• Tidak ada hasil yang ditemukan

Naskah Skripsi Full Versi

N/A
N/A
Fitroh Satrio

Academic year: 2023

Membagikan "Naskah Skripsi Full Versi"

Copied!
221
0
0

Teks penuh

Sutrisna Wibawa, M.Pd., selaku rektor Universitas Negeri Yogyakarta yang memberikan ilmu dan motivasi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Efikasi diri dan budaya organisasi merupakan modal yang membentuk kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.

Identifikasi Masalah

Berdasarkan pemaparan diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dikalangan mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi dengan judul “Pengaruh Self-Efficacy, Budaya Organisasi dan Motivasi Belajar Sebagai Variabel Intervening Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta”. Dengan mempertimbangkan banyaknya faktor yang mempengaruhi kesiapan kerja, maka penelitian ini mengetahui pengaruh efikasi diri, budaya organisasi dan motivasi belajar terhadap kesiapan kerja siswa.

Rumusan Masalah

Dari penjelasan latar belakang masalah dan identifikasi masalah di atas, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja.

Tujuan Penelitian

Kesiapan Kerja

Seseorang harus berani menerima tanggung jawab karena sikap bertanggung jawab merupakan salah satu indikator kesiapan siswa dalam bekerja. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa kesiapan kerja adalah kematangan yang diperoleh seseorang dari pengalaman belajar untuk melakukan aktivitas atau pekerjaan tertentu.

Motivasi Belajar

Sedangkan menurut Sardiman, motivasi belajar adalah daya penggerak umum dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan kegiatan belajar guna mencapai tujuan mata pelajaran yang diinginkan. Sedangkan Dimyati dan Mudjiono mengartikan motivasi belajar sebagai dorongan mental yang menggerakkan dan mengarahkan tingkah laku manusia, termasuk tingkah laku belajar.

Efikasi Diri

Menurut Alwisol, efikasi diri merupakan persepsi diri sendiri mengenai seberapa baik seseorang dapat berfungsi dalam situasi tertentu. Menurut Bandura (1997), efikasi diri setiap individu akan berbeda-beda pada setiap individu.

Budaya Organisasi

Persamaan penelitian yang akan dilakukan adalah penggunaan variabel budaya organisasi dengan menggunakan uji regresi sederhana. Diyan Novita Sari (2015) dengan tesisnya yang berjudul “Dampak Budaya Organisasi dan Self-Efficacy Terhadap Kinerja PT Salesperson.

Kerangka Berpikir

Siswa dengan efikasi diri yang tinggi akan mengetahui sejauh mana kemampuannya dalam menghadapi dunia kerja. Semakin tinggi efikasi diri seorang mahasiswa, maka semakin besar pula kemauannya memasuki dunia kerja.

Paradigma Penelitian

Siswa yang sadar akan pentingnya motivasi belajar akan mudah memahami apa yang telah dipelajarinya. Motivasi belajar sangat diperlukan untuk meningkatkan dan menanamkan keterampilan yang dipelajari siswa agar siswa mempunyai kesiapan kerja yang matang.

Hipotesis Penelitian

Penelitian expost-facto merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengkaji suatu peristiwa yang telah terjadi kemudian melihat kembali faktor-faktor yang mungkin menyebabkan terjadinya penelitian tersebut. Dikatakan ex post facto (kausalitas) karena penelitian ini mencari pengaruh kausal dari variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Z) melalui variabel intervening (Y). Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui pengaruh antara variabel yang diteliti yaitu self-efisiensi, budaya organisasi dan motivasi belajar sebagai variabel intervening terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Tempat dan Waktu Penelitian

Sedangkan waktu yang diperlukan untuk penelitian ini adalah bulan April 2018 sampai selesai.

Populasi dan Sampel Penelitian

Jika penelitian menggunakan analisis multivariat, maka ukuran sampel minimal sepuluh kali lipat dari jumlah variabel yang diteliti. Untuk penelitian eksperimen sederhana, dengan menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, jumlah anggota sampel masing-masing antara 10 sampai 20 orang. Variabel ini merupakan variabel yang dipengaruhi atau dihasilkan dari adanya variabel eksogen (Sugiyono, 2016:39 ).

Variabel ini merupakan variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat dalam suatu hubungan tidak langsung yang tidak dapat diamati dan diukur (Sugiyono, 2016:39). Variabel independen dalam penelitian ini adalah efikasi diri yang disimbolkan dengan X1 dan budaya organisasi yang disimbolkan dengan X2.

Definisi Operasional Variabel

Instrumen angket terdiri dari 15 item pernyataan yang digunakan untuk menilai kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Uji validitas instrumen terdiri dari 15 item pernyataan yang digunakan untuk menilai motivasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Instrumen angket terdiri dari dua puluh item pernyataan yang digunakan untuk menilai efikasi diri mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Instrumen angket terdiri dari 14 item pernyataan yang digunakan untuk menilai kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY. Instrumen angket terdiri dari 14 item pernyataan yang digunakan untuk menilai motivasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY. Instrumen angket terdiri dari 19 item pernyataan yang digunakan untuk menilai efikasi diri mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY.

Teknik Analisis Data

Deskripsi Profil Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY

Pendidikan ekonomi merupakan salah satu mata kuliah dan program studi utama di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Semula Pendidikan Ekonomi merupakan mata kuliah utama di Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE), namun demi memenuhi tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif, FISE dipecah menjadi dua fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Fakultas Ilmu Sosial. Fakultas Ekonomi. Oleh karena itu, Fakultas Ekonomi resmi dipisahkan dari Fakultas Ilmu Sosial pada tanggal 22 Juni 2011 dan menjadi fakultas baru Universitas Negeri Yogyakarta.

Visi pendidikan ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta yaitu “Pada tahun 2025 menjadi program studi pendidikan ekonomi unggulan di Indonesia yang mempersiapkan, menghasilkan dan mengembangkan calon tenaga pendidik ilmu ekonomi yang berkompeten berdasarkan ketakwaan, kemandirian dan kecerdasan serta mempunyai wawasan ekonomi kerakyatan dan jiwa kewirausahaan.” Fakultas Ekonomi terdiri dari mata kuliah Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Administrasi Perkantoran, D3 Akuntansi, D3 Manajemen Pemasaran dan D3 Kesekretariatan. Selain memiliki program gelar, Fakultas Ekonomi juga difasilitasi oleh organisasi kemahasiswaan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan di tingkat gelar, jurusan, dan fakultas.

Deskripsi Responden Penelitian

Menghasilkan penelitian kualitatif yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bermanfaat bagi masyarakat dalam bidang pendidikan ekonomi. Terwujudnya kerjasama yang sinergis dengan lembaga lain, baik dalam maupun luar negeri, dalam bidang pendidikan ekonomi. Dari jumlah responden tersebut, mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2014 lebih banyak yaitu sebanyak 69 mahasiswa (53,9%) dan angkatan 2015 sebanyak 59 mahasiswa (46,1%).

Deskripsi Variabel Penelitian

Berdasarkan Tabel 20 terlihat frekuensi tertinggi pada kelas interval 44-46 sebanyak 45 responden dengan persentase 35,2%, dan frekuensi terendah pada kelas interval 55-58 sebanyak 1 responden dengan persentase 0,8 . %. Sebaran tren variabel kesiapan kerja terbagi menjadi 3 kategori yaitu kategori rendah, sedang dan tinggi.

Histogram Kesiapan Kerja

Berdasarkan perhitungan distribusi tren data variabel kesiapan kerja, maka dapat dibuat tabel distribusi tren variabel kesiapan kerja berdasarkan kategori yang telah dihitung. Dengan demikian disimpulkan bahwa penilaian responden terhadap variabel kesiapan kerja adalah tinggi karena sebagian besar responden memberikan penilaian yang tinggi.

Kesiapan Kerja

Hasil analisis deskriptif variabel motivasi belajar diperoleh skor maksimum sebesar 56, skor minimum 40, mean sebesar 47,30, mean sebesar 47, modus sebesar 45 dan standar deviasi sebesar 3,834. Berdasarkan tabel 22 diketahui frekuensi variabel motivasi belajar tertinggi terdapat pada rentang kelas 46 – 48 sebanyak 33 responden dengan persentase 25,8%.

Histogram Motivasi Belajar

Sebaran data kecenderungan variabel motivasi belajar terbagi menjadi 3 kategori yaitu kategori rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan perhitungan distribusi tren data variabel motivasi belajar, maka dapat dibuat tabel distribusi tren variabel.

Motivasi Belajar

Hasil analisis deskriptif variabel efikasi diri memperoleh skor maksimum sebesar 74, skor minimum sebesar 49, mean sebesar 60,15, median sebesar 60, modus sebesar 55, dan standar deviasi sebesar 4,836. Berdasarkan Tabel 24 diketahui frekuensi variabel efikasi diri tertinggi terdapat pada kelas interval 57 – 60 sebanyak 46 responden dengan persentase 35,9%.

