Tingkat Self Efficacy Mahasantri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an
(Studi Kasus di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta) Skripsi Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh
Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.)
Oleh:
Laila Mufidah NIM. 14311371
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT ILMU AL-QUR`AN (IIQ) JAKARTA TAHUN 2018 M/ 1439 H
Tingkat Self Efficacy Mahasantri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an
(Studi Kasus di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta) Skripsi Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh
Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.)
Oleh:
Laila Mufidah NIM. 14311371 Pembimbing:
Siti Shopiyah, MA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT ILMU AL-QUR`AN (IIQ) JAKARTA TAHUN 2018 M/ 1439 H
i
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Skripsi dengan judul judul “Tingkat Self Efficacy Mahasantri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an” (Studi Kasus di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta yang disusun oleh Laila Mufidah Nomor Induk Mahasiswa 14311371 telah melalui proses bimbingan dengan baik dan dinilai oleh pembimbing telah diperiksa dan disetujui untuk diajukan ke sidang munaqasyah.
Jakarta, 08 November 2018 Pembimbing,
Siti Shopiyah, MA
ii
LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi dengan judul “Tingkat Self Efficacy Mahasantri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an” (Studi Kasus di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta.
Yang disusun oleh Laila Mufidah dengan NIM 14311371 telah diajukan pada sidang munaqasyah Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd) pada program studi Pendidikan Agama Islam.
Jakarta, 08 November 2018 Dekan Fakultas Tarbiyah
Dr. Hj. Umi Khusnul Khotimah, M. Ag
Sidang Munaqasyah
Ketua Sidang Sekretaris Sidang
Dr. Hj. Umi Khusnul Khotimah, M. Ag Wasmini
Penguji I Penguji II
Sri Tuti Rahmawati, MA Dr. Hj. Umi Khusnul Khotimah, M. Ag Pembimbing
Siti Shopiyah, MA
iii
PERNYATAAN PENULIS Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Laila Mufidah
NIM : 14311371
Tempat/Tanggal Lahir : Surabaya, 16 April 1995
Menyatakan bahwa Skripsi dengan judul “Tingkat Self Efficacy Mahasantri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an” (Studi Kasus di Institut Ilmu Al- Qur`an (IIQ) Jakarta adalah benar-benar asli karya saya kecuali kutipan- kutipan yang sudah disebutkan. Kesalahan dan kekurangan dalam karya ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya.
Jakarta, 08 November 2018
Laila Mufidah NIM. 14311371
iv MOTTO
karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada
kemudahan,Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
v
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT.
Yang Maha Pengasih tak pilih kasih, Maha penyayang yang tak pandang sayang, yang telah melimpahkan Rahmat, Taufiq, serta Inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan ummat, juru syafaat, Nabi besar Muhammad SAW, yang telah memberikan bimbingan dan petunjuk kepada manusia ke jalan yang diridhoi oleh Dzat yang Maha Agung.
Sehubung dengan selesainya skripsi ini penulis dengan rasa hormat menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada yang terhormat:
1. Prof. Dr. Huzaemah T. Yanggo, MA. Rektor Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta beserta civitas akademika yang telah memberikan dan membantu selama proses pembelajaran.
2. Ibu Dr. Hj. Umi Khusnul Khotimah, MA. Dekan Fakultas Tarbiyah,Yang sudah mengajarkan banyak hal tentang dunia pendidikan di IIQ Jakarta dan selalu memberikan contoh serta motivasi dalam membentuk Murobbiyah sukses.
3. Ibu Dr. Esi Hairani, M.Pd. Ketua prodi PAI Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta
4. Ibu Siti Shopiyah, MA. Dosen pembimbing yang dengan penuh kesabaran memberi bimbingan dan petunjuk dalam menyusun skripsi ini.
vi
5. Staf Akademik Fakultas Tarbiyah, Ibu Wasmini dan Ibu Yuyun Siti Zaenab, S.Pd.I. yang telah membantu dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama di IIQ Jakarta.
6. Seluruh Dewan Dosen di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu, berkat jasa dan didikan mereka lah penulis bisa mengamalkan ilmu yang telah diberikan dan sanggup menyelesaikan tugas akhir kuliah sampai saat ini.
7. Kepala dan Staf perpustakaan IIQ Jakarta yang telah banyak membantu penulis dalam melengkapi referensi.
8. Bapak dan Ibu Instruktur tahfizh di IIQ Jakarta (Ibu Iin, Bu Afidah, Bu Isti‟anah dan Intruktur lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu), berkat luangan waktu nya dan siap siaga mendengarkan setoran hafalan dengan kesabaran dan bimbingannya.
9. Kedua Orang Tua tercinta, H. M. Su‟ud dan Hj. Fatechah yang tak pernah kenal lelah memberikan asupan lewat nasehat beliau, serta kakak-kakak, keponakan, sepupu dan saudara-saudara yang selalu memberi dukungan, Do‟a dan setia mendengarkan keluh kesah penulis.
10. Teman-teman Fakultas Tarbiyah angkatan 2014 IIQ Jakarta khususnya kelas 8B, yang telah membagikan pengalaman, canda tawa dan ilmu nya kepada penulis. Serta seluruh teman-teman di IIQ Jakarta, semoga selalu dalam lindungan Allh SWT. dan sukses dalam mengajarkan ilmu Al- Qur`an di masyarakat nanti. Aamiin
11. Organisasi yang telah mempercayai penulis, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IIQ Jakarta, Organisasi daerah Jawa timur Jam‟iyyah Mudarasah Al-Qur`an (JMQ), Himpunan Alumni Mamba‟us Sholihin (HIMAM Jabodetabek).
