• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH

N/A
N/A
EXO IS BACK

Academic year: 2024

Membagikan "LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

(1)

ii

(2)

i

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat, karunia dan hidayah-Nya Laporan Kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan tahun 2021 ini dapat diselesaikan.

Laporan Kinerja ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan kepada Walikota Tangerang Selatan dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan urusan wajib yang diselenggarakan. Selain itu juga laporan ini juga berfungsi untuk megambarkan kinerja dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan. Laporan ini berisi informasi mengenai uraian pencapaian tujuan dan sasaran strategis yang telah ditetapkan pada tahun 2021.

Laporan kinerja tahun 2021 ini merupakan laporan kinerja tahun pertama dalam periode Renstra 2021-2026. Laporan kinerja tahun 2021 ini merupakan peralihan Renstra periode 2016-2021 dengan Renstra periode lanjutan, yaitu Renstra 2021-2026.

Dengan terbentuknya Laporan Kinerja ini berfungsi juga sebagai bentuk transparansi informasi capaian kinerja Dinas Perkimta pada tahun 2021 kepada pihak yang berkepentingan sehingga mendapatkan penggambaran yang jelas serta transparan.

Demikian, kiranya Laporan Kinerja ini dapat memberikan manfaat baik sebagai informasi maupun bahan evaluasi capaian kinerja OPD yang dapat menjadi umpan balik perbaikan serta peningkatan kinerja di waktu yang akan datang.

Tangerang Selatan, 15 Februari 2022 Kepala Dinas Perumahan, Kawasan

Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan

KATA PENGANTAR

RINGKASAN

EKSEKUTIFKATA

PENGANTAR

(3)

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iii

DAFTAR GAMBAR ... iv

RINGKASAN EKSEKUTIF ... v

PENDAHULUAN ... 2

A. Latar Belakang ... 2

B. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi ... 3

C. Sumber Daya Manusia ... 11

D. Landasan Hukum ... 12

E. Isu-Isu Strategis ... 13

F. Sistematika Laporan ... 13

PERENCANAAN KINERJA ... 16

A. Rencana Strategis ... 16

B. Tujuan dan Rencana Strategis ... 17

C. Indikator Kinerja Utama ... 20

D. Perjanjian Kinerja Tahun 2021 ... 21

AKUNTABILITAS KINERJA ... 24

A. Kerangka Pengukuran Kinerja ... 24

B. Akuntabilitas Kinerja ... 25

C. Kinerja Lainnya ... 56

D. Akuntabilitas Keuangan ... 57

PENUTUP ... 60

(4)

iii

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Rekapitulasi pegawai Dinas Perkimta tahun 2021 ... 12

Tabel 2.1 Target Kinerja Tahun 2021-2026 ... 18

Tabel 2.2 Indikator Kinerja Utama periode 2021-2026 ... 21

Tabel 2.3 Struktur kinerja pada tahun 2021 ... 21

Tabel 2.4 Perjanjian Kinerja Tahun 2021 ... 22

Tabel 3.1 Skala Penilaian SAKIP ... 25

Tabel 3.2 Ringkasan Capaian Kinerja Tahun 2021 ... 25

Tabel 3.3 Ringkasan Capaian Kinerja Sasaran Strategis 2021 ... 26

Tabel 3.4 Ringkasan Capaian Kinerja Sasaran Strategis Tahun 2021 Dibandingkan dengan Target Nasional ... 27

Tabel 3.5 Luas Kawasan Pemukiman Kumuh Dibawah 10 Ha yang ditangani (Ha) Tahun 2021 ... 29

Tabel 3.6 Realisasi Capaian Kinerja Luas Kawasan Kumuh yang Ditangani tahun 2021 ... 30

Tabel 3.7 Perbandingan Capaian Kinerja Persentase permukiman kumuh yang tertata Tahun 2021 dengan Target pada Tahun 2026 ... 31

Tabel 3.8 Data rumah layak huni dan data jumlah kepala keluarga tahun 2021 per kecamatan ... 32

Tabel 3.9 Realisasi Bedah Rumah Tahun 2020 menurut Kecamatan ... 33

Tabel 3.10 Realisasi Capaian Kinerja Persentase Jumlah Unit RTLH yang Ditangani tahun 2021 ... 35

Tabel 3.11 Perbandingan Capaian Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani Tahun 2021 dengan Target pada Tahun 2026 ... 37

Tabel 3.12 Realisasi Capaian Kinerja Persentase Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah Layak Huni Bagi Korban Bencana Kabupaten/Kota Sesuai Standar SPM tahun 2021 ... 38

Tabel 3.13 Perbandingan Capaian Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM Tahun 2021 dengan Target pada Tahun 2026 ... 40

Tabel 3.14 Realisasi Capaian Kinerja Cakupan Lingkungan Perumahan yang Sudah Dilengkapi PSU sesuai standar tahun 2021 ... 42

Tabel 3.15 Perbandingan capaian lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar Tahun 2021 dengan Target pada Tahun 2026... 43

Tabel 3.16 Realisasi Capaian Kinerja Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk tahun 2021. ... 44

Tabel 3.17 Perbandingan capaian persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk Tahun 2021 dengan Target pada Tahun 2026 ... 45

Tabel 3.18 Analisis Efisiensi Penggunaan Anggaran Kegiatan ... 52

Tabel 3.19 Realisasi Anggaran menurut Program ... 57

Tabel 4.1 Simpulan Capaian Sasaran Strategis Dinas Perkimta Tahun 2021... 60

(5)

iv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Struktur Organisasi ... 11 Gambar 1.2 Sistematika Laporan ... 14 Gambar 3.1 Dokumentasi Pekerjaan RUTLH (Rumah Umum Tidak Layak Huni),

Serpong Buaran ... 34 Gambar 3.2 Dokumentasi Pekerjaan RUTLH (Rumah Umum Tidak Layak Huni),

Pamulang Bambu Apus ... 34 Gambar 3.3 Kegiatan Pembangunan Balai Warga Kelurahan Jurang Mangu

Timur ... 41 Gambar 3.4 Pembangunan Sarana Penunjang Kelurahan Cempaka Putih,

Ciputat Timur ... 42

(6)

v

Laporan kinerja tahun 2021 ini merupakan sarana bagi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada stakeholders (Walikota, DPRD dan Masyarakat) dan menjadi sarana evaluasi pencapaian kinerja dinas dalam rangka perbaikan kinerja berkesinambungan.

Pada tahun 2021, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan telah menentukan satu sasaran strategis yang akan dicapai beserta lima indikator dan target kinerja yang menjadi alat ukur keberhasilan. Sasaran strategis yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan pada tahun ini adalah Meningkatnya Perumahan yang Layak Huni. Indikator kinerja Dinas Perkimta pada tahun 2021 terdiri dari lima Indikator kinerja yaitu 1) Luas Kawasan Kumuh yang di Tangani, 2) Persentase Jumlah Unit RTLH yang ditangani, 3) Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM, 4) Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar dan 5) Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk.

Dari penilaian sendiri (self assesment) sasaran strategis yang diperjanjikan, sasaran strategis dalam tahun 2021 tercapai rata-rata 100% dengan kategori “Sangat Memuaskan”. Untuk beberapa indikator kinerja tidak dapat untuk dibandingkan dengan tahun sebelumnya karena terjadi perubahan indikator kinerja.

Sedangkan untuk program yang telah dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan pada tahun 2021 terdiri dari 10 Program yaitu Progam Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan, Program Pengembangan Pemukiman, Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota, Program Pengembangan Perumahan, Program Kawasan Permukiman, Program Peningkatan Prasarana, Sarana Dan Utilitas Umum (PSU), Program Peningkatan Pelayanan Sertifikasi, Kualifikasi, Klasifikasi, dan Registrasi Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Program Penyelesaian Ganti Kerugian dan Santunan Tanah Untuk Pembangunan, Program Penatagunaan Tanah dan Program Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ).

