PENDAHULUAN
Latar Belakang
Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk memastikan perusahaan memiliki standar keamanan yang sesuai dengan regulasi dan produk hukum yang telah ditetapkan oleh institusi terkait. Hal ini diwakili oleh aplikasi berbasis web berupa sistem informasi pemantauan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan proyek. Selain itu, juga memungkinkan perusahaan untuk melakukan analisis lebih mendalam terhadap data aktivitas proyek, mendeteksi pola perilaku yang mengindikasikan risiko, dan mengambil tindakan pencegahan yang proaktif.
PJBS telah menerapkan sistem informasi dalam proses pengawasan dan pemantauan aktivitas tenaga kerja di lingkungan proyek, namun masih ditemukan permasalahan terkait. Berdasarkan permasalahan terkait izin kerja yang ada pada kondisi saat ini cenderung tidak terstruktur dan rentan terhadap kesalahan administratif dalam proses pengajuan, pengurusan dan pemantauan status izin kerja. Selain itu, hal ini juga menyebabkan kurang efektifnya komunikasi antara pelaksana proyek di lapangan dengan pengawas kegiatan proyek di wilayah pusat.
Dengan laporan dan analisis terkait izin kerja yang tidak terlalu rumit, hal ini dapat menghambat kemampuan perusahaan untuk melakukan penilaian mendalam terhadap kinerja proyek dan mengidentifikasi potensi risiko. Dengan antarmuka yang lebih intuitif, hal ini akan mengurangi hambatan dalam penggunaan dan meningkatkan penerimaan pengguna terhadap modul.
Ruang Lingkup
- Tujuan dan Sasaran
- Waktu dan Lokasi
- Fokus Pengamatan
Kerja praktek ini dilaksanakan 5 hari dalam 1 minggu pada hari senin sampai jumat. Kerja praktek ini dilaksanakan selama 8 jam dalam 1 hari mulai pukul 08:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB. Lokasi kerja praktek akan ditentukan berdasarkan hasil praktek oleh masing-masing departemen mahasiswa dan akan berubah sesuai dengan kebutuhan kontingen perusahaan.
Mahasiswa melaksanakan kerja praktek di 2 gedung berbeda, antara lain gedung induk dan gedung Training Development Center (TDC). Kegiatan pengembangan web company profile ini melibatkan mahasiswa yang bekerja pada bagian Public Relations di gedung utama. Selama kegiatan pelatihan sertifikasi manajemen dan coding, mahasiswa bekerja di ruang Divisi Human Capital gedung Training Development Center (TDC).
Mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan pengguna terkait sistem aplikasi pengendalian LK3 yang digunakan di lapangan. Perancangan sistem aplikasi monitoring LK3 lapangan bagian izin kerja sesuai kebutuhan spesifik PT.
Profil Perusahaan
- Sejarah Perusahaan
- Visi Perusahaan
- Misi Perusahaan
- Budaya Perusahaan
- Tugas Pokok dan Fungsi
- Struktur Organisasi
Perusahaan berkomitmen untuk memberikan layanan berkualitas, andal, dan ramah lingkungan kepada pelanggan. Perusahaan ini juga berupaya meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan karyawan serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. 34; Badan Sertifikasi TÜV CERT The TÜV Anlagentechnik GmbH" untuk bidang "Manajemen jasa relokasi, renovasi, pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik." Pada tahun 2011, PT.
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1996 ketika PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) bekerjasama dengan EPON dari Belanda untuk melakukan kajian pengoperasian dan pemeliharaan PLTU. Pada tahun 1998, PT PJB mendirikan Unit Usaha Pemeliharaan (UBHAR) untuk memberikan layanan pemeliharaan pembangkit listrik milik sendiri dan milik perusahaan lain. Dua tahun kemudian, PT PJB membentuk Unit Usaha Jasa yang memberikan layanan pemeliharaan pembangkit listrik milik perusahaan lain, sehingga UBHAR dapat fokus memberikan layanan pemeliharaan pembangkit listrik miliknya.
Pada tahun 2001, unit usaha jasa resmi dipisahkan menjadi perusahaan tersendiri bernama PT Pembangkitan PowerElectric Java-Bali Services. Pada tahun 2004, untuk pertama kalinya perusahaan ini mendapat kontrak di luar Indonesia, khususnya Arab Saudi, untuk melakukan inspeksi tahunan turbin uap di PLTU Rabigh dan mengoperasikan PLTGU Sceco West. Dua tahun kemudian, perusahaan ini mulai bergerak di bidang pelabuhan untuk menunjang bisnisnya di bidang ketenagalistrikan.
Pada bulan Februari 2013, perusahaan ini mengakuisisi PT Mitra Karya Prima yang bergerak di bidang ketenagakerjaan. Dua tahun kemudian, perusahaan ini juga mendirikan PT Sertifikasi Kompetensi Pembangkit Listrik untuk memberikan layanan sertifikasi di bidang pembangkit listrik. Pada Desember 2021, perusahaan ini resmi menjual 95% saham Sertifikasi Kompetensi PT Pembangkit Listrik kepada Yayasan Kesejahteraan PJB.