12. Sahabat-sahabat terbaik (Wong Jowo, Fajrin, ummah, icha, Obie, Ilma, Vira), yang selalu kompak dalam memberikan motivasi dan setia
vii
berbagi kebahagian, suka-duka dari awal mengenal IIQ Jakarta hingga saat ini, semoga silaturrahim dan persahabatan yang kita jalin bisa membawa hingga ke surga.
13. Rekan-rekan dan semua pihak terkait yang tidak bisa disebutkan satu persatu, yang telah membantu dengan ikhlas dalam penulisan skripsi ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan skripsi ini jauh dari sempurna, karena terbatasnya pengetahuan penulis. Oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan penulisan ini dan semoga skripsi ini bisa bermanfaat bagi semua pihak
Akhirul kalam, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya dan semoga dengan iringan do‟a mudah-mudahan semua amal baik beliau tersebut diterima dan dibalas Allah SWT. dengan balasan yang setimpal.
Aamiin yaa Robbal „Alamiin.
Penulis
Laila Mufidah NIM. 14311371
viii
DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
PERNYATAAN PENULIS ... iii
MOTTO ... iv
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR ISI... x
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
PEDOMAN TRANSLITERASI ... xiv
ABSTRAKSI ... xvii
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 5
C. Pembatasan Masalah ... 6
D. Perumusan Masalah ... 6
E. Tujuan Dan Manfaat Penelitian ... 6
F. Tinjauan Pustaka ... 7
G. Sistematika Penulisan ... 11
BAB II KERANGKA TEORI A. Efikasi Diri ... 15
1. Pengertian Efikasi Diri Menurut Bahasa dan Istilah ... 15
2. Dimensi-Dimensi Efikasi Diri ... 17
3. Faktor Pendukung dan Penghambat Efikasi Diri .. 19
B. Pengertian Pendidikan ... 21 1. Pengertian Pendidikan Menurut Bahasa dan
ix
Istilah ... 21
2. Fungsi dan Tujuan Pendidikan ... 22
C. Tahfizh Al-Qur`an ... 24
1. Pengertian Al-Qur`an Menurut Bahasa dan Istilah ... 24
2. Pengertian Tahfizh Menurut Bahasa dan Istilah ... 27
3. Pengertian Tahfizh Al-Qur`an ... 29
4. Dalil-Dalil Tentang Menghafal Al-Qur`an ... 31
5. Aspek-Aspek Terkait dalam Menghafal Al-Qur`an ... 34
6. Keutamaan Menghafal Al-Qur`an ... 36
D. Mahasantri ... 39
1. Pengertian Mahasantri Menurut Bahasa dan Istilah ... 39
2. Visi dan Misi Mahasantri ... 40
3. Faktor Pendukung dan Penghambat Kesuksesan Mahasantri ... 41
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian ... 45
B. Tempat dan Waktu Penelitian ... 46
C. Populasi dan Sampel ... 46
1. Populasi ... 46
2. Sampel ... 47
D. Variabel Penelitian ... 49
E. Kisi-Kisi Instrument Penelitian ... 49
F. Teknik Pengumpulan Data ... 51
G. Teknik Analisa Data ... 53 BAB IV PAPARAN HASIL PENELITIAN
x
A. Gambaran Umum Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ)
Jakarta ... 57
1. Sejarah Berdirinya ... 57
2. Visi, Misi dan Tujuan ... 59
3. Susunan Pembina dan Pengurus Yayasan IIQ Jakarta ... 59
4. Sarana dan Prasarana ... 61
B. Deskrisi Data ... 63
1. Karakteristik Reponden ... 63
2. Data Variabel ... 67
3. Uji Persyaratan Analisa Data ... 75
C. Uji Hipotesis Penelitian ... 81
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 83
B. Saran ... 84
DAFTAR PUSTAKA ... 85 LAMPIRAN-LAMPIRAN
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 1 : Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Variabel X ... 46
Tabel 2 : Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Variabel Y ... 47
Tabel 3 : Skor Positif Jawaban Pada Kuesioner ... 49
Tabel 4 : Skor Negatif Jawaban Pada Kuesioner ... 49
Tabel 5 : Interpretasi Data ... 52
Tabel 6 : Karakteristik Berdasarkan Fakultas ... 61
Tabel 7 : Nama-Nama Responden ... Tabel 8 : Karakteristik Berdasarkan Semester ... 61
Tabel 9 : Data Skor Variabel X... 62
Tabel 10 : Distribusi Frekuensi Variabel X ... 64
Tabel 11 : Distribusi Frekuensi untuk Pembuatan Grafik Histogram dan Poligon Variabel X ... 65
Tabel 12: Data skor Variabel Y ... 66
Tabel 13: Distribusi Frekuensi Variabel Y ... 68
Tabel 14: Distribusi Frekuensi untuk Pembuatan Grafik Histogram dan Poligon Variabel Y ... 69
Tabel 15: Tes Normalitas Variabel X ... 71
Tabel 16: Tes Normalitas Variabel Y ... 73
Tabel 17: ANOVA Regrasi Linier Variabel X dan Y ... 75
Tabel 18: Persamaan Garis Linier Variabel X dan Y ... 75
Tabel 19: Persamaan Garis Linier Variabel X dan Y ... 75
xii
DAFTAR GAMBAR
Daftar Gambar 1 : Grafik Histogram dan Poligon Variabel X ... 66
Daftar Gambar 2 : Grafik Histogram dan Poligon Variabel Y ... 70
Daftar Gambar 3 : Diagram Normal QQ Plot Variabel X ... 72
Daftar Gambar 4 : Detrend Normal QQ Plot Variabel X ... 72
Daftar Gambar 5 : Diagram Normal QQ Plot Variabel Y ... 73
Daftar Gambar 6 : Detrend Normal QQ Plot Variabel Y ... 74
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 : Surat Kesediaan Menjadi Pembimbing Skripsi Lampiran 2 : Surat Permohonan Izin Wawancara
Lampiran 3 : Tabel Kuesioner Tingkat Self Efficacy
Lampiran 4 : Wawancara dengan Ketua Lembaga Tahfizh Dan Qira‟at Al- Qur`An (LTQQ) IIQ Jakarta
Lampiran 5 : Wawancara dengan Mahasantri Semester 3 Fakultas Ushuluddin IIQ Jakarta
Lampiran 6 : Wawancara dengan Mahasantri Semester 7 Fakultas Ushuluddin IIQ Jakarta
Lampiran 7 : Wawancara dengan Mahasantri Semester 9 Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta
Lampiran 8 : Tabel Perhitungan Korelasi Product Moment Lampiran 9 : Tabel Nilai-Nilai r Product Moment
xiv
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN
Transliterasi Arab-Latin yang digunakan dalam skripsi ini berpedoman kepada buku “Petunjuk Teknis Penulisan Proposal dan Skripsi” yang diterbitkan oleh Institut Ilmu Al-Qur‟an (IIQ) Jakarta (Edisi Revisi) pada 25 Mei 2017.
