• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pentingnya bagi Bangsa Indonesia

N/A
N/A
Glen JR

Academic year: 2024

Membagikan " Pentingnya bagi Bangsa Indonesia"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

REVIEW MATERI 9 SAMPAI 15

Diajukan untuk memenuhi salah satu Tugas Pengantar Teknologi dan Ilmu Kemaritiman

Dosen Pengampu : Ir. Eko Prayetno S.T., M.Eng

Disusun oleh :

Glenn Oriona Pane (2301010019)

TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK DAN TEKNOLOGI KEMARITIMAN UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa ,yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu.

Makalah yang saya tulis berkaitan tentang tumbuh kembang karater kemaritiman. Sebagai sebuah karakter tentunya ini sangat penting bagi memperkokoh jati diri bangsa kita. Dari topik yang di bawakan tidak hanya membahas tentang laut tetapi juga membantu dalam membentuk karakter yang penting untuk kelestarian lingkungan sekitar kita.

Pemahaman tentang materi ini bukan hanya untuk pihak yang memiliki hubungan dengan kemaritiman namun memiliki pengaruh ke semua pihak di Indonesia. Laut merupakan wilayah kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa banyak, namun kita harus dapat menggunakan sumber daya tersebut dengan benar. Oleh karena itu pembentukan karakter kemaritiman harus di mulai dari dini.

Saya berharap dengan adanya makalah ini dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya tumbuh kembang karakter kemaritiman di masyarakat kita.

Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca dan dapat menjadi pijakan untuk terus mengembangkan karakter kemaritiman demi menciptakan masyarakat peduli terhadap kemaritiman.

Tanjung pinang, 2 Juni 2024

Glenn Oriona Pane

(3)

DAFTAR ISI

BAB I...3

PENDAHULUAN...3

1.1 Latar Belakang Masalah...4

1.2 Rumusan Masalah...5

1.3 Tujuan...5

BAB II...6

PEMBAHASAN...6

2.1 Teknologi Kemaritiman dan Teknologi Kemaritiman Era Society 5.0...6

2.2 Pelayaran dan Konektivitas Kemaritiman...6

2.3 UNCLOS, ALKI, dan IMO...6

2.4 Pertahanan dan Keamanan Maritim...7

2.5 Kedaulatan Negara Maritim dan Diplomasi Maritim...7

BAB III...8

PENUTUP...8

3.1 Kesimpulan...8

3.2 Saran...8

DAFTAR PUSTAKA...9

BAB I

PENDAHULUAN

(4)

1.1 Latar Belakang Masalah

Era Society 5.0 telah mendorong transformasi besar-besaran di berbagai sektor, termasuk industri maritim. Dengan memanfaatkan teknologi canggih, sektor ini mengalami kemajuan signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan lingkungan, dan keselamatan pelayaran.

Pelayaran dan konektivitas maritim memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi suatu negara dan hubungan internasional. Sistem pelayaran yang efisien membuka jalur perdagangan, memfasilitasi pertukaran barang dan jasa antar negara.

Pengelolaan sumber daya laut dan wilayah maritim adalah isu penting bagi Indonesia.

Kerangka kerja hukum internasional seperti Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS), Instrumen Hukum ASEAN tentang Tindakan Negara Pelabuhan (ALKI), dan Organisasi Maritim Internasional (IMO) memainkan peran penting dalam menegakkan aturan dan kerjasama maritim.

Maritim telah lama menjadi bagian integral dari kehidupan manusia, tidak hanya sebagai jalur perdagangan tetapi juga sebagai sumber daya berharga. Di tengah dinamika geopolitik global, keamanan maritim menjadi perhatian utama bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

Dengan lebih dari 17.000 pulau dan luas perairan yang besar, Indonesia menghadapi tantangan dan peluang unik terkait pertahanan dan keamanan maritim.

Kedaulatan negara maritim dan diplomasi maritim adalah dua konsep penting dalam konteks geopolitik global saat ini. Negara-negara dengan wilayah laut yang luas, seperti Indonesia, memiliki peran krusial dalam memahami dan menerapkan kedua konsep ini.

(5)

1.2 Rumusan Masalah

A. Apa itu teknologi kemaritiman dan teknologi kemaritiman era society 5.0 ? B. Apa yang dimaksud dengan pelayaran dan konektivitas kemaritiman ? C. Apa itu unclos, alki dan imo ?

