• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KERJA PRAKTEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "LAPORAN KERJA PRAKTEK"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KERJA PRAKTEK

PT. ARSY CIPTA KAMATO

PEMBANGUNAN KOMPLEKS SMK KEHUTANAN NEGERI PEKANBARU

M. KURNIAWAN 4103191294

POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS BENGKALIS–RIAU

2021

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan Bismillahhirohmanirrohim serta rasa syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia yang telah diberikan kepada umatnya, salah satunya seorang penulis dan dengan Hidayah-Nya tersebut penulis dapat menyelesaikan tugas yaitu Kerja Praktek (KP) dan menyusun laporan pada

Proyek Pembangunan Komplek SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru” ini hingga selesai. Sholawat beserta salam tak lupa kita ucapkan buat junjungan alam yakni Nabi besar Muhammad SAW.

Laporan ini di buat guna memenuhi salah satu persyaratan untuk menyelesaikan jenjang pendidikan Diploma III (D3) pada jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis. Adapun laporan ini disusun berdasarkan hasil observasi langsung langsung dilapangan yang dilaksanakan pada proyek Pembangunan Komplek SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru.

Untuk kesempurnaan dalam penyusunan laporan ini penulis meminta koreksi dari Dosen Pembimbing dan Dosen-dosen terkait di Politeknik Negeri Bengkalis, seterusnya agar bisa terealisasi laporan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada

1. Orang tua yang selalu memberikan motivasi dan semangat baik secara lisan maupun tulisan bagi penulis dari awal melaksanakan Kerja Praktek (KP) sampai selesai laporan ini.

2. Bapak johny Custer, ST.,MT. selaku Direktur politeknik Negeri Bengkalis.

3. Bapak Faisal Ananda, ST.,MT. Selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil.

4. Bapak Dedi Enda, M.Eng selaku Ketua Prodi D3 Teknik Sipil.

5. Gunawan S.T., M.T

6. selaku Dosen pembimbing Kerja Praktek (KP).

7. Bapak M.Ikhsan selaku Pembimbing Lapangan.

(4)

8. Terima kasih juga untuk seluruh pekerja proyek yang mengajari aplikasi ilmi pengetahuan di lapangan, sehingga dapat menganalisa atau membandingkannya sesuai dengan teori selama perkuliahan.

9. Terima kasih kepada teman satu kelompok Kerja Praktek, Faisal, Muhammad Syafi’i, M.Yahdi Alfayed, Nurul Syahrilla, Mira Agustina.

Selama Kerja Praktek yang dilaksanakan di lapangan dan di dalam kantor, penulis sendiri merasakan bahwa waktu lebih kurang 60 hari merupakan waktu yang sangat singkat dalam pengaplikasian ilmu pengetahuan di lapangan. Kerja Praktek yang dilakukan penulis bersama rekan satu kelompok banyak memberikan pengalaman baru yang bermanfaat yang menambah wawasan di bidang konstruksi, bisnis, dan pemasaran. Pemilik Proyek (owner) dan pembimbing di lapangan banyak memberikan arahan positif yang menambahkan wawasan.

Laporan ini banyak kekurangan, untuk itu penulis berharap adanya masukan berupa kritikan dan saran yang membangun dari semua pihak guna kesempurnaan laporan ini. Akhir kata dari penulis berharap semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pembacanya dan seluruh pihak yang memerlukan. Sekian yang dapat penulis sampaikan dan mohon maaf atas segala kekurangan dan keterbatasan.

(5)

DAFTAR ISI

LAPORAN KERJA PRAKTEK... 1

LEMBAR PENGESAHAN...Error! Bookmark not defined. KATA PENGANTAR... iii

DAFTAR ISI... v

DAFTAR TABEL...viii

DAFTAR GAMBAR...ix

BAB 1... 1

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN... 1

1.1 Latar Belakang... 1

1.2 Tujuan Proyek... 3

1.3 Struktur Organisasi... 3

1.4 Ruang Lingkup... 4

BAB II... 8

DATA PROYEK... 8

2.1 Proses Tender... 8

2.1.1 Informasi Tender... 8

2.1.2 Bagian Alur Proses Tender... 10

2.2 Data Umum Proyek... 11

2.2.1 Data Umum Proyek... 11

2.2.2 Data Teknis Proyek... 13

BAB III... 16

DESKRIPSI KEGIATAN KERJA PRAKTEK... 16

3.1 Safety Talk... 16

3.1.1 Spesifikasi Tugas Yang Dilaksanakan... 16

(6)

3.1.2 Target yang Diharapkan... 17

3.1.3 DataData yang diperlukan... 17

3.1.4 DokumenDokumen File Yang Dihasilkan... 18

3.1.5 KendalaKendala yang Dihadapi... 18

3.1.6 Hal–Hal yang Diperlukan... 18

3.2 Mengawasi Proses Pengecoran... 20

3.2.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan... 20

3.2.2 Target yang Diharapkan... 21

3.2.3 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan... 21

3.2.4 Data-data yang Diperlukan... 21

3.2.5 Dokumen dan File yang Dihasilkan... 21

3.2.6 Kendala-Kendala yang Dihadapi... 22

3.2.7 Hal-hal yang Diperlukan... 22

3.3 Membuat Laporan Harian Proyek... 25

3.3.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan... 25

3.3.2 Target yang Diharapkan... 25

3.3.3 Perangkat Lunak dan Keras yang diperlukan... 26

c. Alat Tulis... 26

3.3.4 Dokumen dan File yang Dihasilkan... 26

3.3.5 Kendala yang Dihadapi... 26

3.3.6 Hal-hal yang Diperlukan... 27

3.4 Melakukan Marking... 29

3.4.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan... 29

3.4.2 Target yang Diharapkan... 29

3.4.3 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan... 30

3.4.4 Kendala yang Dihadapi... 30

3.4.5 Hal-hal yang Diperlukan... 30

3.5 Mengecek Penulangan Struktur Kolom... 31

3.5.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan... 31

3.5.2 Target yang diharapkan... 32

3.5.3 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan... 32

(7)

3.5.4 Kendala yang Dihdapi... 32

3.5.5 Hal-hal yang Diperlukan... 32

3.6 Mengecek Kelurusan Vertikal Bekisting Kolom... 33

3.6.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan... 33

3.5.2 Target yang diharapkan... 34

3.5.3 Alat yang digunakan... 34

3.5.4 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan... 34

3.5.5 Kendala yang Dihdapi... 34

3.5.6 Hal-hal yang Diperlukan... 35

BAB IV... 36

KESIMPULAN DAN SARAN... 36

4.1 Kesimpulan... 36

4.2 Saran... 36

DAFTAR PUSAKA... 37

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Data Umum Proyek... 12 Tabel 2. 2 Data Teknis... 13

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Bagian Proses Tender... 10

Gambar 2. 2 Site Existing Area... 11

Gambar 2. 3 Struktur Hubungan Antara Pihak-pihak Yang Terkait Dalam Proyek Pembangunan Komplek SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru... 12

Gambar 3. 1 Safety Talk... 16

Gambar 3. 2 Safety Helmet... 18

Gambar 3. 3 Safety Shoes... 19

Gambar 3. 4 Rompi... 19

Gambar 3. 5 Proses Pengecoran... 20

Gambar 3. 6 Truck Ready Mixer... 22

Gambar 3. 7 Concret Pump... 23

Gambar 3. 8 Scaffolding... 23

Gambar 3. 9 Concrete Vibratory... 24

Gambar 3. 10 Membuat Laporan Harian Pekerjaan... 25

Gambar 3. 11 Perlengkapan Safety... 27

Gambar 3. 12 Form Laporan Harian Pekerjaan... 28

Gambar 3. 13 Pekerjaan Marking pemasangan dinding setengah bata... 29

Gambar 3. 14 Pekerjaan Mengecek Penulangan kolom Lantai 2... 31

(10)

BAB 1

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

1.1 Latar Belakang

1.1.1 Latar Belakang Perusahaan

PT. Arshy Citra Kamato adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi bangunan yang sudah beroperasi sejak tahun 2001 yang berpusat di Padang. Sedangkan untuk perusahaan cabang PT. Arshy Citra Kamato dipekanbaru berdiri tahun 2014. Melalui sistem manajemen yang baik dan didukung oleh tenaga kerja yang profesional dan kompeten serta kerja yang dilandasi oleh kerjasama yang baik, menjadikan PT Arshy Citra Kamato sebagai perusahaan tangguh yang mampu bertahan hingga sekarang di tengah ketatnya persaingan perusahaan-perusahaan di bidang konstruksi pada masa sekarang. PT Arshy Citra Kamato dlam pekerjaannya memiliki dua bidang fokus proyek yang di kerjakan yakni bidang Sipil dan Arsitektur. Untuk bidang Sipil sendiri PT Arshy Citra Kamato biasanya mengerjakan proyek-proyek jalan dan jembatan sedangkan untuk bidang Arsitektur/Gedung proyek yang biasa dikerjakan berupa bangunan-bangunan gedung pendidikan, kesehatan, rumah hunian dan sebagainya. Walaupun dalam perjalanannya sering dihadapkan dengan kondisi pasang surut PT Arshy Citra Kamato selalu berusaha memperbaiki dan meningkatkan kinerja mereka serta mengevaluasi segala kekurangan dan kendala yang telah mereka hadapi untuk dijadikan acuan pekerjaan mereka kedepannya agar lebih baik lagi.

(11)

Berikut gambaran umum tentang perusahaan : a) Jenis perusahaan : Swasta

b) Bidang Perusahaan : Jasa Konstruksi

c) Tahun Berdiri :2001 (Pusat) & 2014 (Cabang Pekanbaru) d) Pendiri : Nasirman Chan

e) Lokasi Kantor Pusat : Jln. Seranti No.5, Air Tawar Timur, Padang Utara,Sumatra Barat,Indonesia.

f) Situs Web :https://pt-arshy-citra-kamato.bussines.site

1.1.2 Latar Belakang Proyek

Kota pekanbaru merupakan sebuah kota di provinsi riau Riau, Indonesia.

Sebagai ibukota provinsi Pekanbaru memiliki banyak perguruan tinggi dan tempat-tempat pendidikan lainnya yang tersebar berbagai daerah di pekanbaru.

Salah satu dari bangunan pendidikan tersebut adalah SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru. SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru merupakan sekolah menengah kejurusan kehutanan yang terdapat di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru Riau. Dalam Upaya meningkatkan kualitas proses pendidikan di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, pihak sekolah berupaya membangun fasilitas-fasilitas terkait dengan pendidikan di bidangnya dan juga beberapa fasilitas pendukung lainnya. Maka dari itu di adakanlah proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru. Proyek ini berlokasi di dalam kawasan sekolah SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru dan terdapat tiga bangunan utama dan dua bangunan pendukung yang akan dibangun dalam proyek ini guna meningkatkan kualitas proses pendidikan yang akan berlangsung di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.

(12)

1.2 Tujuan Proyek

Adapun tujuan proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru adalah untuk membangun fasilitas pendidikan di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru gun meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan akademika SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.

1.3 Struktur Organisasi

Struktur organisasi merupakan sebuah hubungan terorganisir antar

sekelompok orang yang bekerja sama dan memiliki tujuan yang sama. Adapun pada Proyek ini terdapat struktur organisasi lapangan pada proyek pembangunan kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru ini adalah sebagai berikut :

.

Kepala Cabang

General Maneger

Manejer Pelaksana

Manejer Teknik

Manejer Keuangan

Ahli K3 Konstuksi

Logistic &

Security

Staff Teknik

& K3

Staf ADM

& KEU

Surveyor

Pelaksana Lapangan

(13)

1.4 Ruang Lingkup

PT.Arshy Citra Kamatobergerak dibidang jasa konstruksi yang berdomisili Di Jl.Seranti No.5, Air Tawar Timur, Padang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat, Indonesia. Perusahaan ini sudah berdiri dan beroperasi sejak tahun 2001 dan untuk cabang pekanbarunya sendiri sudah beroperasi dan berjalan sejak tahun 2014. PT. Arshy Citra Kamato sudah berpengalaman dalam beberapa proyek pembangunan yang ada dibidang sipil seperti jalan dan jembatan serta dibidang arsitektur seperti bangunan rumah hunian, bangunan kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.

Adapun proyek-proyek yang pernah/telah dikerjakan oleh PT. Arshy Citra Kamato diantaranya adalah :

1. Pembangunan Dermaga Penyebrangan Manggar Tahap IV pada Departemen Perhubungan Bangka Belitung dengan no SPK 014/SK/P-LLASDP-IV/2009 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 2.277.194.000,00 dari 24 juni 2009 s/d juni 2009 di serah terimakan dengan no BAST 001/BAST,PM-ACK/P-LLASDP-IV/2009

2. Pembangunan Areal Pabrik Saluran Drainase dan Dinding Penahan Tebing pada PT. Sandier Setia Brother dengan no SPK 04/ACK/Tawar/III/2013 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 5.134.673.000,00 dari 01 maret 2013 s/d 27 November 2013,diserah terimakan dengan no BAST 002/BAPK-PK/SBB-ACK/XI/2013.

3. Pembangunan Jalan dan Jembatan Aposari Timur V pada pemerintah Kota Semarang dengan dengan no SPK 050/13383/ dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 4.669.669.000,00 dari 28 Agustus 2015 s/d 29 Desember 2015, deserah terimakan dengan no BAST 050/19635.

4. Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Hunian Tunggal dan Kopel Rumah Tinggal dan Ruko pada PT. Mari Bangun Rumah dengan no SPK 06/ACK-MBR/SUB/V/2019 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 11.023.003.000,00 daro 08 Oktober 2019 s/d 10 November 2019

diserah terimakan dengan no BAST

06/PHO/ACK/MBR/SUB/IX/2019.

(14)

5. Instalasi Listrik Pembangunan Rumah Tinggal dan Ruko Pasbar Cassla Residance pada PT. Mari Bangun Rumah dengan no SPK 06/ACK-MBR/SUB/V/2019 dan nilai pekerjaan Rp 2.495.913.000,00 dari 03 Juni 2019 s/d September 2019, diserah terimakan dengan no BAST 06/PHO/ACK-MBR/SUB/VI/2019.

6. Pembangunan Gedung Kantor Kab. Belitung Timur pada Kantor Pendudukan dan Keluarga Berencana Kab. Belitung Timur dengan no SPK 07/K/PGK/DUK-KB/VII/2008 s/d 24 Desember 2008, diserah terimakan dengan no SPK 01/BAPPP/GEDUNG/XII/2008.

7. Pembangunan Rumah Tinggal dan Ruko pada PT. Bunga Mas Mandiri dengan no SPK 17/BMM/KONTRAK/II/2007 dan nilai pekerjaan Rp 2.641.800.000,00 dari 08 Februari 2007 s/d 07 Juli 2007, diserah terimakan dengan no BAST 17/BMM/Kontrak/II/2007.

8. Pembangunan Fasilitas Kampus Lapangan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah pada Balai Diklat Tambang Bawah Tanah dengan no SPK 19.a/08/27.002.011B/P2K/BDTI/2011 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 7.306.000.000,00 dari 08 Agustus 2011 s/d 15 Desember 2013, diserah terimakan dengan no BAST 104/5/27.002.011B/PLH/BOT I/2012.

9. Pembangunan Gedung IGD dan Laboratorium RSUD Muara Labuh Kab. Solok Selatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Muara Labuh dengan no SPK 400/02.02/FSP/RSUD/VIII-2007 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 1.217.811.000,00 dari 20 Agustus 2007 s/d 12 Desember 2007,diserah terimakan dengan no BAST 03/LMKP-FSP/RSUD/XII- 2007.

10. Pembangunan Gedung Dinas Koperindag pada Dinas PU Kab. 50 Kota dengan no SPK 600/03/SP-KOPERINDAG/PPK-CK/PU- LK/2014 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 4.230.000.000,00 dari 26 Mei 2014 s/d 26 Desember 2014, diserah terimakan dengan no BAST 600/03/PHO/SP-KOPERINDAG/PPK-CK/PU-LK/XII-2014.

(15)

11. Pembangunan Jalan Melintang – Bangun Rejo pada Dinas PU Kab.

Solok Selatan dengan no SPK 620/01/SPPMK-JLN HTX/DPU/V- 2015 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 7.307.807.000,00 dari 25 Mei 2015 s/d 31 Desember 2015, diserah terimakan dengan no BAST 620/01.02/BA-PPHP/PNK-JLN/DPU/XII-2015.

12. Pembangunan Jalan Pinang Awan– Sungai Duo pada Dinas PU Kab.

Solok Selatan dengan no SPK 620/07/SPK/PNK–JLN/DPU/VI-2013 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 3.970.970.000,00 dari 14 Juni 2013 s/d 30 Desember 2013, diserahkan terimakan dengan no BAST 620/61.04/BA-PHO/PNK–JLN HDC/DPU/I–2014.

13. Pembangunan Kantor dan Rumah Dinas Camat Kuantan Hilir Seberang, pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten dengan no spk 641/KONT/CKTR-PA/2013/22.74 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 2.465.468.000,00 dari 13 Juni 2013 s/d 13 Januari 2014, diserah terimakan dengan no BAST 641/BA/CKTR-TBPR/I/2013.

14. Pembangunan Rumah Tenun, Musholla dan Panggung dan Lingkungan Lembaga Adat Melayu Riau Kab.Siak dengan no SPK 643.2/03/CKTR-CK/KONTRAK/16-PK/V/2013 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 2.989.706.000,00 dari 27 Mei 2013 s/d 24 Desember 2013, diserah terimakan dengan no BAST 643.2/03/CKTR-CK/BA- PHO/16-PK/XII/2013.

15. Lanjutan Pembangunan Labor dan Bengkel Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang pada Politeknik negeri Padang dengan no SPK 838/PL9/PPK/RM/2015 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 6.690.592.000,00 dari 13 Agustus 2015 s/d 18 Februari 2016, serah terimakan dengan no BAST 150/PL9PPK/RM/2016.

16. Pembangunan Gedung Baru dan Renovasi pada Dinas Pertanian Tanaman dan Holtikultura Provensi Sumatra Barat dengan no SPK 900.08/1736/SATKER-TPH(03)2007 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 2.622.509.000,00 dari 23 Mei 2007 s/d 27 Agustus 2008, diserah terimakan dengan no BAST 521.08/3402/Satker-TPH(03)/2008.