RINGKASAN EKSEKUTIF

(7)

1

(8)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 2

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sesuai dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, kemudian dijabarkan kedalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, selanjutnya dituangkan ke dalam petunjuk teknis Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja, mengananatkan bahwa setiap instansi pemerintahan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta wewenang yang diberikan sesuai dengan prinsip akuntabilitas. Salah satu cara penerapan prinsip tersebut yaitu dengan menerapkan Sistem AKIP.

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) merupakan instrumen yang digunakan oleh instansi pemerintah dalam memenuhi kewajiban untuk mempertanggung-jawabkan keberhasilan dan kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi. Sistem AKIP terdiri dari komponen-komponen yang merupakan satu kesatuan yaitu perencanaan strategis, pengukuran dan evaluasi kinerja serta pelaporan kinerja. Tujuan dari sistem AKIP ini untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan juga dapat dipercaya. Oleh karena itu setiap instansi pemerintah wajib mengkomunikasikan pencapaian tujuan dan sasaran yang dituangkan dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) disusun dalam rangka upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan juga pemerintahan yang berorientasi pada hasil. Laporan Kinerja secara tidak langsung menjadi salah satu instrumen yang mengkomunikasikan serta mengambarkan kepada masyarakat, DPRD, dan Presiden akan kualitas kinerja institusi pemerintahan yang selama ini dilakukan. Laporan Kinerja juga menjadi sarana evaluasi atas pencapaian kinerja Pemerintah sebagai upaya untuk memperbaiki kinerja di masa datang. Dengan

(9)

PENDAHULUAN

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 3 fungsi Laporan Kinerja tersebut diharapkan dapat memenuhi maksud dan tujuan penyusunan dan penyampaian Laporan Kinerja Oleh setiap Instansi Pemerintah.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan yang merupakan salah satu unsur OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dengan tugasnya sebagai pembantu Walikota dalam menyelenggarakan pelayanan di bidang perumahan dan kawasan permukiman serta bidang pertanahan, setiap tahunnya menyusun Laporan Kinerja sebagai bentuk pertanggung jawaban.

Sebagai wujud profesionalitas dalam menjalankan tanggung jawab serta tugas yang telah diamanahkan dan sebagai upaya peningkatan kinerja yang berkelanjutan dengan dasar tujuan untuk mencapai pemerintah yang baik dan juga dapat dipercaya maka disusunlah Laporan Kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan Tahun 2021 sebagai laporan pertanggung-jawaban dan bahan evaluasi dari penyelenggaraan pemerintahan yang telah dilaksanakan.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan merupakan unsur pelaksana Urusan Pemerintahan Daerah bidang perumahan dan kawasan permukiman serta bidang pertanahan. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan mempunyai tugas membantu walikota melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah. Untuk menyelenggarakan tugas sebagai-mana dimaksud, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan menyelenggarakan kewenangan:

a. Penyediaan dan rehabilitasi rumah umum tidak layak huni dan korban bencana kota.

b. Fasilitasi penyediaan rumah bagi masyarakat yang terkena relokasi program Pemerintah Daerah.

c. Penerbitan rekomendasi teknis penyelenggaraan perumahan.

d. Penerbitan rekomendasi teknis pengesahan akta pemisahan rumah susun sertifikat kepemilikan bangunan gedung (SKBG).

e. Penerbitan rekomendasi teknis pembangunan dan pengembangan kawasan permukiman.

f. Penataan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 (sepuluh) ha.

B. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi

(10)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 4 g. Pencegahan Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan kumuh pada

Daerah.

h. Penyelenggaraan PSU perumahan.

i. Penerbitan rekomendasi sertifikasi dan registrasi bagi orang atau badan hukum yang melaksanakan perancangan dan perencanaan rumah serta perencanaan prasarana, sarana dan utilitas umum PSU tingkat kemampuan kecil.

j. Fasilitasi penyelesaian sengketa tanah garapan dalam Daerah.

k. Penyelesaian masalah ganti kerugian dan santunan tanah untuk pembangunan oleh Pemerintah Daerah.

l. Pemberian rekomendasi penetapan subyek dan obyek redistribusi tanah, serta ganti kerugian tanah kelebihan maksimum dan tanah absentee dalam Daerah.

m. Fasilitasi penetapan tanah ulayat yang lokasinya dalam Daerah.

n. Perencanaan penggunaan tanah yang hamparannya dalam Daerah.

Sebagai satuan kerja perangkat daerah di Kota Tangerang Selatan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dipimpin oleh seorang kepala dinas dengan dibantu oleh satuan kerja dibawahnya sebagaimana tersebut di atas, dengan rincian tugas dan fungsi sebagai berikut:

1. Kepala Dinas

Kepala Dinas bertugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Penerangan Jalan Umum serta Pengadaan Tanah.

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut di atas, kepala dinas mempunyai fungsi:

a) Perumusan, penetapan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis bidang Perumahan, Permukiman, Penerangan Jalan Umum dan pemakaman serta Pengadaan Tanah.

b) Perumusan, penetapan, pelaksanaan program dan anggaran bidang Perumahan, Permukiman, Penerangan Jalan Umum dan pemakamaan serta Pengadaan Tanah.

c) Pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan urusan Perumahan, Permukiman, Penerangan Jalan Umum dan pemakamaan serta Pengadaan Tanah.

d) Pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas di lingkup dinas;

e) Pengoordinasian pelaksanaan tugas bidang Perumahan, Permukiman, Penerangan Jalan Umum dan pemakamaan serta Pengadaan Tanah.;

f) Pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomedasi penyelenggaran perumahan.

(11)

PENDAHULUAN

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 5 g) Pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi pengesahan akta pemisahan

rumah susun.

h) Pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi pembangunan penerangan jalan umum perumahan.

i) Pelaksanaan penyediaan Penerangan Jalan Umum.

j) Pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi penyediaan lahan sarana pemakaman bagi penyelenggara perumahan.

k) Pelaksanaan pelayanan penyediaan dan pengelolaan rumah susun sederhana sewa.

l) Pelaksanaan pelayanan pengelolaan sarana pemakaman umum dan khusus.

m) Pelaksanaan Penataan Kawasan Permukiman Perkotaan dan Kawasan Kumuh Perkotaan.

n) Pelaksanaan penyusunan perencanaan dan pengendalian pengadaan tanah untuk kepentingan umum

o) Pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

p) Pelaksanaan Pengoordinasian pengadaan tanah untuk kepentingan umum atas anggaran selain anggaran belanja daerah

q) Pelaksanaan penyerahan hasil pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

r) Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan tugas dan fungsi lingkup Dinas;

s) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Walikota, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

2. Sekretaris Dinas

Sekretaris Dinas membawahi Subbagian Umum dan Kepegawaian, Subbagian Keuangan, dan Subbagian Perencanaan. Sekretaris Dinas mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan administrasi dan teknis yang meliputi perencanaan, keuangan serta umum dan kepegawaian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sekretariat mempunyai fungsi:

a. Pengoordinasian bahan penyusunan perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis norma, standar, prosedur dan kriteria dilingkup sekretariat dan dinas;

b. Pengoordinasian penyusunan, perumusan dokumen perencanaan program dan anggaran dilingkup dinas;

c. Pelaksanaan penyusunan, perumusan dan analisa dokumen perencanaan program dan anggaran dilingkup sekretariat;

