MATEMATIKA II
Erwani Merry Sartika
Persamaan Diferensial
Persamaan Diferensial
• Persamaan diferensial adalah persamaan yang melibatkan variabel-variable tak bebas dan derivatif-derivatifnya terhadap variabel-variabel bebas.
• Persamaan diferensial ini dibagi menjadi dua
yaitu, Persamaan Diferensial Biasa/PDB (Ordinary
Differential Equation) dan Persamaan diferensial
Parsial/PDP (Partial DifferentialEquation).
Persamaan Diferensial Biasa
• PDB adalah persamaan diferensial yang hanya mempunyai satu variabel bebas. Jika y(x) adalah suatu fungsi satu variabel, maka x dinamakan variabel bebas dan y dinamakan variabel tak bebas.
• Persamaan Diferensial Parsial (disingkat PDP)
adalah suatu persamaan diferensial yang
mempunyai dua atau lebih variabel bebas.
Persamaan Diferensial Biasa Orde n
• Bentuk umum Persamaan Diferensial Linier Orde n:
𝑎
𝑛𝑥 𝑦
𝑛+ ⋯ + 𝑎
1𝑥 𝑦
′+ 𝑎
0𝑥 𝑦 = 𝑓 𝑥 ; 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑎
𝑛𝑥
≠ 0
• Bila 𝑓 𝑥 = 0 , maka disebut Persamaan Diferensial Linier Homogen.
• Bila 𝑓 𝑥 ≠ 0 , maka disebut Persamaan Diferensial Linier tidak Homogen.
• Jika 𝑎
0𝑥 , 𝑎
1𝑥 , … , 𝑎
𝑛𝑥 adalah konstanta maka PD
disebut PD linier dengan koefisien konstanta, jika tidak
disebut PD linier koefisien variabel.
PD homogen dan linier
• PD yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk di atas dikatakan PD tidak linier.
PD Solusi umum dan khusus
• Ada 2 jenis solusi PD yaitu solusi umum ( general solution) yang memuat semua solusi yang mungkin dan solusi khusus (particular solution) jika solusi tersebut bebas dari sembarang konstan.
Contoh
Persamaan Diferensial Biasa Orde 1
Persamaan Diferensial Ruas Kanan = nol
Dalam menyelesaikan persamaan diferensial dengan ruas kanan sama dengan nol dilakukan dengan teknik separasi variabel (variabelnya dapat dipisahkan), sering disebut Metode Pemisahan Peubah.
Contoh:
Selesaikan persamaan diferensial berikut dengan menggunakan teknik separasi variabel
Solusi
Persamaan Diferensial Eksak
• Misalkan suatu fungsi P(x,y) dan Q(x,y) dalam persamaan
• 𝑃 𝑥, 𝑦 𝑑𝑥 + 𝑄 𝑥, 𝑦 𝑑𝑦 ...(1)
• adalah diferensial eksak pada suatu fungsi diferensial 𝐹(𝑥, 𝑦) jika
• 𝜕𝑃(𝑥,𝑦)
𝜕𝑦 = 𝜕𝑄(𝑥,𝑦)
𝜕𝑥 ...(2)
• Jika Persamaan (2) dipenuhi, maka Persamaan (1) dapat ditulis
• 𝑃 𝑥, 𝑦 𝑑𝑥 + 𝑄 𝑥, 𝑦 𝑑𝑦 = 𝐹 𝑥, 𝑦 = 0
• Persamaan di atas disebut eksak dan solusi dari persamaan tersebut adalah
• 𝐹 𝑥, 𝑦 = 𝑘𝑜𝑛𝑠𝑡𝑎𝑛
Contoh
• Karena memenuhi syarat maka persamaan tersebut eksak.
• Maka 𝜕𝐹
𝜕𝑥 = 𝑃(𝑥, 𝑦) atau 𝜕𝐹
𝜕𝑦 = 𝑄(𝑥, 𝑦); sehingga