• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) JURAI SIWO METRO

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) JURAI SIWO METRO "

Copied!
90
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa, MIM Hadimulyo Timur Metro Pusat telah melakukan berbagai upaya yaitu pemilihan guru sesuai mata pelajaran, melengkapi sarana dan prasarana yang ada, melakukan perbaikan dan perbaikan ruang belajar, gedung sekolah dan selalu mengaktifkan kegiatan pembelajaran.pengajaran dan kedisiplinan bagi guru dan siswa untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Data hasil belajar bahasa Indonesia Kelas V MIM Hadimulyo Timur Metro Pusat semester s/d tahun ajaran 2013/2014. Dan rendahnya hasil belajar siswa, masih banyak siswa yang kurang dari KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).

Rendahnya hasil belajar siswa merupakan dampak dari berbagai permasalahan yang muncul dalam pembelajaran, sehingga diperlukan solusi untuk mengatasinya. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam bahasa Indonesia adalah dengan mencari lebih banyak alternatif dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada kurikulum, antara lain metode diskusi, metode inkuiri dan lain-lain. Untuk itu metode penelitian dalam penelitian ini sangat cocok untuk pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada materi cerita suatu peristiwa dan cerpen.

Pembelajaran dengan metode inkuiri diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik secara akademik maupun non akademik. Untuk itu, pembelajaran bahasa Indonesia dengan metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Tabel 1. Data Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V MIM Hadimulyo        Timur Metro Pusat semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014
Tabel 1. Data Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V MIM Hadimulyo Timur Metro Pusat semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian

LANDASAN TEORI

Konsep Teori Variabel Penelitian

  • Pengertian Hasil Belajar
  • Jenis-jenis Hasil Belajar
  • Ciri-ciri Hasil Belajar
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi Hasil Belajar
  • Pengertian Metode Inkuiri
  • Tujuan dan Strategi Metode Inkuiri
  • Langkah-langkah Metode Inkuiri
  • Kelebihan dan Kelemahan Metode Inkuiri
  • Pengertian Pelajaran Bahasa Indonesia
  • Tujuan Pelajaran Bahasa Indonesia
  • Materi Pelajaran Bahasa Indonesia

Perubahan yang bersifat fungsional, artinya perubahan yang diperoleh sebagai hasil belajar memberikan manfaat bagi individu yang bersangkutan. Menurut Sagala “metode penelitian adalah metode pengajaran berupa pengenalan dasar-dasar berpikir ilmiah kepada siswa agar dalam proses pembelajaran ini siswa lebih banyak belajar sendiri, mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah.”7. Berdasarkan beberapa pemikiran di atas, dapat disimpulkan bahwa metode penelitian merupakan metode pengajaran yang menanamkan dasar-dasar berpikir ilmiah kepada siswa agar siswa lebih banyak belajar sendiri dan mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah.

Menurut Komalasar, langkah-langkah metode penelitian adalah sebagai berikut: 1. Pengamatan dan pengumpulan data sebanyak-banyaknya dari sumber atau objek yang diamati. Mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar berfungsi untuk mengembangkan kemampuan bernalar, berkomunikasi dan mengungkapkan pikiran dan perasaan, serta persatuan dan kesatuan bangsa. Mahasiswa diharapkan mampu menggunakan bahasa Indonesia secara tepat dan benar serta mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien baik lisan maupun tulisan, sesuai dengan etika yang berlaku.

Siswa mampu memahami bahasa Indonesia dan dapat menggunakannya secara tepat dan kreatif untuk berbagai keperluan. SK dan KD Bahan Pelajaran Bahasa Indonesia SK dan KD Pengajaran Bahasa Indonesia SK: 5.

Hipotesis Tindakan

METODE PENELITIAN

  • Definisi Operasional Variabel
  • Setting Penelitian
  • Subjek Penelitian
  • Prosedur Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Analisis Data
  • Indikator Keberhasilan

Dalam hal ini peneliti mengamati pembelajaran yang dirancang dengan metode inkuiri berupa hasil belajar siswa melalui post-test (tes akhir pembelajaran). Jika tujuan yang diinginkan tercapai maka siklus tindakan dapat dihentikan, namun jika tidak maka siklus tindakan dilanjutkan ke siklus II dengan melakukan koreksi tindakan. Oleh karena itu, hasil observasi dijadikan sebagai bahan refleksi, dan hasil refleksi pada siklus I akan dijadikan acuan untuk perbaikan pembelajaran pada siklus II.

Dan pada dasarnya pelaksanaan siklus II adalah memperbaiki kelemahan-kelemahan yang muncul pada siklus tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia dengan metode survey pada siswa kelas V MIM Hadimulyo Timur Metro Pusat tahun ajaran 2014/2015. Akhir pembelajaran adalah menyampaikan kesimpulan bersama-sama dengan siswa dan guru. a) Hasil observasi aktivitas siswa siklus I. Aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus I diamati dengan lembar observasi yang telah disiapkan oleh peneliti.

