan Kabupaten/Kota 395 Unit 455 Unit 510
Unit 570 Unit 630 Unit Tersedianya Penerangan Jalan
Umum Dalam Kondisi baik 62% 69% 76% 83%
Tersedianya Kondisi Jalan Non
status Dalam Kondisi baik 1.5 Km 5 KM 10 KM
2. Tersedianya SDM bidang perhubungan untuk
menopang pelaksanaan tugas-tugas
Meningkatnya SDM Aparatur dan
penyedia jasa yang berkualitas,
berintegritas profesional dan terpercaya dalam
Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kompetensi di bidang
perhubungan,
3 Org 3 Org 3 Org 3 Org 3 Org
STRATEGI DAN KEBIJAKAN
LOGODidalam mewujudkan visi dan menjalankan misi, serta mencapai tujuan dan sasaran seperti tersebut diatas, ditempuh melalui strategi dan kebijakan pokok pembangunan perhubungan sebagai berikut :
MISI 1
Meningkatkan sarana dan prasarana transportasi, komunikasi dan informasi yang handal, modern, berdaya saing dan terintegrasi dalam upaya meningkatkan pelayanan
TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN
1. Meningkatnya pelayanan transportasi yang menjangkau masyarakat perdesaan dan perbatasan
1. Meningkatnya pelayanan transportasi yang didukung
ketersediaan sarana dan prasarana serta regulasi yang memadai
1. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana transportasi
2. Penyusunan regulasi bidang perhubungan
1. meningkatkan sarana dan prasarana transportasi, di daerah tertinggal dan perbatasan
2. Meningkatkan fungsi prasarana/fasilitas perhubungan yang mendukung kelancaran pelayanan jasa transportasi
3. Menyusun Regulasi bidang perhubungan sebagai payung hukum pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi
MISI 2
Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bidang perhubungan, yang kompeten dan profesional
2. Tersedianya SDM bidang perhubungan untuk menopang pelaksanaan tugas-tugas pelayanan masyarakat
2. Meningkatnya SDM Aparatur yang berkualitas,
berintegritas profesional dan terpercaya dalam melaksanakan tugas, pelayanan,
pegngendalian dan pengawasan 3. Meningkatnya
3. Peningkatan kinerja pelayanan aparatur perhubungan
4. Peningkatan kualitas SDM penyedia jasa
4. Meningkatkan Kualitas pelayanan dan administrasi perkantoran
5. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana aparatur
6. Meningkatkan kualitas SDM aparatur bidang transportasi yang berkualitas yang mendukung tugas-tugas dinas
7. peningkatan kualitas SDM penyedia jasa
PROGRAM DAN KEGIATAN
No. Program
Jumlah
Kegiat an
PAGU INDIKATIF
2020 2021
1.
Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan
17 1.675.000.000,00 1.675.000.000,00
2.
Program Rehabilitasi Dan Pemeliharaan Prasarana Dan Fasilitas LLAJ
6 1.125.000.000,00
1.125.000.000,00
3. Program Peningkatan
Pelayanan Angkutan 20 2.117.000.000,00 1.125.000.000,00
4. Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan
10 6.775.000.000,00 7.690.000.000,00
5. Program Peningkatan dan
Pengamanan Lalu Lintas 23 13.501.015.390.84 14001120218.46
INDIKATOR KINERJA DINAS YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN LOGO SASARAN RPJMD
No. Indikator Sasaran
Kondisi Kinerja pada awal
periode RPJMD Target Kinerja Sasaran Pada Tahun
Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD
2016 2017 2018 2019 2020 2021
(1) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. Tersedianya halte pada jalan kabupaten yang telah dilayani angkutan umum dalam trayek.
34% 42% 50% 58% 66% 74% 74%
2. Tersedianya dermaga/steigher untuk
melayani aksesibilitas orang dan barang 78% 82% 86% 90% 94% 99% 99%
3. Tersedianya fasilitas perlengkapan jalan (rambu, marka, dan guardrill) pada jalan
Kabupaten/Kota 334 unit 395
Unit 455 Unit 510 Unit 570 Unit 630 Unit 630 unit 4. Tersedianya Penerangan Jalan
Umum Dalam Kondisi baik 0 % - 62% 69% 76% 83% 83%
5 Tersedianya Jalan Non Status
Dalam Kondisi baik 0 Km 1.5 km 5 km 10 km 10 km
5. Pegawai Negeri Sipil yang memiliki
kompetensi di bidang perhubungan, 8 org 3 Org 3 Org 3 Org 3 Org 3 Org 23 org
TAMBAHAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)
PERHITUNGAN
1. TERSEDIANYA PJU DALAM KONDISI BAIK
Jumlah PJU Terpasang: 20.048 Titik
Jumlah PJU dalam Kondisi Baik: 12.485 titik Jumlah PJU dalam Kondisi rusak: 7.563 titik Rumusnya:
∑ PJU dalam Kondisi Baik
X 100%
∑PJU terpasang
ASUMSI PENAMBAHAN TITIK PJU 1.500 TITIK/TAHUN
2. TERSEDIANYA JALAN NON STATUS DALAM KONDISI BAIK Panjang Jalan Non Status: 30 KM
Kondisi Baik : 0 Km
Kondisi Kurang Baik : 30 Km
KONDISI TERKINI LOGO
1. Jumlah Dermaga s/d 2018 : 325 unit Kondisi Baik : 266 unit
Kondisi rusak : 59 unit Rumusnya:
Realisasi
Capaian Kinerja = x 100%
Target
2. HALTE BIS s/d 2018 : 27 Unit; dengan Kondisi Baik : 24 unit
Kondisi rusak : 3 unit
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH