Laporan Direksi
Laporan Dewan Komisaris Profil Perusahaan
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2017 PT BISI International Tbk
Laporan Keuangan Auditan
4 10 14 23 41 57 61
65
Directors’ Report
Board of Commissioners’ Report Corporate Profile
Management’s Discussion and Analysis Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Statement Letter from the Members of Directors and the Members of Board of Commissioners Regarding the Responsibilities on the Annual Report of PT BISI International Tbk of 2017
Audited Financial Statements
Penjualan Neto Net Sales Laba Bruto Gross Profit Laba Usaha Operating Profit Laba Tahun Berjalan Profit For the Year
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Total Comprehensive Income For The Year
Laba Tahun BerjalanYang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Profit for the Year Attributable to Owners of the Parent
Laba Tahun BerjalanYang Dapat Diatribusikan Kepada Kepentingan Non-Pengendali Profit for the Year Attributable to Non-controlling Interest
Total Penghasilan Komprehensif Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Total Comprehensive Income Attributable to Owners of the Parent
Total Penghasilan Komprehensif Yang Dapat Diatribusikan Kepada Kepada Kepentingan Non-Pengendali
Total Comprehensive Income Attributable to Non-controlling Interest Laba per Saham Dasar yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
Basic Earnings per Share Attributable to Owners of the Parent
Total Aset Total Assets Total Liabilitas Total Liabilities Total Ekuitas Total Equity
Rasio Laba terhadap Total Aset Return-on-Assets Ratio Rasio Laba terhadap Ekuitas Return-on-Equity Ratio
Rasio Laba terhadap Penjualan Neto Return-on-Net Sales Ratio
Rasio Lancar Current Ratio
Rasio Utang terhadap Ekuitas Debt-to-Equity Ratio
Rasio Utang terhadap Total Aset Debt-to-Assets Ratio
2017 2016 2015
2017 2016 2015
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Summary of Financial Highlights
Informasi Saham
Stock Information
Informasi Saham Stock Information Ikhtisar Data Keuangan Penting Selama 3 Tahun
Summary of Financial Highlights of Three Years
Grafik Harga Saham Penutupan Selama 2 Tahun Chart of Closing Share Price over 2 Years
Laporan Laba Rugi Komprehensif dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Consolidated Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Kuartal IV / Quarter IV 3.000.000.000
5.385.000.000.000
1.825
1.460
1.795
27,109,500
Kuartal III / Quarter III 3.000.000.000
4.545.000.000.000
1.630
1.460
1.515
39,699,400
Kuartal II / Quarter II 3.000.000.000
4,860.000.000.000
1.935
1.545
1.620
67,724,900
Kuartal I / Quarter I 3.000.000.000
5.640.000.000.000
1.910
1.600
1.880
25,419,500
Kuartal IV / Quarter IV 3.000.000.000
5,700.000.000.000
2.010
1.690
1.900
37.622.300
Kuartal III / Quarter III 3.000.000.000
5.400.000.000.000
1.890
1.720
1.800
50.566.200
Kuartal II / Quarter II 3.000.000.000
5.250.000.000.000
1.865
1.545
1.750
51.292.600
Kuartal I / Quarter I 3.000.000.000
5.295.000.000.000
1.800
1.250
1.765
62.019.800 Jumlah Saham Yang Beredar
Number of Shares Outstanding Kapitalisasi Pasar (Rupiah) Market Capitalization (Rupiah) Harga Saham Tertinggi (Rupiah) Highest Share Price (Rupiah) Harga Saham Terendah (Rupiah) Lowest Share Price (Rupiah) Harga Saham Penutupan (Rupiah) Closing Share Price (Rupiah) Volume Perdagangan Saham Trading Shares Volume Dalam Jutaan Rupiah Kecuali Laba per Saham Dasar dan Rasio-Rasio
(In Millions of Rupiah except for Basic Earnings per Share and Ratios)
2017 2016
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position
2017 2016 2015
Analisis Rasio dan Informasi Lainnya
Ratio Analysis and Other Information 500
1,000 1,500 2,000 2,500
Jan-16 Feb-16 Mar-16 Apr-16 May-16 Jun-16 Jul-16 Aug-16 Sep-16 Oct-16 Nov-16 Dec-16 Jan-17 Feb-17 Mar-17 Apr-17 May-17 Jun-17 Jul-17 Aug-17 Sep-17 Oct-17 Nov-17 Dec-17
1,437,531 562,087 320,943 263,967 265,072 263,920 47 265,025 47
88
2,141,600 326,304 1,815,296
0.12 0.15 0.18 6.37 0.18 0.15 1,852,079
803,949 440,639 336,220 336,339 336,137 83 336,256 83
112
2,416,177 352,652 2,063,525
0.14 0.16 0.18
6.77 0.17 0.15 2,310,290
880,264 500,723 403,287 400,506 403,180 107 400,399 107
134
2,622,336 422,226 2,200,110
0.15
0.18 0.17
5.64 0.19 0.16
Penjualan Neto Net Sales Laba Bruto Gross Profit Laba Usaha Operating Profit Laba Tahun Berjalan Profit For the Year
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Total Comprehensive Income For The Year
Laba Tahun BerjalanYang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Profit for the Year Attributable to Owners of the Parent
Laba Tahun BerjalanYang Dapat Diatribusikan Kepada Kepentingan Non-Pengendali Profit for the Year Attributable to Non-controlling Interest
Total Penghasilan Komprehensif Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Total Comprehensive Income Attributable to Owners of the Parent
Total Penghasilan Komprehensif Yang Dapat Diatribusikan Kepada Kepada Kepentingan Non-Pengendali
Total Comprehensive Income Attributable to Non-controlling Interest Laba per Saham Dasar yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
Basic Earnings per Share Attributable to Owners of the Parent
Total Aset Total Assets Total Liabilitas Total Liabilities Total Ekuitas Total Equity
Rasio Laba terhadap Total Aset Return-on-Assets Ratio Rasio Laba terhadap Ekuitas Return-on-Equity Ratio
Rasio Laba terhadap Penjualan Neto Return-on-Net Sales Ratio
Rasio Lancar Current Ratio
Rasio Utang terhadap Ekuitas Debt-to-Equity Ratio
Rasio Utang terhadap Total Aset Debt-to-Assets Ratio
2017 2016 2015
2017 2016 2015
Informasi Saham Stock Information Ikhtisar Data Keuangan Penting Selama 3 Tahun
Summary of Financial Highlights of Three Years
Grafik Harga Saham Penutupan Selama 2 Tahun Chart of Closing Share Price over 2 Years
Laporan Laba Rugi Komprehensif dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Consolidated Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Kuartal IV / Quarter IV 3.000.000.000
5.385.000.000.000
1.825
1.460
1.795
27,109,500
Kuartal III / Quarter III 3.000.000.000
4.545.000.000.000
1.630
1.460
1.515
39,699,400
Kuartal II / Quarter II 3.000.000.000
4,860.000.000.000
1.935
1.545
1.620
67,724,900
Kuartal I / Quarter I 3.000.000.000
5.640.000.000.000
1.910
1.600
1.880
25,419,500
Kuartal IV / Quarter IV 3.000.000.000
5,700.000.000.000
2.010
1.690
1.900
37.622.300
Kuartal III / Quarter III 3.000.000.000
5.400.000.000.000
1.890
1.720
1.800
50.566.200
Kuartal II / Quarter II 3.000.000.000
5.250.000.000.000
1.865
1.545
1.750
51.292.600
Kuartal I / Quarter I 3.000.000.000
5.295.000.000.000
1.800
1.250
1.765
62.019.800 Jumlah Saham Yang Beredar
Number of Shares Outstanding Kapitalisasi Pasar (Rupiah) Market Capitalization (Rupiah) Harga Saham Tertinggi (Rupiah) Highest Share Price (Rupiah) Harga Saham Terendah (Rupiah) Lowest Share Price (Rupiah) Harga Saham Penutupan (Rupiah) Closing Share Price (Rupiah) Volume Perdagangan Saham Trading Shares Volume
2017 2016
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position
2017 2016 2015
Analisis Rasio dan Informasi Lainnya
Ratio Analysis and Other Information 500
1,000 1,500 2,000 2,500
Jan-16 Feb-16 Mar-16 Apr-16 May-16 Jun-16 Jul-16 Aug-16 Sep-16 Oct-16 Nov-16 Dec-16 Jan-17 Feb-17 Mar-17 Apr-17 May-17 Jun-17 Jul-17 Aug-17 Sep-17 Oct-17 Nov-17 Dec-17
1,437,531 562,087 320,943 263,967 265,072 263,920 47 265,025 47
88
2,141,600 326,304 1,815,296
0.12 0.15 0.18 6.37 0.18 0.15 1,852,079
803,949 440,639 336,220 336,339 336,137 83 336,256 83
112
2,416,177 352,652 2,063,525
0.14 0.16 0.18
6.77 0.17 0.15 2,310,290
880,264 500,723 403,287 400,506 403,180 107 400,399 107
134
2,622,336 422,226 2,200,110
0.15
0.18 0.17
5.64 0.19 0.16
Di tahun 2017, PT BISI International kembali menunjukkan perkembangan positip sebagai perusahaan agriculture berbasis sains nomor satu di Indonesia, dengan penjualan dari semua segmen bisnis meningkat sebesar 24,74% dari Rp1,85 triliun menjadi Rp2,31 trilun.
Pencapaian penjualan merupakan kelanjutan dari pertumbuhan Perseroan serta mencerminkan permintaan yang tinggi dan berkelanjutan di sektor pertanian. Terutama di produk benih hibrida untuk tanaman pangan dan hortikultura, termasuk juga produk pendukung yaitu agrokimia dan pupuk.
Pertumbuhan penjualan yang tinggi, disebabkan oleh tingginya harga jual jagung lokal. Petani Indonesia menjadi termotivasi untuk menanam jagung dan mendapatkan keuntungan dari tingginya harga jual dan tentunya berusaha untuk memaksimalkan hasil mereka dengan penggunaan benih jagung hibrida. Hasilnya, penjualan benih jagung hibrida Perseroan menyumbang 50,48%
dari total penjualan selama setahun.
Beban pokok penjualan meningkat 36,44% selama tahun berjalan. Namun, laba bersih sebesar Rp403,29 miliar dicapai di tahun 2017, naik 19,95% dari Rp336,22 miliar di tahun sebelumnya.
Meskipun beban pokok penjualan tinggi, Perseroan berhasil menjaga tingkat marjin yang sehat. Untuk tahun berjalan, marjin laba kotor, marjin laba usaha dan marjin laba bersih masing- masing adalah 38,10%, 21,67% dan 17,46%.
Di tahun 2017, Perseroan melakukan ekspansi dengan mengakusisi pabrik pengolahan benih, gudang pendingin dan pengering di Mojokerto dari PT Branita Sandhini, perusahaan Monsanto
In 2017, PT BISI International Tbk (the “Company”) continued to make good progress as a leading Indonesian agricultural science-based company, with revenue from its combined lines of businesses increasing by 24.74% from Rp1.85 trillion the previous year, to Rp2.31 trillion.
The year’s revenue achievement is an extension of the Company’s upward growth trajectory and reflects the continued high demand in the agricultural sector. This is particularly true in the case of high-yield hybrid seeds for field crops and horticultural crops, as well as supporting products such as agri-chemicals and fertilizers.
Revenue growth was robust, driven largely by high selling prices for locally produced corn. Indonesian farmers remained motivated to engage in growing corn to take advantage of the high selling prices and were particularly keen to maximize their yields with the use of hybrid corn seeds. As a result, the Company’s sale of hybrid corn seeds accounted for 50.48% of total revenue for the year in review.
Cost of goods sold increased during the year by 36.44%. Nevertheless, net income of Rp403.29 billion was achieved in 2017, a strong 19.95%
increase over net income of Rp336.22 billion the year before. In spite of the higher cost of goods sold, the Company managed to maintain relatively stable and healthy margins. For the year, gross profit margin, operating income margin and net income margin were 38.10%, 21.67% and 17.46%
respectively.
In 2017, the Company expanded its seed processing capacity through an acquisition of a seed processing plant, dehumidified cold warehouse and dryers in Mojokerto from PT Branita Sandhini, a company
Laporan Direksi
Directors’ Report
lisensi untuk menjual benih jagung menggunakan merek milik Monsanto Group yaitu Dekalb . Secara bersama, akuisisi ini akan menambah produksi benih jagung Perseroan untuk memenuhi peningkatan permintaan di masa depan.
Untuk menjaga pertumbuhan di tahun 2017, Perseroan terus mempertahankan neraca yang kuat dengan posisi bebas hutang dan arus kas positip untuk mendanai kegiatan usaha kami.
TINJAUAN KEGIATAN USAHA
Bisnis utama Perseroan adalah produksi dan penjualan benih hibrida berkualitas tinggi untuk tanaman pangan dan hortikultura serta produk agrokimia seperti pestisida dan pupuk. Aktivitas ini dilakukan oleh Perseroan dan entitas anaknya.
Benih Jagung dan Benih Padi
Di tahun 2017, pendapatan Perseroan dari penjualan benih jagung dan padi hibrida mencapai Rp1,20 triliun, atau naik 41,11% dibandingkan Rp849,76 miliar pada tahun sebelumnya. Benih jagung dan padi hibrida terus menjadi penyumbang utama Perseroan, mencapai 51,90% dari total penjualan Perseroan selama setahun.
Penjualan benih jagung hibrida, secara khusus, mengalami peningkatan luar biasa, naik 42,97%
dari Rp815,72 milliar menjadi Rp1,17 triliun di tahun 2017. Beberapa faktor menjadi penyebab peningkatan yang sangat tinggi ini. Sejak tahun 2015, pemerintah Indonesia melarang impor jagung, akibatnya harga jagung lokal menjadi lebih tinggi di Indonesia. Dengan tingginya harga jagung, petani Indonesia termotivasi untuk menanam jagung lebih banyak agar pendapatan mereka meningkat. Benih jagung hibrida Perseroan yang telah diterima luas karena tingkat hasil yang tinggi, tahan penyakit dan mudah beradaptasi di berbagai topografi, selalu menjadi pilihan utama para petani jagung Indonesia. Selama tahun berjalan, pemerintah terus melanjutkan investasi di bidang pertanian, termasuk rehabilitasi dan konstruksi infrastruktur irigasi serta pembukaan area baru untuk penanaman jagung di NTB, NTT, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan. Pemerintah juga melanjutkan program subsidi benih untuk meningkatkan penggunaan benih jagung hibrida.
Perseroan menikmati reputasi yang baik sebagai pelopor benih jagung hibrida di Indonesia yang mana produknya telah dikenal para petani atas kemampuannya untuk memberikan hasil yang tinggi. Tentunya, kami menghargai upaya pemerintah yang selalu memberikan dukungan kepada petani Indonesia.
billion, as well as the license to market corn seeds under the Monsanto brand, Dekalb. Collectively, this acquisition will considerably increase the Company’s corn seed production to meet future increases in demand.
In managing for growth in 2017, the Company continued to focus on maintaining a strong balance sheet marked by a debt-free position and a positive cash flow to fund our operations.
REVIEW OF OPERATIONS
The Company’s core business is the production and sale of high-quality hybrid seeds for field crops and horticultural plants as well as agri-chemicals such as pesticides and fertilizers. These activities are carried out by the Company itself and by its subsidiaries.
Corn Seeds and Paddy Seeds
In 2017, the Company’s revenue from the sale of hybrid corn and paddy seeds reached Rp1.20 trillion, or an increase of 41.11% compared to revenue of Rp849.76 billion in the previous year.
The sale of both hybrid corn and paddy seeds continue to be the main revenue driver for the Company, accounting for 51.90% of total Company revenue for the current year.
Hybrid corn seed sales, in particular, saw very robust growth, improving by 42.97% from Rp815.72 billion to Rp1.17 trillion in 2017. A number of factors accounted for this strong growth. Since 2015, the Indonesian government has prohibited the direct import of corn, resulting in higher pricing of corn in Indonesia. As a result of the ensuing high prices for corn, Indonesian farmers were motivated to plant more corn to increase their incomes. The Company’s hybrid corn seeds, already widely used because of their high yield, pest-resistance and adaptability to topographical variations, continued to prove highly popular with Indonesian corn farmers.
During the year, the government continued with its investments in agriculture, including rehabilitation and construction of irrigation infrastructure as well as opening up new acreage for corn planting in West Nusa Tenggara, East Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi and Kalimantan. The government also continued to encourage greater use of high yielding hybrid corn seeds through a seed subsidy program.
The Company enjoys a strong reputation as the pioneer of hybrid corn seeds in Indonesia and its products are already widely acknowledged by farmers for their ability to deliver high yields.
Nevertheless, we appreciate positive government initiatives that help to support the country’s farmers.
Walaupun permintaan benih hibrida jagung sangat kuat, nilai penjualan benih padi hibrida turun 3,52%, dengan nilai Rp32,8 miliar. Sebagian besar tanaman padi di Indonesia merupakan benih non hibrida dan selama tahun berjalan, pemerintah terus membagikan benih padi non hibrida secara gratis kepada petani di seluruh negeri. Perseroan percaya bahwa di kemudian hari akan terjadi perubahan pemakaian dari benih non hibrida menjadi benih hibrida jika Indonesia ingin mencapai swasembada beras. Seperti jagung, benih padi hibrida juga menawarkan keuntungan lebih bagi petani, termasuk hasil per hektar yang tinggi, tahan penyakit dan hama, dan kemampuan untuk tumbuh di daerah yang sulit untuk penanaman padi. Prediksi padi hibrida sangat menggembirakan, mengingat padi merupakan tanaman pangan terbesar di Indonesia.
Benih Hortikultura
Selain benih hibrida tanaman pangan, Perseroan juga memproduksi benih hortikultura untuk buah-buahan dan sayur-sayuran. Segmen usaha ini memberikan 11,60% kepada total penjualan Perseroan.
Perseroan merupakan perusahaan terbesar di bisnis ini dan menikmati posisi dominan akibat dari banyaknya benih hortikultura berkualitas tinggi yang kami miliki. Produk tersebut antara lain benih jagung manis, cabai, timun, pare, kol, semangka tanpa biji, tomat, brokoli dan kembang kol.
Selama tahun berjalan, terdapat wabah penyakit baru yang mempengaruhi daerah penanaman melon di Indonesia. Selain itu, fasilitas produksi benih kami juga ikut terpengaruh, sehingga menurunkan kemampuan kami untuk memproduksi benih. Hasilnya, penjualan benih hortikultura mencapai Rp268,08 miliar atau turun sedikit sebesar 7,62% dari Rp290,18 miliar pada tahun lalu.
Meskipun terjadi wabah penyakit di tahun 2017, Perseroan tetap menjalankan perannya sebagai organisasi berbasis sains, menyebarluaskan bioteknologi yang canggih untuk membangun dan memperkenalkan varian benih baru untuk buah dan sayur dengan hasil yang tinggi dan tahan penyakit. Varian baru ini sejalan dengan semua benih hibrida Perseroan dengan kemampuan untuk memberikan hasil yang tinggi kepada petani serta menyediakan makanan bergizi kepada konsumen. Dengan demikian, Perseroan memiliki keyakinan untuk bisa mencapai peningkatan penjualan yang berkesinambungan.
While demand for hybrid corn seed was strong, the sale of hybrid paddy seed registered a slight decline of 3.52% on a year-to-year basis, accounting for revenue of Rp32.8 billion. Much of the paddy grown in Indonesia uses open-pollinated seeds instead of hybrid seeds and during the year, the government continued with its program of distributing free open-pollinated paddy seeds to farmers across the country. The Company believes, however, that over time, there will be a shift from open-pollinated paddy to hybrid paddy if Indonesia is to achieve sustainable self-sufficiency in rice production. As in the case of hybrid corn, hybrid paddy offers considerable advantages to farmers, including higher yields per hectare, resistance to pests and diseases, and the ability to thrive in areas that are normally not suitable for rice cultivation. The prognosis for hybrid paddy is also very encouraging, considering that rice is the largest field crop in Indonesia.
Horticultural Seeds
In addition to hybrid seeds for field crops, the Company also produces horticultural seeds for fruit and vegetables. This business accounts for 11.60% of the Company’s total revenue.
The Company is a leading player in this business and enjoys a dominant market share thanks to a broad range of high quality hybrid horticultural seeds. These include seeds for sweet corn, peppers, cucumbers, bitter-gourd, cabbage, seedless watermelon, tomatoes, broccoli and cauliflower.
During the year, there was a severe outbreak of a new, virulent disease that affected major melon farming areas in Indonesia. At the same time, our seed production facilities also suffered from the viral attack, drastically reducing our ability to produce sufficient stocks of seed for sale. As a result, total sales of horticultural seeds amounted to Rp268.08 billion. This is a slight decrease of 7.62% from Rp290.18 billion in the previous year.
Notwithstanding this outbreak of disease in 2017, the Company remains committed to its role as a science-based organization, deploying state-of- the-art biotechnology to develop and introduce new high-yielding and disease resistant seeds for popular fruit and vegetables. These new variants are consistent with all of the Company’s hybrid seeds in their ability to provide high yields to farmers and deliver nutrition and taste to consumers. As a result, the Company is confident of achieving sustainable growth.
Laporan Direksi
Directors’ Report
Produk Agro-Kimia
Produksi dan penjualan agrokimia merupakan segmen usaha ketiga Perseroan. Produk agrokimia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kombinasi bahan baku pertanian berkualitas tinggi yang dibutuhkan petani untuk meningkatkan hasil serta melindungi tanaman mereka dari penyakit dan hama. Saat ini Perseroan memiliki lebih dari 110 macam produk, termasuk herbisida, fungisida, insektisida dan pupuk.
Di tahun 2017, penjualan produk agrokimia naik 18,17% dari Rp705,09 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp833,2 miliar. Penjualan produk agrokimia ini menyumbang 36,06% dari total penjualan Perseroan.
Mayoritas produk agrokimia Perseroan digunakan untuk tanaman pangan seperti jagung dan padi yang mana kenaikan penjualan dari bisnis ini mencerminkan kenaikan penjualan benih jagung hibrida di tahun 2017. Di saat bersamaan, semakin banyak petani Indonesia yang mulai mengadaptasi pertanian modern dengan penggunaan pestisida dan pupuk.
Perseroan menggunakan bahan baku impor, dengan pengalaman yang dimiliki untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki biaya yang minimal. Dengan pengendalian beban pokok penjualan, Perseroan berhasil menjaga marjin laba kotor di tingkat 37,13% untuk segmen usaha ini.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Perseroan menjalankan Tata Kelola Perusahaan dan memastikan bahwa kegiatan usahanya selalu mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku, dan seluruh keputusan dibuat dengan bertanggung jawab, transparan dan professional.
Dewan Komisaris terus melakukan pengawasan melalui rapat terjadwal selama tahun berjalan, memberikan arahan kepada Direksi dalam pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan dengan tujuan utama yaitu memberikan nilai tambah kepada pemangku kepentingan. Komite Audit membantu Dewan Komisaris dalam melakukan proses check and balances untuk mengawasi semua aspek kegiatan usaha Perseroan. Juga, Komite Nominasi dan Remunerasi yang lebih fokus mengawasi masalah nominasi dan remunerasi dari Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan.
PROSPEK MASA DEPAN
Perseroan merupakan pemain penting di dalam industri yang menawarkan potensi pertumbuhan luar biasa di masa mendatang. Selain populasi
Agri-chemical
The production and sale of agri-chemicals forms the Company’s third line of business. Agri-chemicals are an integral part of the Company’s total mix of high quality agricultural inputs required by farmers to improve yields as well as to protect their crops against disease and pests. The Company currently has more than 110 types of products, including herbicides, fungicides and insecticides as well as fertilizers.
In 2017, revenue from the sale of agri-chemicals grew by 18.17% to Rp833.2 billion from Rp705.09 billion in the previous year. At this level, the sale of agri-chemicals accounted for 36.06% of the Company’s total revenue.
A majority of the Company’s agri-chemical products are used for field crops such as corn and paddy and the increase in the revenue from this business reflects the robust sale of hybrid corn seed in 2017.
At the same time, more Indonesian farmers are beginning to adopt modern agricultural practices which incorporate a regime of pesticide and fertilizer use.
The Company formulates its products from imported raw materials, using its extensive experience to ensure that formulation costs are minimized. By carefully managing the cost of goods sold, the Company was able to maintain a healthy gross profit margin of 37.13% for this business.
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
The Company upholds Good Corporate Governance and ensures that its practices comply with prevailing laws and regulations, and that decisions are made in a responsible, transparent and professional manner.
The Board of Commissioners continued to oversee the process through regular meetings throughout the year, guiding the Directors in the practice of Good Corporate Governance with the aim of delivering sustainable value to stakeholders.
Supporting the Board of Commissioners was the Audit Committee who provided impartial checks and balances in monitoring all aspects of the Company’s operations. Also, the Nomination and Remuneration Committee focused on matters relating to the nomination and remuneration of Board of Commissioners, Directors and employees.
LOOKING TO THE FUTURE
The Company is a leading player in an industry that offers tremendous growth potential over the long term. In addition to Indonesia’s huge population
Indonesia yang besar dan peningkatan kebutuhan akan pangan, beberapa faktor juga perlu diperhatikan oleh Perseroan.
Pertama, Indonesia memiliki sejarah panjang di bidang pertanian sehingga pertanian masih merupakan bagian penting dalam perekonomian, baik dalam pemenuhan kebutuhan domestik ataupun untuk komoditas ekspor. Pertumbuhan industri ini membutuhkan jumlah bahan baku pertanian yang lebih banyak dan lebih berkualitas sehingga memberikan hasil yang tinggi.
Kedua, Indonesia memiliki iklim tropis, dengan sinar matahari dan hujan yang cukup.
Walaupun hal ini akan memberikan kondisi yang menguntungkan bagi para petani karena mereka akan mendapatkan musim tanam yang lebih lama dan musim panen yang lebih banyak setiap tahunnya, tentunya juga memberikan risiko tinggi yang berasal dari hama dan penyakit. Kondisi ini menciptakan permintaan benih hibrida yang stabil dan tidak hanya memberikan hasil tinggi, namun juga memiliki daya tahan dari hama, penyakit dan cuaca yang kurang baik.
Ketiga, pemerintah Indonesia memiliki komitmen dan fokus yang kuat untuk mewujudkan swasembada beras dan jagung. Beberapa langkah telah dilakukan dan akan terus dilakukan, termasuk meningkatkan area tanam jagung dan memberikan subisidi benih hibrida gratis kepada petani jagung. Bersama dengan kebijakan larangan impor jagung dan penerapan harga terendah jagung, keuntungan petani untuk menanam jagung di Indonesia menjadi lebih menarik.
Secara operasional, Perseroan berada di posisi baik untuk mengambil keuntungan dari beberapa faktor tersebut. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang sains dan bioteknologi tanaman, Perseroan berhasil memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman di bidang benih hibrida untuk tanaman pangan, hortikultura dan produk agrokimia untuk melindungi pertumbuhan tanaman.
Gabungan dari pengetahuan dan produk yang tepat telah memberikan Perseroan sebuah landasan untuk bertumbuh di bisnis ini dan memberikan nilai bagi pemangku kepentingan untuk beberapa tahun ke depan.
PENGHARGAAN
Direksi bersyukur bahwa Perseroan telah berhasil menjaga momentum pertumbuhan di tahun 2017. Terima kasih kami ucapkan atas dukungan manajemen dan seluruh karyawan, yang tidak mengenal lelah dalam mencapai tujuan Perseroan. Kami menghargai dedikasi mereka dan
and its growing demand for food, a number of factors are in play that sets the Company for success.
Firstly, Indonesia has a long history in agriculture and its deep agrarian roots mean that agriculture will remain an important part of the economy both in terms of domestic food production, as well as export oriented agricultural commodities. The continued growth of this industry will require better and larger quantities of agricultural inputs which can lead to higher yields.
Secondly, Indonesia enjoys a tropical climate, with abundant sunshine and rain. While this generally provides favorable conditions for farmers where they can benefit from long-growing seasons and multiple harvests each year, it also means a higher risk of exposure to disease and pests. This has created a sustained demand for hybrid seeds that have been designed not only to provide high yields, but also to offer good resistance to and protection against disease, pests and adverse weather conditions.
Thirdly, the Indonesian government has a strong focus and commitment to attaining self-sufficiency in rice and corn. Initiatives that are underway, and which are expected to continue, include increasing the amount of land for cultivating corn and making free or subsidized hybrid seeds available to corn farmers. Together with a ban on imported corn and the introduction of minimum floor prices for corn, the farming economics for growing corn in Indonesia are becoming more attractive.
Operationally, the Company is well placed to benefit from these factors. With over three decades of experience in science and plant biotechnology, the Company is able to leverage this deep understanding and experience in the development of highly specialized hybrid seeds for field crops, horticultural plants and agri-chemicals that both promote and protect plant growth.
This combination of the right skills and the right products provides the Company with a solid framework to grow its business and to deliver sustained value to its stakeholders for many years to come.
ACKNOWLEDGEMENTS
The Directors are thankful that the Company has been able to maintain good growth momentum in 2017. They recognize that this is largely due to the support of both management and staff, all of whom have worked tirelessly to support the Company’s goals and to secure our future. We
Laporan Direksi
Directors’ Report
memberikan apresiasi atas semua kontribusi yang telah diberikan kepada kinerja Perseroan.
Direksi juga menyampaikan penghargaan kepada konsumen dan mitra Perseroan, begitu juga kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan, dukungan dan kerjasamanya.
Sidoarjo, April 2018 Direksi
applaud their dedication, and place on record our deep appreciation for all their contributions to the Company’s performance.
The Directors also extend their gratitude to the Company’s customers and partners, as well as the Ministry of Agriculture for their trust, support and cooperation.
Sidoarjo, April 2018 Directors
In its report to the shareholders last year, the Board of Commissioners expressed their view that both Indonesia and PT BISI International Tbk (“the Company”) were poised to embark on a new cycle of growth. The Board of Commissioners are pleased to note that this view has been validated by the continued growth of the Indonesian economy, and robust sales of the Company’s agricultural products.
In 2017, Indonesia’s economy continued to registered growth of 5.07%, up from 5.02% in the previous year. Notwithstanding this, the Company continued to enjoy credible growth on the back of strong demand from the country’s agricultural sector, which was in turn fuelled by improving commodity prices and consumer demand for more and better nutrition.
The Board of Commissioners are pleased to note that the Company was able to seize the year’s positive momentum and to turn in a strong performance. For the year ending 31 December 2017, the Company achieved total sales of Rp2.31 trillion. This is an increase of 24.74% over Rp1.85 trillion of revenue achieved in 2016.
The Company is a leading producer of hybrid seeds and agricultural chemicals and in 2017, the Company continued to enjoy high demand especially for hybrid corn seeds and pesticides.
This strong demand is underscored by the solid reputation of our high quality products and their ability to deliver higher yields and hence higher incomes to farmers.
In 2017, sale of our hybrid corn seed provided a revenue of Rp1.17 trillion. Compared to the previous year, this is a 42.97% increase in revenue.
This exceptional growth resulted from a number of enabling circumstances that include regulatory initiatives and market dynamics. During the year, the government continued with its ban on imported corn as well as its subsidized seed program as part of the country’s drive towards self-sufficiency in corn. This had the effect of high prices for locally grown corn, which in turn encouraged more farmers to increase corn planting.
Dalam laporan kepada pemegang saham tahun lalu, Dewan Komisaris memiliki pandangan bahwa Indonesia dan PT BISI International Tbk (“Perseroan”) telah mencapai keseimbangan untuk memasuki siklus pertumbuhan yang baru. Dewan Komisaris memberi catatan bahwa pandangan tersebut telah tervalidasi dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan kenaikan penjualan dari Perseroan.
Di tahun 2017, perekonomian Indonesia kembali mencatat pertumbuhan 5,07%, naik dari 5,02% di tahun sebelumnya. Meskipun demikian, Perseroan terus mengalami pertumbuhan akibat kembali menguatnya permintaan dari sektor pertanian Indonesia, yang mana digerakkan oleh membaiknya harga komoditas dan permintaan konsumen akan gizi yang lebih banyak dan lebih baik.
Dewan Komisaris memberi catatan bahwa Perseroan telah berhasil menangkap momentum positip dan mengubahnya menjadi kinerja yang kuat. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, Perseroan mencatat penjualan sebesar Rp2,31 triliun. Terjadi peningkatan sebesar 24,74% dari penjualan Rp1,85 triliun di tahun 2016.
Perseroan merupakan produsen terkemuka untuk benih hibrida dan agrokimia dan di tahun 2017, Perseroan terus menikmati permintaan tinggi dari benih jagung hibrida dan pestisida. Permintaan yang kuat ini diakibatkan oleh reputasi yang baik dari produk berkualitas tinggi kami dan kemampuan mereka untuk memberikan hasil yang lebih tinggi dan tentunya pendapatan yang lebih tinggi kepada petani.
Di tahun 2017, penjualan benih jagung hibrida tercatat sebesar Rp1,17 triliun. Dibandingkan tahun lalu, angka ini meningkat 42,97%. Pertumbuhan yang luar biasa ini disebabkan oleh beberapa kondisi seperti kebijakan pemerintah dan dinamika pasar. Selama tahun berjalan, pemerintah melanjutkan kebijakan larangan impor jagung dan program subsidi benih sebagai bagian dari upaya untuk menuju swasembada jagung. Hal ini memberikan dampak berupa tingginya harga jagung lokal, sehingga membuat banyak petani yang menanam jagung.
Laporan Direksi
Directors’ Report
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
Seiring dengan penjualan benih jagung hibrida, penjualan Perseroan dari agrokimia naik 18,17%
menjadi Rp833,20 miliar dari Rp705,09 miliar di tahun 2016.
Karena terjadi peningkatan signifikan pada penjualan benih jagung hibrida dan agrokimia, beban pokok penjualan juga meningkat sebesar 36,44% di tahun 2017. Meskipun beban pokok penjualan meningkat, Perseroan berhasil mengambil keuntungan dari posisi kepemimpinan dan skala ekonomis untuk mengendalikan biaya produksi dan biaya operasi. Upaya ini membuat Perseroan berhasil mencapai laba bersih sebesar Rp403,29 miliar, naik 19,95% dari Rp336,22 miliar di tahun sebelumnya.
Di periode yang sama, Perseroan berhasil menjaga marjin laba kotor, marjin laba usaha dan marjin laba bersih masing-masing sebesar 38,10%, 21,67% dan 17,46%.
Selanjutnya, Perseroan memiliki kedudukan yang bagus untuk memenuhi proyeksi permintaan benih jagung hibrida di Indonesia. Di tahun 2017, Perseroan telah menyelesaikan akuisisi fasilitas produksi yang dimiliki oleh PT Branita Sandhini, perusahaan afiliasi dari Monsanto Group. Berlokasi di Mojokerto, fasilitas produksi ini termasuk pabrik pengolahan benih, gudang pendingin dan pengering, termasuk hak untuk menjual benih jagung dengan merek milik Monsanto Group yaitu Dekalb di Indonesia. Akuisisi ini akan membuat Perseroan dapat meningkatkan produksi benih dan mengantisipasi peningkatan permintaan benih jagung hibrida.
PROSPEK MASA DEPAN
Dewan Komisaris percaya bahwa kinerja di tahun 2017 memperkuat landasan Perseroan untuk pertumbuhan di masa mendatang. Perseroan telah berada di posisi yang menguntungkan sebagai produsen benih hibrida untuk tanaman pangan dan hortikultura, dan menjadi pemain utama dalam produk agrokimia. Digabung dengan fondasi yang kuat di dalam industri pertanian, kami optimis terhadap masa depan.
Ketersediaan pangan merupakan hal yang penting bagi Indonesia dengan populasi lebih dari 250 juta penduduk. Untuk mencapai ketersediaan pangan, pemerintah Indonesia telah fokus untuk mencapai swasembada beras, yang mana merupakan kebutuhan utama pangan masyarakat Indonesia, dan jagung yang digunakan oleh produsen pakan ternak untuk ayam pedaging dan ternak lainnya. Untuk mencapainya, beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan produksi, termasuk penggunaan benih hibrida yang lebih
In line with the growth in hybrid corn seed sales, the Company’s revenue from the sale of agricultural chemicals, increased by 18.17% to Rp833.20 billion from Rp705.09 billion in 2016.
Owing to the significant increase in the sale of hybrid corn seeds and agricultural chemicals, there was a corresponding increase in cost of goods sold, which rose by 36.44% in 2017. In spite of the higher cost of goods sold, the Company was able to take advantage of its market leadership position as well as economies of scale to manage total production costs as well as operating expenses.
These efforts allowed the Company to achieve a year end net income level of Rp403.29 billion, a 19.95% improvement over the Rp336.22 billion in the previous year.
At the same time, the Company was able to maintain a healthy gross profit margin, operating income margin and net income margin at 38.10%, 21.67% and 17.46% respectively.