Perencanaan tindakan yang akan dilaksanakan pada siklus II didasarkan pada hasil refleksi pada siklus I. Pada siklus ini guru menekankan pada penjelasan materi dan merangsang siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, memantau kesulitan siswa dan memotivasi siswa agar antusias dalam mengikuti pembelajaran. untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Guru mempersilahkan siswa untuk bertanya tentang materi pembelajaran, guru juga memberikan kesimpulan tentang materi yang disampaikan dan tidak lupa guru mengakhiri pembelajaran dengan membaca hamdallah dan. meminta siswa untuk selalu berdoa dalam kehidupan sehari-hari. a) Hasil observasi aktivitas siswa siklus II. Data hasil kegiatan pembelajaran dalam pembelajaran pada siklus II dapat dilihat pada tabel di bawah ini:.

Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus II telah mencapai target yaitu 70% siswa yang memperoleh hasil ≥ 70. Dari hasil penelitian pada siklus II diketahui bahwa tindakan pembelajaran dengan metode angket sudah berhasil. cukup baik dibandingkan dengan siklus I, dapat disimpulkan sebagai berikut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada metode penelitian pada siklus I dan siklus II dapat dilihat pada tabel:

Pada siklus II keaktifan siswa dalam menentukan masalah yang dicari adalah 77,5% dan mengalami peningkatan sebesar 11%. Dari tabel dan grafik di atas diketahui bahwa hasil belajar bahasa Indonesia dengan metode survey siswa yang tuntas pada siklus I sebesar 72% dan yang tidak tuntas 28%. Pembelajaran dengan menggunakan metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Bahasa Indonesia MIM Hadimulyo Timur tahun pelajaran 2014/2015 dengan persentase 72% pada siklus I dan 100% pada siklus II, meningkat 28%.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Sejarah Singkat Berdirinya Sekolah
  • Visi dan Misi Sekolah
  • Sarana Prasarana
  • Keadaan Kantor dan Pegawai
  • Keadaan Siswa
  • Denah Sekolah
  • Pelaksanaan Siklus I
  • Pelaksanaan Siklus II

Pada pertemuan pertama ini, banyak siswa yang masih malu untuk bertanya jika ada yang kurang dipahami dalam materi yang disampaikan. Sebelum guru melanjutkan materi, guru mengulang materi sebelumnya dengan pertanyaan agar siswa mengingat materi yang dipelajari pada pertemuan yang lalu. Siswa diminta untuk membentuk kelompok dengan teman sebayanya, kemudian guru meminta siswa untuk mencari dan menentukan masalah yang akan dibahas dalam kelompok.

Pada pertemuan kedua ini terjadi peningkatan antusiasme siswa, namun masih ada siswa yang bermain-main dalam proses pembelajaran. Pada tabel di atas terlihat bahwa aktivitas dalam menyusun masalah yang dicari pada pertemuan pertama adalah 59% dan pertemuan kedua adalah 74% dengan rata-rata 65,5%. Pada kegiatan kedua yaitu observasi dan pengumpulan data pada pertemuan pertama yaitu 62%, pertemuan kedua yaitu 75% dengan rata-rata 68,5%.

Kegiatan ketiga adalah ketepatan dalam menganalisis dan menyajikan hasil kerja pada pertemuan pertama 64%, pada pertemuan kedua 83% dengan rata-rata 73,5%. Kegiatan keempat dalam penyajian temuan adalah 68% pada pertemuan pertama dan 77% pada pertemuan kedua dengan rata-rata 72,5%. Dari keempat kegiatan tersebut, dalam mengidentifikasi masalah yang dicari dan dalam mengamati dan mengumpulkan data tidak mencapai tujuan yang diharapkan dan dinyatakan tidak lengkap, sedangkan dalam menganalisis dan menyajikan hasil pekerjaan dan temuan mencapai tujuan yang diharapkan dan dinyatakan selesai. dengan persentase pada pertemuan pertama sebesar 63,9% dan pada pertemuan kedua sebesar 77,8% dengan nilai rata-rata 70,9%.

Berdasarkan tabel di atas, mahasiswa yang memperoleh nilai ≥ 70 menyelesaikan studinya sebanyak 39% dan yang tidak menyelesaikan studinya sebanyak 61%. untuk pratinjau. Tabel di atas menunjukkan bahwa keaktifan dalam menanyakan masalah yang dicari adalah 76% pada pertemuan pertama dan 79% pada pertemuan kedua, dengan rata-rata 77,5%. Pada kegiatan kedua yaitu observasi dan pengumpulan data yaitu 92% pada pertemuan pertama yaitu 92% pada pertemuan kedua dengan rata-rata 92%.

Kegiatan ketiga ketepatan dalam menganalisis dan menyajikan hasil kerja pada pertemuan pertama 88%, pertemuan kedua 88% dengan rata-rata 88%. Keempat kegiatan tersebut menunjukkan hasil yang memuaskan dan mencapai target yang diharapkan serta dinyatakan selesai dengan persentase 84,7% pada pertemuan pertama dan 89,4% pada pertemuan kedua dengan skor rata-rata 87,1%. Berdasarkan tabel di atas nilai Pretest siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 yang tuntas belajar adalah 100% dan yang tidak tuntas belajar adalah 0%.

