BELLA TIMORTI PERTIWI 2023181030
Filosofi Pendidikan Indonesia Bidang Studi Matematika
PPG Prajabatan 2023 Gelombang 1
Pendidikan yang berpihak pada peserta didik dan memerdekakan peserta didik dalam pendidikan abad ke-21 dapat diimplementasikan pada pendidikan nasional
Pendidikan yang berpihak pada peserta didik yaitu pendidikan yang memfasilitasi kebutuhan peserta didik dari berbagai latar belakang karakteristik yang berbeda mulai dari ras, suku, agama, adat, budaya, minat, motivasi, gaya belajar, dan tingkat pemahamannya. Dengan tujuan agar peserta didik bebas menentukan pembelajaran yang diinginkan, namun tetap sejalan dengan tujuan pembelajaran nasional dan capaian pembelajaran yang telah ditentukan, hanya saja caranya yang berbeda atau menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Adapun pendidikan yang memerdekakan peserta didik yaitu pendidikan yang memberi kebebasan peserta didik untuk mengemukakan pendapat mereka. Pendidikan yang memerdekakan juga merupakan peroses pendidikan yang menuntun peserta didik dalam mengembangkan potensi- potensi positif yang ada, yang dilandasi dari kebebasan dalam mengeksplorasi potensi-potensi tersebut, bebas dari berbagai tekanan baik dari tekanan dari dalam diri individu murid tersebut, maupun dari dalam luar diri. Peran seorang guru hanya sebagai pembimbing, penuntun maupun fasilitator jalannya kegiatan pembelajaran. Jika ada kesalahan, maka guru akan mengajak peserta didik berefleksi dan evaluasi terhadap miskonsepsi tersebut.
Pendidikan yang berpihak pada peserta didik perlu ditekankan di dunia pendidikan Indonesia saat ini karena pendidikan yang berpihak pada peserta didik dan memerdekakan peserta didik memiliki makna dan urgensi yang besar dalam konteks pendidikan Indonesia saat ini. Beberapa alasan yang mendukung pentingnya pendidikan yang berfokus pada peserta didik dan memeberdayakan mereka yaitu : mempersiapkan generasi unggul relevansinya dengan perubahan zaman, menanggulangi ketidaksetaraan, membangun kreativitas dan inovasi, dan memupuk tanggungjawab kepada peserta didik.
Pada topik I telah dipelajari mengenai perjalanan pendidikan Indonesia. Pendidikan di Indonesia telah ada sejak sebelum kemerdekaan, namu pada saat itu tidak semua orang dapat mengeyam pendidikan. Pendidikan saat itu diberikan pada saat itu diberikan pada golongan penduduk menurut kelas sosial atau keturunan serta golongan bangsawan yang berlaku.
Pendidikan pada saat itu hanya sebatas menulis, membaca, dan berhitung seperlunya dan hanya untuk calon pegawai untuk mendukung usaha dagang oleh pemerintah Hindia-Belanda. Salah satu pejuang pendidikan Indonesia adalah bapak Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara turut
▸ Baca selengkapnya: mulai dari diri topik 1 filosofi pendidikan indonesia
(2)BELLA TIMORTI PERTIWI 2023181030
Filosofi Pendidikan Indonesia Bidang Studi Matematika
PPG Prajabatan 2023 Gelombang 1
andil dalam mengupayakan pendidikan bagi setiap warga negara. Banyak sekali pemikiran Ki Hajar Dewantara yang diadaptasi dan diimplementasikan pada pendidikan Indonesia hingga saat ini. Seiringnya waktu pandangan tentang konsep pendidikan yang memerdekkaan dan kritisi ini tampak pada pergeseran pendidikan dari pendidikan yang lebih menekankan pada aspek kognitif menuju kepada seluruh aspek potensi manusia secara utuh. Tujuan pendidikan ki hajar dewantara yaitu dengan memerdekakan hidup dan kehidupan anak, baik secara lahir maupun batin. Tujuan pembelajaran selayaknya mampu menampung aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan sesuai dengan pandangan hidup suatu negara.
Pada topik II menjelaskan bagaimana dasar-dasar pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai pendidikan di Indonesia. Pemikiran Ki Hajar Dewantara dapat digunakan sebagai landasan dalam pendidikan dan pengajaran. Belajar merupakan usaha manusia untuk memperoleh ilmu pengetahuan atau ilmu yang mampu mengubah perilaku seseorang, dari tidak tahu menjadi tahu, lalu berkembang menjadi mengerti dan dapat mengaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.. Ki Hajar Dewantara juga menegaskan bahwa didiklah anak-anak dengan cara yang sesuai dengan tuntunan alam dan tuntunan zamannya sendiri. Artinya cara belajar dan interaksi murid abad ke-21 tentu sangat berbeda dengan para peserta didik pertengahan abad ke-20.