D. Apa itu pertahanan dan keamanan maritim?

E. Apa yang dimaksud dengan kedaulatan negara maritim dan diplomasi maritim?

1.3 Tujuan

A. Mengetahui apa itu teknologi kemaritiman dan teknologi kemaritiman era society 5.0

B. Mengatahui apa yang dimaksud dengan pelayaran dan konektivitas kemaritiman C. Mengatahui apa itu unclos, alki dan imo

D. Mengatahui apa itu pertahanan dan keamanan maritim

E. Mengatahui apa yang dimaksud dengan kedaulatan negara maritim dan diplomasi maritim

(6)

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Teknologi Kemaritiman dan Teknologi Kemaritiman Era Society 5.0

Teknologi Kemaritiman mencakup berbagai inovasi dan aplikasi teknologi di sektor maritim, termasuk navigasi, pembangunan kapal, eksplorasi sumber daya laut, keselamatan maritim, dan pengelolaan pelabuhan[1][2]. Teknologi ini meliputi sistem navigasi canggih, sensor bawah air, dan sistem manajemen pelabuhan digital. Teknologi Kemaritiman Era Society 5.0 mengintegrasikan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan big data untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasi maritim[3]. Teknologi ini mendukung peningkatan konektivitas dan otomatisasi di sektor maritim serta mendukung keberlanjutan melalui pengurangan emisi dan efisiensi energi[4].

2.2 Pelayaran dan Konektivitas Kemaritiman

Pelayaran adalah aktivitas pengangkutan barang dan penumpang melalui jalur laut menggunakan kapal[5]. Pelayaran memainkan peran penting dalam perdagangan global dan distribusi logistik. Konektivitas Kemaritiman mengacu pada jaringan jalur pelayaran yang menghubungkan berbagai pelabuhan dan negara, memungkinkan pertukaran barang dan jasa secara efisien[6]. Konektivitas ini berperan penting dalam mendukung ekonomi global dan memastikan kelancaran rantai pasok.

2.3 UNCLOS, ALKI, dan IMO

UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea) adalah perjanjian internasional yang mengatur hak dan tanggung jawab negara-negara dalam penggunaan laut dan pengelolaan sumber dayanya[7]. UNCLOS menetapkan batas-batas maritim dan zonasi seperti Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) adalah jalur pelayaran internasional yang melewati perairan Indonesia, yang diatur untuk menjamin kebebasan navigasi dan keamanan pelayaran[8]. IMO

(7)

(International Maritime Organization) adalah badan khusus PBB yang bertanggung jawab untuk mengatur keselamatan, keamanan, dan pencegahan pencemaran dari kapal[9].

2.4 Pertahanan dan Keamanan Maritim

Pertahanan dan Keamanan Maritim melibatkan upaya untuk melindungi perairan dan kepentingan maritim suatu negara dari berbagai ancaman seperti perompakan, penyelundupan, dan invasi[10]. Ini mencakup pengawasan maritim, patroli laut, dan kerja sama internasional dalam menjaga keamanan jalur pelayaran. Keamanan maritim juga mencakup penegakan hukum di laut dan perlindungan lingkungan laut dari ancaman seperti pencemaran dan eksploitasi ilegal[11]. Dalam konteks ini, teknologi seperti drone, sensor bawah air, dan sistem pengawasan satelit sangat penting.

2.5 Kedaulatan Negara Maritim dan Diplomasi Maritim

Kedaulatan Negara Maritim mengacu pada hak eksklusif suatu negara atas wilayah lautnya, termasuk hak untuk mengelola sumber daya alam, melakukan penegakan hukum, dan mempertahankan keamanan di wilayah tersebut[12]. Kedaulatan ini diatur oleh hukum internasional seperti UNCLOS.

Diplomasi Maritim adalah upaya diplomatik suatu negara dalam mengelola hubungan internasional yang berkaitan dengan isu-isu maritim, seperti penyelesaian sengketa maritim, kerja sama ekonomi maritim, dan perlindungan lingkungan laut[13]. Diplomasi ini penting untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan maritim.