1. Konsonan
ARAB LATIN ARAB LATIN
ا A ط Th
ة B ظ Zh
ث T ع „
ث Ts غ Gh
ج J ف F
ح H ق Q
خ Kh ك K
د D ل L
ذ Dz م M
ز R ن N
ش Z و W
س S ه H
ش Sy ء ,
ص Sh ي Y
ض Dh
2. Vokal
Vokaltunggal vocal panjang vocal rangkap
Fathah : a ا : a ْي….: ai
Kasrah : i ي: I ْو….: au
xv
Dhammah : u و: u
3. Kata Sandang
a. Kata sandang yang di ikuti alif lam (لا) al-qamariyah ditransliterasikan sesuai dengan bunyi nya. Contoh:
ةسقبلا:Al-Baqarah تنيدملا : al-Madînah
b. Kata sandang yang diikuti oleh alif lam (لا) as-syamsiyah ditransliterasikan sesuai dengan aturan yang digariskan di depan dan sesuai dengan bunyinya. Contoh:
لجّسلا : Ar-Rajul ةدّيّسلا: As-Sayyidah سمشلا: Asy-Syams يمزاّدلا: Ad-Dârimî
c. Syaddah (Tasydid)
Syaddah (Tasydid) dalam sistem aksara Arab digunakan lambang sedangkan untuk alih aksara ini dilambangkan dengan huruf, yaitu dengan cara menggandakan huruf yang bertanda tasydid. Aturan ini berlaku secara umum, baik tasydid yang berada di tengah kata, diakhir kata ataupun yang terletak setelah kata sandang yang diikuti oleh huruf-huruf syamsiyah. Contoh:
ِللهبِب بَنَمآ: Âmanna billâhi
ُءبَهَفُسلا َهَمآ : Âman as-Sufahâ‟u
َهْيِرَلا َنِا: Inna al-Ladzîna
d. Ta Marbuthah
Apabila berdiri sendiri, waqaf atau diikuti oleh kata sifat (na‟at), maka huruf tersebut dialih aksara kan menjadi huruf “h”.
Contoh:
xvi ةدئفلاا :al-Af’idah
e. Huruf Kapital
Sistem penulisan huruf arab tidak mengenal huruf kapital, akan tetapi apabila telah dialih aksara kan maka berlaku ketentuan Ejaan yang di sempurnakan (EYD) Bahasa Indonesia, seperti penulisan awal kalimat, huruf awal nama tempat, nama bulan, nama diri dan lain- lain. Ketentuan yang berlaku pada EYD berlaku pula dalam alih aksara ini, seperti cetak miring (italic) atau cetak tebal (bold) dan ketentuan lainnya. Adapun untuk nama diri dengan kata sandang, maka huruf yang ditulis kapital adalah awal nama diri, bukan kata sandang. Contoh: Ali Hasan al-Aridh Khusus untuk penulisan kata Al-Qur‟an dan nama-nama surahnya menggunakan huruf kapital.
Contoh:
Al-Qur‟an, Al-Baqarah, Al-Fatihah dan seterusnya.
xvii ABSTRAK
Laila Mufidah, NIM 14311371, judul skripsi tingkat self efficacy mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an (Studi Kasus di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta), Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta, tahun 1439 H/2018 M.
Tingkat efikasi diri merupakan keyakinan diri seseorang akan kemampuannya untuk mengatur dan melaksanakan serangkaian tindakan yang diperlukan agar menghasilkan suatu tujuan yang ingin dicapai.
Terbentuknya efikasi diri akan menumbuhkan rasa percaya diri terhadap kemampuan yang ia miliki dan mereka lebih giat dan tekun dalam berusaha.
Seorang Hafizhah Al-Qur`an yang memiliki tingkat efikasi tinggi diyakini sebagai orang yang mampu berperilaku untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Dengan berbagai pengalaman dan penghambat dalam proses menghafal Al-Qur`an pun membutuhkan waktu yang lama dan kesabaran yang tinggi. Meningkatkan efikasi diri seorang bergantung pada motivasi dan visi misi kehidupan sebagai suatu dorongan dan dukungan dalam menyelesaikan Tahfizh Al-Qur`an 30 juz. Penelitian ini dilakukan dan bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh tingkat efikasi diri mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dijadikan objek adalah mahasantri Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta sebanyak 127 Mahasantri dengan sampel sebanyak 63 Mahasantri IIQ Jakarta program 30 juz. Pengambilan sampel tersebut berdasarkan pada teori convenience sampling dan quota sampling. Sedangkan, metode analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment dengan bantuan softwere SPSS versi 23. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menggambarkan hubungan antara variabel X dan Y adalah: Y = 53,579 + 0,191 X. Artinya adalah setiap kenaikan ataupun penurunan nilai variabel X sebesar 1 satuan akan menaikkan ataupun menurunkan nilai variabel Y sebesar 0,191 dengan konstanta 53,579. Hasil uji penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an di IIQ Jakarta, dengan nilai signifikansi korelasi sebesar 0,425 dan kofisien determinasi sebesar 18,06%. Sehingga sisanya 81,94% merupakan karena adanya pengaruh faktor lain.