(12)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 6 d. Pengoordinasian pelaksanaan penelitian/ asistensi/ pembahasan program,

kegiatan dan anggaran dengan unit kerja internal/ kementerian/ lembaga/ instansi terkait ;

e. Pengoordinasian penyusunan, perumusan dokumen pelaporan kinerja , program dan kegiatan serta pertanggung jawaban pemerintah lingkup sekretariat dan dinas;

f. Pengoordinasian, penyusunan, perumusan dokumen hasil monitoring dan evaluasi bulanan, triwulan, semester dan tahunan;

g. Pengoordinasian, penyusunan, perumusan dokumen pelaporan monitoring dan evaluasi bulanan, triwulan, semester dan tahunan;

h. Pengoordinasian, penyusunan, perumusan dokumen pelaporan capaian program standar pelayanan minimal urusan perumahan dan kawasan Permukiman serta urusan pekerjaan umum yang dilaksanakan oleh dinas;

i. Pengoordinasian, penyusunan, perumusan dokumen pelaporan penatausahaan keuangan bulanan, triwulanan, semester dan tahunan dinas;

j. Pengoordinasian, penyusunan, perumusan dokumen catatan atas laporan keuangan dinas;

k. Pengoordinasian kesejahteraan pegawai, hukuman disiplin pegawai, permasalahan yang dihadapi pegawai yang berdampak pada kinerja pegawai dengan unit kerja/lembaga/instansi terkait;

l. Pengoordinasian penyusunan dan analisa kebutuhan pegawai/ pengadaan barang / pemeliharaan aset dinas/perjalanan dinas/ penyelenggaraan rapat dinas;

m. Pengoordinasian penyusunan analisa jabatan,analisa beban kerja, evaluasi jabatan dan standar komptensi jabatan dilingkup dinas;

n. Pengoordinasian hasil evaluasi survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada lingkup dinas;

o. Pelaksanaan sekretariat PPID pembantu pada dinas;

p. Pengoordinasian penyediaan data informasidan dokumentasi terkait PPID;

q. Pengoordinasian pelaksanaan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas staf di lingkup dinas;

r. Pelaksanaan penyusunan pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dilingkup tugas subbagian perencanaan , keuangan serta umum dan kepegawaian;

s. Pengoordinasian dan penyampaian hasil pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dilingkup dinas kepada kepala dinas;

t. Pelaksanaan tugas lain dari atasan sesuai tugas pokok dan fungsi.

3. Bidang Perumahan

Kepala Bidang Perumahan membawahi Seksi Perumahan Tapak, Seksi Rumah

(13)

PENDAHULUAN

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 7 Susun, dan Seksi Perencanaan dan Pendataan. Bidang Perumahan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan bidang perumahan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Perumahan menyelenggarakan fungsi :

a. Pengoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis di lingkup bidang perumahan;

b. Pengoordinasian Pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang bidang perumahan;

c. Perumusan dan pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang perumahan;

d. Pengoordinasian, pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan urusan perumahan tapak, rumah susun serta pendataan dan perencanaan ;

e. Pengoordinasian pelaksanaan tugas di lingkup seksi perumahan tapak, rumah susun serta pendataan dan perencanaan ;

f. Pengoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi dokumen perencanaan perumahan tapak dan rumah susun.

g. Pengoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi dokumen pengesahan pemisahan akta rumah susun.

h. Pengoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi sertifikasi perencana dan perancang rumah dan prasarana, sarana dan utilitas perumahan skala kecil.

i. Pengoordinasian pelaksanaan penyerahan prasarana, sarana dan utilitas perumahan dan kawasan permukiman

j. Pengoordinasian pelaksanaan penguasaan sepihak prasarana, sarana dan utilitas perumahan dan kawasan permukiman

k. Pengoordinasian pelaksanaan penyediaan data dan informasi pada lingkup Dinas.

l. Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi dilingkup bidang perumahan; dan

m. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

4. Bidang Permukiman

Kepala Bidang Permukiman membawahi Seksi Perencanaan Penataan Kawasan Permukiman, Seksi Penataan Kawasan Permukiman, dan Seksi Pengawasan Pengendalian Kawasan Permukiman. Bidang Permukiman mempunyaitugas membantu Kepala Dinas dalam memberikan pelayanan bidang permukiman.

(14)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 8 Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Permukiman menyelenggarakan fungsi :

a. Pengoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis di lingkup bidang Permukiman;

b. Pengoordinasian Pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang bidang Permukiman;

c. Perumusan dan pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang Permukiman;

d. Pengoordinasian, pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan urusan perencanaan, penataan kawasan permukiman, pengawasan dan pengendalian permukiman;

e. Pengoordinasian pelaksanaan tugas di lingkup seksi perencanaan, penataan kawasan permukiman, pengawasan dan pengendalian permukiman;

f. Pengoordinasianan pelaksanaan tugas di lingkup perencanaan penataan kawasan permukiman, penataan kawasan permukiman dan pengawasan dan pengendalian penataan permukiman;

g. Pengoordinasianan pelaksanaan penyusunan profil kumuh perkotaan.

h. Pengoordinasianan pelaksanaan penyusunan perencanaan kebutuhan penyediaan prasarana, sarana dan utilitas kawasan permukiman.

i. Pengoordinasianan pelaksanaan penataan kawasan permukiman perkotaan dan kumuh perkotaan.

j. Pengoordinasianan pelaksanaan pembangunan sarana penunjang permukiman.

k. Pengoordinasianan pengawasan pekerjaan penataan kawasan permukiman kumuh.

l. Pengoordinasianan pengendalian dan pencegahan tumbuhnya kawasan kumuh.

m. Pengoordinasianan pelaksanaan kerjasama penyediaan PSU permukiman.

n. Pengoordinasianan operasional program kerja kelompok kerja perumahan dan kawasan permukiman.

o. Pengoordinasianan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat.

p. Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi dilingkup bidang permukiman;

q. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

5. Bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman membawahi Seksi Pembangunan Penerangan Jalan Umum, Seksi Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum, dan Seksi Pemakaman. Bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman

(15)

PENDAHULUAN

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 9 mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan pembangunan, pemeliharaan Penerangan Jalan Umum dan pemakaman.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman menyelenggarakan fungsi :

a. Pengoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis di lingkup bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman;

b. Pengoordinasian Pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman;

c. Perumusan dan pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman;

d. Pengoordinasian, pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan urusan Pembangunan, Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum dan pemakaman;

e. Pengoordinasian pelaksanaan tugas di lingkup seksi Pembangunan, Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum dan pemakaman; ;

f. Pengoordinasian pelaksanaan tugas dilingkup pembangunan dan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum.

g. Pengoordinasian pelaksanaan pelayanan pembangunan peneranganan jalan umum.

h. Pengoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi penyediaan tanah makam bagi penyelenggara perumahan.

i. Pengoordinasian pelaksanaan pelayanan penerbitan rekomendasi penyediaan penerangan jalan umum bagi perumahan.

j. Pengoordinasian pelaksanaan pelayanan pemeliharaan peneranganan jalan umum;

k. Pengoordinasian pembangunan dan perluasan Tempat Pemakaman Umum (TPU);

l. Pengoordinasian pelaksanaan pengelolaan retribusi penerbitan izin penggunaan petak makam (IPPM) di Taman Pemakaman Umum (TPU).

