• Tidak ada hasil yang ditemukan

RELEVANSI PERJALANAN PENDIDIKAN NASIONAL

N/A
N/A
Mariska Nufaa

Academic year: 2024

Membagikan "RELEVANSI PERJALANAN PENDIDIKAN NASIONAL "

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Mariska Nurfadillah 23307005

RELEVANSI PERJALANAN PENDIDIKAN NASIONAL

A. PERJALANAN PENDIDIKAN NASIONAL

Transformasi pendidikan terjadi pada masa pemerintahan Belanda, saat itu tokoh tokoh pejuang pendidikan berusaha untuk mendorong perkembangan pendidikan oleh karena itu pendidikan mulai dianggap penting. Pada masa itu, sistem pendidikan kota mengizinkan gubernur mendirikan sekolah. Maka, para bupati mendirikan sekolah-sekolah kabupaten yang hanya melatih para calon pegawai. Sekolah Bumi putera didirikan untuk masyarakat kelasbawah, dimana hanya diajarkan membaca, menulis dan berhitung. Tujuannya adalah untuk mendidik orang orang yang dapat mendorong usaha dagang pemerintah hindia belanda.

Oleh karena itu, para pelajar yang melihat kondisi tersebut, tergerak hatinya untuk melakukan melakukan transformasi pendidikan bangsa Indonesia. alah satu tokoh yang berperan dalam perubahan pendidikan Indonesia yang dijuluki sebagai bapak pendidikan nasional ialah KI Hajar Dewantara. Pada saat itu, KI Hajar Dewantara beberapa kali di asing hingga dia harus pergi ke Belanda namun di masa pengasingannya beliau semakin bersemangat untuk membangkitkan pendidikan di Indonesia maka dari itu beliau mencurahkan perhatiannya dalam bidang pendidikan sebagai bentuk perjuangan meraih kemerdekaan. Salah satu buku yang menginspirasi beliau adalah bukufilosofi dan kurikulum Maria Montessori. Dimana kurikulum Maria Montessori yang digunakan oleh berbagai negara maju dalam sistem pendidikannya. Dengan ilmu tersebut lahyang menjadi dasar pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai dasar pendidikan indonesia.Salah satu pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa mendidik dan mengajar adalah proses memanusiakan manusia, sehingga harus memerdekakan manusia dan segala aspek kehidupan baik secara fisik, mental, jasmani dan rohani. Maka, pendidikan harus nya memerdekakan manusia, menghasilkan manusia yang selamat dan bahagia. Untuk itu seorang pendidik harus dapat mengajarkan hal hal penting yang dapat peserta didik gunakan baik dilingkungan sekolah atau dilingkan sosial masyarakat. Maka dari itu, Ki Hajar Dewantara percaya bahwa pendidikan itu punya tiga peran penting yaitu yang pertama memajukan danmenjaga diri, yang kedua memelihara dan menjaga bangsa dan yang ketiga

(2)

memelihara danmenjaga dunia. Ki Hajar Dewantara menyebut ini sebagai filosofi Tri Sri Rahayu dia percayabahwa semua itu terhubung dan semuanya berkontribusi pada kepentingan yang lebih besar.Arti dari filosofi tersebut ialah ketika kita berhasil menjadi orang orang merdeka yangbahagia tentunya akan mempengaruhi lingkungan sekitar kita baik keluarga, pertemanan atauorang-orang sekitar kita dan ketika masyarakat telah merdeka atau maju maka akanberdampak kepada kemajuan suatu negara. Oleh karena itu, prinsip pembelajaran yaitu TutWuri Handayani yang dikemukakan oleh KI Hajar Dewantara menjadi semboyan resmi dari implementasi sistem pendidikan nasional yang digunakan saat ini. Jadi dapat disimpulkanbahwa pendidikan akan memerdekakan manusia dari aspek kehidupan melalui pendidikandan hal inilah diadaptasi dan di implementasikan pada kurikulum saat ini yaitu kurikulumMerdeka belajar. Pendidikan di Indonesia pada Abad ke-21Saat ini Indonesia sedang berada pada era Revolusi Industri 4.0. Pembelajaran ini tidak lagi berfokus pada penerapan budaya. Namun, ini berfokus pada pemikiran kritis dan keterampilan memecahkan masalah, keterampilan komunikasi, kreativitas dan inovasi, dankolaborasi. Pada titik ini, teknologi adalah sarana utama untuk melaksanakan prosespembelajaran. Sebagai guru, kita harus meningkatkan kemampuan beradaptasi denganteknologi dan dapat menggunakan teknologi untuk memajukan pembelajaran dengan cara yang menghasilkan siswa atau peserta didik yang memiliki keterampilan abad ke-21. Refleksi Pemikiran Ki Hajar Dewantara Pemikiran saya sebelum mempelajari pemikiran Ki Hajar Dewantara adalah bahwatugas seorang guru hanya mengajarkan mata pelajaran agar peserta didik dapat unggul dalam akademis. Saya juga tidak sepenuhnya memahami apa artinya kalimat memanusiakan manusia dan bagaimana cara memanusiakan manusia sehingga saya berpikir bahwa akan lebih mudah bagi seorang guru untuk mencapai tujuan pembelajaran jika peserta didik dididikdan diajar dengan ketat dan tegas, dan cara yang tepat untuk menumbuhkan sikap disiplin mereka dengan cara memberi hukuman berupa teguran, berdiri depan atau membersihkan lingkungan sekolah kelas agar mereka tidak melanggar aturan kelas dan sekolah. Jadi gku sekolah dimana guru saya menghukum saja saat itu tanpa tahu apa kesalahan saya.

