Setuju untuk memberikan hak bebas royalti non-eksklusif kepada Universitas Satya Negara Indonesia atas karya ilmiah saya yang berjudul : EFEK PERISAI PAJAK NON UTANG. Selain itu Universitas Satya Negara Indonesia berhak menyimpan, mentransfer media/format, mengelola dalam bentuk database, memelihara dan mempublikasikan tugas akhir saya, sepanjang nama saya masih disebutkan di dalamnya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik. hak cipta dan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, pengetahuan yang digunakan secara etis. PENGARUH PERKEMBANGAN PAJAK BUKAN HUTANG, UKURAN USAHA, RISIKO USAHA DAN PERTUMBUHAN USAHA TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI PASAR EFEK INDONESIA. Periode ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan akademik untuk memperoleh gelar Sarjana Akuntansi (S.Ak). Gelar Sarjana Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Satya Negara Indonesia.
Teman-teman semua angkatan 2017 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Negara Indonesia yang namanya tidak dapat saya sebutkan satu persatu dan pihak-pihak lain yang selalu mendukung penulis selama masa studinya.
ABSTRACT
ABSTRAK
Uji Koefisien Determinani (Adjusted R2)Error! Bookmark not defined
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANError! Bookmark not defined
DAFTAR LAMPIRAN
PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui pengaruh Non Debt Tax Shield terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode. Untuk mengetahui pengaruh risiko bisnis terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode.
Untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode.
Manfaat Penelitian
Untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Manfaat teoritis adalah manfaat penelitian dari segi teoritis yaitu manfaat penelitian bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi teoritis.Manfaat penelitian ini adalah menambah pengetahuan para pembaca, untuk penelitian selanjutnya dan sebagai pembanding antara teori dan praktek nyata, penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat untuk penelitian selanjutnya.
LANDASAN TEORI A. Pecking Order Theory
- Struktur Modal
- Pengertian Struktur Modal
- Komponen – Komponen Struktur Modal
- Pengukuran Struktur Modal
- Pengertian Non Debt Tax Shield
- Pengukuran Non Debt Tax Shield
- Pengertian Ukuran Perusahaan
- Klasifikasi Ukuran Perusahaan
- Indikator Ukuran Perusahaan
- Risiko Bisnis
- Pengertian Risiko Bisnis
- Pertumbuhan Perusahaan
- Pengertian Pertumbuhan Perusahaan
- Indikator Pertumbuhan Perusahaan
- Penelitian Terdahulu
- Kerangka Pemikiran
- Pengaruh Non Debt Tax ShieldTerhadap Struktur Modal
- Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal
- Pengaruh Risiko Bisnis Terhadap Struktur Modal
- Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Struktur Modal
Kebanyakan perusahaan dengan risiko bisnis yang tinggi akan memilih untuk tidak menggunakan struktur modal (DER) yang tinggi untuk mengurangi risiko perusahaan tidak mampu membayar utangnya di masa depan (Dewi & Lestari, 2014). Pengaruh peluang pertumbuhan, likuiditas, non-debt tax shield dan rasio aset tetap terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur. Pengaruh Kebijakan Dividen, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Risiko Bisnis, Kas, Pengendalian Kepemilikan, dan Innocent Tax Shield terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur.
Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan risiko bisnis berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal. Pengaruh non-debt tax shield, ukuran perusahaan, risiko bisnis dan peluang pertumbuhan terhadap struktur modal. Risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap struktur modal, sedangkan perlindungan pajak non-utang berpengaruh terhadap ukuran dan pertumbuhan perusahaan.
Penelitian Dewi Sukma & Dana Made (2019) mengungkapkan bahwa non-debt tax shield berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal. struktur modal. Dalam penelitian (Armelia Shelly, 2016), hasil penelitian menyatakan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh (Cahyo, 2014) menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal.