m. Pengoordinasian pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lainnya terkait pengelolaan dan pembinaan pengelola di pemakaman serta pengawasan, penertiban dan pengendalian pemakaman, rumah duka dan krematorium

n. Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi dilingkup bidang Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman;

o. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya

(16)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 10

6. Bidang Pengadaan Tanah

Bidang Pengadaan Tanah membawahi Seksi Perencanaan Pengendalian Pengadaan Tanah, Seksi Pengadaan Tanah Infrastruktur Dasar, dan Seksi Pengadaan Tanah Non Infrastruktur Dasar. Bidang Pengadaan Tanahmempunyaitugas membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan perencanaan, pengendalian dan pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Pengadaan Tanah menyelenggara-kan fungsi :

a. Pengoordinasian perumusan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis di lingkup bidang Pengadaan Tanah;

b. Pengoordinasian Pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang bidang Pengadaan Tanah;

c. Perumusan dan pelaksanaan program dan anggaran di lingkup bidang Pengadaan Tanah;

d. Pengoordinasian, pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan urusan perencanaan dan pengendalian, pengadaan tanah infrastruktur dasar dan non infrastruktur dasar;

e. Pengoordinasian pelaksanaan tugas di lingkup seksi perencanaan dan pengendalian, pengadaan tanah infrastruktur dasar dan non infrastruktur dasar;

f. Pengoordinasianan penyusunan perencanaan dan pengendalian pengadaan tanah untuk kepentingan umum;

g. Pengoordinasianan pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum h. Pengoordinasianan penyerahan hasil pengadaan tanah untuk kepentingan umum i. Pengoordinasianan penyiapan pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan

umum atas anggaran selain anggaran belanja daerah.

j. Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi dilingkup bidang pengadaan tanah;

k. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Struktur organisasi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) terdiri dari 4 (empat) bidang dan 1 (satu) UPT yang dapat dijabarkan dalam bagan sebagai berikut:

(17)

PENDAHULUAN

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 11 Gambar 1.1

Struktur Organisasi

Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan berjumlah 43 orang, terdiri dari 1 orang Eselon II, 5 orang Eselon III, 16 orang Eselon IV, dan sebanyak 21 orang Fungsional Pelaksana. Tingkat pendidikan terbanyak berada di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 106 orang, sedangkan untuk tingkat pendidikan terendah yaitu tingkat D3 dan juga SLTP. Status pegawai di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan di dominasi oleh pegawai non PNS. Berikut merupakan tabel mengenai sumber daya manusia yang menjadi motor penggerak aktivitas di Dinas Perkimta Kota Tangerang Selatan:

C. Sumber Daya Manusia

(18)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 12 Tabel 1.1

Rekapitulasi Pegawai Dinas Perkimta tahun 2021 Tingkat Pendidikan Jumlah

(orang)

Status Pegawai

PNS Non-PNS

SD 9 0 9

SLTP 7 0 7

SMA 106 4 102

D3 7 0 7

S1 97 30 67

S2 11 9 2

Jumlah 237 43 194

Landasan hukum penyusunan LAKIP Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan Tahun 2021 adalah sebagai berikut :

1. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme;

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

4. Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan dan Laporan Kinerja Instansi;

6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

7. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2020-2024;

D. Landasan Hukum

(19)

PENDAHULUAN

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 13 8. Surat Edaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Nomor 03/SE/DC/2020 tentang

Pedoman Teknis Pelaksanaan Kegiatan Padat Karya Direktorat Jenderal Cipta Karya, Lampiran G. Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Beberapa isu-isu strategis dan permasalahan yang terkait dengan tugas dan fungsi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan dapat diidentifikasi sebagai berikut:

1. Masih adanya permukiman yang belum layak huni

2. Masih belum meratanya masyarakat yang tinggal di rumah layak huni sehingga diperlukannya upaya bedah rumah yang dilaksanakan secara berkelanjutan

3. Luas kawasan permukiman kumuh yang masih cukup tinggi, yaitu sekitar + 112,8 ha pada tahun 2021.

4. Masih adanya pemilik perumahan swasta yang belum menyerahkan kewajiban PSU kepada pemerintah daerah

5. Masih adanya kebutuhan PSU di masyarakat

6. Masih banyak PSU yang telah berdiri dan tidak diimbangi dengan pemeliharaan yang berkala

7. Masih banyak PSU perumahan yang belum diserahterimakan oleh pengembang kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

8. Masih belum terpenuhinya PSU perumahan yang bersifat ramah difabel dan lansia 9. Masih adanya potensi bencana alam yang terjadi di Tangerang Selatan berupa

banjir, gempa bumi serta longsor

Untuk menjaga kualitas Laporan Kinerja yang disusun ini, maka dibuatlah suatu sistematika laporan yang merupakan satu kesatuan antara penyelenggaraan penyusunan Laporan Kinerja ini dengan landasan hukum yang telah diatur dalam petunjuk teknis pelaporan yang telah ditentukan. Laporan Kinerja ini terdiri dari 4 bagian, yaitu; bagian pendahuluan, perencanaan kinerja, akuntabilitas kinerja, dan penutup. Secara ringkas Laporan Kinerja ini disajikan dengan sistematika sebagaimana pada gambar 1.2 dibawah ini.

E. Isu-Isu Strategis

F. Sistematika Laporan

(20)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 14 Gambar 1.2

Sistematika Laporan

01 Pendahuluan

Melakukan uraian tugas, fungsi dan struktur organisasi Dinas Perkimta, dan isu-isu strategis

organisasi terkait dengan tugas dan fungsi

02 Perencanaan Kinerja

Membuat rencana dan target Kinerja Jangka Menengah dan tahunan guna menyelesaikan isu-

isu strategis

03 Akuntabilitas Kinerja

Memuat pencapaian target kinerja dalam menyelesaikan isu-isu strategis, beserta analisis

kendala dan rencana tindak peningkatan kinerja

04 Penutup

Memuat kesimpulan kinerja Dinas Perkimta tahun 2021 dalam menyelesaikan isu-isu strategis, serta

rencana peningkatan kinerja 2022

(21)

15

(22)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 16

PERENCANAAN KINERJA

Perencanaan kinerja merupakan kebutuhan organisasi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang berfungsi untuk mengarahkan penggunaan atau pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara efektif dan efisien guna mendukung tercapainya tujuan dan sasaran strategis organisasi.

Rencana Strategis (Renstra) yang berlaku adalah Renstra Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan periode 2021-2026. Laporan Kinerja tahun 2021 merupakan transisi Renstra periode 2016-2021 dengan Renstra 2021-2026. Visi serta misi merupakan hal yang penting untuk arah kinerja pemerintahan Kota Tangerang Selatan sehingga dapat memenuhi sasaran dan juga meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat terkhusus warga Kota Tangerang Selatan. Berikut visi dan misi yang telah ditentukan:

Visi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan mengikuti visi Kota Tangerang Selatan, yaitu:

TERWUJUDNYA TANGSEL UNGGUL, MENUJU KOTA LESTARI, SALING TERKONEKSI, EFEKTIF DAN EFISIEN

Penjelasan atas Visi tersebut sebagai berikut:

a. Tangsel Unggul

Tangsel unggul memiliki makna yaitu menjadi yang terbaik dalam segala aspek untuk mewujudkan sebuah cita-cita ke arah lebih baik dan berkesinambungan sesuai kondisi yang diharapkan, juga merupakan jawaban dari permasalahan-permasalahan yang dinamis dari isu strategis untuk diprioirtaskan dan dioptimalkan.

b. Menuju Kota Lestari

Menuju kota lestari memiliki makna membangun Kota Tangerang Selatan yang layak huni dan mengedepankan lingkungan tinggal yang ramah lingkungan, ramah

A. Rencana Strategis

1. Visi

(23)

PERENCANAAN KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 17 anak, ramah lansia, serta mendukung perwujudan 16 dan 17 tujuan SDG’s sesuai yang diamanatkan dalam RPJMN.

c. Saling Terkoneks

Saling terkoneksi memiliki makna mewujudkan Kota Tangerang Selatan yang memiliki akses menyeluruh ke seluruh wilayah dengan didukung sistem transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi dalam pembangunan daerah.

d. Efektif dan Efisien

Efektif dan efisien memiliki makna memberikan pelayanan terhadap masyarakat dengan cepat dan tepat, serta menyelenggarakan tata Kelola pemerintahan yang transparan, sehat, tepat guna dan praktis.