Moving forward, the Company is positioning itself to better meet the expected demand for hybrid corn seed in Indonesia. In 2017, the Company completed the acquisition of additional capacity from PT Branita Sandhini, a company affiliated with the Monsanto Group. Located in Mojokerto, these facilities include a seed processing plant, dehumidified cold warehouse and dryers, as well as the rights to market Monsanto brand of corn seeds in Indonesia, Dekalb. This acquisition will allow the Company to efficiently increase its seed production and to respond to increasing demand for hybrid corn seed.
OUTLOOK FOR THE FUTURE
The Board of Commissioners believes the performance in 2017 strengthens the Company’s foundation for further growth. The Company already enjoys a dominant position in the production of hybrid seeds for field crops and horticultural plants, and is a major player in the area of agricultural chemicals. Combined with strong key fundamentals essential to our industry, the future holds much room for optimism.
Food security is of vital importance to Indonesia and its population of more than 250 million citizens. To achieve food security, the Indonesian government is focused on self-sufficiency of rice, which is the main staple of the Indonesian diet, and corn which is used extensively in the production of animal feed for poultry and livestock breeding.
To this end, a number of measures are in place to increase production, including greater use of hybrid seeds, subsidized seeds for farmers, expansion of the amount of land open to corn farming and
banyak, subsidi benih kepada petani, pembukaan lahan baru untuk penanaman jagung dan investasi infrastruktur pertanian seperti bendungan dan sistem irigasi.
Populasi Indonesia tidak hanya besar, namun juga sedang dalam proses transisi menuju ke konsumen dengan pendapatan menengah yang membutuhkan banyak pilihan akan gizi yang berkualitas. Perubahan pola makan dengan lebih banyak protein hewani membutuhkan jumlah jagung untuk bahan baku pakan ternak. Petani Indonesia ditantang untuk mengadopsi teknik pertanian modern, termasuk penggunaan benih hibrida, pestisida dan pupuk untuk mencapai hasil tinggi yang konsisten dan berkualitas.
Kondisi yang berlaku tersebut menyediakan dasar yang kuat bagi Perseroan untuk melanjutkan pertumbuhan dalam jangka panjang. Selama 30 tahun, kami telah membangun posisi yang kuat di industri ini, dan mendapatkan reputasi sebagai sebuah perusahaan yang berhasil dalam menjalankan pertanian produktif berdasarkan sains. Kami bermaksud untuk meneruskan keberhasilan ini dengan memperkuat kemampuan kami, kapasitas kami dan produk kami dalam memenuhi kebutuhan petani Indonesia untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
PENGHARGAAN
Dewan Komisaris berterima kasih bahwa Perseroan telah berhasil memenuhi tujuan operasional dan keuangan yang dicanangkan oleh Direksi.
Kesuksesan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi yang dilakukan Direksi, manajemen, karyawan dan mitra kerja. Dewan Komisaris juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua yang telah memberikan kontribusi kepada pencapaian kami di tahun 2017.
Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bimbingan dan dukungan untuk mencapai tujuan jangka panjang yaitu pengembangan dan pertumbuhan sektor pertanian yang sejalan dengan visi Perseroan yaitu menyediakan pangan bagi dunia yang berkembang.
Sidoarjo, April 2018 Dewan Komisaris
investments in agricultural infrastructure such as water reservoirs and irrigation systems.
Indonesia’s population is not only huge, it is also making a transition into one where there are more middle-income consumers who demand greater choice in quality nutrition. Changing eating habits are also driving a dietary shift to include more animal protein, the production of which will require huge volumes of corn-based animal feed. Indonesian farmers are taking up this challenge by adopting modern agricultural methods, including the use of hybrid seeds, pesticides and fertilizers to achieve consistently high yield and quality.
This prevailing set of circumstances provide fertile ground for the Company’s continued growth over the long term. Over the past 30 years, we have built a solid leadership position in this industry, and earned a reputation for being a company that has successfully applied science-based solutions for productive farming. We fully intend to continue building on this success by enhancing our ability, our capacity and our products to meet the needs of Indonesian farmers for even more ways to improve their productivity and efficiency.
ACKNOWLEDGEMENTS
The Board of Commissioners is thankful that the Company was able to meet the operational and financial goals set by the Directors. This was achieved as a result of the hard work and dedication of the Directors, management, staff and partners.
The Board of Commissioners therefore extend their thanks and appreciation to all of them for their contributions to our achievements in 2017.
We are also grateful for the guidance and support of the Ministry of Agriculture whose long term goal for a thriving and robust agricultural sector reflects the Company‘s own vision to feed a growing world.
Sidoarjo, April 2018 Board of Commissioners
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
IDENTITAS PERUSAHAAN Nama : PT BISI International Tbk
Alamat : Jl. Raya Surabaya Mojokerto km 19, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia.
Telepon : 62-31-7882528 Faksimili : 62-31-7882856
Alamat e-mail : [email protected] Laman : www.bisi.co.id
RIWAYAT SINGKAT
PT BISI International Tbk (”Perseroan”) didirikan di Indonesia dengan nama PT Bright Indonesia Seed Industry, berdasarkan akta pendirian yang dimuat dalam Akta No. 35 tanggal 22 Juni 1983, sebagaimana diubah dengan Akta No. 20 tanggal 23 Agustus 1984, keduanya dibuat dihadapan Drs. Gde Ngurah Rai, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-5415.HT.01.01.TH.84 tanggal 27 September 1984 dan telah didaftarkan pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan No.
13/Leg/1985 tanggal 15 Januari 1985, serta telah diumumkan dalam Berita Negara No. 94 tanggal 23 November 1990, Tambahan No. 4731.
Anggaran Dasar Perseroan tersebut telah diubah, terakhir dengan Akta Notaris Marcivia Rahmani, S.H., M.Kn. No. 25 tanggal 29 Mei 2015. Akta tersebut telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0946367 tanggal 19 Juni 2015.
VISI DAN MISI VISION AND MISSION Visi:
Menyediakan pangan bagi dunia yang berkembang.
Misi:
Dengan meningkatnya permintaan dunia akan pangan, pakan, bahan bakar dan serat, kami memberikan produk, teknologi dan dukungan yang inovatif untuk membantu petani meningkatkan produktivitas.
KEGIATAN USAHA
Berdasarkan Anggaran Dasar terakhir, kegiatan usaha Perseroan adalah:
CORPORATE PROFILE
Name : PT BISI International Tbk
Address : Jl. Raya Surabaya Mojokerto km 19, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia.
Telephone : 62-31-7882528 Facsimile : 62-31-7882856
E-mail address : [email protected] Website : www.bisi.co.id
BRIEF HISTORY
PT BISI International Tbk (“Company”) was established in Indonesia under the business name of PT Bright Indonesia Seed Industry, based on Notarial Deed No. 35 dated June 22, 1983, which was amended by Notarial Deed No. 20 dated August 23, 1984, both drawn up before Drs Gde Ngurah Rai, S.H., Notary in Jakarta. The Deed of Establishment was approved by the Ministry of Justice of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. C2- 5415.HT.01.01.TH.84 dated September 27, 1984, registered under Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Utara No. 13/Leg/1985 dated January 15, 1985, and was published in Supplement No. 4731 of State Gazette No. 94 dated November 23, 1990.
The Articles of Association have been amended, most recently by Notarial Deed No. 25 dated May 29, 2015 of Marcivia Rahmani, S.H., M.Kn. The Deed has been received and recoded by the Ministry of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia as stated in its letter No. AHU- AH.01.03-0946367 dated June 19, 2015.
VISION AND MISSION Vision:
Feed A Growing World.
Mission:
As global demand for food, feed, fuel and fiber increases, we deliver innovative products, technology and support to help farmers increase productivity.