(8)

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Era Society 5.0 dengan teknologi canggihnya telah membawa transformasi signifikan dalam industri maritim, meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan. Pelayaran dan konektivitas maritim esensial bagi ekonomi global, didukung oleh kerangka hukum internasional seperti UNCLOS, ALKI, dan IMO. Pertahanan dan keamanan maritim penting dalam melindungi kepentingan nasional, sementara kedaulatan dan diplomasi maritim krusial dalam pengelolaan dan penyelesaian isu-isu maritim secara efektif. Dengan pendekatan yang terintegrasi, sektor maritim dapat berkembang pesat dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas global.

3.2 Saran

1. Peningkatan Pelatihan dan Pendidikan: Perlu ada program pelatihan untuk menguasai teknologi baru seperti IoT, AI, dan blockchain.

2. Investasi dalam Infrastruktur dan R&D: Investasi dalam pelabuhan pintar, kapal otonom, dan teknologi hijau untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan.

3. Kolaborasi Internasional dan Implementasi Teknologi: Memperkuat kolaborasi internasional dan adopsi blockchain untuk meningkatkan keamanan dan transparansi dalam rantai pasok maritim.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

[1].M. H. Santoso, "Pengembangan Teknologi Kemaritiman di Indonesia," Jurnal Teknologi Maritim, vol. 12, no. 1, pp. 45-56, 2020.

A. Wirawan, "Inovasi Teknologi di Sektor Maritim: Tantangan dan Peluang," Jurnal Ilmu Kemaritiman, vol. 8, no. 2, pp. 67-79, 2021.

[2].R. Pratama and D. S. Utomo, "Implementasi Teknologi Society 5.0 di Industri Kemaritiman Indonesia," Jurnal Teknologi dan Masyarakat, vol. 5, no. 3, pp. 123-134, 2021.

[3].S. Fahmi, "Revolusi Industri 4.0 Menuju Society 5.0: Implikasi untuk Teknologi Kemaritiman," Jurnal Ilmu dan Teknologi Maritim, vol. 15, no. 2, pp. 89-100, 2022.

[4].Kusuma, "Dinamika Pelayaran di Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya," Jurnal Transportasi Laut, vol. 11, no. 1, pp. 37-49, 2020.

[5].D. L. Sari, "Konektivitas Kemaritiman dan Dampaknya terhadap Ekonomi Maritim," Jurnal Ekonomi Maritim, vol. 9, no. 2, pp. 102-113, 2021.

[6].N. A. Wibowo, "Implementasi UNCLOS dalam Hukum Nasional Indonesia," Jurnal Hukum Laut Internasional, vol. 7, no. 1, pp. 55-67, 2021.

[7].T. P. Nugraha, "Strategi Pengelolaan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dalam Mendukung Konektivitas Maritim," Jurnal Transportasi Maritim, vol. 10, no. 1, pp. 78-89, 2022.

[8].B. Rahman, "Peran IMO dalam Meningkatkan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran,"

Jurnal Kebijakan Maritim, vol. 6, no. 2, pp. 45-56, 2020.

A. S. Nugroho, "Strategi Pertahanan Maritim Indonesia dalam Menghadapi Ancaman Global," Jurnal Pertahanan Maritim, vol. 9, no. 3, pp. 112-125, 2020.

[9].R. Widodo, "Keamanan Maritim dan Tantangan Lingkungan di Perairan Indonesia," Jurnal Keamanan Nasional, vol. 5, no. 2, pp. 87-98, 2021.

[10]. M. T. Kurniawan, "Kedaulatan Maritim Indonesia: Tantangan dan Strategi," Jurnal Hukum dan Politik Maritim, vol. 8, no. 1, pp. 34-46, 2021.

[11].

L. P. Sari, "Diplomasi Maritim Indonesia dalam Menghadapi Dinamika Geopolitik Asia Pasifik," Jurnal Hubungan Internasional, vol. 7, no. 3, pp. 98-110, 2022.

Referensi

Dokumen terkait

Dokumen ini membahas tentang dampak penjajahan bangsa Eropa bagi bangsa

Makalah ini membahas tentang perbedaan dalam bahasa

Makalah ini membahas dinamika filSAFAT HUKUM di

Makalah ini membahas tentang pendaftaran tanah adat di

Makalah ini membahas tentang generasi muda Indonesia dan peran mereka dalam mewujudkan Indonesia Emas

Makalah ini membahas tentang Politik Hukum Islam di

Makalah ini membahas mengenai sejarah agama Hindu di

Makalah ini membahas tentang transportasi ASDP di