Misi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan mengikuti misi Kota Tangerang Selatan, sebagai berikut:

1) Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Unggul 2) Pembangunan Infrastruktur yang Saling Terkoneksi

3) Membangun Kota yang Lestari

4) Meningkatkan Ekonomi Berbasis Nilai Tambah Tinggi di Sektor Ekonomi Kreatif 5) Membangun Birokrasi yang Efektif dan Efisien

Tujuan dan sasaran strategis Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan setelah revisi pada tahun 2019 adalah sebagai berikut:

a. Tujuan

Mewujudkan Lingkungan Hunian yang Layak Huni b. Sasaran strategis

1. Meningkatnya Pemukiman Yang Layak Huni

2. Misi

B. Tujuan dan Rencana Strategis

(24)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 18 Tabel 2.1

Target Kinerja Tahun 2021-2026

Sasaran Strategis Indikator Kinerja

Sat uan

Tahun

2021 2022 2023 2024 2025 2026 1.1 Meningkatnya

permukiman yang layak huni

Luas kawasan kumuh yang di tangani

Ha 1,82 Ha

6.82 Ha

16.82 Ha

64.81 Ha

88.82 Ha

112.8 2 Ha Persentase

jumlah unit RTLH yang ditangani

% 0,81% 0,76% 0,70% 0,64% 0,58% 0,52%

Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kot a sesuai SPM

% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

% 100% 60,86% 73,90% 86,95% 100% 100%

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

% 100% 20% 40% 60% 80% 100%

Program yang direncanakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan pada periode Tahun 2021-2026 sebanyak 10 program, yang terdiri atas 9 program teknis dan program penunjang urusan pemerintah daerah sebagai berikut:

1. Program

(25)

PERENCANAAN KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 19 Program Teknis

1. Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan 2. Program Pengembangan Permukiman

3. Program Pengembangan Perumahan 4. Program Kawasan Permukiman

5. Program Peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU)

6. Program Peningkatan Pelayanan Sertifikasi, Kualifikasi, Klasifikasi dan Registrasi Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman

7. Program Penyelesaian Ganti Kerugian dan Santunan Tanah Untuk Pembangunan 8. Program Penatagunaan Tanah

9. Program Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkuntan Jalan (LLAJ)

Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

Kegiatan-kegiatan yang direncanakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan pada periode Tahun 2021-2026 sebanyak 25 kegiatan yang terdiri atas 17 kegiatan teknis dan 8 kegiatan penunjang urusan pemerintahan daerah sebagaimana pengurangan/perubahan 2 kegiatan pada Rencana Kerja 2021 sebagai berikut:

Kegiatan Teknis

1. Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota

2. Penyelenggaraan Infrastruktur pada Pemukiman di Kawasan Strategis Daerah Kabupaten/Kota

3. Pendataan Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah Korban Bencana atau Relokasi Program Kabupaten/Kota

4. Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Korban Bencana atau Relokasi Program Kabupaten/Kota

5. Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Umum dan/atau Rumah Khusus 6. Penerbitan Izin Pembangunan dan Pengembangan Perumahan

7. Penerbitan Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung (SKGB)

8. Penataan dan Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh dengan Luas di Bawah 10 (Sepuluh) Ha

2. Kegiatan

(26)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 20 9. Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh dengan Luas di Bawah 10

(sepuluh) Ha

10. Urusan Penyelenggaraan PSU Perumahan

11. Sertifikasi dan Registrasi bagi Orang atau Badan Hukum yang Melaksanakan Perancangan dan Perencanaan Rumah serta Perencanaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum PSU Tingkat Kemampuan Kecil

12. Penyelesaian Masalah Ganti Kerugian dan Santunan Tanah untuk Pembangunan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota

13. Penggunaan Tanah yang Hamparannya dalam Satu Daerah Kabupaten/Kota 14. Penyediaan Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten/Kota

Kegiatan Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

1. Perencanaan, Penganggaran dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah 2. Administrasi Keuangan Perangkat Daerah

3. Administrasi Barang Milik Daerah pada Perangkat Daerah 4. Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah

5. Administrasi Umum Perangkat Daerah

6. Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah 7. Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

8. Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah 9. Administrasi Umum Perangkat Daerah (UPT)

10. Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah (UPT)

11. Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah (UPT)

Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan pada tahun 2021 mengalami perubahan akibat transisi periode Rencana Strategis tahun 2016-2021 dengan Rencana Strategis 2021- 2026. Secara kuantitas, Indikator Kinerja Utama pada tahun 2021 tidak mengalami perubahan namun untuk isi dari indikator kinerja sendiri mengalami perubahan yang cukup berbeda dibandingkan dengan periode sebelumnya. Perubahan indikator kinerja yang saat ini menjadi fokus dan tanggung jawab Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan pada tahun 2021 sebagai berikut:

C. Indikator Kinerja Utama

(27)

PERENCANAAN KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 21 Tabel 2.2

Indikator Kinerja Utama periode 2021-2026

No Uraian

1. Luas kawasan kumuh yang di tangani

2. Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani

3. Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM

4. Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

5. Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

Struktur Perjanjian Kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan tahun 2021 ditetapkan berdasarkan tabel berikut:

Tabel 2.3

Struktur kinerja pada tahun 2021

NO TUJUAN SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 2021

1 Mewujudkan Lingkungan Hunian yang Layak Huni

Meningkatnya permukiman yang layak huni

Luas kawasan kumuh yang di tangani

Ha 1,82 Ha

Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani

Persen 0,81%

Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM

Persen 100%

Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

Persen 100%

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

Persen 100%

Struktur kinerja ini adalah hasil perubahan indikator kinerja peralihan Recana Strategis pada periode 2016-2021 menjadi Rencana Strategis periode 2021-2026.

D. Perjanjian Kinerja Tahun 2021

(28)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 22 Berikut ini merupakan penjabaran dari Perjanjian Kinerja (PERKIN) tahun 2021 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan setelah perubahan indikator adalah sebagai berikut:

Tabel 2.4

Perjanjian Kinerja Tahun 2021 NO SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET FORMULASI 1 Meningkatnya

permukiman yang layak huni

Luas kawasan kumuh yang di tangani

1,82 Ha Jumlah Luas Kawasan Kumuh yang Ditangani Persentase jumlah unit

RTLH yang ditangani

0,81% (Jumlah Unit RTLH/ Jumlah Total Rumah) x 100%

Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM

100% (Penyediaan dan

Rehabilitasi Rumah Layak Huni Bagi Korban Bencana/

Total Rencana Unit Korban Bencana di Tangani Menurut Baseline) x 100%

Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

100% (Jumlah Perumahan yang terfasilitasi PSU/Jumlah Perumahan) x 100%

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

100% (Jumlah Regulasi Tentang Pertanahan yang Dibentuk/

Jumlah Regulasi Tentang Pertahanan yang

Direncanakan) x 100%

Uraian lebih lanjut Perjanjian Kinerja tahun 2021 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan dapat dilihat pada lampiran I.

(29)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 23

(30)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 24

AKUNTABILITAS KINERJA

Penyusunan Laporan Kinerja tahun 2021 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja tahun 2021 dilakukan dengan membandingkan realisasi dengan target kinerja yang ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021.

Laporan kinerja tahun 2021 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan merupakan laporan kinerja transisi dari Renstra tahun 2016-2021 dengan periode selanjutnya yaitu 2021-2026. Laporan kinerja ini merupakan laporan kinerja pada awal tahun Renstra, sehingga masih banyak kinerja yang perlu dilakukan untuk mencapai target pada akhir periode Renstra.