Sehingga saya takut untuk melakukan kesalahan. Jadi sebaiknya dalamproses pembelajaran juga guru tidak harus keras dalam mengajarnya, guru harus lebih sabardan mengetahui motif siswa melakukan tindakan-tindakan tersebut sehingga guru mampu menemukan solusi yang tepat untuk menghadapi setiap permasalahan yang dilakukan olehanak dan saya pun paham bahwa peserta didik memiliki peran yang sama pentingnya dengan seorang guru. Seharusnya guru menjadi fasilitator yang mendorong siswa untuk

(3)

berperanaktif dalam menemukan jawaban permasalah mereka, membantu mereka berpikir akan suatufenomena yang ada disekitarnya, membantu mereka menemukan potensi mereka, jadi pesertadidik yang sebaiknya menentukan bagaimana proses pembelajarannya yang seharusnyaberlangsung dan saya pun mengerti bahwa peserta didik bukanlah objek utama dalampembelajaran di kelas melainkan subjek dalam proses pembelajaran.

Referensi

Dokumen terkait

UNP dalam melaksanakan pendidikan akademik maupun pendidikan profesional dapat membuka atau menutup Fakultas/Program Pascasarjana/jurusan dan program studi atas pertimbangan

163 UK/UTN SM3T PKn SIMON HALE Universitas Pendidikan Indonesia PPG SM3T UTAMA MENGULANG 164 UK/UTN SM3T PKn SOFANI ERLINA Universitas Pendidikan Indonesia PPG SM3T UTAMA MENGULANG

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia Dalam rangka pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru PPG Dalam Jabatan Angkatan II Tahun 2023, Direktorat Jenderal Guru dan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia Dalam rangka pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru PPG Dalam Jabatan Angkatan III Tahun 2023, Direktorat Jenderal Guru dan

Sebagai seorang guru, mengapa kita perlu melepaskan diri dari ‘belenggu’ praktik-praktik Pendidikan yang belum memerdekakan peserta didik2. Relevansi Perjalanan Pendidikan Nasional

ZAINE AHLIN PPG PRAJABARAN G 1 2024 UNIVERSITAS PASUNDAN Koneksi Antar Materi Topik 2 Koneksi Antar Materi Topik 2 FILOSOFI PENDIDIKAN INDONESIA FILOSOFI PENDIDIKAN INDONESIA

lf-management,responsible decision making, social awareness,danrelationship skills.Guruharus menjadi teladan bukan hanya mengajar materi, sehingga saya harusmenguasai dan menerapkan kelima komponen tersebut dalam pembelajaran dankehidupan sehari-hari. Melatih SEL peserta didik dapat dilakukan secara rutin baik dalam pembelajaran maupun diluar kelas.3.Apakah tantangan yang akan anda hadapi dalam

FILOSOFI PENDIDIKAN INDONESIA Aksi Nyata - TOPIK 2 Nama : Kunti Surya Rahmawati NIM : 2300103911746019 Kelas : PPG Bahasa Jawa A Gambar 1 kelas 8 Gambar 2 kelas 7 Di mulai di