Berikut adalah 9 komponen antarmuka grafis beserta contohnya:
1. Tombol Tekan (Button) - digunakan untuk mengaktifkan suatu proses atau melanjutkan proses ke proses lainnya, contoh untuk tombol save, edit, delete, dan sebagainya.
2. Spin Box - digunakan untuk mengatur nilai suatu peubah, yang biasanya bertipe numerik, dengan menambahkan atau mengurangkannya.
3. List Box - digunakan untuk menampilkan sejumlah pilihan yang tersedia dengan mode teks atau numeric yang dapat dipilih oleh pengguna secara langsung melalui bantuan scrollbar (penggeser) dalam box.
4. Combo Box - memiliki fungsi yang sama dengan list box, perbedaannya dalam penampilannya. Pada list box, isi pilihan ditampilkan langsung seluruhnya, sedangkan pilihan pada combo box tidak akan terlihat langsung oleh pengguna kecuali pengguna menekan tombol anak panah yang melekat pada combo box.
5. Tombol Radio (Radio Button) - digunakan untuk memilih satu dari beberapa pilihan yang tersedia.
6. Check Box - digunakan untuk memilih satu atau lebih dari beberapa pilihan yang tersedia.
7. Sliding Bar / Scroll Bar (Penggeser) - digunakan untuk mengatur nilai suatu peubah dengan cara menggeser tombol penggeser ke kiri atau ke kanan.
8. Icon - digunakan untuk memperlihatkan gambar atau simbol yang merepresentasikan suatu objek atau fungsi.
9. Text Box - digunakan untuk memasukkan teks atau data.
Berikut adalah Diagram Hierarchical Task Analysis (HTA) dari deskripsi transaksi pembelian barang secara online pada PT. Cloth Stylis:
1. Menerima Pesanan dari Konsumen 1. Menerima Pesanan
dari Konsumen
1.1 Catat Jenis &
Jumlah Pesanan 1.1 Catat Jenis &
Jumlah Pesanan 1.2 Cek Produk di Gudang
1.2 Cek Produk di Gudang
1.3.1 Informasi Jasa Pengiriman
1.3.1 Informasi Jasa Pengiriman
1.4 Konfirmasi
1.4 Konfirmasi 2. Pencatatan
Identitas Konsumen 2. Pencatatan Identitas Konsumen
2.1 Catat Nama
2.1 Catat Nama 2.2 Catat Alamat Tujuan
2.2 Catat Alamat Tujuan
2.4 Konfirmasi 2.4 Konfirmasi
3.1 Metode Pembayaran
3.1 Metode Pembayaran
3.1.1 Transfer 3.1.1 Transfer
3.1.2 Cash On Delivery 3.1.2 Cash On
Delivery
3.2 Pengepakan 3.2 Pengepakan
4. Mengambil Produk dari Gudang
4. Mengambil Produk dari Gudang
4.2 Pilih Jenis Pembungkus yang
Sesuai 4.2 Pilih Jenis Pembungkus yang
Sesuai
4.3 Bungkus Produk 4.3 Bungkus Produk
5. Kirim Produk ke Konsumen
5. Kirim Produk ke Konsumen
6. Mintak Konfirmasi kepada Konsumen 6. Mintak Konfirmasi
kepada Konsumen
4.4 Tempel Alamat Tujuan
4.4 Tempel Alamat Tujuan
3. Meminta Konsumen Melakukan Pembayaran 3. Meminta Konsumen Melakukan Pembayaran
2.3 Catat Nomor Telepon
2.3 Catat Nomor Telepon
1.3.2 Informasi Harga yang Harus
Dibayarkan
1.3.2 Informasi Harga yang Harus
Dibayarkan
1.3 Beri Informasi Kepada Konsumen 1.3 Beri Informasi Kepada Konsumen
Penjelasan Diagram HTA:
1. Menerima Pesanan dari Konsumen: Langkah awal adalah menerima pesanan dari konsumen yang berisi informasi mengenai jenis dan jumlah produk yang dipesan.
2. Cek Produk di Gudang: Proses ini melibatkan pengecekan ketersediaan produk yang dipesan di gudang perusahaan.
3. Beri Informasi Kepada Konsumen: Setelah cek produk dilakukan, informasi jasa pengiriman yang digunakan dan harga yang harus dibayarkan diberikan kepada konsumen.
4. Konfirmasi Pesanan: Proses konfirmasi dilakukan untuk memastikan pesanan konsumen telah diterima dan akan diproses.
5. Pencatatan Identitas Konsumen: Data identitas konsumen seperti nama, alamat tujuan, dan nomor telepon dicatat untuk keperluan pengiriman.
6. Meminta Konsumen Melakukan Pembayaran: Konsumen diminta untuk melakukan pembayaran sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih.