Rumus yang digunakan untuk menghitung persentase pencapaian target indikator kinerja adalah sebagai berikut:

Gambar 3.1 Rumus Capaian

Setelah dilakukan pengukuran kinerjanya, dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Negara PAN dan RB nomor 12 Tahun 2015 tanggal 22 Juni 2015, untuk menggambarkan keberhasilan/ kegagalan pencapaian target kinerja, ditetapkan

A. Kerangka Pengukuran Kinerja

(31)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 25 suatu skala pengukuran ordinal pencapaian kinerja dalam tujuh kategori sebagai berikut:

Tabel 3.1 Skala Penilaian SAKIP

No Nilai Predikat Notifikasi Warna

1 > 90 Sangat Memuaskan

2 > 80 – 90 Memuaskan

3 > 70 – 80 Sangat Baik

4 > 60 – 70 Baik

5 > 50 – 60 Cukup

6 > 30 – 50 Kurang

7 0 – 30 Sangat Kurang

Dari hasil analisis, Perjanjian Kinerja tahun 2021 mencakup pencapaian 1 sasaran strategis yang diukur menggunakan 5 indikator kinerja, dengan ringkasan ditunjukkan pada tabel 3.2 sebagai berikut.

Tabel 3.2

Ringkasan Capaian Kinerja Tahun 2021

No Tujuan Sasaran Strategis Capaian

2021 1 Mewujudkan

Lingkungan Hunian yang Layak Huni permukiman

1.1 Meningkatnya permukiman yang layak huni

100%

Total Rata-rata 100%

Keterangan: Terjadi perubahan indikator sasaran pada tahun 2021 sehingga capaian target tahun 2021 tidak dapat dibandingkan dengan capaian target tahun 2020.

Rincian pengukuran kinerja tahun 2021 dapat dilihat pada lampiran II.

Dari hasil penilaian sendiri (self assesment) atas satu sasaran strategis yaitu meningkatnya permukiman yang layak huni seperti yang diperjanjikan dan mengacu pada skala ordinal di atas, maka sasaran strategis dalam tahun 2021 yaitu

B. Akuntabilitas Kinerja

(32)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 26 Meningkatnya permukiman yang layak huni tercapai dengan rata-rata capaian sebesar 100% dengan predikan “Sangat Memuaskan”. Untuk melihat lebih detail terhadap tiap-tiap indikator kinerja utama, dibuat rincian analisis masing-masing sasaran strategis tersebut, yang diuraikan sebagai berikut:

Tujuan 1

Meningkatkan Lingkungan Hunian yang Layak Huni

Tahun ini Dinas Perkimta memiliki satu tujuan inti yaitu “Meningkatkan Lingkungan Hunian yang Layak Huni” hal ini menggambarkan keinginan Dinas untuk meningkatkan lingkungan hunian yang tidak hanya layak huni namun juga berkualitas.

Tujuan tersebut di jabarkan dalam satu sasaran strategis, dengan ringkasan kinerja sebagai berikut:

Sasaran Strategis 1.1

Meningkatnya Permukiman yang Layak Huni

Pencapaian sasaran strategis meningkatnya permukiman yang layak huni secara memadai ditunjukkan oleh lima indikator kinerja, dengan ringkasan sebagai berikut:

Tabel 3.3

Ringkasan Capaian Kinerja Sasaran Strategis 2021 INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN

luas kawasan kumuh

yang di tangani 1,82 Ha 1,82 Ha 100%

Persentase jumlah unit

RTLH yang ditangani 0,81% 0,81% 100%

Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana

kabupaten/kota sesuai SPM

100% 100% 100%

Cakupan lingkungan 100% 100% 100%

(33)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 27 perumahan yang

sudah dilengkapi PSU sesuai standar Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

100% 100% 100%

Sedangkan untuk ringkasan capaian kinerja sasaran strategis yang terdiri dari 5 indikator kerja jika dibandingkan dengan target nasional maka akan tergambar sebagai berikut:

Tabel 3.4

Ringkasan Capaian Kinerja Sasaran Strategis Tahun 2021 Dibandingkan dengan Target Nasional

INDIKATOR KINERJA REALISASI TARGET

NASIONAL CAPAIAN

Luas kawasan kumuh yang di tangani

1,82 Ha Menjadi 0 Ha

99,33%

Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani

0,81% 100% 99,19%

Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana

kabupaten/kota sesuai SPM

100% - 100%

Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

100% - -

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

100% - -

(34)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 28 Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan pada tahun 2021 terbagi menjadi lima indikator, yaitu:

1. Luas Kawasan Kumuh yang Ditangani

Luas Kawasan kumuh pada tahun 2021 mengalami peningkatan dari tahun 2020. Luas Kawasan kumuh pada tahun 2020 sebesar + 84,69 Ha sedangkan pada tahun 2021 meningkat menjadi 112,8 Ha. Target kinerja indikator ini dalam tahun 2021 adalah Dinas Perkimta dapat menangani luas Kawasan kumuh sebesar 1,82 Ha.

Realisasi yang telah dicapai sesuai dengan target yang sudah ditentukan yaitu 1,82 dengan persentase capaian sebesar 100%. Mesikpun luas Kawasan kumuh yang meningkat, Dinas Perkimta tetap dapat mengatasi permasalahan Kawasan kumuh dengan sangat baik serta dapat memenuhi target yang sudah ditentukan.

Target nasional atas luas Kawasan kumuh adalah 0 Ha atau 100% luas wilayah terbebas dari Kawasan kumuh yang dapat diikatakan juga 0% permukiman kumuh yang dapat dilihat dalam indikator pengentasan permukiman kumuh.

Perhitungan capaian nasional pada indikator ini sebesar 99,33% didasarkan pada jumlah luas wilayah yang kota Tangerang Selatan dikurang luas wilayah kumuh menurut SK Kumuh Tahun 2021. Dinas Perkimta Kota Tangerang Selatan pada tahun 2021 berhasil mengentaskan 1,82 Ha Kawasan kumuh sehingga terdapat 99,33% lagi capaian kinerja yang perlu dilakukan untuk mengentaskan Kawasan Kumuh jika dibandingkan dengan target nasional.

Dengan dasar amanat Undang-Undang 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman merupakan kewajiban Pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah agar masyarakat mampu bertempat tinggal serta menghuni rumah yang layak.

Dengan hal indikator ini merupakan upaya Dinas Perkimta dalam memenuhi amanat yang telah tertera dalam undang-undang serta memenuhi tanggung jawab untuk menyediakan tempat hunian yang layak serta berkualitas.

Kota Tangerang Selatan merupakan sasaran para pendatang serta pekerja yang bekerja di Ibukota untuk menetap dan bertempat tinggal dikarenakan letaknya yang strategis serta kedekatan jarak dengan ibukota. Selain itu Kota Tangerang Selatan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan mudah serta lebih terjangkau dibandingkan dengan tinggal di ibukota. Namun hal ini tentunya menimbulkan beberapa masalah seperti meningkatnya kawasan kumuh di Tangerang Selatan akibat terdapat beberapa kawasan permukiman maupun bukan pemukiman yang dijadikan sebagai tempat tinggal namun bangunan-bangunan yang telah berdiri tidak layak huni, tempat tinggal ini di huni oleh penduduk miskin yang padat.

(35)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 29 Kawasan tidak layak dijadikan permukiman ini di isi oleh penduduk miskin yang berpenghasilan rendah serta tidak tetap dan dijadikan tempat tinggal. Areal permukiman yang ditempati adalah seperti kawasan bantaran sungai, pinggir rel kereta api, tanah kosong di sekitar pusat kota serta di bawah jembatan. Hal ini diperparah dengan pandemi covid 19 yang menyebabkan tingkat kemiskinan meningkat yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya peningkatan kawasan kumuh di Tangerang Selatan. Suatu daerah atau kawasan dapat dikatakan atau teridentifikasi sebagai kawasan kumuh dapat ditinjau dari 7 indikator yaitu kondisi bangunan, jalan lingkungan, drainase lingkungan, air limbah, air bersih/air minum, pengelolaan persampahan dan pengamanan bahaya kebakaran.