Kata kunci: Tingkat Self Efficacy mahasantri dan kemampuan Tahfizh Al-Qur`an
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah kunci utama terbentuknya Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dalam membangun bangsa.
Pendidikan mempunyai peran sangat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan kehidupan suatu bangsa.
Pendidikan sebagai salah satu kebutuhan, fungsi sosial, sebagai pembimbing, sarana pertumbuhan yang mempersiapkan dan membuka serta membentuk disiplin hidup1. Pendidikan yang mewariskan nilai-nilai budaya oleh generasi tua kepada generasi muda, agar nilai-nilai tersebut tetap hidup dan berkembang di Masyarakat. Hal demikian memiliki pengertian bahwa bagaimanapun se-sederhananya suatu komunitas manusia pasti memerlukan pendidikan.
Sebagai pedoman hidup manusia yang paling utama adalah Al-Qur`an. Al-Qur`an adalah sumber utama ajaran Islam. Al-Qur`an bukan hanya memuat petunjuk mengenai hubungan manusia dengan tuhannya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan sesamanya, dan bahkan hubungan manusia dengan alam sekitarnya2
Di dalam sebuah pendidikan adakalanya seseorang mempunyai kemampuan dalam mencapai suatu tujuannya. Yakni dengan keyakinan pada dirinya sendiri, yang disebut dengan self efficacy. Self efficacy adalah keyakinan akan seluruh kemampuan
1Ridjaluddin, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Pusat Kajian Islam FAI Uhamka, 2008), h. 22
2Choiruddin Hadhini, Klarifikasi Kandungan Al-Qur`an, (Jakarta: Gema Insani Press, 1993), h.25
2
yang meliputi kepercayaan diri, kemampuan menyesuaikan diri, evaluasi terhadap kompetensi untuk melakukan tugas, mencapai tujuan dan menghadapi masalah atau hambatan yang ada pada diri seseorang.
Efikasi diri adalah penilaian terhadap kompetensi diri dalam melakukan suatu tugas khusus dalam konteks yang spesifik.
Selanjutnya efikasi diri diartikan dengan fokus pada kemampuan seseorang untuk dapat menyelesaikan sejumlah tugas dengan sukses.
Efikasi diri adalah perasaan yang dimiliki seseorang bahwa dirinya kompeten dan efektif dalam melakukan suatu tugas3.
Sebagaimana firman Allah SWT sebagai berikut:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakan dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (mereka berdo’a), “ya Tuhan kami, janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah
3Miftahun Ni’mah Suseno, “Pengaruh Pelatihan Komunikasi Interpersonal Terhadap Efikasi Diri Sebagai Pelatih Pada Mahasiswa”, dalam Jurnal Intervensi Psikologi, Vol. 1 No. 1 Juni 2009, h. 93
3
kami, dan rahmatilah kami. Engkau lah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir”. (QS. Al-Baqarah [2]: 286)
Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah SWT begitu memahami apa yang ada di dalam kemampuan kita sesuai dengan kesanggupannya. Dengan adanya keyakinan pada diri sendiri atau bisa disebut dengan efikasi diri seorang penghafal akan berusaha sesuai dengan kepercayaannya. Tak ada usaha yang sia-sia karena Allah telah menjanjikan hamba Nya yang ingin berusaha dalam mencapai ridho-Nya. Allah SWT berfirman:
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. An-Nahl [16]: 97)
Dalam hal ini langkah pertama untuk dapat menghafal Al- Qur`an adalah keyakinan. Keyakinan akan berkembang menjadi berbagai macam usaha untuk menghafal Al-Qur`an. Sesungguhnya hasil dari usaha itu pasti, tapi tidak berhak untuk menentukan kapan hasil itu terjadi.
Siapapun yang berkecimpung dengan kalamullah dipastikan akan mendapatkan keberkahan dan kebaikannya. Tergantung bagaimana kita memperlakukan Al-Qur`an. Jika Al-Qur`an diperlakukan sebagai sahabat setia, bergaul dengannya secara intensif, maka ia akan memberikan keberkahannya lebih banyak lagi.
4
Orang yang bersahabat dengan Al-Qur`an akan mendapatkan predikat yang baik di mata Allah dan di mata manusia. Sebaliknya, mereka yang memusuhinya akan terjungkal sendiri, dan nasibnya akan jelek di dunia maupun di akhirat.4 Latar belakang ini diambil dari fenomena yang dialami oleh mahasantri di Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta.
Dengan menghafal Al-Qur`an, ia tidak hanya sekedar menghafal kata-katanya, namun sesungguhnya ia sedangmenghafal sesuatu yang memberi pada jiwa, akal, bahkan jasadnya.5
Aktifitas menghafal Al-Qur`an ini bukan lagi hal yang mudah dikerjakan, terlebih di zaman sekarang, banyak manusia yang mementingkan duniawi maupun bisnis, namun seseorang yang mempunyai tekad keyakinan diri sendiri dalam menghafal sangatlah memiliki nilai tersendiri dibanding dengan paksaan maupun hanya sebagai ingin mendapatkan gelar Hafizhah.
Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta adalah sebuah kampus yang didirikan oleh Yayasan Affan atas prakarsa Prof. KH. Ibrahim Hosen, LML. (Almarhum) yang beberapa tahun sebelumnya telah memprakarsai berdirinya Pendidikan Tinggi Al-Qur`an (PTIQ) khusus pria melalui Yayasan Ihya Ulumuddin bersama-sama mantanMenteri Agama KH. Muchammad Dahlan (Almarhum) dan KH. Zaini Miftah (Almarhum)6.
Institut Ilmu Al-Qur`an yang didirikan pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 1397 Hijriyah atau bertepatan pada tanggal 1 April
4Ahsin Sakho Muhammad, Keberkahan Al-Qur`an, (PT. QAF Media Kreativa, 2017), h. 19
5Abdul Aziz Abdul Rauf, Kiat Sukses Menjadi Hafizh Qur`an Daiyah, (Bandung, PT. Syamil Cipta Media, 2002), h. 6
6Ahmad Munif, Mengibarkan Panji-Panji Al-Qur`an (25 Tahun IIQ Jakarta), (Jakarta: IIQ Jakarta, 2002) h. 8
5
1997oleh Yayasan Affan, diketuai H. Sulaiman Affan. Kemudian sejak tahun 1983 hingga sekarang IIQ Jakarta diselenggarakan oleh Yayasan IIQ, diketuai Ibu Hj. Harwini Joesoef sampai tahun 2018, namun pada saat periode 2018-2023 pembina dan pengurus yayasan IIQ Jakarta diketuai oleh Ir. H. Rully Chairil Azwar, M.Si,. System pendidikan pesantren dan perguruan tinggi ini mempunyai cita-cita mencetak ulama wanita yang hafal Al-Qur`an, intelek, berwawasan luas dan ahli di bidang Ulumul Qur`an. Keberadaan IIQ Jakarta telah melahirkan Qari’ah dan Hafizhah yang semakin tahun semakin meningkat.7
Oleh karena itu peneliti tertarik meneliti dengan mengambil penelitian yang berjudul “Tingkat Self Efficacy Mahasantri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an”.
B. Identifikasi Masalah
Dari latar belakang yang telah dipaparkan, masalah yang akan didentifikasi adalah:
1. Bagaimana peran mahasantri IIQ Jakarta dalam mengembangkan Self Efficacy terhadap menghafal Al-Qur`an.
2. Bagaimana tingkat Self Efficacy mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an di IIQ Jakarta.
3. Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi Self Efficacy mahasantri dalam menghafal Al-Qur`an di IIQ Jakarta.
4. Apa saja upaya yang dilakukan mahasantri untuk meningkatkan Self Efficacy dalam menghafal Al-Qur`an di IIQ Jakarta.
7Profil IIQ Jakarta, https:// iiq.ac.id, diakses tanggal 2 mei 2018
6
5. Apa saja harapan yang akan diraih dari seorang mahasantri yang mempunyai Self Efficacy dalam menghafal Al-Qur`an.
6. Bagaimana proses Self Efficacy dalam pencapaian hasil tahfizh Al-Qur`an.
C. Pembatasan Masalah
Berbagai faktor yang dilihat dari identifikasi masalah, penulis membatasi permasalahan yang akan dikaji yaitu:
1. Bagaimana tingkat Self Efficacy mahasantriterhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an di IIQ Jakarta
2. Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi Self Efficacy mahasantri dalam menghafal Al-Qur`an di IIQ Jakarta.
D. Perumusan Masalah
Dari pembatasan masalah di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana tingkat Self Efficacy mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta?
E. Tujuan dan Manfaat Penelitian Peneliti ini bertujuan untuk:
1. Tujuan Penelitian
UntukmengetahuiBagaimana tingkat Self Efficacy mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an di IIQ Jakarta.
2. Manfaat Penelitian
Dilihat dari manfaat penelitian ada 2 macam, yaitu:
a. Teoritis
7
Kajian ini dapat dijadikan acuan atau referensi dalam meningkatkan kemampuan Self Efficacy mahasantri IIQ Jakarta, sehingga mereka dapat melakukan pencapaian hasil kemampuan menghafal sesuai dengan tingkat Self Efficacy yang ada pada diri mahasantri.
b. Praktisi
1. Menjadi bahan acuan pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam di berbagai pesantren atau perguruan tinggi yang menerapkan kewajiban menghafal Al-Qur`an 30 juz.
2. Untuk menambah wawasan para pendidik Agama Islam dan masyarakat pada umumnya, dalam meningkatkan kemampuan tahfizh Al-Qur`an.
F. Tinjauan Pustaka
Dari berbagai hasil tinjauan pustaka yang telah penulis teliti, terdapat kesinambungan dengan masalah yang akan dikaji, adalah sebagai berikut:
1. Ima Maulani Arba’ah dalam skripsinya yang berjudul “Tingkat Religiusitas Mahasiswi Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta”.
Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta pada tahun 2005.
peneliti menggunakan penelitian bersifat deskriptif eksploratif untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat religiusitas mahasiswi IIQ Jakarta. Responded penelitian ini sebanyak 60 orang mahasiswi IIQ yang masih aktif mengikuti perkuliahan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling.
8
Dari hasil analisis deskriptif diketahui bahwa mahasiswi IIQ Jakarta mempunyai tingkat religiusitas yang tinggi. Hasil uji t- test memperlihatkan tidak adanya tingkat religiusitas antara mahasiswi IIQ Jakarta yang memilih program tahfizh penuh dan terbatas, dan ada perbedaan tingkat religiusitas antara mahasiswi IIQ yang tinggal di asrama dan di rumah. Sedangkan berdasarkan uji ANAVA yaitu suatu metode analisis statistik yang termasuk kedalam cabang statistik inferensi, diketahui tidak terdapat perbedaan tingkat religiusitas antara mahasiswi IIQ Jakarta yang berasal dari SMU, MA, dan Pesantren.
