• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIT ANALYSIS, POPULASI, DAN SAMPEL

N/A
N/A
StexCrall Phantom

Academic year: 2023

Membagikan "UNIT ANALYSIS, POPULASI, DAN SAMPEL"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

UNIT

ANALYSIS, POPULASI,

DAN SAMPEL

(2)

Team Presentation

Putri Fajar Aprilianti 2019101603113

Ide Bagus Pinaringan 20191016031140

Amanda 20191016031141

3

Muhammad Ali A.

20191016031137

(3)

“UNIT ANALYSIS”

Unit analisis adalah seluruh hal yang kita teliti untuk mendapatkan penjelasan ringkasan mengenai

keseluruhan unit dan untuk menjelaskan berbagai perbedaan diantara unit analisis tersebut.

Perbedaan yang sama antara unit analisis dan agregat terjadi pada penelitian eksplanatif. Unit analisis dalam suatu penelitian biasanya juga menjadi unit observasi.

Dalam hal ini unit observasinya adalah individu suami dan istri, tetapi unit analisisnya (hal yang kita ingin teliti) adalah pasangan..  Penting bagi peneliti untuk

menentukan unit analisisnya secara jelas dan tegas, ketidakjelasan unit analisis akan mengakibatkan peneliti tidak dapat menentukan siapa atau apa yang akan di amatinya. Dalam kasus ini, unit analisis dikelompokan kedalam variabel seperti tingkat ekonomi, lokasi

peristiwa dan tingkat bunuh diri.

33

(4)

“Penting bagi peneliti untuk menentukan unit analisisnya secara

jelas dan tegas, ketidakjelasan unit analisis akan mengakibatkan peneliti

tidak dapat menentukan siapa atau apa yang akan di amatinya. Dalam kasus ini, unit analisis dikelompokan

kedalam variabel seperti tingkat ekonomi, lokasi peristiwa dan tingkat

bunuh diri.”

(5)

1. PEMBAGIAN UNIT ANALYSIS

* Individu

* Kelompok

* Organisasi

* Interaksi Sosial

* Artefak Sosial

(6)

2. KESALAHAN UNIT ANALYSIS

╸ Kesalahan Ekologis

Kesalahan ekologis mengacu pada kelompok atau perangkat atau sistem yaitu sesuatu yang lebih besar dari suatu individu.

╸ Kesalahan Reduksi

Kesalahan reduksi atau reduksionisme

(reductionsm) mencakup upaya untuk

menjelaskan suatu fenomena tersebut

berdasarkan konsep terbatas atau aturan

tingkat rendah.

(7)

o Konsep dan Konstruk

• Kelompok pertama adalah objek yang bersifat direct

observables yaitu hal-hal yang dapat diamati, secara

langsung oleh panca indra.

• Kelompok kedua adalah objek yang bersifat indirect

observables yaitu hal-hal yang dapat diamati secara tidak langsung.

• Kelompok ketiga adalah konstruk yaitu hal-hal yang tidak diamati secara tidak langsung lebih-lebih secara langsung.

77

3. KONSEPTUALISASI DAN PENGUKURAN

o Indikator dan Dimensi

• Tingkat kecemasan menjadi korban kejahatan

• Perkiraan kemungkinan menjadi korban pada setiap peristiwa kejahatan dilingkungan terdekat

• Persepsi untuk melakukan kontrol terhadap kemungkinan menjadi korban pada setiap peristiwa kejahatan dilingkungan terdekat.

• Persepsi mengenai tingkat keseriusan setiap kejahatan

• Kepercayaan peristiwa kejahatan dapat terjadi dilingkungan terdekat

• Persepsi seberapa besar sikap paling menghargai dilingkungan tetangga

• Persepsi terhadap kejahatan

komunitas, termasuk kontrak sosial informasi dan model kepercayaan

(8)

Variabel dan Atribut

Variabel dan atribut merupakan fondasi bagi penelitian hubungan sebab akibat dalam penelitian ilmu sosial.