(16)

17. Pembangunan 1 Unit Mapolres T.930, 1 Unit Barak Dalmas T.264, dan 1 Unit Rumjab Kapolres T.130 Polres Pasaman Barat di simpang Empat pada Polda Sumbar dengan no SPK b/sp/36/v/2006/Rolog dan nilai Pekerjaan sebesar Rp 3.183.677.000,00 dari 30 Mei 2008 s/d 12 Desember 2008, diserah terimakan dengan no BAST BASTKP/143/XII/2008/Rolog.

18. Pembangunan Gedung Kuliah IAIN Imam Bonjo Padang pada IAIN Imam Bonjol dengan no SPK In. 05/KS.01.1/278/2015 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 4.220.000.000,00 dari 17 April 2015 s/d 28 Oktober 2015, diserah terimakan dengan no BAST.

19. Pembangunan Gedung Workshop dan Bengkel pada Politeknik keselamatan Tranfortasi jalan dengan no SPK PL.102/SPK.A.017 dan nilai pekerjaan sebesar Rp 7.333.546.000,00 dari 11 September 2015 s/d 30 Maret 2016,diserah terimakan dengan no BAST BAST.A.006.

20. Pembangunan mako Polsek Sikabaluan T.170 Polsek kepulauan Mentawai pada POLDA Sumatra Barat dengan no SPK SP/73/VI/2010/ROLOG dan nilai pekerjaan sebesar Rp 1.679.211.000,00 dari 17 Juni 2010 s/d 18 Oktober 2010 , diserah terimakan dengan no BAST BSTKP/43/VI/2011/Rosarpras.

21. Pembangunan Gedung Khusus Lepas Solok pada Lapas Kelas IIB Solok dengan no SPK W3.PAS.06.PL.02.0-178 dan nilai pekerjaan ssebesar Rp 1.025.648.000,00 dari 07 September 2010 s/d 30 Desember 2010, diserah terimakan dengan no SPK W3.PAS.06.PL.02.01-178.

(17)

BAB II DATA PROYEK

2.1 Proses Tender

2.1.1 Informasi Tender

Tender adalah metode pemilihan untuk mendapatkan penyedia barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya (Pepres no.16 Tahun 2018). Sedangkan diluar proyek pemerintahan, tender bisa diartikan sebagai resmi dan terstruktur untuk mengajukan harga, memborong pekerjaan, atu menyediakan barang dan jasa yang diberikan oleh perusahaan swasta besar kepada kepada perusahaan- perusahaan lain. Dalam sektor pemerintahan, tender resmi diatur secara rinci oleh peraturan presiden (Perpres) dan aturan turunannya untuk memastikan bahwa proyek yang menggunakan dana negara dilakukan dengan bebas,adil,serta terlepas dari suap dan nepotisme.

Proses seleksi dalam tender dilakukan dengan mengundang vendor (penjual atau penyedia) untuk mempresentasikan harga dan kualitas barang/jasa yang dibutuhkan dengan sistem konvensional ataupun dengan sistem online.

Harga terbaik (bukan harga “terendah”) dan kualitas terbaiklah, nantinya yang akan jadi pemenang. Adapun mengenai jenis perusahaan yang bisa menjadi peserta tender adalah seluruh badan usaha berskala mikro, kecil dan menengah atau besar yang legal secara administrasi. Dengan terbitnya perpres terbaru, tender proyek saat ini telah memberi prioritas kepada penyedia yang memiliki produk lokal dan para pelaku usaha kecil menengah (UKM).

(18)

Mengikuti tender memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku hal ini guna memperlancar proses seleksi oleh pokja pemilihan (K/LDI) atau pemberi tender.

Berikut ini adalah syarat dan ketentuan mengikuti tender pada umumnya :

a) Kelegalan perusahaan dibuktikan dengan akta perusahaan, tanda daftar perusahaan (TDP), surat izin usaha perdagangan (SIUP), no pokok wajib pajak (NPWP) dan dokumen kualifikasi lain yang diminta.

b) Mencari informasi pengadaan yang tersedia di media massa atau portal e- procurement milik pemerintah daerah, atau datang ke lembaga atau instansi yang bersangkutan seperti eproc.

c) Periksa dokumen tender untuk mengetahui metode penilaian dokumen yang akan dilakukan oleh pejabat pengadaan.

d) Telitilah dalam pengisian dokumen penawaran. Perhatikan penjelasan yang di berikan. Jangan merubah setiap deskripsi dalam dokumen tersebut.

e) Hindarilah upaya mengintimidasi calon penyedia lainnya.

f) Jika anda telah ditunjuk sebagai pemenang tender tersebut, berikan barang/jasa yang sesuai dengan spesifikasi, tipe, jenis dan jumlah volume sesuai dengan dokumen penwaran yang telah di buat.

Proyek Pembangunan Komplek SMK Kehutanan Negeri pekanbaru ini merupakan proyek yang ownernya adalah salah satu instansi pemerintahan yakni SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru dan proses tender untuk proyek ini pun dilakukan sesuai dengan prosedur tender yang diterapkan pada proyek pemerintah biasanya.

(19)

2.1.2 Bagian Alur Proses Tender

Proses tender yanng dilaksanakan oleh PT. ARSHY CITRA KAMATO untuk proyek ini adalah sebagai berikut :

Gambar 2. 1 Bagian Proses Tender Sumber (Dokumen Pribadi)

(20)

2.2 Data Umum Proyek

2.2.1 Data Umum Proyek

Gambar 2. 2 Site Existing Area

Sumber ( Google Map dan Dokumen Pribadi )

Proyek ini dibangun diatas tanah seluas 11.625,829 m² didalam kawasan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru. Berlokasi di Jln. Suka Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Panam, Kota Pekanbaru, Riau.

(21)

Tabel 2. 1 Data Umum Proyek

Nama Proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Pekanbaru.

Owner SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru

Konsultan Perencana PT. MITRA IDEAL CONSULTANT

Konsultan MK PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

General Kontraktor PT. ARSHY CITRA KAMATO

Suplier Riau Perkasa Steel,

Jenis Proyek Bangunan Pendidikan Lingkup Pekerjaan Pekerjaan Fisik

Tipe Kontrak Unit Price

Nilai Kontrak Rp 23.226.201.401,66 Sistem Penagihan

Termin

Mingguan

Waktu Pelaksanaan 330 Hari Kalender

Sumber (Dokumen Pribadi)

Dalam proyek pembangunan kmpleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru ini terdapat beberapa pihak yang terlibat didalamnya dan menjalin hubungan sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Hubungan antar pihak-pihak tersebut dapat dilihat pada gambar 2.3 di bawah ini :

Gambar 2. 3 Struktur Hubungan Antara Pihak-pihak Yang Terkait Dalam Proyek Pembangunan Komplek SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru

Sumber : Dokumen pribadi

(22)

Bentuk koordinasi pihak-pihak diatas pada dasarnya adalah saling menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan saling bertanggung jawab dengan tugasnya masing- masing agar proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kesalahan fatal.

2.2.2 Data Teknis Proyek

Tabel 2. 2 Data Teknis Jenis

Bangunan : Bangunan Tertutup Fungsi

Bangunan : Gedung Sarana Pendidikan

Mutu Beton : - Perpustakaan dan Lab Komputer

Kolom : K-300

Balok : K-300

Plat Lantai : K-300

-Workshop Hasil Hutan

Kolom : K-300

Balok : K-300

Plat Lantai : K-300

-Teaching Factory

Kolom : K-250

Balok : K-250

Plat Lantai : K-250

Luas Tanah : ± 11.065,829 m² Luas

Bangunan :

Perpustakaan dan Lab Komputer = ± 1296 m² Workshop Hasil Hutan = ± 804 m² Teaching Factory = ± 956,5 m² Jumlah

Lantai :

- Perpustakaan dan Lab Komputer : 2 Lantai

- Workshop Hasil Hutan : 2 Lantai

- Teaching Factory : 1 Lantai

Tipe Tiang

Pancang : Concrete Pile 25x25

(23)

Gambar 2.4 Progres akhir pekerjaan pada akhir bulan Agustus di gedung Teaching Factory

Sumber (Dokumen Pribadi) Struktur Beton : Beton Bertulang

Jenis Tulangan : Tulangan Polos dan Ulir Mutu Baja : 19 mm, bjts 420b

16 mm, bjts 420b 13 mm, bjts 420b 10 mm, bjtp 280b Alat Yang Digunakan : Dump Truck,

Truck Ready Mix, Scaffolding, Concrete Pump.

(24)

Gambar 2.5 Progres Pekerjaan Akhir bulan Agustus Gedung Workshop Hasil Hutan

Sumber (Dokumen Pribadi)

Gambar 2.6 Progres Pekerjaan Akhir bulan Agustus Gedung Pustaka Dan Lab Sumber (Dokumen Pribadi)

(25)

BAB III

DESKRIPSI KEGIATAN KERJA PRAKTEK

3.1 Safety Talk

3.1.1 Spesifikasi Tugas Yang Dilaksanakan

Safety Talk adalah pertemuan yang dilakukan rutin antara supervisor dengan para pekerja atau karyawan untuk membicarakan hal-hal mengenai K3, tentang isu terbaru , regular, alat pelindung diri ,potensi bahaya , prosedur kerja yang langsung diberikan oleh supervisor dll. Safety Talk yang biasa dilakukan dilapangan proyek “ Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Pekanbaru “ Di hari sabtu dimulai dari jam 8.00 s/d selesai.

Gambar 3. 1 Safety Talk (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(26)

3.1.2 Target yang Diharapkan

Adapun target yang diharapkan dalam pelaksanaan safety talk ini ialah :

a. Pekerja diharapkan dapat melengkapi alat pelindung diri seperti safety helmet,safety shoes, dan rompi kerja.

b. Pekerja diharapkan dapat mengikuti prosedur kerja yang berlaku di lapangan.

c. Pekerja diharapkan dapat berhati-hati dalam melakukan pekerjaan berbahaya

d. Supervisor diharapkan dapat memberi masukkan dan memberi perintah yang tepat pada para pekerja.

3.1.3 Data–Data yang diperlukan

Data–data yang diperlukan pada safety talk ini ialah : a. Gambar Kerja

Gambar Kerja disini digunakan untuk penyampaian informasi . Maksud penyampaian informasi disini ialah mmepermudah pekerja untuk mengetahui letak posisi suatu kegiatan yang akan dikerjakan dan letak posisi pekerjaan yang berbahaya.

b. Laporan Harian Pekerja

Laporan Harian Pekekerja ialah laporan yang berisikan tentang pekerjaan yang telahdilakukan pekerja. Guna laporan ini ialah untuk mengetahui progress pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja di proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Pekanbaru “

c. Laporan Kendala Pekerja

Laporan Kendala Pekerja adalah laporan pekerja kepada supervisor tentang kendala yang terjadi saat bekerja dilapangan dan juga kendalakurang nya material pekerja.

(27)

3.1.4 Dokumen–Dokumen File Yang Dihasilkan

Dokumen file yang dihasilkan pada Safety Talk ini ialah : a. Catatan supervisor

Catatan supervisor berikan tentang : - Progres pekerja berisikan tentang :

Progress pekerja kedepan di dapatkan dari hasil kerja pekerja.

Misalnya pekerjaan pembesian diarea ground floor as 10- 12/H-K telah selesai, selanjutnya akan dilaksanakan pengecoran .

- Kendala dilapangan

Kendala dilapangan ialah laporan kendala pekerja yang terjadi dilapangan . Misalnya kecelakaan saat melakukan pekerjaan pembesian,kurang nya material bahan pekerja.

3.1.5 Kendala–Kendala yang Dihadapi

Selama safety talk berlangsung adalah banyaknya para pekerja yang belum memtuhi aturan tentang K3, dan juga pada saat safety talk berlangsung banyak pekerja yang belum daatng ke lokasi proyek dengan alasan tersendiri.

3.1.6 Hal–Hal yang Diperlukan

a. Safety helmet digunakan untuk melindungi area kepala didalam lingkungan proyek dan merupakan pengaman yangwajib digunakan dilingkungan proyek. Safety helmet salah satu syarat masuk ke lingkungan proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Pekanbaru.

Gambar 3. 2 Safety Helmet

(28)

(Sumber : Internet) b. Safety shoes

Safety shoes merupakan perlindungan terhadap kaki. Di area proyek pekerja dan pengawans wajib menggunakan safety shoes . Salah satu persyaratan masuk kedalam lingkungan proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Pekanbaru.