Persamaan dari skripsi Ima Maulani Arba’ah dengan penulis adalah sama-sama membahas tentang kemampuan dalam menghafal Al-Qur`an. Adapun perbedaannya adalah Ima Maulani Arba’ah membahas Religiusitas Mahasiswi Institut Ilmu Al-Qur`an, sedangkan penulis membahas tentang Tingkat Self Efficacy Santri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an.
2. Munfa’atin dalam skripsinya yang berjudul “Pengaruh Tahfizh Al-Qur`an Terhadap Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Mahasiswa Institut ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta pada tahun 2008.
Peneliti menggunakan penelitian pendekatan kuantitaif dengan metode deskriptif analisis melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Populasi yang digunakan peneliti adalah mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus atau para wisudawan pada periode 2007-2008 sebanyak 100 orang. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 25% dari 100 mahasiswa.
Dapat disimpulkan, bahwa hasil dari analisa terdapat korelasi yang signifikan antara tahfizh Al-Qur`an dengan Indeks Prestasi
9
Komulatif (IPK) Mahasiswa IIQ Jakarta. Hal ini berarti bahwa hipotesa alternatif diterima dan hipotesa nihil ditolak.
Persamaan dari judul Munfa’atin dengan penulis adalah sama- sama membahas keterkaitannya dengan Al-Qur`an yang ditujukan mahasiswa IIQ Jakarta. Adapun perbedaannya adalah Munfa’atin membahas Pengaruh Tahfizh Al-Qur`an terhadap IPK, sedangkan penulis membahas tentang tingkat kemampuan Self Efficacy terhadap tahfizh Al-Qur`an.
3. Bambang Gunawan dalam skripsinya yang berjudul “Peranan Guru PAI dalam Mengatasi Kesulitan menghafal Surat-Surat Pendek”, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2013.
Peneliti melakukan studi kasus pada siswa kelas 3 SMP Negeri 20 Jakarta.Adapun penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 Desember 2010 sampai selesai. Mengatasi kesulitan menghafal surat-surat pendek yang dialami oleh siswa kelas 3 SMP Negeri 20 Jakarta adalah sebuah kasus yang sangat penting didalam pembelajaran, selain itu juga dapat menjadikan penghambatan bagi siswa tersendiri untuk fokus terhadap pelajaran yang lain nya.
Dapat disimpulkan, bahwa faktor-faktor kesulitan siswa dalam menghafal surat-surat pendek adalah belum lancar dalam membaca Al-Qur`an, kurangnya motivasi, kejenuhan atau bosan, cepat lupa, sulit menghafal terjemah atau arti kata, tidak memiliki waktu luang dan tidak adanya dukungan dari orang tua.Adapun peranan guru PAI dalam mengatasi masalah ini adalah mengadakan remedial tahsin Al-Qur`an, mengadakan bimbingan, menguji hafalan siswa dengan baik, memberi
10
motivasi, menciptakan suasana ruang belajar yang kondusif, mengatur waktu belajar.
Persamaan dari judul skripsi Bambang Gunawan dengan penulis adalah membahas tentang cara meningkatkan kualitas menghafal Al-Qur`an. Perbedaannya yaitu pada skripsi Bambang Gunawan dengan penulis adalah pembahasannya tentang mengatasi kesulitan dalam menghafal Al-Qur`an, sedangkan penulis membahas tentang kemampuan Self Efficacy terhadap tahfizh Al- Qur`an.
4. Devi Kurniawati dalam jurnal nya yang berjudul “Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Kemandirian Belajar Siswa kelas V SD Negeri Se-Kecamatan Srandakan”. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Se-Kecamatan Srandakan Bantul Yogyakarta pada tahun 2015/2016.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Adapun Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling yang berjumlah 170 siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dengan kemandirian belajar siswa kelas V SD Negeri se-Kecamatan Srandakan Bantul Yogyakarta TA 2015/2016. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai Person Correlation pada SPSS sebesar 0,706 dan nilai p 0,000 <0,05 sehingga hubungan dapat dinyatakan positif dan signifikan.
Persamaan dari jurnal Devi Kurniawati dengan penulis adalah sama-sama membahas tentang sikap efikasi diri. Adapun perbedaannya adalah Devi Kurniawati membahas Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Kemandirian Belajar Siswa,
11
sedangkan penulis membahas tentang tingkat kemampuan Self Efficacy terhadap tahfizh Al-Qur`an.
5. Mohammad Intanshurillah Habibie jurusan Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan tahun 2017 menulis Skripsi yang berjudul “Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Membaca Al- Qur`an”. (Studi kasus di MA Unggulan desa Tlasih Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo). Ia menyimpulkan bahwa peran kepemimpinan kepala sekolah terdapat beberapa peran yaitu sebagai edukator, manager, administrator, supervisor, pemimpin, innovator, motivator, dan fasilitator.
Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif berupa kata- kata, tertulis, atau lisan dari orang- orang, dan perilaku yang dapat diamati.
Penelitian ini dilakukan di MA unggulan Tlasih Tulangan Sidoarjo, Jawa timur. Penelitian ini juga menggunakan metode wawancara.
Persamaan dari judul skripsi Mohammad Intanshurillah Habibie dengan penulis adalah sama-sama membahas tentang kemampuan dalam menghafal Al-Qur`an. Adapun perbedaannya adalah Mohammad Intanshurillah Habibie membahas tentang minat membaca Al-Qur`an, sedangkan penulis membahas tentang kemampuan Self Efficacy terhadap tahfizh Al-Qur`an.
G. Sistematika Penulisan
Teknik penulisan laporan dalam penelitian ini akan merujuk pada buku yang disusun oleh Prof. Dr. Hj. Huzaemah T. Yanggo.