Tabel 3.5

Luas Kawasan Pemukiman Kumuh Dibawah 10 Ha yang ditangani (Ha) Tahun 2021

No Kecamatan Luas Permukiman

Kumuh (Ha)

1 Serpong

29,21

2 Serpong Utara

5,38

3 Ciputat

10,32

4 Ciputat Timur

0

5 Pondok Aren

9,33

6 Pamulang

13,99

7 Setu

36,97

JUMLAH 105,20

Luas kawasan pemukiman kumuh dibawah 10 Ha yang ditangani di Kota Tangerang Selatan mencapai 105,20 Ha. Kecamatan dengan luas kawasan permukiman kumuh dibawah 10 Ha yang ditangani tertinggi berada di Kecamatan Setu yang kemudian di susul oleh Kecamatan Serpong. Sedangkan untuk Luas Kawasan Permukiman Kumuh Dibawah 10 Ha yang ditangani terendah berada Kecamatan Ciputat Timur. Tentunya untuk Kecamatan Ciputat Timur perlu untuk dikaji ulang apakah memang sudah terbebas dari kawasan kumuh atau memang belum dilakukan pendataan yang komprehensif sehingga belum pernah dilakukan penataan kawasan kumuh.

(36)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 30 Tabel 3.6

Realisasi Capaian Kinerja Luas Kawasan Kumuh yang Ditangani tahun 2021

Indikator kinerja luas Kawasan kumuh yang ditangani dalam realisasi tahun 2021 sebesar 1,82 Ha. Pada tahun 2021 terdapat penanganan kawasan kumuh sebesar 1,8 Ha yang berlokasi di Kampung Dadap dengan penataan PSU Kawasan kumuh yang terdiri dari penataan jalan dan saluran drainase, pembangunan posyandu, pembangunan ruang display, pembangunan lapangan olahraga dan pembangunan rumah ilmu. Realisasi fisik pekerjaan yang telah tercapai dari kegiatan penataan PSU ini adalah sebesar 97,45.

NO SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA SATUAN REALISASI 2021 1 Meningkatnya

permukiman yang layak huni

Luas kawasan kumuh yang di tangani

Ha 1,82 Ha

Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani

Persen 0,81%

Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM

Persen 100%

Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

Persen 100%

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

Persen 100%

(37)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 31 Tabel 3. 7

Perbandingan Capaian Kinerja Persentase permukiman kumuh yang tertata Tahun 2021 dengan Target pada Tahun 2026

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET AKHIR RENSTRA (TAHUN 2026)

REALISASI

2021 CAPAIAN

1.1 Meningkatkan kualitas

perumahan dan pemukiman beserta infrastruktur pendukungnya secara memadai

Luas kawasan kumuh yang di tangani

112.82 Ha 1,82 Ha 1,61%

Persentase

jumlah unit RTLH yang ditangani

0,52% 0,81% 64,19%

Persentase

Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM

100% 100% 100%

Cakupan

lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

100% 100% 100%

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

100%

100% 100%

Jika dibandingkan dengan target akhir periode Renstra tahun 2026 yaitu seluas 112,82 Ha, maka capaian kinerja tahun 2021 telah mencapai 1,61%. Pada indikator kinerja ini, Dinas Perkimta masih cukup jauh untuk mencapai target akhir pada rencana jangka menengah (Renstra) periode 2021-2026. Oleh karena itu dibutuhkan

(38)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 32 upaya tambahan berupa pelayanan kepada masyarakat untuk tetap mempertahankan wilayah yang berpotensi menjadi wilayah kumuh dan tetap mengurangi wilayah- wilayah yang sudah terdata menjadi wilayah kumuh.

2. Presentase Jumlah Unit RTLH yang Ditangani

Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani diukur dengan membandingkan jumlah unit RTLH dibandingkan dengan jumlah total rumah yang kemudian dikali dengan 100%. Rehabilitasi rumah tidak layak huni pada tahun 2021 sebanyak 198 unit yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Dengan banyaknya unit yang telah ditangani maka realisasi fisik pekerjaan dalam indikator ini telah mencapai 100%

Dilihat dari hasil pengukuran kinerja tahun 2021, terdapat 328.312 jumlah rumah layak huni di Kota Tangerang Selatan pada tahun 2021. Hal ini mengalami peningkatan dibandingkan banyaknya jumlah rumah layak huni pada tahun 2020 yang berjumlah 328.114 rumah. Selain itu jumlah kepala rumah tangga di Tangerang Selatan juga mengalami peningkatan, pada tahun 2020 jumlah kepala rumah tangga sebanyak 355.610 dan mengalami peningkatan pada tahun 2021 menjadi 372.548.

Tabel 3.8

Data rumah layak huni dan data jumlah kepala keluarga tahun 2021 per kecamatan

No Kecamatan

Jumlah Kepala Keluarga

Jumlah Rumah (unit)

Jumlah rumah layak huni

(unit)

Rasio rumah layak

huni

1 Serpong 39.384 35.861 35.489 1,10975

2 Serpong Utara 37.102 35.693 35.160 1,05523

3 Ciputat 54.923 47.949 47.730 1,15070

4 Ciputat Timur 52.374 41.842 41.652 1,25741

5 Pondok Aren 74.562 71.002 70.405 1,05904

6 Pamulang 91.780 78.802 78.287 1,17235

7 Setu 22.423 19.834 19.589 1,14467

JUMLAH 372.548 330.983 328.312 11,35402

Semakin rendah rasio rumah layak huni memperlihatkan hal yang semakin baik sedangkan apabila terbalik maka pemerintah dapat berfokus untuk meningkatkan target capaian pengentasan rumah yang tidak layak huni. Kecamatan dengan rasio

(39)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 33 rumah layak huni tertinggi yaitu di Kecamatan Ciputat Timur dengan rasio 1,25741, sedangkan rasio rumah layak huni terendah yaitu di Kecamatan Ciputat dengan rasio 1,15070.

Hal ini cukup berbeda dibandingkan pada tahun 2020, rasio rumah layak huni tertinggi berada di Kecamatan Ciputat dengan rasio 1: 0,6457 dan rasio rumah layak huni terendah berada di Kecamatan Pondok Aren dengan 1:2,5186. Pada tahun 2020, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan melakukan bedah rumah sebanyak 205 unit rumah namun pada tahun 2021 mengalami penurunan yang menyebabkan hanya terdapat 198 unit rumah yang berhasil dibedah. Di harapkan kedepannya dapat meningkatkan kuantiti bedah rumah yang terlaksana sehingga masyarakat dapat pemukiman yang layak untuk ditinggali dapat meningkat sesuai dengan fokus isu strategis dalam laporan ini.

Tabel 3.9

Realisasi Bedah Rumah Tahun 2020 menurut Kecamatan

No Kecamatan Jumlah bedah

rumah (unit) Persentase

1 Serpong

35 18%

2 Serpong Utara

13 6%

3 Ciputat

47 24%

4 Ciputat Timur

25 13%

5 Pondok Aren

44 22%

6 Pamulang

24 12%

7 Setu

10 5%

JUMLAH 198 100%

Dari data yang tertera diatas dapat dilihat bahwa Kecamatan Ciputat merupakan kecamatan yang mendapatkan realisasi bedah rumah tertinggi di Tangerang Selatan pada tahun 2021 dengan jumlah bedah rumah sebanyak 47 unit rumah atau sebanyak 24%. Sedangkan untuk realisasi bedah rumah terendah berada di Kecamatan Setu dengan jumlah bedah rumah sebanyak 10 unit rumah atau sebanyak 5%.

Bedah rumah diberikan dengan persyaratan sebagai berikut:

1) Tanah milik sendiri dan tidak boleh lebih dari 120 meter (dibuktikan dengan Akta Jual Beli (AJB) atau sertifikat.

(40)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 34 2) Ada surat keterangan waris, apabila tanah merupakan warisan.