Gambar 3. 3 Safety Shoes (Sumber : Internet) c. Rompi kerja

Rompi kerja terbuat dari bahan polyester yang dirangcang khusus serta dilengkapi dengan reflector atau pemantul cahay . Rompi ini berfungsi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan agar lebih mudah terlihat oleh pekerja lain dalam kondisi gelap. Dan rompi kerja ini adalah salah satu syarat masuk kedalam lingkungan proyek Pembangunan Kompleks SMK Kehutanan Pekanbaru.

Gambar 3. 4 Rompi

(29)

Sumber : Internet

3.2 Mengawasi Proses Pengecoran

3.2.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan

Melihat atau memerhatikan proses pengecoran yang sedang dilaksanakanpada pekerjaan yang sedang dilaksanakan misalnya pada pekerjaan penegcoran plat lantai ketika pekerja melakukan pengecoran maka tebal cor-an plat lantai dan pengecoran kolom yang harus diperhatikan agar sesuai dengan sesuai dengan gambar rencana yang ditentukan dan juga mengawasi metode pengerjaan yang diterapkan oleh para pekerja apakah telah sesuai dengan prosedur K3 yang telah ditetapkan atau belum.

Gambar 3.5 Proses pengecoran Plat Lantai (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Gambar 3. 5 Proses Pengecoran (Sumber : Dokumentasi pribadi)

(30)

3.2.2 Target yang Diharapkan

Target yang diharapkan dalam melakukan kegiatan ini adalah agar struktur beton yang telah di cor tidak kropos, serta sesuai dengan gambar kerja yang telah direncanakan.

3.2.3 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan

Dalam pekerjaan ini diperlukan beberapa alat yang dan perangkat lunak untuk dapat memudahkan pelaksanaannya diantaranya adalah AutoCAD, concretepump, truck ready mixer, waterpassscaffolding dan concrete vibratory.

3.2.4 Data-data yang Diperlukan

Adapun data-data yang perlu diketahui dalam pekerjaan ini adalah sebagai berikut:

a. Gambar kerja &

b. Data mutu beton yang dipakai

3.2.5 Dokumen dan File yang Dihasilkan

Dokumen yang dihasilkan dan kegiatan ini berupa persentase mapping pengecoran.pesentase pengecoran akan bertambah seiring/sejalan dengan pengecoran yang dilakukan kedepannya.Misalnya persentase mapping dilantai 1 sebelumnya adalah 40% maka setelah dilakukan penegecoran berikutnya angka persentase akan bertambah.

(31)

3.2.6 Kendala-Kendala yang Dihadapi a. Cuaca yang kurang mendukung

Pada saat pengecoran selalu terjadi gangguan cuaca yang kurang mendukung yang mengakibatkan waktu pengecoran yang kurang maximal.

b. Alat transportasi yang sering mengalami gangguan mekanis yang membuat bahan pengecoran yang memakan waktu yang cukup lama untuk sampai ke lokasi pekerjaan yang mengakibatkan terhambatnya waktu pengecoran.

3.2.7 Hal-hal yang Diperlukan a. Truck Ready Mix

Truck Ready Mix ini digunakan mengangkut adukan beton dan batching plant ke lokasi proyek pembangunan Komplek SMK Kehutanan Pekanbaru ini.

Gambar 3. 6 Truck Ready Mixer (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

(32)

b. Concrete Pump

Untuk memompa/menyalurkan adukan concrete ready mix dari truck ready mix ke lokasi dimana pengecoran akan dilakukan. Concrete pump ini biasanya digunakan untuk pekerjaan pengecoran di lokasi yang sulit dijangkau dengan pengecoran manual.

Gambar 3. 7 Concret Pump (Sumber : Dokumentasi Pribadi) c. Scafollding

Sebagai tatakan untuk menahan suatu beban.

Gambar 3. 8 Scaffolding (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

(33)

d. Concrete Vibratory

Digunakan untuk menggetarkan beton agar beton terisi padat pada cetakan/tempat dilakukannya pengecoran.

Gambar 3. 9 Concrete Vibratory (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

(34)

3.3 Membuat Laporan Harian Proyek

3.3.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan

Mengawasi dan mencatat semua pekerjaan yang sedang dilakukan, agar membuat progres harian pekerjaan dapat berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Gambar 3. 10 Membuat Laporan Harian Pekerjaan (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

3.3.2 Target yang Diharapkan

Dengan melakukan kegiatan ini diharapkan mahasiswa mengerti bagaimana dan item apa saja yang perlu dicatat untuk dijadikan laporan harian suatu pekerjaan konstruksi dan juga mahasiswa mengerti tentang item-item pekerjaan yang sedang dilakukan.

(35)

3.3.3 Perangkat Lunak dan Keras yang diperlukan

Dalam pekerjaan ini terdapat beberapa perangkat lunak dan keras yang perlu digunakan untuk mempermudah pekerjaan, diantaranya adalah :

a. Microsoft Excel

Berguna untuk membuat form laporan harian pekerjaan yang akan digunakan.

b. Printer

Berfungsi untuk mencetak form laporan harian proyek dari perangkat lunak.

c. Alat Tulis

Berguna untuk mencatat laporan harian secara manual ke dalam form yang telah dicetak.

3.3.4 Dokumen dan File yang Dihasilkan

Dokumen dan file yang dihasilkan dari kegiatan ini diantaranya adalah Laporan Harian Pekerjaan proyek yang berbentuk dokumentasi dan keterangan laporan.

3.3.5 Kendala yang Dihadapi

Kendala yang dihadapi dikegiatan/ tugas ini adalah Sulitnya menghitung jumlah pekerja dan menghitung alat-alat yang dipakai dilapangan karena pergerakan pekerja yang tidak statis dan pemakaian alat yang tidak dipakai sesuai dengan item pekerjaan ketika dilokasi proyek sehingga pekerja-pekerja yang telah dihitung sebelumnya bisa jadi terhitung kembali ketika menghitung pekerja di pekerjaan yang lain.

(36)

3.3.6 Hal-hal yang Diperlukan

Beberapa hal yang diperlukan ketika membuat laporan harian proyek adalah : a. Safety Helmet & Rompi Safety

Safety Helmet digunakan untuk melindungi tubuh bagian kepala ketika mengecek pekerjaan yang sedang berlangsung dilapangan. Sedangkan Rompi safety berfungsi untuk Membantu pemakai terlihat jelas ketika di lingkungan gelap ketika melakukan pengecekan pekerjaan agar terhindar dari kecelakaan kerja seperti tertabrak dan lain sebagainya.

Gambar 3. 11 Perlengkapan Safety (Sumber : Internet)

b. Safety Shoes

Digunakan untuk melindungi kaki dari benda tajam ketika memantau/mengecek pekerjaan ke lapangan.

(37)

c. Form Laporan Harian

Berguna sebagai tempat dimana laporan harian ditulis atau dicantumkan.

Gambar 3. 12 Form Laporan Harian Pekerjaan (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

(38)

3.4 Melakukan Marking

3.4.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan

Melakukan marking adalah menandai progres suatu pekerjaan di gambar kerja yang telah ada, misalnya untuk pekerjaan pemasangan dinding ½ bata maka marker bertugas untuk mengecek dan menandai bagian dinding mana saja yang telah selesai dilakukan pekerjaan pemasangan dinding ½ bata dan berapa progres pemasangan yang telah dilakukan oleh pekerja.

Gambar 3. 13 Pekerjaan Marking pemasangan dinding setengah bata (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

3.4.2 Target yang Diharapkan

Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat membaca dan memahami gambar kerja yang telah disediakan oleh pembimbing lapangan dan mampu melakukan marking dengan baik dan benar untuk digunakan sebagai data yang diperlukan untuk membuat laporan progres pekerjaan mingguan atau bulanan.

(39)

3.4.3 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan

Beberapa perangkat yang digunakan dalam pekerjaan ini adalah : a. Printer

b. Alat Tulis

3.4.4 Kendala yang Dihadapi

Selama pekerjaan marking dilakukan belum ditemukan kendala yang dihadapi:

a. Serung terjadi kekeliruan para pekerja ssat melakukan pekerjaan karena kurangnya pemahaman dari intruksi konsultan pengawas yang diberikan.

b. Terjadinya kekeliruan mahasiswa pada pembacaan gambar rencana akibat kurang pemahaman pada pembacaan gambar kerja.

3.4.5 Hal-hal yang Diperlukan

Hal-hal yang diperlukan ketika melakukan pekerjaan ini adalah sebagai berikut : a. Safety Shoes

Berguna untuk melindungi kaki dari benda tajam ketika mengecek ke lapangan.

b. Safety Helmet

Melindungi kepala dari benda-benda yang kemungkinan jatuh dari atas ketika melakukan pengecekan ke lapangan.

c. Gambar Kerja

Berguna untuk mengetahui item/lokasi yang perlu di cek ketika dilapangan

(40)

3.5 Mengecek Penulangan Struktur Kolom 3.5.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan

Mengecek kesesuaian pekerjaan penulangan struktur kolom yang dilakukan oleh para pekerja dan tukang dilapangan dengan denah struktur kolom dan detail struktur kolom yang ada.

Gambar 3. 14 Pekerjaan Mengecek Penulangan kolom Lantai 2 (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

(41)

3.5.2 Target yang diharapkan

Pekerjaan yang dilakukan dilapangan sesuai dengan gambar struktur yang telah direncanakan agar tidak terjadi penyimpangan kualitas dan kuantitas pada pekerjaan penulangan struktur kolom proyek pembangunan kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.

3.5.3 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan

Dalam pekerjaan ini terdapat beberapa perangkat lunak dan keras yang digunakan, diantaranya:

a. AutoCAD

Digunakan untuk membuat gambar denah struktur kolom dan detail detail struktur kolom.

b. Printer

Digunakan untuk mencetak gambar yang telah dibuat atau tersedia di AutoCAD sebelumnya.

3.5.4 Kendala yang Dihdapi

Selama melakukan pengecekan pekerjaan penulangan struktur kolom proyek pembangunan komplekd SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru tidak terdapat kendala yang ditemui.

3.5.5 Hal-hal yang Diperlukan

Beberapa hal yang diperlukan ketika melakukan pengecekan penulangan struktur kolom pada proyek pembangunan kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru ini adalah :

a. Safety Helmet

Digunakan untuk melindungi tubuh bagian kepala dari benda yang jatuh dari atas dan benturan dengan benda keras ketika melakukan pengecekan dilapangan.

(42)

b. Safety hoes

Digunakan untuk melindungi tubuh bagian kaki dari benda tajam dan benda yang jatuh dari atas ketika melakukan pengecekan dilapangan.

c. Denah Struegak lurus 90ktur Kolom

Berguna untuk mengetahui posisi kolom mana yang akan di cek pekerjaan penulangannya.

d. Gambar Detail Kolom

Berguna untuk mengetahui spesifikasi kolom yang akan di cek penulangannya apakah memenuhi/sesuai dengan gambar rencana atau sebaliknya.

3.6 Mengecek Kelurusan Vertikal Bekisting Kolom

3.6.1 Spesifikasi Tugas yang Dilaksanakan

Mengecek kelurusan vertikal pada bekisting agar bekisting kolom tegak lurus 90 derajat, untuk kolom yang digunakan untuk bangunan 2 lantai memiliki koreksi maksimal 5 cm, sedangkan untuk bangunan gedung yang memiliki lebih banyak lantai, tidak boleh miring sedikitpun, karena sedikit saja kemiringan pada bekisting akan berakibat fatal pada geddung, juga bisa mengakibatkan gagal struktur.

Gambar 3.6.1 Pengecekan kelurusan vertikal bekisting kolom (Sumber : Doumentasi pribadi)

(43)

3.5.2 Target yang diharapkan

Pekerjaan yang dilakukan dilapangan sesuai dengan gambar struktur yang telah direncanakan agar tidak terjadi penyimpangan kemiringan pada pekerjaan kolom yang bisa mengakibatkan kesalahn yang fatal pada pekerjaan bekisting kolom proyek pembangunan kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.

3.5.3 Alat yang digunakan a. Meteran

Digunakan untuk mengukur jarak antar benang unting-unting bagian atas dan mengukur benang unting-unting bagian bawah.

b. Unting–unting

Digunakan sebagai patokan pengukuran pada bekisitng yang dilakukan pengecekan.

c. Penggaris siku

Digunakan untuk pengecekan kesikuanpada bekisting apakah sudut pada bekisting kolom sudah 90 derajat.