Gambar 1. Denah Lokasi MIM Hadimulyo
Gambar 1. Denah Lokasi MIM Hadimulyo

Pembahasan

  • Aktivitas Siswa Pada Saat Proses Pembelajaran
  • Hasil Belajar

Untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia pada pokok bahasan peristiwa disekitarnya, disarankan guru menggunakan metode penelitian dengan mengoptimalkan aktivitas siswa. Bagi siswa kelas V MIM Hadimulyo Timur diharapkan dapat lebih aktif dalam proses pembelajaran karena keaktifan siswa dalam pembelajaran akan membantu siswa untuk lebih memahami materi yang diberikan oleh guru sehingga dapat meningkatkan pembelajaran. hasil. Siswa dapat menjelaskan cerita tentang peristiwa dan memberikan komentar/saran yang logis dengan bahasa yang santun.

Mahasiswa menjelaskan masalah atau peristiwa yang terjadi secara runtut melalui ceramah dan kegiatan tanya jawab. Siswa diberi tugas untuk mengomentari cerita tentang suatu peristiwa di sekitarnya dengan alasan yang logis dan bahasa yang santun. Beni dan Tiur diundang ke hari ulang tahun Ed, berjabat tangan dengan ayah dan ibu Ed, lalu bermain tarik tambang di halaman.

Mendengarkan Pemahaman cerita peristiwa dan cerita pendek secara lisan oleh anak-anak. Ciri-ciri siswa yang diharapkan: Amanah, hormat dan peduli, rajin, tanggung jawab, berani dan ikhlas Beni dan Tiur diundang ke hari ulang tahun Ed Mereka bersalaman dengan ayah dan ibu Ed Kemudian mereka bermain tarik tambang di halaman Mereka membentuk dua tim dari pemain. Mereka yang tidak bermain menjadi penonton. Beni baru saja sembuh.

Tabel 9 Hasil  Belajar Siswa Siklus I dan siklus II
Tabel 9 Hasil Belajar Siswa Siklus I dan siklus II

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dan diskusi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode penelitian adalah sebagai berikut.

Saran

Apa kamu terluka, Siti?” kata Beni. "Tidak apa-apa, Beni, terima kasih." Siti menjawab, “Ayo teman-teman, kita harus kompak!” Edo berkata kepada rekan satu timnya, "Tarik, tarik, tarik!" teman-teman di tim Edo semakin bersemangat. "Hore, kita menang!" Tim Edo berhasil memenangkan pertandingan, kedua tim terakhir. Apa kamu terluka, Siti?” kata Beni. "Tidak apa-apa, Beni, terima kasih." Siti menjawab, “Ayo teman-teman, kita harus kompak!” Edo berkata kepada rekan satu timnya, "Tarik, tarik, tarik!" teman-teman di tim Edo semakin bersemangat. "Hore, kita menang!" Tim Edo berhasil memenangkan pertandingan dan kedua tim berjabat tangan.

Gambar 1. Siswa maju mengerjakan soal
Gambar 1. Siswa maju mengerjakan soal

Gambar

Tabel 1. Data Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V MIM Hadimulyo        Timur Metro Pusat semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014
Gambar 1. Denah Lokasi MIM Hadimulyo
Tabel 4 Presentase Aktivitas Belajar Siklus I
Tabel 5 Hasil Belajar Siklus I
+7

Referensi

Dokumen terkait

Ternyata kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh kompetensi pedagogik dan motivasi kerja guru terhadap hasil belajar peserta didik mata

Kontribusi orang tua yaitu Bimbngan, perhatian dan kasih sayang sedangkan untuk mengetahui data tentang Kontribusi Orang Tua Terhadap Prestasi

Gadai adalah “Suatu hak yang diperoleh seseorang yang berpiutang atas suatu barang bergerak yang diserahkan kepadanya oleh seorang yang berhutang atau oleh seorang

Kesimpulan yang dapat ditarik dari perhitungan uji komparasi uji “t” pada hasil belajar pretes dan postes siklus II adalah penerapan penggunaan alat peraga

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi penghimpunan dana wakaf tunai yang digunakan di Baitul Maal L-Risma Metro.. Peneliti menggunakan metode

No Aktivitas yang Diamati Siklus I Keterangan Siklus II Keterangan Peningkatan 1 Memperhatikan guru bercerita 59,64% Kurang 78,06%% Baik Meningkat 2 Mencatat materi yang sedang

Sedangkan menurut Abdul Rahman Shaleh mengemukakan bahwa “secara sederhana minat dapat di artikan sebagai suatu kecenderungan untuk memberikan perhatian dan bertindak terhadap orang,

Berdasarkan hasil analisis dari data yang telah terkumpul, peneliti menyimpulkan bahwa jika ditinjau dari 4 ketentuan penjualan marhun dalam Fatwa DSN No: 25/DSN-MUI/III/2002 bagian