Oleh karena itu, sebagian besar perusahaan dengan risiko bisnis yang tinggi akan memilih untuk mengurangi penggunaan hutang, yaitu struktur modal yang digunakan (DER) akan menurun sehingga perusahaan dapat terhindar dari risiko gagal bayar hutangnya di kemudian hari jika laba turun. mengalami penurunan (Dewi & Lestari, 2014). Menurut penelitian yang dilakukan oleh (Velda Lianto, Annisa Nauli Sinaga, Christina Yaputra dan Veronica, 2020) menyatakan bahwa risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal. Namun penelitian yang dilakukan (Fachrizal dan Adiyanto, 2019) menunjukkan bahwa risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap struktur modal.
Penelitian yang dilakukan oleh (Maryanti 2016) mengungkapkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal.
METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat Penelitian
- Desain Penelitian
- Variabel Operasional
- Populasi dan Sampling a. Populasi
- Teknik Analisis Data 1. Statistik Deskriptif
- Uji Asumsi Klasik
- Uji Analisis Linear Berganda
- Uji Koefisien Determinani (Adjusted R2)
- Uji Hipotesis
Variabel terikat adalah “variabel yang dipengaruhi atau diakibatkan oleh adanya variabel bebas”. Dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan variabel terikat. Dalam uji normalitas terdapat dua cara untuk mendeteksi apakah variabel bebas dan variabel terikat berdistribusi normal atau tidak, yaitu melalui analisis grafis dan uji statistik (Ghozali, 2017:145). Multikolinearitas menunjukkan adanya hubungan linier yang sempurna atau pasti antara beberapa atau seluruh variabel independen.
Apabila variabel-variabel independen saling berkorelasi berarti variabel-variabel tersebut tidak ortogonal (nilai korelasinya tidak sama dengan nol). Oleh karena itu, perlu dilakukan uji multikolinearitas yang bertujuan untuk menguji apakah model regresi menemukan adanya korelasi antar variabel independen (Ghozali, 2017). Uji multikolinearitas dapat diturunkan dari nilai toleransi dan variance inflasi faktor (VIF). Kolom pengukuran ini menunjukkan masing-masing variabel independen mana yang dijelaskan oleh variabel independen yang dipilih dan tidak dijelaskan oleh variabel independen lainnya.
Menurut Ghozali (2017:53), analisis regresi linier berganda digunakan peneliti untuk menguji pengaruh dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel terikat, dan secara umum dinyatakan dalam persamaan berikut. Koefisien determinasi (R2) pada hakikatnya digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menjelaskan variasi variabel terikat (Ghozali, 2017:55) Nilai koefisien determinasi antara nol (0) sampai dengan satu (1) Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan independensi variabel dalam menjelaskan variabel dependen sangat terbatas Nilai yang mendekati satu (1) berarti variabel independen memberikan hampir seluruh informasi yang diperlukan untuk menjelaskan variabel dependen yang diprediksi. Kelemahan mendasar dari penggunaan koefisien determinasi (R2) adalah dapat mempengaruhi jumlah variabel independen yang dimasukkan ke dalam model, setiap tambahan variabel independen maka R2 akan meningkat tanpa memperhatikan apakah variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. nilai R2 yang disesuaikan yang digunakan dapat naik dan turun seiring dengan penambahan satu variabel independen ke dalam model.
Uji F statistik menunjukkan apakah seluruh variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama atau simultan terhadap variabel dependen (Imam Ghozali, 2017:56). Uji statistik t menunjukkan seberapa besar pengaruh suatu variabel independen terhadap variabel dependen dengan menganggap variabel lain tetap, Ghozali (2017:57).