3.5.4 Perangkat Lunak dan Keras yang Digunakan

Dalam pekerjaan ini terdapat beberapa perangkat lunak dan keras yang digunakan, diantaranya:

c. AutoCAD

Digunakan untuk membuat gambar denah struktur kolom dan detail detail struktur kolom.

d. Printer

Digunakan untuk mencetak gambar yang telah dibuat atau tersedia di AutoCAD sebelumnya.

3.5.5 Kendala yang Dihdapi

Selama melakukan pengecekan pekerjaan bekisting kolom terdapat kurangnya tingkat ketelitian pekerja pada saat melakukan pekerjaan pemasangan bekisting.

(44)

3.5.6 Hal-hal yang Diperlukan

Beberapa hal yang diperlukan ketika melakukan pengecekan penulangan struktur kolom pada proyek pembangunan kompleks SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru ini adalah :

d. Safety Helmet

Digunakan untuk melindungi tubuh bagian kepala dari benda yang jatuh dari atas dan benturan dengan benda keras ketika melakukan pengecekan dilapangan.

e. Safety hoes

Digunakan untuk melindungi tubuh bagian kaki dari benda tajam dan benda yang jatuh dari atas ketika melakukan pengecekan dilapangan.

f. Denah Struktur tegak lurus 90 Kolom

Berguna untuk mengetahui posisi kolom mana yang akan di cek pekerjaan penulangannya.

g. Gambar Detail Kolom

Berguna untuk mengetahui spesifikasi kolom yang akan di cek penulangannya apakah memenuhi/sesuai dengan gambar rencana atau sebaliknya.

(45)

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang diperoleh dari kerja praktek adalah sebuah program yang mempersiapkan setiap mahasiswa menjadi pribadi yang siap untuk terjun kedalam dunia kerja. Karena program kerja praktek membekali banyakhal yang sangat berguna bagi dunia kerja dan banyak hal-hal baru yang tidak di peroleh dalam dunia perkuliahan.

Dalam perkuliahan apa yang kita lakukan adalah tanggung jawab kita sendiri. Sedangkan dalam dunia kerja. Apa yang kita lakukan bertanggung jawab kepada atasan dimana kita bekerja. Kepada perusahaan yang bersangkutan juga kepada klien dan diri kita sendiri tentunya. Itulah beban yang ditanggung jawab dalam dunia kerja.

4.2 Saran

a. Untuk perusahaan diharapkan lebih memperhatikan mahasiswa Kerja Praktek agar mahasiswa banyak mengetahui tentang bagaimana dan mengetahui konsis saat bekerja dilapangan kerja.

b. Ketika melaksanakan Kerja Praktek mahasiswa diharapkan bisa bersikap disiplin agar memberikan kesan baik kepada perusahaan dan menjaga nama baik perguruan tinggi.

c. Ketika melakukan Kerja Praktek mahasiswa harus mampu mematuhi setiap aturan yang telah dibuat oleh perusahaan selama dilapangan.

(46)

DAFTAR PUSAKA

Maharani, Iklanda Dwi, 2019. Laporan Kerja Praktek PT. Trigya Hutama Pembangunan Dumai Square Citimall Dumai . Bengkalis. Politeknik Negeri Bengkalis.

Konraktor, Indo. 2021. “PT. Arshy Citra Kamato”.

https://indokontraktor.com/business/pt-arshy-citra-kamato, diakses pada 20 Agustus 2021 pukul 16:20 Wib.

Pengadaan, Web. 2016. “Tugas dan Wewenang Konsultan Perencana dalam Proyek Konstruksi”. https://www.pengadaan.web.id/2016/02/tugas-dan- wewenang-konsultan-perencana-dalam-proyek-konstruksi.html?m=1. Diakses pada 15 Agustus 2021 pukul 08 : 50 Wib.

Media, Project. 2013. “Hubungan Kerja Antara Pemilik Proyek, konsultan dan kontraktor”. http://projectmedias.blogspot.com/2013/07/hubungan-kerja-antara- pemilik-proyek.html?m=1. Diakses pada 28 Juli 2021 pukul 19 : 23 Wib.

(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)

Gambar

Tabel 2. 1 Data Umum Proyek .........................................................................................
Gambar 2. 1 Bagian Proses Tender Sumber (Dokumen Pribadi)
Gambar 2. 2 Site Existing Area
Gambar 2. 3 Struktur Hubungan Antara Pihak-pihak Yang Terkait Dalam Proyek Pembangunan Komplek SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru
+7

Referensi

Dokumen terkait

Agar pekerjaan pembangunan pada suatu proyek dapat sesuai dengan yang direncanakan maka bahan bangunan yang digunakan harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dan berkualitas

Dalam mengendalikan waktu pelaksanaan proyek agar sesuai dengan target pelaksanaan, dibutuhkan sebuah jadwal perencanaan pelaksanaan proyek yang telah

Berikut adalah relasi antar tabel yang ada di Sistem Informasi Perpustakaan SMK Muhammadiyah Prambanan : Gambar 3.10 Relasi Antar Tabel 3.1.8 Desain Tabel Database Struktur tabel

v DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Percatatan Sipil Kabupaten Bengkalis Gambar 3.1 Surat laporan perjalanan dinas Gambar 3.2 Mencetak dokumen pks

Gambar 3.11 Mengkonseptor Surat Sumber: Polisi Resort POLRES Dumai 3.2 Target yang Diharapkan Selama Kerja Praktek Target yang Diharapkan saat Melakukan Kerja Praktek di bagian ops

ix DAFTAR GAMBAR Gambar 1.1 :alamat Bappeda Bengkalis ...5 Gambar 2.1 :Struktur Bappeda Bengkalis ...9 Gambar 3.1 :Menggandakan dokumen ...24 Gambar 3.2 :Mengetik dan mencetak

Struktur Organisasi Perusahaan Gambar 2.1 Peta Lokasi Proyek Gambar 2.1 Peta Lokasi Proyek Gambar 3.1 Pembuatan jalan Akses Mobilisasi Gambar 3.2 Pekerjaan Land Clearing Gambar 3.3

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Struktur Organisasi Pengadilan Agama Bengkalis 6 Gambar 3.1 e-regsiter 8 Gambar 3.2 Berita Harian di Website Pengadilan Agama Bengkalis 9 Gambar 3.3 Logo