Berusia 50 tahun ke atas atau usia tidak produktif, atau orang dengan kategori tidak mampu.

3) Tidak memiliki pendapatan tetap.

4) Kondisi infrastuktur yang tidak layak dan membahayakan penghuni.

5) Persyaratan pengusung yakni, lingkungan.

Gambar 3.1

Dokumentasi Pekerjaan RUTLH (Rumah Umum Tidak Layak Huni), Serpong Buaran

Rumah awal sebelum direnovasi

Rumah setelah rampung 100%

Gambar 3.2

Dokumentasi Pekerjaan RUTLH (Rumah Umum Tidak Layak Huni), Pamulang Bambu Apus

Rumah awal sebelum di renovasi

(41)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 35 Rumah setelah rampung 100%

Tabel 3.10

Realisasi Capaian Kinerja Persentase Jumlah Unit RTLH yang Ditangani tahun 2021

NO SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA SATUAN REALISASI 2021

1 Meningkatnya permukiman yang layak huni

Luas kawasan kumuh yang di tangani

Ha 1,82 Ha

Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani

Persen 0,81%

Persentase Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota

Persen 100%

(42)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 36 Indikator kinerja persentase jumlah rumah RTLH yang ditangani Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan pada tahun 2021 tidak dapat dibandingkan dengan indikator kinerja pada tahun 2020. Hal ini terjadi terkait dengan adanya perubahan indikator sasaran dalam proses perencanaan jangka menengah tahun 2021-2026 yang mengakibatkan ada perubahan terhadap struktur tujuan, sasaran dan program kegiatan. Pada tahun 2021 Dinas Perkimta melakukan realisasi terkait indikator kinerja persentase jumlah rumah RTLH yang ditangani sebesar 0,81%. Realisasi ini telah memenuhi target yang telah ditentukan oleh Dinas Perkimta tahun ini yaitu 0,81% sehingga pada tahun ini untuk capaian indikator kinerja persentase jumlah RTLH yang ditangani Dinas Perkimta sudah mencapai 100%

Dengan capaian yang mencapai 100% dan juga telah terealisasi 198 unit bedah rumah diharapkan kedepannya indikator kinerja ini dapat terus meningkat untuk memberikan hunian serta yang layak serta berkualitas. Pada tahun 2020 jumlah rumah layak huni yang tersebar di tujuh kecamatan di Tangerang selatan sebanyak 328.114 dengan capaian bedah rumah sebanyak 205 unit. Sedangkan pada tahun 2021 jumlah rumah layak huni yang tersebar di tujuh kecamatan di Tangerang Selatan sebesar mengalami peningkatan menjadi 328.312 unit, dengan penurunan realisasi bedah rumah menjadi 198 unit. Penurunan realisasi ini disebabkan oleh indikator kinerja yang masih dalam proses penyesuaian serta pandemic covid 19 yang

NO SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA SATUAN REALISASI 2021

sesuai SPM

Cakupan lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

Persen 100%

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

Persen 100%

(43)

AKUNTABILITAS KINERJA

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 37 menyebabkan ekonomi daerah masih dalam proses pemulihan dan masih belum stabil.

Tabel 3.11

Perbandingan Capaian Persentase jumlah unit RTLH yang ditangani Tahun 2021 dengan Target pada Tahun 2026

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET AKHIR RENSTRA (TAHUN 2026)

REALISASI

2021 CAPAIAN

1.1 Meningkatkan kualitas

perumahan dan pemukiman beserta infrastruktur pendukungnya secara memadai

Luas kawasan kumuh yang di tangani

112.82 Ha

1,82 Ha 1,61%

Persentase

jumlah unit RTLH yang ditangani

0,52%

0,81% 64,19%

Persentase

Penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana kabupaten/kota sesuai SPM

100% 100% 100%

Cakupan

lingkungan perumahan yang sudah dilengkapi PSU sesuai standar

100% 100% 100%

Persentase regulasi tentang pertanahan yang terbentuk

100% 100% 100%

(44)

Dinas Perkimta - Laporan Kinerja 2021 38 Apabila dibandingkan dengan realisasi tahun 2021 dibandingkan dengan target Renstra yang tertera di dalam renstra tahun 2021-2026, Dinas Perkimta Kota Tangerang Selatan belum mencapai target. Hal ini terjadi karena Target dalam Renstra sendiri sebesar 0,52% sedangkan untuk realisasi indikator kinerja persentase jumlah unit RTLH yang ditangani sebesar 0,81%. Dengan capaian sebesar 64,19%

yang di hitung dari perbandingan antara target Renstra 2026 dengan capaian pada tahun 2021.

3. Persentase Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi Korban Bencana Kabupaten/Kota sesuai SPM

Dalam kehidupan sosial tidak dapat dipungkiri bahwa selalu ada bencana yang terjadi baik itu bencana karena ketidaksengajaan manusia maupun bencana alam. Kemudian pemerintah dalam hal ini memiliki tugas untuk melakukan penyediaan serta rehabilitasi terhadap korban bencana yang telah terjadi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Salah satunya adalah penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni akibat dari bencana baik itu di tingkat kabupaten maupun tingkat kota. Hal ini dilakukan berdasarkan dengan standar pelayanan minimum yang berlaku dan kecukupan anggaran.

Menurut peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 29/PRT/M/2018, penyediaan rumah merupakan kegiatan menyediakan unit rumah yang memenuhi kriteria layak huni dimana dilaksanakan melalui pembangunan baru dan/atau pembangunan kembali rumah. Pembangunan baru merupakan kegiatan pembangunan rumah layak huni bagi korban bencana alam yang harus direlokasi ke lokasi baru yang aman dari bencana. Sedangkan untuk pembangunan kembali merupakan kegiatan pengembalian fungsi struktur rumah rusak berat dengan membangunkan rumah baru yang berada pada lokasi yang sama.

Untuk rehabilitasi rumah sendiri merupakan kegiatan perbaikan terhadap rumah yang mengalami kerusakan baik ringan maupun sedang.

Tabel 3.12

Realisasi Capaian Kinerja Persentase Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah Layak Huni Bagi Korban Bencana Kabupaten/Kota Sesuai Standar SPM tahun 2021 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR

Gambar

Gambar 3.1   Rumus Capaian
Tabel 3.1   Skala Penilaian SAKIP

Referensi

Dokumen terkait

Dua (2) indikator kinerja capaian realisasi fisiknya tidak tercapai 100%, yaitu Jumlah visiting scholar pertahun / prodi dengan capaian realisasi fisiknya 24%

No Tujuan/Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama Target 2019 Realisasi 2019 Capaian Kinerja Kategori 5 Menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang tenteram,

Pada indikator Cakupan Pelayanan Bencana Kebakaran Kabupaten perbandingan di tahun ini (2019) dengan tahun lalu (2018) mengalami penurunan, capaian kinerja indikator Cakupan

Realisasi serta capaian kinerja tahun 2020 pada kegiatan Inovasi Teknologi Produksi Bahan Baku Obat adalah sebesar 100%, yaitu menghasilkan 1 rekomendasi propagasi bibit tanaman

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) merupakan bentuk pertanggung jawaban atas rencana, capaian dan realisasi

Perbandingan antara target dan realisasi kinerja ditahun 2015 serta capaian kinerja yang melebihi/melampaui target ditunjukan pada indikator Indeks Pelayanan/Indeks Kepuasan

Untuk dapat mengetahui tingkat capaian kinerja, Pengukuran kinerja tahun 2020 dilakukan dengan membandingkan antara target kinerja dan realisasi kinerja, melalui

Nilai Peringkat kinerja kegiatan atas Renja di tahun 2018 sebesar “100%” dengan kriteria penilaian realiasi kinerja “Sangat Baik” yang diukur dari realisasi capaian kinerja jumlah