12
MA, et al. Yang diterbitkan oleh Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta, cetakan kedua, tahun 2017.8
Sistematika penulisan adalah penjelasan tentang bagian- bagian yang akan ditulis di dalam penelitian secara sistematis. Bagian ini berisi logika struktur bab yang berisi nama judul bab dan sub bab.
BAB I PENDAHULUAN, Bab ini meliputi sejumlah pembahasan, yaitu: latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, tinjauan pustaka, sistematika penulisan.
BAB II KERANGKA TEORI, Bab ini meliputi beberapa pembahasan, yaitu: Pengertan Pendidikan, pengertian efikasi diri menurut bahasa dan istilah, dimensi-dimensi efikasi diri, faktor pendukung dan penghambat efikasi diri, pengertian Al-Qur`an, pengertian tahfizh Al-Qur`an, dalil-dalil tentang menghafal Al- Qur`an, aspek-aspek terkait dalam menghafal Al-Qur`an, keutamaan menghafal Al-Qur`an, pengertian mahasantri, visi misi mahasantri dan faktor pendukung dan penghambat kesuksesan mahasantri.
BAB III METODOLODI PENELITIAN, Bab ini meliputi sejumlah pembahasan, yaitu: Jenis dan pendekatan penelitian kuantitatif, Tempat dan waktu penelitian, Populasi dan Sampel, variabel Penelitian, kisi-kisi instrument penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisa data.
8Huzaemah T. Yanggo, et al, Petunjuk Teknis Penulisan Proposal dan Skripsi, (Tangerang: LPPI IIQ Jakarta, 2017)
13
BAB IV HASIL PENELITIAN, Bab ini meliputi gambaran umum Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta, sejarah berdirinya, visi- misi dan tujuan, Susunan Pembina dan Pengurus Yayasan IIQ Jakarta, sarana dan prasarana, deskripsi data, karakteristik responded, data variabel, uji persyaratan analisis data, dan uji hipotesis penelitian.
BAB V PENUTUP, Bab ini merupakan pembahasan terakhir yang mencakup dua hal, yaitu: kesimpulan yang mencakup tentang Tingkat Efikasi Diri Santri Terhadap Kemampuan Tahfizh Al-Qur`an di Insitut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta dan saran-sarannya.
14
83 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Dari hasil penelitian ini maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Nilai pada baris regression pada kolom sig didapatkan nilai 0,144. Artinya, nilai P value sig adalah 0,000. Nilai tersebut kurang dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan regresi variabel X dengan Y adalah signifikan. Pada tabel persamaan garis regresi linier yang menggambarkan hubungan antara variabel X dan Y adalah: Y = 53,579 + 0,191 X. Artinya adalah setiap kenaikan ataupun penurunan nilai variabel X sebesar 1 satuanakan menaikkan ataupun menurunkan nilai variabel Y sebesar 0,191 dengan konstanta 53,579.
2. Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat efikasi diri mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an di IIQ Jakarta, dengan nilai signifikansi korelasi sebesar 0,425 dan kofisien determinasi sebesar 18,06%. Artinya, tingkat efikasi diri mahasantri terhadap kemampuan tahfizh Al-Qur`an di IIQ Jakarta sebesar 18,06%, sehingga sisanya 81,94% merupakan karena adanya pengaruh faktor lain.
3. Hasil efikasi diri terhadap tahfizh Al-Qur`an di Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta adalah sangat berpengaruh dalam meningkatkan tingkat hafalan mahasantri program 30 juz, dengan adanya keyakinan pada diri sendiri disertai dengan
84
usaha maksimal dapat mendorong motivasi mahasantri itu sendiri. Dilihat dari fenomena yang diketahui oleh penulis yakni tanpa adanya efikasi diri dalam menghafal, seorang hafizhah sangat minim dan putus asa ditengah menyelesaikan target hafalan yang telah ditentukan.
B. Saran
Menurut hasil penelitian yang sudah dilakukan, terdapat beberapa hal yang perlu penulis sampaikan:
1. Bagi mahasantri IIQ Jakarta untuk mempertahankan kemampuan menghafal Al-Qur`an yang sudah dimiliki, terus tingkatkan kemampuan yang sudah diberikan Allah SWT. kepada kita untuk lebih memanfaatkan kemampuannya dengan sebaik mungkin, seperti menghafal hadits atau sya’ir lainnya.
2. Bagi pihak yang berada disekitar seorang penghafal Al- Qur`an, agar terus memotivasi dan mendukung dalam meningkatkan kemampuannya untuk lebih mengistiqomah kan dalam mentakrir maupun menjaga kemurnian Al- Qur`an.
3. Bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya melakukan tinjauan kembali serta mengembangkan penelitian ini dengan menambah variabel lain. Karena, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi tingkat efikasi diri dalam kemampuan menghafal Al-Qur`an semisal faktor dukungan orang sekitar, pembagian jadwal tugas kuliah dan menghafal, permasalahan yang menghambat proses menghafal dan faktor-faktor lainnya.
85
85 DAFTAR PUSTAKA
Al-Qur`an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI, 1987
Abu Abdillah, Muhammad bin Ismail, Matn Shahih Bukhori, t.tp: Dar Tauq al-Najah, 1422.
Arikunto, Suharsini, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 2002.
Al Hafidz, Ahsin W, Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur`an, Jakarta: Bumi Aksara, 1994.
Al-Hajjaj, Muslim bin, Matn al-Musnad as-Shahih, Beirut: Dar Ihya‟, t.th.
Ali, Atabik dkk, Kamus Kontemporer Arab-Indonesia, Yogyakarta:
Multi Karya Grafika.