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian
Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif
- Analisis Regresi Linear Berganda
- Uji Hipotesis
Nilai konstanta sebesar -1,493 artinya jika debt-free tax shield, ukuran perusahaan, risiko bisnis, serta pertumbuhan dan pergerakan perusahaan dianggap konstan maka struktur modal yang dihasilkan adalah -1,493. Dengan demikian H1 diterima dan terbukti bahwa tax shield berupa bebas hutang, ukuran perusahaan, risiko bisnis, dan pertumbuhan perusahaan secara bersama-sama mempengaruhi struktur modal. Pada tabel diatas hasil nilai Thitung pada variabel Non Debt Tax Shield diperoleh nilai sebesar 4,827 dengan nilai Ttabel sebesar 1,65501 dimana Thitung>Ttabel dan mempunyai nilai signifikan sebesar 0,000 dimana 0,000 < 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa Innocent Tax Shield berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal.
Pada tabel diatas hasil nilai Thitung pada variabel Ukuran Perusahaan diperoleh nilai sebesar 4,987 dengan nilai Ttabel sebesar 1,65501 dimana Thitung > Ttabel dan mempunyai nilai signifikan sebesar 0,000 dimana 0,000 < 0,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Struktur Modal. Pada tabel diatas, hasil nilai Thitung untuk variabel risiko bisnis sebesar -4,930 dengan nilai Tabel sebesar 1,65501 dimana Thitung>Ttabel dan mempunyai nilai signifikan sebesar 0,000 dimana 0,000 < 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Struktur Modal. Pada tabel diatas hasil nilai Thitung pada variabel pertumbuhan perusahaan diperoleh nilai sebesar 1,685 dengan nilai Ttabel sebesar 1,65501 dimana Thitung< Ttabel dan mempunyai nilai signifikan sebesar 0,011 dimana 0,011<0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Struktur Modal.
Hasil dari variabel tax default shield yang diteliti penulis menunjukkan bahwa tax default shield berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal. Hasil tersebut tidak sesuai dengan hipotesis yang dikembangkan penulis. penelitian menunjukkan bahwa struktur modal dapat membaik ketika non-debitur tax shield (DER)/utang meningkat. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Hary Putu, 2015) yang membuktikan bahwa debt-free tax shields berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal.Perbedaan hasil penelitian ditemukan oleh (Supriyono et al., 2019) mengungkapkan bahwa tidak ada tax shelter atas utang yang mempengaruhi struktur modal. Hasil variabel risiko bisnis yang diteliti penulis menunjukkan bahwa risiko bisnis mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal.
Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Velda Lianto, Annisa Nauli Sinaga, Christina Yaputra dan Veronica, 2020) yang menyatakan bahwa risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal. Perbedaan hasil penelitian yang ditemukan oleh (Fachrizal dan Adiyanto 2019) mengungkapkan bahwa risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Hasil dari variabel pertumbuhan perusahaan yang diteliti penulis adalah pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal.Hasil penelitian ini sesuai dengan hipotesis yang dikembangkan penulis.
Penelitian ini sejalan dengan penelitian (Maryanti, 2016) yang mengungkapkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal.
KESIMPULAN
Saran
Pengaruh ukuran, likuiditas, profitabilitas, risiko bisnis dan pertumbuhan penjualan terhadap struktur modal di sektor real estate. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Penjualan dan Non-Indebted Tax Shield terhadap Struktur Modal Perusahaan Telekomunikasi di Pasar Modal Indonesia. Dampak peluang pertumbuhan, likuiditas, perlindungan pajak yang tidak bersalah dan rasio aset tetap terhadap struktur modal.
Pengaruh non-debt tax shield, ukuran perusahaan, risiko bisnis dan peluang pertumbuhan terhadap struktur modal. Pengaruh profitabilitas, growth opportunity, likuiditas terhadap struktur modal (studi kasus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2016-2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.
Pengaruh non-debt tax shield, ukuran perusahaan, risiko bisnis dan peluang pertumbuhan terhadap struktur modal pada perusahaan sub sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2018. Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas dan struktur aktual terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang go public. Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Analisis profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur aset, likuiditas dan risiko bisnis terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Pengaruh ukuran perusahaan dan risiko bisnis terhadap struktur modal pada perusahaan industri otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP