LK 1.3 Penentuan Penyebab Masalah dan Masalah Terpilih yang akan diselesaikan Nama : Edi Saputra
Asal Institusi : SDN 2 Ketol
No. Hasil eksplorasi penyebab masalah
Akar penyebab
masalah Analisis akar penyebab masalah Masalah terpilih yang akan
diselesaikan 1. Berdasarkan hasil
eksplorasi penyebab masalah dari
kajianliteratur dan wawancara, maka dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab rendahnya motivasi siswa dalam pembelajaran adalah : 1. Guru kurang
menggunakan model pembelajaran
yangkreatif dan inovatif
2. Guru menggunakan metode yang kurang tepat.
3. Pembelajaran di kelas yang monoton dan berpusat kepada guru 4. Kurangnya dorongan
dan motivasi orang tuaterhadap belajar siswa
5. Kurangnya
konsentrasisiswa dalam pembelajaran
6. Lingkungan belajar yang tidak mendukung
Guru kurang
menggunakan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif
Berdasarkan akar penyebab masalah, maka hasil analisis akar penyebab masalahnya :
Guru belum menggunakan model pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran, sering menggunakan model konvensional seperti ceramah dan tanya jawab sehingga motivasi belajar siswa rendah.
Guru dalam pembelajaran jarang menggunakan media pembelajaran yang menarik. Model pembelajaran yang inovatif dan menarik akan berkontribusi untuk ikut mempengaruhi motivasi belajar dalam diri siswa berupa faktor ekstrinsik. Siswa akan termotivasi untuk belajar apabila guru menggunakan model yang inovatif yang akan memotivasi siswa, menumbuhkan stimulus siswa dan membuat siswa semangat belajar.
1. Guru kurang
menggunakan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
2. Guru masih
menggunakan metode konvensional dalam pembelajaran
3. Kurangnya penguasaan tenaga pendidik terhadap model-model
pembelajaran yang ada
2.. Setelah dilakukan analisis terhadap kajian literatur dan wawancara, penyebab Pembelajaran di kelas masih belum berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) :
1. Paradikma lama siswa hanya di suruh
menghafal bukan berlatih untuk kemampuan menalar 2. Kemampuan Guru
dalam menyususun pembelajaran
berbasis HOTS masih Rendah
3. Guru sering
memberikan soal LOTS kepada peserta didik karena dirasa lebih mudah dikerjakan dan dipahami peserta didik.
Pembelajaran di kelas masih belum berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill)
Berdasarkan akar penyebab masalah, maka hasil analisis akar penyebab masalahnya :
Guru belum dapat menerapkan pembelajaran HOTS secara maksimal dan masih melaksanakan pembelajaran berbasis LOTS adalah akar penyebab utama masalah "Pembelajaran di kelas masih belum berbasis HOTS". Selanjutnya, guru akan lebih aktif mencari sumber informasi terkait pembelajaran berbasis HOTS agar lebih siap dan percaya diri dalam menerapkan pembelajaran berbasis HOTS.