Histogram Efikasi Diri

Sebaran kecenderungan data variabel efikasi diri dibagi menjadi 3 kategori yaitu kategori rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan perhitungan distribusi tren data variabel efikasi diri, maka dapat dibuat tabel distribusi tren variabel efikasi diri berdasarkan kategori yang telah dihitung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penilaian responden terhadap variabel efikasi diri adalah tinggi, karena mayoritas responden memberikan penilaian yang tinggi.

Efikasi Diri

Hasil analisis deskriptif variabel budaya organisasi mencapai skor maksimal 76, skor minimum 42, mean 60,99, median 58, modus 57 dan standar deviasi 7,223. Berdasarkan tabel 26 menunjukkan frekuensi tertinggi variabel budaya organisasi pada kelas interval adalah 57 – 61 dengan jumlah responden 49 orang dengan persentase 38,3%.

Histogram Budaya Organisasi

Dengan demikian diketahui bahwa responden menilai variabel budaya organisasi sangat tinggi karena sebagian besar responden memberikan penilaian tinggi.

Budaya Organisasi

Pengujian Hipotesis

Hasil pengujian hipotesis pertama yaitu pengaruh efikasi diri terhadap motivasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY mempunyai nilai bobot regresi terstandar sebesar 0,335 dan c.r. Hasil pengujian hipotesis kedua yaitu pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY mempunyai nilai bobot regresi terstandar sebesar 0,409 dan c.r. Hasil pengujian hipotesis kelima yaitu pengaruh motivasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY mempunyai nilai bobot regresi terstandar sebesar 0,165 dan c.r.

Hasil perhitungan analisis data menunjukkan bahwa koefisien determinasi pengaruh self-efisiensi dan budaya organisasi terhadap motivasi belajar adalah sebesar 0,422. Selain itu pengaruh efikasi diri, budaya organisasi dan motivasi belajar terhadap kesiapan kerja siswa memberikan koefisien determinasi sebesar 0,282. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tidak langsung efikasi diri terhadap kesiapan kerja melalui motivasi belajar sebesar 0,055.

Pembahasan Hasil Penelitian

  • Pengaruh efikasi diri terhadap motivasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Pengaruh efikasi diri terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Pengaruh budaya organisasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Pengaruh motivasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta

Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Pengaruh efikasi diri terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Pendidikan Ekonomi, Universitas Negeri Yogyakarta. Pengaruh budaya organisasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Pengaruh motivasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Sedangkan variabel budaya organisasi dan variabel motivasi belajar tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel kesiapan kerja siswa. Hasil lain juga menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi secara tidak langsung dapat memberikan kontribusi sebesar 6,8% terhadap variabel kesiapan kerja mahasiswa melalui motivasi belajar mahasiswa pendidikan ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Keterbatasan Penelitian

Terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara efikasi diri terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY. Jadi semakin tinggi efikasi diri siswa, maka akan semakin besar kemauan siswa untuk bekerja. Angka tersebut juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tidak langsung antara efikasi diri terhadap kesiapan kerja melalui motivasi belajar siswa.

Secara langsung tidak terdapat pengaruh yang signifikan budaya organisasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY. Nilai sebesar 0,068 artinya budaya organisasi melalui motivasi belajar dapat mempengaruhi sebesar 6,8% terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY. Dengan demikian, semakin tinggi motivasi belajar tidak akan meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi UNY.

Petunjuk Pengisian Angket Penelitian

Identitas Responden

Referensi

Dokumen terkait

KATA PENGANTAR Puji Syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penyusunan skripsi yang berjudul “Pengaruh Investment Opportunity

2 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah, penyusunan Laporan ini merupakan salah satu upaya

viii KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang

ix KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penyusunan Karya Tulis Ilmiah yang Berjudul “ Gambaran Pengetahuan Gizi, Pola

ii Institut Teknologi Nasional KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT atas berkah, rahmat, dan hidayah-Nya yang senantiasa dilimpahkan kepada penulis,

iv KATA PENGANTAR Puji syukur penulis haturkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat,karunia,berkah dan hidayah- Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan

ix KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan pertolongan kepada hamba-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi

ix KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan nikmat kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir skripsi yang berjudul Pengaruh