PENGARUH PENERAPAN TEKNIK PASAR TERHADAP AKTIVITAS DAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS XI TEKNIK INSTALASI LISTRIK SMK NEGERI 1 PADANG
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Ikhwanul Qadri, Villia Anggraini, Radhya Yusri
Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat [email protected]
ABSTRACT
This study is motivated by the activity of students who are limited to listening and noting and the ability to understand students' mathematical concepts is still low.The purpose of this study to find out how the development of student learning activities by applying market techniques and to know the understanding of mathematical concepts of students by applying market techniques better than the understanding of mathematical concepts of students by applying conventional learning.This type of research is experimental research with random research design on the subject. Population in this research is student of class XI of Electric Power Installation Technique SMK Negeri 1 Padang year lesson 2017/2018.The sampling technique was done randomly, so XI TITL A was selected as the experimental class and XI TITL B as the control class.The instrument used is activity observation sheet and final test of student mathematical concept understanding. Form of test used is essay form of reliability with test r_11 = 0,802.The analytical techniques used for hypothesis testing are one-party t test and percentage test of students' activity. Based on the result of data analysis, it is known that the student activity has increased and the two sample classes are normal and homogeneous distributed. Hypothesis test results obtained t_hitung = 1.702 greater than t_table = 1.672.So it can be concluded that the understanding of mathematical concepts of students by applying market techniques is better than the understanding of mathematical concepts of students by applying conventional learning of class XI students Electric Power Installation Technique SMK country 1 Padang and learning by applying market techniques in general learning activities of students has increased.
Keywords: Market Techniques, Activities, Understanding Concepts
PENDAHULUAN
Kemampuan pemahaman konsep matematika merupakan suatu tujuan penting dalam proses pembelajaran, dengan memahami materi siswa dapat lebih mengerti akan konsep materi itu sendiri.
Shadiq (2009: 13) “pemahaman
konsep berarti siswa mampu mendefinisikan konsep, mengidentifikasi dan memberi contoh atau bukan contoh”
Permasalahan yang ditemukan pada saat observasi yang dilakukan di kelas X SMKN 1 Padang pada tanggal 6 Maret – 28 Maret 2018
serta wawancara guru dan siswa yaitu Proses pembelajaran masih terpusat pada guru, siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran, siswa kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran, aktivitas siswa hanya terbatas pada mendengar dan mencatat, kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah dan apabila dilakukan pembelajaran diskusi kelompok banyak siswa yang meribut.
Solusi yang digunakan untuk mengatasi aktivitas siswa yang terbatas pada mendengar maupun mencatat dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang masih rendah adalah Teknik Pasar.
Teknik pasar merupakan salah satu trik dan taktik mengajar yang dirancang oleh Paul Ginnis untuk mengaktifkan siswa dalam belajar dengan cara berdiskusi dalam kelompok, dimana setiap anggota kelompok dituntut untuk memahami materi dan menjelaskan kembali kepada anggota kelompok yang belum mengerti. Menurut Paul Ginnis (2008), teknik pasar merupakan
“sebuah teknik atau cara memberikan
kesempatan kepada setiap siswa untuk memikul tanggungjawab atas permasalahan yang nantinya akan menjadi permasalahan kelompoknya”
Aktivitas merupakan suatu komponen di dalam proses pembelajaran, seperti yang diungkapkan oleh Sardiman (2001:
97) menyatakan bahwa “setiap orang yang belajar harus aktif, tanpa adanya aktivitas maka proses belajar tidak mungkin terjadi”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menerapkan teknik pasar pada siswa kelas XI TITL SMK Negeri 1 Padang dan apakah pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan teknik pasar lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas XI TITL SMK Negeri 1 Padang.
Penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Sri Rahayu (2015) dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa
yang menggunakan teknik pasar lebih baik dari pemahaman konsep siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu random terhadap subjek. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TITL SMK Negeri 1 Padang 2017/2018 dengan kelas yang terpilih kelas XI TITL A sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TITL B sebagai kelas kontrol. Penelitian dilakukan pada tanggal 05 September 2017 sampai 03 Oktober 2017.
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran matematika yang dilaksanakan dengan teknik pasar dikelas eksperimen dan pembelajaran konvensional dikelas kontrol.
Variabel terikat pada penelitian ini adalah aktivitas dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI TITL SMK Negeri 1 Padang.
Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas dan
tes akhir yang berbentuk esai.
Sebelumnya, dilakukan tes uji coba di SMKN 1 Sumatera Barat. Tingkat Kesukaran (TK) semua soal berkriteria sedang. Daya Pembeda (DP) menyatakan semua soal diterima dan kriteria koefisien reliabilitas tes
Teknik analisis data yang dilakukan adalah mencari normalitas dan homogenitas, setelah data tersebut normal dan homogen selanjutnya adalah mencari hipotesis dengan melakukan uji t satu pihak.
HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil perhitungan setelah melakukan tes akhir pada kelas sampel dapat dilihat pada tabel 1.
Tabel 1. Analisis Hasil Tes Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas Sampel
Kelas sampel
Banyak Siswa
̅ S S Eksperi
men
30 74,50 14,97 100 55 55 Kontrol 30 68,27 13,34 100 52 52
Tabel 1 memperlihatkan bahwa rumus statistik diperoleh
dengan , karena , maka hipotesis penelitian diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan teknik pasar lebih baik dari pemahaman konsep matematis menggunakan pembelajarn konvensional pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Padang.
Tabel 2. Persentase aktivitas belajar siswa
No Aktivitas Siswa
Persentase Pertemuan I II III 1 (Visual
Activities)
30 61 74 2 (Oral
Activities)
59 79 85
3 (Oral Activities)
26 18 15
4 (Writing Activities)
30 64 78 5 (Mental
Activities)
56 21 11
Tabel 2 menunjukkan aktivitas yang diamati dalam penelitian ini yaitu Visual Activities, Oral Activities dan Mental Activities.
Aktivitas siswa dalam pembelajaran ditunjukkan melalui lembar observasi yang diisi oleh observer. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa aktivitas siswa kelas eksperimen dengan menggunakan teknik pasar bervariasi dalam setiap pertemuan karena dipengaruhi tingkat kesulitan materi dan kebiasaan siswa dalam belajar.
Pelaksanaan pembelajaran Teknik Pasar berawal dari guru memberikan sub topik yang berbeda tiap kelompok/stand diiringi pembagian kertas chart dan spidol kepada setiap kelompok. Contoh poster hasil diskusi salah satu kelompok.
Gambar 1. Contoh Poster
Gambar 1 menunjukan siswa sudah cukup mampu memahami materi tentang Penjumlahan Matriks, hal ini terlihat dari jawaban siswa yang tertulis dikertas chart tentang menentukan penjumlahan matrik serta mampu memberikan penjelasan dengan baik dan benar.
Proses pembelajaran dilanjutkan dengan guru memberikan waktu setiap kelompok menentukan siapa yang akan menjaga dan berkunjung ke stand-stand lainnya.
Selanjutnya, siswa disuruh berkunjung ke stand lain dengan cara berpencar untuk memperoleh
informasi yang dibutuhkan searah jarum jam. Kemudian guru meminta siswa kembali ke stand masing- masing dan menceritakan apa saja yang mereka dapat dari hasil kunjungannya. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, selanjutnya diberikan tes.
Hasil tes siswa seperti pada Gambar 2 berikut
Gambar 2 Hasil tes siswa Berdasarkan Gambar 2 siswa sudah mulai mampu memahami perbedaan penjumlahan matriks dan pengurangan matriks dari jawaban yang ditulis siswa baik no 1 atau pun no 2 siswa mampu menjawab dengan baik dan benar sesuai perintah dari soal yang diberikan, sehingga siswa mendapatkan skor maksimal dari jawaban yang dibuatnya.
Berdasarkan tes akhir dan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan teknik
pasar lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional dapat dilihat pada Gambar 3 berikut
Gambar 3. Jawaban no 4C siswa berkemampuan tinggi kelas eksperimen
Berdasarkan Gambar 3 jawaban yang ditulis siswa no 4c dapat dilihat bahwa siswa sudah mampu menyatakan ulang sebuah konsep dan menjawab dengan baik dan benar sesuai perintah dari soal yang diberikan, sehingga siswa mendapatkan skor maksimal dari jawaban yang dibuatnya. Selanjutnya jawaban pada kelas kontrol dapat dilihat pada Gambar 4 berikut
Gambar 4. Jawaban soal no 4C siswa yang berkemapuan tinggi kelas kontrol
Berdasarkan jawaban siswa pada Gambar 4 terlihat bahwa siswa sudah mampu menyatakan ulang sebuah konsep, tetapi dalam mengaplikasikannya kepemecahan masalah siswa masih kurang, itu dapat dilihat dari tahap-tahap jawaban yang ditulis oleh siswa. Dalam operasi penjumlahan siswa sering salah sehingga tahap selanjut juga terjadi kesalahan dalam penjumlahan dan berdampak pada skor yang jawaban akhir dan skor yang didapat.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap masalah yang telah dikemukakan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menerapkan teknik pasar dapat meningkatkan perkembangan aktivitas belajar siswa dan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan teknik pasar lebih baik dari pada
pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional di kelas XI TITL SMK Negeri 1 Padang.
DAFTAR PUSTAKA
Shadiq. Fadjar. (2009). Kemahiran Matematika. Yogyakarta:
Depdiknas
Ginnis, Paul. (2008) Tri dan Taktik Mengajar. Jakarta: PT. Indeks Rahayu, Sri. Padang: STKIP PGRI
SUMBAR
Sardiman. (2011). Inter teraksi Motivasi Belajar Mengajar.
Jakarta: Rajawali Pers.