Pada topik III telah dipelajari mengenai identitas manusia Indonesia. Manusia Indonesia yang memiliki karakteristik yang beragam. Hal tersebut dikarenakan Indoensia merupakan negara kepualau yang memiliki perbedaan pandangan dalam ekonomi, politik dan sosial budaya. Dengan menegnal karakteristik mereka, seorang pendidik dapat merancang pembelajaran yang sesuai sehingga pembelajaran akan sesuai dengan minat dan keburtuhan mereka. Kemanusiaan Indonesia itu sendiri meliputi nilai, jiwa, Hasrat, martabat, sosialitas, relasionalitas, genita, dialogalitas, dan tradisi. Tiga hal hakiki kemanusiaan khas Indonesia yaitu, kebhinekaan, Pancasila, dan religiustas. Keragaman yang menjadi karakter bangsa Indonesia merupakan warisan yang dihidupi dalam relasi yang dinamis di tengah arus globalisasi. Keragaman yang menjadi karakter bangsa indonesia bersifat transendental dan terbuka untuk digali maknanya melalui proses eksplorasi pengalaman lokalitas manusia Indonesia dalam relasi dengan bangsa-bangsa lain. Identitas manusia Indonesia sebagai manusia pancasila dan berkebudyaaan menjadi landasan dalam implementasi Pendidikan di Indonesia. Pendidikan harus dibangun berdasarkan kebudyaaan bangsa agar mampu
▸ Baca selengkapnya: ruang kolaborasi filosofi pendidikan topik 2
(3)BELLA TIMORTI PERTIWI 2023181030
Filosofi Pendidikan Indonesia Bidang Studi Matematika
PPG Prajabatan 2023 Gelombang 1
mewujudkan tujuan yang dicita-citakan. Pendidikan berperan penting dalam melestarikan dan memaknai keragaman yang menjadi warisan luhur bangsa.
Pada topik IV dijelaskan mengenai, entisitas merupakan sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Sedangkan identitas merupakan ciri khas yang melekat pada diri seseorang. Jadi, Pancasila sebagai entitas dan identitas Bangsa Indonesia adalah karena telah memiliki ciri khas tersendiri yang unik dan berbeda dari negara lain yakni adanya keberagaman nilai, sikap toleransi persatuan dan sifat saling tolong menolong dalam kehidupan bersosial yang terkandung didalamnya, selain itu religiusitas juga merupakan salah satu ciri khas Bangsa Indonesia. Pancasila disebut sebagai filsafat hidup berbangsa karena selain menjadi dasar Negara, Pancasila juga memuat visi hidup berbangsa.
Pendidikan merupakan ruang untuk menghargai pengalaman, bukan sekedar mentransfer infromasi atau mengeksploitasi. Pendidikan Indonesia melalui proses yang Panjang dan dalam proses tersebut menyelaraskan dengan identitas manusia Indonesia itu sendiri, nilai kultural seta nilai-nilai luhur yang dijadikan akar dalam menyusun pendidikan karakter guna tetap mempertahankan Identitas atau kekhasa manusia Indonesia,. Pendidikan tidak hanya membantu untuk memahami kergaman, tetapi juga melestarikan, menemukan nilai-nilai yang menyatukan, dan melawan segala bentuk yang merongrong kesatuan.
Pendidikan Abad ke-21 merupakan sebuah tantangan untuk generasi sekarang Dimana semua informasi, budaya global, dan teknologi sangat mempengaruhi terhadap ideologi pada setiap individu yang dapat menghilangkan jati diri bangsa. Seorang guru harus bisa mendorong dan menumbuhkan peserta didik menjadi manusia yang Tangguh dan mampu belajar beradaptasi pada keadaan yang selalu berubah dengan cepat. Perjuangan perjalanan pendidikan nasional dari sebelum kemerdekaan hingga saat ini dan seterusnya, akan terus mengalami perubahan dari segala bidang. Di bidang pendidikan, Indonesia terus berusaha memperbaiki system yang da dengan menyesuaiakan kodrat alam dan kodrat zaman peserta didik yang bergaam. Sertiap pembaharuan ini harus tetap berpedoman pada nilai-nilai kemanusiaan pancasila sebagai landassan untuk memperteguh manusia Indonesia. Sebagai seorang guru harus mampu menyesuakan cara belajar dan interaksi pada pada peserta didik abad 21, karena setiap peserta didik pasti mempunyai keragaman dengan cara belajar mereka sendiri. Gurupun harus ampu menciptakan lingkungan belajar yang memerdekakan peserta didik. pendidikan
BELLA TIMORTI PERTIWI 2023181030
Filosofi Pendidikan Indonesia Bidang Studi Matematika
PPG Prajabatan 2023 Gelombang 1
yang memerdekakan dan berpihak pada peserta didik sudah diimplementasikan dalam pendidikan nasional melalui kurikulum Merdeka. Selain itu sekolah mitra yang menjasi tempat PPL juga sudah mengimplementasikan pendidikan yang memerdekakan peserta didik dengan memasukan p5 dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Di sekolah mitra juga memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat bakat, diskeolah mitra menyediakan kotak kritik saran untuk peserta didik memberikan pendapatnya dan juga sekolah menyediakan fasilitas saran dan prasarana yang baik untuk mendukung kegiatan pembelajaran di kelas.
Pendidikan yang berpihak pada peserta didik dan memerdekakan peserta didik dalam pendidikan abad ke-21 dapat diimplementasikan pada pendidikan nasional dan sekolah mitra mahasiswa secara khusus diantaranya pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan individual ppeserta didiknya, misalnya gaya belajar, minta belajar, dan kecepatan belajarnya dan juga memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menyapaikan pendapat serat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.