Menerapkan sistem manajemen praktik terbaik untuk aset pembangkit listrik dan mendukungnya dengan standar internasional untuk kepuasan pelanggan. Kegiatan utama PT PJB Services adalah penyediaan jasa pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit tenaga listrik dan instalasi pendukungnya. Selain itu, PT PJB Services juga menyediakan jasa K3 (keselamatan dan kesehatan kerja), jasa pengelolaan lingkungan hidup, dan jasa konsultasi manajemen.
TINJAUAN PUSTAKA
Perancangan modul PTW juga harus mengikuti metodologi atau tahapan yang sistematis, seperti analisis, desain, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Aplikasi Novade merupakan perangkat lunak manajemen proyek konstruksi yang dapat digunakan untuk mendigitalkan proses kerja lapangan dan memanfaatkan data lapangan untuk meningkatkan kualitas, keselamatan, dan produktivitas proyek. Aplikasi ini juga dapat membantu Anda menghemat biaya dan waktu, memfasilitasi pelaporan data non-kontrak, meningkatkan visibilitas dan akuntabilitas proyek, serta meningkatkan kinerja melalui pendampingan dalam hubungan produktivitas lapangan.
Aplikasi Novade dipercaya oleh banyak pengembang, kontraktor, pemilik dan operator terbesar di dunia di industri konstruksi dan infrastruktur. Website resmi PT PJB Services merupakan website yang menyajikan informasi mengenai profil, layanan, berita dan kontak perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik1. Website ini juga menampilkan portofolio proyek-proyek yang telah dikerjakan oleh PT PJB Services baik secara internal maupun eksternal.
HASIL PEMBELAJARAN
- Deskripsi dan Tujuan Tugas Khusus
- Tugas Primer
- Tugas Sekunder
- Metode Penyelesaian Tugas Khusus
- Analisis Kebutuhan Pengguna
- Perancangan UML
- Pembuatan Desain Secara Umum
- Perancangan Prototype
- Batasan Pelaksanaan Tugas Khusus
- Hasil Pelaksanaan Tugas Khusus
- Analisis Kebutuhan Pengguna
- Perancangan UML
- Tampilan Modul PTW
Menyesuaikan modul PTW dengan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja perusahaan, memastikan setiap izin kerja mematuhi standar dan peraturan yang berlaku. Selama pengembangan modul PTW, penulis menetapkan batasan penelitian untuk menghindari potensi topik di luar konteks penelitian. Optimalisasi sistem informasi pemantauan keselamatan dan kesehatan kerja hanya dapat dilakukan dengan mengembangkan dan menambahkan modul PTW untuk menyederhanakan izin kerja.
Pengembangan modul PTW ini akan fokus pada aspek penyampaian, pengelolaan dan pemantauan izin kerja di lingkungan proyek PT. Penelitian ini akan membatasi desain antarmuka pengguna (UI) modul PTW untuk memastikan kesederhanaan dan kemudahan penggunaan. Modul PTW akan fokus pada fitur-fitur dasar, antara lain pengisian formulir permohonan izin, persetujuan dari otoritas, pemberian notifikasi status izin, dan pemantauan kondisi izin secara real-time.
Pengembangan modul PTW akan mempertimbangkan kebutuhan keselamatan kerja dan peraturan yang berlaku di lokasi proyek PT. Berikut beberapa hasil pelaksanaan tugas khusus pengembangan modul PTW yang direpresentasikan dari alur framework. Persyaratan fungsional yang diperlukan oleh administrator K3 pusat pada saat menggunakan modul PTW antara lain sebagai berikut.
Admin K3 proyek bertanggung jawab langsung terhadap pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja pada tingkat individu proyek. Persyaratan fungsional yang diperlukan oleh Administrator Proyek K3 untuk menggunakan modul Izin Bekerja (PTW) antara lain sebagai berikut. Sedangkan hak akses pengguna sebagai pekerja proyek lapangan pada modul PTW antara lain sebagai berikut.
Perancangan proses sistem monitoring LK3 bidang modul PTW menggunakan Unified Modeling Language (UML). Aktor yang terlibat dalam modul PTW ini antara lain pengelola K3 pusat, pengelola K3 proyek, dan staf proyek sebagai pengguna. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan Sistem Informasi Pemantauan K3 dengan modul PTW dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan proyek.
Modul PTW dirancang untuk memfasilitasi proses izin kerja, memastikan bahwa semua pekerja memahami risiko dan memastikan bahwa langkah-langkah perlindungan keselamatan dan kesehatan diterapkan dengan benar sebelum pekerjaan dimulai. Menekankan pentingnya memahami penggunaan modul PTW dan bagaimana modul tersebut dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja.
PENUTUP