BUSINESS ACTIVITIES
Based on the latest Articles of Association, the business activities of the Company are:
Profil Perusahaan
Corporate Profile
a. To engage in general trading, including export, import, wholesale, supplier and distributor/
agent and/or retailer of any merchandise, based on direct sale or through third party on a commission basis;
b. To engage in general industry, among others feedmill industry and livestock;
c. To engage in agriculture including cultivation of seedlings and germination of food crops and any other plants in general, plantation and livestock;
d. To engage in general land transportation, forwarding and warehousing to support the trading business;
e. To act as an agent of other companies, whether domestic or foreign;
f. To engage in service businesses, except legal or taxation services.
The main products produced by the Company and its subsidiaries are corn seeds, horticultural seeds, paddy seeds and pesticides.
ORGANIZATION STRUCTURE a. Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan
pada umumnya, termasuk ekspor, impor, grosir, pemasok dan distributor/agen dan/
atau pengecer dari segala macam barang yang dapat diperdagangkan, baik atas penjualan langsung maupun melalui pihak ketiga dengan cara komisi.
b. Menjalankan usaha dalam bidang industri pada umumnya, diantaranya industri pakan ternak dan peternakan.
c. Menjalankan usaha dalam bidang pertanian, termasuk didalamnya usaha pembibitan dan pembenihan tanaman pangan dan tanaman lainnya pada umumnya, perkebunan dan peternakan.
d. Menjalankan usaha dalam bidang pengangkutan di darat pada umumnya, ekspedisi dan pergudangan untuk menunjang usaha perdagangan tersebut.
e. Menjadi agen dari perusahaan lain baik dalam maupun luar negeri.
f. Menjalankan usaha dalam bidang jasa, kecuali jasa di bidang hukum dan pajak.
Produk utama yang dihasilkan oleh Perseroan dan entitas anaknya adalah benih jagung, benih hortikultura, benih padi dan pestisida.
STRUKTUR ORGANISASI
President Director Jemmy Eka Putra DIRECTORS
BOARD OF COMMISSIONERS President Commissioner
Tjiu Thomas Effendy Commissioner Ong Mei Sian Independent Commissioner
Burhan Hidayat Production Director
Triono Hardyanto
GM Hort. Crop Production Mulyantoro DGM Corn Production
Ahmad Muslih Juli SH Rice Production Heri Widodo DGM Vegetable Seed Production
Yusron Naviudin
GM Central Regional Tejo Iswoyo GM East Regional
Budi Prakoso DGM HC West Regional
M. Shobirin Deputy West Regional
Hari Prabowo
GM HC R&D Mulyantoro GM Biotechnology Laboratorium
Rudy Lukman GM QC Corn Seed
Agus Setijono Manager QC Vegetable Seed
Dwi Praptono
Audit Committee Burhan Hidayat Yo Robert Adi Sulistyo
Budi Loemaksono
Nomination &
Remuneration Committee Burhan Hidayat Tjiu Thomas Effendy Meta Indrian Purnamawati GM Controller
Medyanto DGM Treasury Sugiono Hadinoto
Head Internal Audit Robert Soemenap Marketing Director
Joseph Suprijanto Research &
Development Director Putu Darsana
Finance Director Setiadi Setiokusumo
General Meeting of Shareholders
PROFIL DIREKSI
Jemmy Eka Putra, Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya pada tahun 1968. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Universitas Brawijaya, Malang, dengan gelar sarjana di bidang pertanian pada tahun 1990.
Memulai karirnya di Perseroan pada tahun 1990 dan diangkat menjadi Direktur Utama pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 2 Juni 2009, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 4 tanggal 2 Juni 2009 oleh SP Henny Singgih, S.H.
Tidak menjabat sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Emiten atau Perusahaan Publik lain. Mengikuti beberapa pelatihan di bidang ekonomi makro, peraturan terkait dengan bidang usaha dan kemampuan teknis terkait dengan bidang usaha. Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
Setiadi Setiokusumo, Direktur
Warga Negara Indonesia, lahir di Bangkalan pada tahun 1965. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Universitas Surabaya dengan gelar Sarjana di bidang Accounting pada tahun 1988. Memulai karirnya di Perseroan pada tahun 1988 dan diangkat menjadi Direktur pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Desember 2006, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 5 tanggal 29 Desember 2006 oleh Rachmad Umar, S.H. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Emiten atau Perusahaan Publik lain.
Mengikuti beberapa pelatihan di bidang ekonomi makro, peraturan terkait dengan bidang usaha dan kemampuan teknis terkait dengan bidang usaha.
Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
Putu Darsana, Direktur Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Buleleng pada tahun 1965. Beliau menyelesaikan pendidikan Doktor di bidang Agronomi, Fakultas Pertanian di Kasetsart University, Bangkok, Thailand, pada tahun 2004. Diangkat menjadi Direktur pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Desember 2006, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 5 tanggal 29 Desember 2006 oleh Rachmad Umar, S.H. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Emiten atau Perusahaan Publik lain. Mengikuti beberapa pelatihan di bidang ekonomi makro, peraturan terkait dengan bidang usaha dan kemampuan teknis terkait dengan bidang usaha.
Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
DIRECTORS’ PROFILE
Jemmy Eka Putra, President Director
Indonesian citizen, born in Surabaya in 1968. He completed his education at Universitas Brawijaya, Malang, with a Bachelor’s degree in Agriculture in 1990. Started his career in the Company in 1990 and was appointed as President Director at the Annual General Meeting of Shareholders dated June 2, 2009, the minutes of which were notarized under Deed No. 4 dated June 2, 2009 of SP Henny Singgih, S.H. He has not been appointed as a board member of other issuers or public companies.
He has undergone various training on macro economy, regulations and technical capabilities in relation to business activities. He is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
Setiadi Setiokusumo, Director
Indonesian citizen, born in Bangkalan in 1965. He completed his education at Universitas Surabaya with a Bachelor’s degree in Accounting in 1988.
Started his career in the Company in 1988 and was appointed as Director at the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated December 28, 2006, the minutes of which were notarized under Deed No. 5 dated December 29, 2006 of Rachmad Umar, S.H. He has not been appointed as a board member of other issuers or public companies.
He has undergone various training on macro economy, regulations and technical capabilities in relation to business activities. He is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
Putu Darsana, Independent Director
Indonesian citizen, born in Buleleng in 1965. He completed his Doctoral degree in Agronomy from the Faculty of Agriculture at Kasetsart University, Bangkok, Thailand, in 2004. He was appointed as Director at the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated December 28, 2006, the minutes of which were notarized under Deed No.
5 dated December 29, 2006 of Rachmad Umar, S.H.
