KOMUNIKASI INTERPERSONAL
SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS SEBELAS
MARET
DEFINISI KOMUNIKASI INTERPERSONAL
Penyampaian pesan oleh satu orang dan diterima oleh orang lain atau sekelompok kecil orang, dengan berbagai dampaknya dan dengan peluang untuk memberikan umpan balik segera (Devito, 1989)
Perilaku seseorang dalam komunikasi
interpersonal sangat bergantung pada persepsi interpersonal
Bagaimana Anda memandang diri Anda?
Bagaimana orang
lain memandang
Anda?
Johari Window
Wilayah terbuka (open area)
kegiatan yg dlkn komunikator disadari sepenuhnya oleh yg bersangkutan & juga oleh org lain
kepribadian, kelemahan & kekurangan diketahui diri sendiri dan orang lain
semakin lebar/ luas area terbuka maka komunikasi akan semakin baik & sebaliknya.
Wilayah buta (blind area)
perbuatan komunikator diketahui org lain tetapi diri sendiri tdk menyadari apa yg dia lakukan.
Semakin lebar wilayah buta maka akan terjadi kesulitan dalam komunikasi.
Wilayah buta ini ada pd setiap manusia &
sulit dihapuskan tp bs dikurangi dgn bercermin pd nilai, norma, hukum yg diikuti org lain
Wilayah tersembunyi (hidden area)
Wilayah ini kebalikan dari blind area (apa yg dilakukan komunikator disadari
sepenuhnya oleh dirinya sendiri tp org lain tdk mengetahuinya)
Ini berarti komunikator bersikap tertutup dia merasa apa yg dilakukannya tdk perlu diketahui org lain.
Wilayah tak dikenal (unknown area)
Wilayah yg paling kritis dlm komunikasi, sebab selain diri kita yg tdk mengenal diri sendiri, org lain jg tdk mengetahui siapa kita.
Dlm kehidupan sehari hari
kesalahpahaman/ kesalahan perlakuan biasa tjd krn kita tdk saling mengenal kelebihan, kekurangan ttg diri sendiri maupun org lain
KONSEP DIRI
Konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita
‘Those physical, social and psychological perceptions of ourselves that we have derived from experiences and our
interactions with others’
(William D.Brooks, 1974)
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN
PERILAKU KOMUNIKASI INTERPERSONAL
Konsep diri adalah faktor yang sangat menentukan dalam komunikasi interpersonal karena setiap orang bertingkah laku sesuai dengan konsep dirinya.
Dari konsep diri yang positif, lahirlah pola perilaku komunikasi
interpersonal yang positif pula, yakni melakukan persepsi yang lebih cermat dan membuat orang lain menafsirkan kita dengan lebih cermat pula.
Saya cantik
Saya pintar
Saya baik hati
Saya jujur
Saya bahagia
PROSES PEMBENTUKAN KESAN
• Penilaian terhadap seseorang berdasarkan kelompoknya.
• Penilaian terhadap seseorang berdasarkan kelompoknya.
Stereotyping Stereotyping
• Setiap orang punya konsepsi tersendiri tentang sifat- sifat yang saling berkaitan.
• Setiap orang punya konsepsi tersendiri tentang sifat- sifat yang saling berkaitan.
Implicit Personality Theory Implicit Personality Theory
• Proses menyimpulkan motif, maksud dan karakteristik orang lain dengan melihat perilakunya yang tampak.
(Baron&Byrne)
• Proses menyimpulkan motif, maksud dan karakteristik orang lain dengan melihat perilakunya yang tampak.
(Baron&Byrne) Atribusi
Atribusi
PROSES PENGELOLAAN KESAN
Self Presentation: Bagaimana kita mempresentasikan diri kita untuk mendapatkan kesan tertentu dari orang lain.
Self presentation menggunakan peralatan lengkap yang disebut Front. Terdiri dari: panggung (setting),
penampilan (appearance) dan gaya bertingkah laku (manner).
ATRAKSI INTERPERSONAL
Ketertarikan yang timbul antara satu orang dengan orang lain
Mengetahui siapa tertarik pada siapa, atau siapa menghindari siapa kita dapat meramalkan arus komunikasi interpersonal yang terjadi
Makin tertarik kita pada seseorang, makin besar
kecenderungan kita untuk berkomunikasi dengan orang tersebut
FAKTOR-FAKTOR PERSONAL YANG MEMPENGARUHI ATRAKSI
INTERPERSONAL
Kesamaan karakteristik personal Kesamaan karakteristik personal
•Orang-orang yang memiliki persamaan dalam nilai-nilai, sikap,
keyakinan, tingkat sosial ekonomi, agama dan keyakinan yang sama cenderung saling menyukai
Tekanan emosional Tekanan emosional
•Kita membutuhkan orang lain ketika kita berada di bawah tekanan emosional yang melampaui batas
Harga Diri yang rendah Harga Diri yang rendah
•Orang yang rendah diri cenderung lebih mudah menerima orang lain
Isolasi sosial Isolasi sosial
•Manusia tidak akan tahan berlama-lama hidup terisolasi, tingkat isolasi sosial berpengaruh terhadap kesukaan kita terhadap orang lain.
