• Tidak ada hasil yang ditemukan

Melakukan Asesmen Awal Pembelajaran

N/A
N/A
Dindin Pahrudin

Academic year: 2024

Membagikan "Melakukan Asesmen Awal Pembelajaran"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

MELAKUKAN

ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN

Aksi Nyata Topik

Asesmen SD/Paket

Oleh : Septianalisa, S.Pd

(2)

Asesmen Proses pengumpulan dan

pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan

belajar, perkembangan dan

pencapaian

(3)

3 Pendekatan Asesmen

1. DIAGNOSTIK 2. FORMATIF 3. SUMATIF

(4)

Mengapa perlu

melakukan Asesmen Diagnostik?

Perbedaan kondisi murid yang beragam, seperti : - Kebutuhan

- Kemampuan

- Latar Belakang - Pengalaman

- Tingkat Kematangan

(5)

Tahapan penyusunan Asesmen Diagnostik

SATU

* Menganalisa rapot tahun lalu,

* Mengidentifikasi kompetensi yang akan diajarkan.

DUA

* Menyusun instrumen asesmen.

* Menggali informasi tentang peserta

didik.

(6)

Tahapan penyusunan Asesmen Diagnostik

TIGA

*Melaksanakan asesmen dan mengolah hasil.

EMPAT

* Menggunakan data hasil asesmen untuk merancang pembelajaran bermakna

sesuai karakter peserta didik.

(7)

Pentingnya Asesmen diagnostik untuk memetakan peserta didik berdasarkan kemampuannya sehingga guru dapat

mengajar sesuai kemampuan murid dan sebagai proses memperoleh informasi untuk merefleksikan praktek mengajar yang telah dilakukan.

Pembagian peran dalam kelompok Pengaturan kelompok belajar

Bimbingan bagi yang belum mencapai kompetensi

HASIL ASESMEN DIAGNOSTIK DIGUNAKAN GURU SEBAGAI :

Perbanyak bahan ajar visual dan teks

(8)

Kapan waktu yang tepat melakukan

asesmen diagnostik

* Dilakukan pada minggu-minggu awal tahun pelajaran

* Di awal pembahasan materi

baru

(9)

Jenis Asesmen Diagnostik

ASESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF

Asesmen yang dapat dilaksanakan secara rutin pada awal ketika guru akan memperkenalkan sebuah topik pembelajaran baru, pada akhir ketika guru sudah selesai menjelaskan dan membahas sebuah topik.

ASESMEN DIAGNOSTIK NON-KOGNITIF

Ditunjukkan untuk mengukur aspek psikologi

dan kondisi emosional peserta didik

(10)

Tujuan Diagnostik Kognitif

Mengidentifikasi capaian kompetensi

peserta didik

Menyesuaikan

pembelajaran di kelas dengan kompetensi

peserta didik

Memberikan kelas remidial atau

pelajaran tambahan

Psikologi dan sosial emosi

Aktivitas belajar di rumah

Kondisi keluarga dan pergaulan peserta

didik

Gaya belajar,

karakter dan minat peserta didik

Tujuan Asesmen Diagnostik

Non Kognitif

(11)

Langkah - langkah Asesmen

Diagnostik

Asesmen Diagnostik

Kognitif maupun Asesmen Diagnostik Non-kognitif

memiliki 3 tahapan

pelaksanaan yang sama yaitu :

- Persiapan

- Pelaksanaan

- Tindak lanjut

(12)

Langkah - langkah Asesmen Diagnostik Kognitif

PERSIAPAN

* Membuat jadwal pelaksanaan asesmen

* Mengidentifikasi materi asesmen

* Menyusun instrumen asesmen untuk mengukur kompetensi peserta didik

* Menyusun pertanyaan sederhana.

PELAKSANAAN

* Memberikan pertanyaan -

pertanyaan asesmen yang telah disusun kepada semua peserta didik

DIAGNOSIS DAN TINDAK LANJUT

* Mengolah hasil asesmen

* Membagi nilai peserta didik ke dalam 3 kategori : paham utuh, paham sebagian & tidak paham

* Menghitung rata - rata kelas peserta didik dan mengikuti pembelajaran sesuai fasenya

* Mengulangi proses yang sama di setiap awal pembelajaran untuk mengadaptasi materi

pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik

(13)

Langkah - langkah Asesmen Diagnostik Non-kognitif

PERSIAPAN

* Guru harus mempersiapkan alat bantu gambar yang mewakili emosi dan pertanyaan panduan

* Guru membuat pertanyaan kunci, seperti apa saja yang kamu

lakukan selama belajar di rumah?

PELAKSANAAN

* Dengan meminta peserta didik mengekspresikan perasaan . selama belajar di rumah dan . menjelaskan aktivitasnya, seperti bercerita, menulis dan menggambar

TINDAK LANJUT

* Mengidentifikasi ekspresi peserta didik yang negatif dan mengajak berdiskusi secara personal

* Menentukan tindak lanjut dan mengkomunikasikan . dengan peserta didik dan orang tua jika diperlukan

* Mengulang pelaksanaan asesmen non kognitif pada awal pembelajaran.

(14)

Hasil

Diagnostik

Guru menyesuaikan aktivitas dan materi belajar di kelas dengan peningkatan rata - rata semua

peserta didik di kelas, dengan demikian asesmen diagnostik sangat penting sebelum mengikuti

pembelajaran sehingga akan diketahui kemampuan

dasar siswa dalam sebuah mata pelajaran.

(15)

DOKUMEN KEGIATAN

ASESMEN DIAGNOSTIK

(16)

UMPAN BALIK TEMAN SEJAWAT

1. Apakah rencana tindak lanjut sudah berdasarkan hasil Asesmen Diagnostik?

2. Apakah rencana tindak lanjut sesuai dengan strategi pembelajaran melibatkan peserta didik?

(17)

REFLEKSI

Setiap peserta didik di kelas memiliki kemampuan yang beragam, hasil dari asesmen dijadikan tujuan dalam

merancang pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru sebagai pendidik harus dapat mengidentifikasi

kebutuhan peserta didik sehingga dapat meletakkan peserta didik dan merancang pembelajaran sesuai dengan

kemampuannya.

(18)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait

• Asesmen bukan sekedar tes di akhir pembelajaran untuk mengecek bagaimana siswa bekerja dalam kondisi tertentu, namun harus terlaksana pada saat pembelajaran berlangsung untuk

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dengan

SPO ASESMEN awal

Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran, menyediakan informasi sebagai umpan balik untuk guru, peserta didik, dan orang tua..

Pembahasan akan bermuara pada asesmen otentik yang merupakan kegiatan terpadu dengan proses pembelajaran (on-going assessnent) untuk membantu siswa belajar dalam

Kedudukan Asesmen dalam Penetapan Layanan Bimbingan dan Konseling Asesmen atau pengukuran adalah untuk mengetahui keadaan siswa pada saat tertentu waktu dilakukan asesmen baik potensi

Ada beberapa kelompok berdasarkan asesmen ini yaitu :  Kelompok huu kelompok pemula : siswa belum mengenal huruf atau baru mengenal beberapa huruf  Kelompok suku kata : siswa

Dokumen ini membahas tentang langkah-langkah untuk merancang asesmen untuk meningkatkan penilaian pembelajaran yang