Al Hafidz, Ahsin W., Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur`an, Jakarta: Bumi Aksara, 1994.
Al-Jurjani, At Ta’rifat, Ath-Thaba’ah wa An-Nasyr wa At-Tauzi’, (Jeddah: t.t)
Anshori, Muslich dan Sri Iswati, Buku Ajar Metodologi Penelitian Kuantitatif, Surabaya: Airlangga University Press, 2009
Aziz, Abdul Abdul Rauf, Kiat Sukses Menjadi Hafizh Qur`an Daiyah, Bandung, PT. Syamil Cipta Media, 2002.
Bin Saurah, Muhammad bin „Isa, al-Jami’ al-Kabir, Beirut: Daral- Gharib al-Islami, 1998
Chirzin, Muhammad , Al-Qur`an dan Ulumul Qur`an, Yogyakarta:
PT. Dana Bhakti Prima Yasa, 1998.
Engko, Cecilia, “Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Individual dengan Self efficacy sebagai Variabel Intervening”, dalam jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol. 10 No. 1 April 2008,
86 Fattah, Yahya Abdul, Revolusi Menghafal Al-Qur`an, Surakarta:
Insan Kamil, 2010.
Ghozali, Imam,Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 2Semarang: Badan Penerbit-Undip, 2016.
Gunawan, Heri, Pendidikan Islam kajian Teoritis dan Pemikiran Tokoh, Bandung: Rosdakarya, 2014.
Hartanto, Sunarto dan Agung, Perkembangan Peserta Didik, Jakarta:
Rineka Cipta, 1995.
Hadhini, Choiruddin,Klarifikasi Kandungan Al-Qur`an, Jakarta:
Gema Insani Press, 1993.
http://aldorian0507.files.wordpress.com/2010/04/kepribadian.doc.diak kses tanggal 29 Juni 2018.
http://aldorian0507.files.wordpress.com/2010/04/kepribadian.doc,diak ses tanggal 29 Juni 2018.
Ihsan, Hamdan, dkk, Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: CV Pustaka Setia, 2007.
„Isa, Muhammad bin, Matn al-Jami’ al-Kabir, Beirut: Dar al-Gharib al-Islami, 1998.
Irawan, Prasetyo, dkk., Metode Penelitian, Jakarta: Universitas Terbuka, 2009.
Kencana,Inu Syafiie, Al-Qur`an adalah Filsafat, Jakarta: PT Perca, 2008.
M. Echols, John. and Hassan Shadily, An English-Indonesian Dictionary, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1976.
Machfoed, Moh. Hasan, dkk., Metode Penelitian dan Statistik Terapan, Surabaya: Airlangga University Press, 2002.
Margono S, Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2005.
87
Munif, Ahmad, Mengibarkan Panji-Panji Al-Qur`an (25 Tahun IIQ Jakarta),Jakarta: IIQ Jakarta, 2002.
Muhammad ibn Yazid, Ibnu Majah Abu Abdillah, Matn Sunan ibnu Majah, t.t: Dar Ihya al-Kitab al-Arabiyah, t.th.
Ni‟mah, Miftahun Suseno, “Pengaruh Pelatihan Komunikasi Interpersonal Terhadap Efikasi Diri Sebagai Pelatih Pada Mahasiswa”, dalam Jurnal Intervensi Psikologi, Vol. 1 No. 1 Juni 2009.
Nata, Abuddin, Al-Qur`an dan Hadits, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1994
Pinasti, Woro, “Pengaruh Self Efficacy, Locus Of Control, dan Faktor Demografis Terhadap Kematangan Karir Mahasiswa UIN Jakarta”, Skripsi, 2011.
Profil IIQ Jakarta, https:// iiq.ac.id.
Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2015.
Ridjaluddin, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Pusat Kajian Islam FAI Uhamka, 2008.
Riduwan, Belajar Mudah Penelitian untuk Guru/Karyawan dan Penelitian Pemula, Bandung: Alfabeta, 2008.
Sa‟dullah, Cara Praktis Menghafal Al-Qur`an, Jakarta: Gema Insani 2008.
Sakho, Ahsin Muhammad, Keberkahan Al-Qur`an, PT. QAF Media Kreativa, 2017.
Soeharso, Kamus Besar Bahasa Indonesia Lengkap, Semarang: Grand Media Pustaka.
Sukmadinata, Nana Syaodih, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005.
Supian, Ilmu-Ilmu Al-Qur`an (Tajwid, Tahfidz dan Adab Tilawah Al- Qur`an Al-Karim), Jakarta: Gaung Persada Press, 2012.
88 Siregar, Sofian, Metode Penelitian kuantitatif, Jakarta: PT. Kencana,
2013.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2016.
Saepudin, Juju dkk, Membumikan Peradaban Tahfidz Al-Qur`an, Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama, Jakarta, 2015.
Sukmadinata, Nana Syaodih, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005.
Sulaiman, Abu Daud bin Al-Asy‟ats bin Ishaq bin Basyir bin Syadad bin „Amr Al-Azdy As-Sijistani, Sunan Abi Daud, Beirut:
Maktabah Al-„Ashriyyah.
Teguh, Muhammad, Metodologi Penelitian Ekonomi Teori dan Aplikasi, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005.
Yakub, Ali Mustafa, Nasihat Nabi Kepada Pembaca dan Penghafal Qur`an, Jakarta: Gema Insani Press, 1990.
Yusuf, A. Muri, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan, Jakarta: PT. Fajar Interpratama Mandiri, 2014.
Yanggo, Huzaemah T., et al, Petunjuk Teknis Penulisan Proposal dan Skripsi, Tangerang: LPPI IIQ Jakarta, 2017..
Zuhdi, Ahmaddkk, Studi Al-Qur`an, Surabaya: UIN SA Press, 2016