7. Pengepakan: Produk yang telah dipesan diambil dari gudang, dipilih jenis pembungkus yang sesuai, dan dilakukan proses pembungkusan.
8. Kirim Produk ke Konsumen: Produk yang sudah dikemas dikirim ke konsumen melalui jasa pengiriman.
9. Mintak Konfirmasi: Setelah produk dikirim, konfirmasi minta kepada konsumen untuk memastikan pesanan telah diterima dengan baik.
Diagram HTA di atas membantu memvisualisasikan urutan tugas dan sub-tugas yang terlibat dalam proses pembelian produk secara online di PT. Cloth Stylis.
Berikut adalah Perancangan Hierarchical Task Analysis (HTA) dari deskripsi transaksi pembelian barang secara online pada PT. Cloth Stylis:
1.2 Cek Produk di
Gudang 2.4 Konfirmasi
1.3 Beri Informasi Kepada Konsumen
1.3.1 Informasi Jasa Pengiriman
1.3.2 Informasi Harga yang Harus Dibayarkan
1.4 Konfirmasi 3.1 Metode Pembayaran
3.1.1 Transfer
3.1.2 Cash On Delivery 3. Meminta Konsumen
Melakukan Pembayaran Deskripsi Transaksi
Pembelian Barang Secara Online
Deskripsi Transaksi Pembelian Barang Secara
Online
1. Menerima Pesanan dari Konsumen 1. Menerima Pesanan dari
Konsumen
1.1 Catat Jenis & Jumlah Pesanan 1.1 Catat Jenis & Jumlah
Pesanan
2. Pencatatan Identitas Konsumen 2. Pencatatan Identitas
Konsumen
2.1 Catat Nama Konsumen 2.1 Catat Nama Konsumen
2.2 Catat Alamat Tujuan 2.2 Catat Alamat Tujuan
2.3 Catat Nomor Telepon 2.3 Catat Nomor Telepon
Penjelasan Perancangan HTA:
1. Menerima Pesanan dari Konsumen: Langkah awal adalah menerima pesanan dari konsumen yang berisi informasi mengenai jenis dan jumlah produk yang dipesan.
1.1 Catat Jenis & Jumlah Pesanan: Catat jenis dan jumlah produk yang dipesan dari konsumen.
1.2 Cek Produk di Gudang: Lakukan pengecekan ketersediaan produk yang dipesan di gudang perusahaan.
1.3 Beri Informasi Kepada Konsumen: Berikan informasi jasa pengiriman yang digunakan dan harga yang harus dibayarkan kepada konsumen.
1.4 Konfirmasi Pesanan: Lakukan konfirmasi pesanan kepada konsumen untuk memastikan pesanan telah diterima dan akan diproses.
2. Pencatatan Identitas Konsumen: Data identitas konsumen seperti nama, alamat tujuan, dan nomor telepon dicatat untuk keperluan pengiriman.
2.1 Catat Nama Konsumen: Catat nama konsumen yang melakukan pembelian.
2.2 Catat Alamat Tujuan: Catat alamat tujuan pengiriman produk.
2.3 Catat Nomor Telepon: Catat nomor telepon konsumen untuk keperluan komunikasi.
2.4 Konfirmasi: Lakukan konfirmasi identitas konsumen untuk memastikan data yang tercatat benar.
3. Meminta Konsumen Melakukan Pembayaran: Konsumen diminta untuk melakukan pembayaran sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih.
3.1 Metode Pembayaran: Konsumen dapat memilih metode pembayaran, yaitu transfer atau cash on delivery.
3.1.1 Transfer: Konsumen membayar melalui transfer bank.
3.1.2 Cash On Delivery: Konsumen membayar saat produk sudah diterima.
Perancangan HTA di atas membantu memvisualisasikan tugas-tugas utama dan sub-tugas yang terlibat dalam proses pembelian produk secara online di PT. Cloth Stylis.
Dependent Windows Closing and Opening adalah strategi antarmuka grafis yang memungkinkan pengguna untuk membuka dan menutup beberapa jendela secara bersamaan. Dengan membuka jendela, jendela lain yang tergantung dengannya (dependent windows) juga terbuka pada lokasi yang dekat dan memudahkan. Contoh aplikasi yang menerapkan strategi banyak jendela tersebut adalah Adobe Photoshop dan Winamp.
Kerangka kerja groupware terdiri dari beberapa komponen seperti komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan manajemen pengetahuan. Implementasi groupware dapat dilakukan dengan menggunakan arsitektur terpusat (client-server architecture) atau arsitektur terdistribusi (replicated architecture).
Contoh implementasi groupware pada arsitektur terpusat adalah Microsoft Exchange Server dan Lotus Notes sedangkan contoh implementasi groupware pada arsitektur terdistribusi adalah Groove Virtual Office dan Microsoft SharePoint.