FAKTOR-FAKTOR SITUASIONAL YANG
MEMPENGARUHI ATRAKSI INTERPERSONAL
Daya tarik fisik Daya tarik fisik
• Daya tarik fisik sering menjadi penyebab utama atraksi personal. Mereka, pada gilirannya sangat mudah memeroleh simpati dan perhatian orang.
Ganjaran (reward) Ganjaran (reward)
• Kita menyenangi orang yang memberikan bantuan kepada kita, dorongan moral, pujian, atau hal-hal yang meningkatkan harga diri kita.
Familiarity Familiarity
• Semakin sering subjek melihat wajah tertentu, ia makin menyukainya. Tak kenal maka tak sayang
Kedekatan jarak (proximity) Kedekatan jarak (proximity)
• Persahabatan lebih mudah tumbuh di antara tetangga yang berdekatan, maupun mahasiswa yang duduk berdampingan.
Kemampuan (Competence) Kemampuan (Competence)
• Kita cenderung menyenangi orang orang yang memiliki kemampuan lebih tinggi daripada kita, atau lebih berhasil dalam kehidupannya.
HUBUNGAN INTERPERSONAL
Komunikasi yang efektif ditandai dengan hubungan interpersonal yang baik.
Content Relationship
TEORI HUBUNGAN INTERPERSONAL
Hubungan interpersonal dipandang sebagai suatu transaksi dagang. Individu cenderung senang berada dalam sebuah hubungan sosial, selama hubungan itu memuaskannya atau menguntungkan.
Terdapat 4 konsep dalam teori ini
MODEL PERTUKARAN SOSIAL
Ganjaran : setiap akibat yang dinilai positif yang diperoleh seseorang dari suatu hubungan
Ganjaran : setiap akibat yang dinilai positif yang diperoleh seseorang dari suatu hubungan
Biaya : akibat yang dinilai negatif yang diperoleh dalam suatu hubungan
Biaya : akibat yang dinilai negatif yang diperoleh dalam suatu hubungan
Laba/hasil : ganjaran dikurangi biaya Laba/hasil : ganjaran dikurangi biaya
Tingkat perbandingan : ukuran baku (standar) yang
digunakan untuk menilai hubungan yang sedang dijalani, bisa merupakan hubungan yang terjadi di masa lalu yang dijadikan ukuran.
Tingkat perbandingan : ukuran baku (standar) yang
digunakan untuk menilai hubungan yang sedang dijalani, bisa merupakan hubungan yang terjadi di masa lalu yang dijadikan ukuran.
TEORI HUBUNGAN INTERPERSONAL
Hubungan interpersonal dilihat sebagai sebuah panggung sandiwara, orang harus memainkan
peranannya sesuai “naskah” yang dibuat masyarakat.
(naskah di sini bisa diartikan sebagai norma2, aturan, nilaii).
Konflik peranan akan terjadi bila seorang individu dinilai gagal dalam menjalankan perannya sesuai dengan yang diharapkan masyarakat
MODEL PERANAN
TEORI HUBUNGAN INTERPERSONAL
Dalam model ini, orang-orang berhubungan dalam bermacam-macam
permainan. Kita menampilkan salah satu dari tiga kepribadian dan orang lain membalasnya dengan menampilkan salah satu tiga kepribadian ini.
(see P.123)
MODEL
PERMAINAN
Ada tiga bagian kepribadian yang mendasari permainan
Orang tua: aspek kepribadian yang kita terima dari orang tua/ yang menurut kita pantas dituakan
Orang tua: aspek kepribadian yang kita terima dari orang tua/ yang menurut kita pantas dituakan
Dewasa: kepribadian yang mengolah informasi secara rasional sesuai dengan situasi dan berkenaan dengan
masalah-masalah penting yang memerlukan pengambilan keputusan secara sadar
Dewasa: kepribadian yang mengolah informasi secara rasional sesuai dengan situasi dan berkenaan dengan
masalah-masalah penting yang memerlukan pengambilan keputusan secara sadar
Anak: kepribadian yang berasal dari pengalaman kita ketika kanak-kanak
Anak: kepribadian yang berasal dari pengalaman kita ketika kanak-kanak
TEORI HUBUNGAN INTERPERSONAL
Memandang hubungan interpersonal sebagai sebuah sistem yang terdiri dari beberapa subsistem yang saling bergantung satu sama lain.
Untuk menganalisa hubungan interpersonal sebagai sebuah sistem kita melihat pada karakteristik individu yang terlibat, sifat kelompok, dan sifat lingkungan di mana kelompok tersebut berada.
MODEL
INTERAKSIONAL
Model Interaksional menggabungkan model pertukaran, peranan, dan permainan