He has not been appointed as a board member of other issuers or public companies. He has undergone various training on macro economy, regulations and technical capabilities in relation to business activities. He is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Joseph Suprijanto, Direktur
Warga Negara Indonesia, lahir di Tulungagung pada tahun 1963. Beliau menyelesaikan pendidikan di Fakultas Agronomi di Universitas Merdeka, Madiun, pada tahun 1995. Memulai karirnya di Perseroan pada tahun 1988 dan diangkat menjadi Direktur pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 6 Juni 2011, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 5 tanggal 6 Juni 2011 oleh SP Henny Singgih, S.H. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Emiten atau Perusahaan Publik lain. Mengikuti beberapa pelatihan di bidang ekonomi makro, peraturan terkait dengan bidang usaha dan kemampuan teknis terkait dengan bidang usaha. Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
Triono Hardyanto, Direktur
Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya pada tahun 1963. Beliau menyelesaikan pendidikan di Fakultas Pertanian di Universitas Sebelas Maret, Surakarta, pada tahun 1987. Memulai karirnya di Perseroan pada tahun 1989 dan diangkat menjadi Direktur pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 30 Mei 2014, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 50 tanggal 30 Mei 2014 oleh Lies Herminingsih, SH. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Emiten atau Perusahaan Publik lain. Mengikuti beberapa pelatihan di bidang ekonomi makro, peraturan terkait dengan bidang usaha dan kemampuan teknis terkait dengan bidang usaha. Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Tjiu Thomas Effendy, Komisaris Utama
Warga Negara Indonesia. Lahir di Pontianak pada tahun 1958. Memperoleh gelar master di bidang Administrasi Bisnis dari University of the City of Manila, Filipina tahun 1994. Memulai karirnya di PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk pada tahun 1980 dan diangkat menjadi Komisaris Utama pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 7 Juni 2016, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 4 tanggal 7 Juni 2016 oleh Marcivia Rahmani, S.H., M.Kn. Menjabat juga sebagai Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Mengikuti beberapa pelatihan di bidang ekonomi makro, peraturan terkait dengan bidang usaha dan kemampuan teknis terkait dengan bidang usaha.
Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
Joseph Suprijanto, Director
Indonesian citizen, born in Tulungagung in 1963.
He completed his education at the Faculty of Agronomy at Universitas Merdeka, Madiun, in 1995. Started his career in the Company in 1988 and was appointed as Director at the Annual General Meeting of Shareholders dated June 6, 2011, the minutes of which were notarized under Deed No. 5 dated June 6, 2011 of SP Henny Singgih, S.H. He has not been appointed as a board member of other issuers or public companies. He has undergone various training on macro economy, regulations and technical capabilities in relation to business activities. He is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
Triono Hardyanto, Director
Indonesian citizen, born in Surabaya in 1963.
He completed his education at the Faculty of Agriculture at Universitas Sebelas Maret, Surakarta, in 1987. Started his career in the Company in 1989 and was appointed as Director at the Annual General Meeting of Shareholders dated May 30, 2014, the minutes of which were notarized under Deed No. 50 dated May 30, 2014 of Lies Herminingsih, S.H. He has not been appointed as a board member of other issuers or public companies. He has undergone various training on macro economy, regulations and technical capabilities in relation to business activities. He is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
BOARD OF COMMISSIONERS’ PROFILE Tjiu Thomas Effendy, President Commissioner Indonesian citizen. Born in Pontianak in 1958.
Acquired his Master of Business Administration from the University of the City of Manila, Philippines in 1994. Started his career in the PT Charoen Pokphand Indonesia in 1980 and was appointed as President Commissioner at the Annual General Meeting of Shareholders dated June 7, 2016, the minutes of which were notarized under Deed No. 4 dated June 7, 2016 of Marcivia Rahmani, S.H., M.Kn.
He also serves as President Director of PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. He has undergone various training on macro economy, regulations and technical capabilities in relation to business activities. He is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
Ong Mei Sian, Komisaris
Warga Negara Indonesia. Lahir di Denpasar pada tahun 1962. Lulus dari Business Administration Universitas Parahyangan, Bandung. Memulai karirnya di PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk pada tahun 1993 dan diangkat menjadi Komisaris Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 7 Juni 2016, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 4 tanggal 7 Juni 2016 oleh Marcivia Rahmani, S.H., M.Kn. Menjabat juga sebagai Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Mengikuti beberapa pelatihan di bidang ekonomi makro, peraturan terkait dengan bidang usaha dan kemampuan teknis terkait dengan bidang usaha. Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
Burhan Hidayat, Komisaris Independen Warga Negara Indonesia, lahir di Padang pada tahun 1956. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Universitas Tarumanegara, dengan gelar sarjana di bidang akuntansi pada tahun 1983. Pernah bekerja di PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk dari tahun 1978 hingga tahun 2005. Diangkat menjadi Komisaris Independen sebagai masa jabatan pertama pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 30 Mei 2014, yang hasilnya diaktakan dengan Akta No. 50 tanggal 30 Mei 2014 oleh Lies Herminingsih, S.H. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Emiten atau Perusahaan Publik lain. Tidak memiliki afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.
INFORMASI MENGENAI KARYAWAN
Pada tanggal 31 Desember 2017, Perseroan dan entitas anaknya memiliki 623 karyawan tetap.
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Tingkat Pendidikan pada tanggal 31 Desember 2017.
Ong Mei Sian, Commissioner
Indonesian citizen. Born in Denpasar in 1962.
Graduated in Business Administration from Parahyangan University, Bandung and started her career in PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk in 1993. Was appointed Commissioner of the Company at the Annual General Meeting of Shareholders dated June 7, 2016, the minutes of which were notarized under Deed No. 4 dated June 7, 2016 of Marcivia Rahmani, S.H., M.Kn. She also serves as Director of PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.
She has undergone various training on macro economy, regulations and technical capabilities in relation to business activities. She is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
Burhan Hidayat, Independent Commissioner Indonesian citizen, born in Padang in 1956.
He completed his education at Universitas Tarumanegara, with a Bachelor’s degree in Accounting in 1983. He served in PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk from 1978 to 2005. He was appointed Independent Commissioner as the first office term at the Annual General Meeting of Shareholders dated May 30, 2014, the minutes of which were notarized under Deed No. 50 dated May 30, 2014 of Lies Herminingsih, S.H. He has not been appointed as a board member of other issuers or public companies. He is not affiliated with the members of other Boards of Directors and Commissioners.
INFORMATION ON EMPLOYEES
As of December 31, 2017, the Company and its subsidiaries had 623 permanent employees.
Table of Employee Composition by Educational Attainment as of December 31, 2017
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Jumlah Karyawan Number of Employees
14
503
17 89
623 Tingkat Pendidikan
Pendidikan \Educational Attainment Pasca Sarjana Post Graduate
Sarjana Graduate
Diploma Diploma SMU dan dibawahnya High School and below Jumlah
Total
Tabel Komposisi Karyawan Menurut Usia pada tanggal 31 Desember 2017
INFORMASI MENGENAI PEMEGANG SAHAM Nama pemegang saham Perseroan, berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Jumlah pemegang saham Perseroan, berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Table of Employee Composition by Age Group as of December 31, 2017
INFORMATION ON THE SHAREHOLDERS
The Company’s shareholders based on the Company’s Shareholders Listing as of December 31, 2017, is as follows:
The number of shareholders of the Company based on the Company’s Shareholders Listing as of December 31, 2017, is as follows:
%
31,00 23,08
0,00
0,08
45,84 100,00 Jumlah Saham
Number of Shares 930.000.000 692.344.000
200.000
2.500.000
1.374.956.000 3.000.000.000
Pemegang Saham
Shareholders PT Agrindo Pratama Midsummer Limited Tjiu Thomas Effendy Komisaris Utama President Commissioner Jemmy Eka Putra Direktur Utama President Director Masyarakat Public Jumlah Total
%
37,36 59,43
2,43 0,78
100,00 Jumlah Saham
Number of Shares 1.120.718.693 1.782.926.328
72.976.338 23.378.641
3.000.000.000 Jumlah Pemegang Saham
Number of Shareholders 42
65
1.282 14
1.403
Pemegang Saham %
Shareholders Institusi Lokal Local Institution
Institusi Asing Foreign Institution
Individu Lokal Local Individual
Individu Asing Foreign Individual Jumlah Total
Jumlah Karyawan Number of Employees
16
332
237
38 623 Usia
Age Group 21-30 Tahun 21-30 Years Old 31-40 Tahun 31-40 Years Old
41-50 Tahun 41-50 Years Old Di atas 50 Tahun Above 50 Years Old
Jumlah Total