4. VARIABEL

Variabel dan Kontinus

Suatu variabel adalah kontinus jika data yang diperoleh berasal dari perhitungan (count) sedangkan data variabel diskrit berasal dari

pengukuran (measurement).

(9)

DEFINISI POPULASI

Suatu himpunan

individu degan sifat-sifat

yang

ditentukan atau dipilih oleh si

penelitisedemi kian rupa

sehingga

setiap individu dapat

menyatakan dengan tepat apkan individu tersebut

menjadi anggota

populasi atau tidak.

Berkaitan dengan variabel,

maka populasi dapat

didefinisikan sebagai

himpunan semua

vasiabel, baik univariat

maupun

multivariate, yang mungkin ditinjau oleh seorang peneliti.

Berkaitan dengan data, baik data kuantitatif maupun kualitatif, maka populasi dapat didefinisikan

sebagai himpunan semua data yang mungkin

diobservasi atau dicacah/dicatat oleh seorang peneliti. Dengan kata lain, populasi adalah himpunan semua individu yang dapat ( atau yang mungkin akan ) memberikan data dan informasi

untuk suatu penelitian.

99

(10)

Bagian populasi yang diambil

untuk di teliti atas sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi

DEFINISI SAMPEL

Sebagian yang di ambil dari

keseluruhan objek

yang diteliti dan

dianggap mewakili

seluruh populasi.

(11)

POPULASI SAMPEL

1111 o Populasi Target

Populasi target merupakan populasi

yang jauh lebih luas dari populasi sampel, untuk hasilgeneralisasi berdasarkan sebuah sampel

diharapkan akan berlaku atau dapat

diterima secara teoritis, tetapi bukanlah secara statisktika

o Populasi Hipotesis

Dalam praktik, cukup banyak data

sampel atau objek penelitian diperoleh tanpa mulai dengan mengidetifikasi populasi yang akan ditinjau, tetapi mulai dengan kelompok individu yang yang kebetulan atau terpaksa menjadi objek atau reponden suatu penelitian,

karena beberapa faktor.

(12)

KEGUNAAN SAMPEL

1. Menghemat Biaya

2. Mempercepat Pelaksanaan Penelitian

3. Menghemat Tenaga

(13)

PROSEDUR PENGAMBILAN SAMPEL

1.

Menentukan tujuan penelitian

2.

Menentukan populasi penelitian

3.

Menentukan jenis data yang diperlukan

1313

4.

Menentukan teknik sampling

5.

Menentukan besarnya sampel [sampel size]

6.

Penentuan unit sampel yang diperlukan

7.

Memilih sampel

(14)

TEKNIK

SAMPLING

(15)

Random Sampling

1515 Sample Acak

Sederhana

(random sampling)

Sample Acak Sistematis (Sytematic Sampling)

Sample Acak Stratifikasi (stratified sampling atau stratified random sampling)

Sample Gusgus Bertahap (Multistage sampling)

1 2

3 4

(16)

Non Random Sampling

1. Purposive Sampling

Pengambilan sampel secara purposive didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, berdasarkan cirri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketehui sebelumnya.

3. Accidental Sampling

Pengambilan sampel secara aksidental ( accidental ) ini dilakukan dengan mengambil kasus atau responden 2. Quota Sampling

Pengambilan sampel secara Quata dilakukan dengan cara menetabkan sejumblah anggota sampel secara quota atau jatah.

(17)

THANK YOU

FOR YOUR ATTENTION

1717

Referensi

Dokumen terkait

yg sama bagi setiap unsur populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. • SAMPLE RANDOM

Syarat dalam penarikan sampel probabilitas adalah tersedianya daftar anggota populasi atau daftar unsur/elemen populasi (kerangka sampel/ sampling frame )..4. BEBERAPA

Adalah proses memilih satuan sampel dari populasi sedemikian rupa sehingga setiap satuan sampling dari populasi mempunyai peluang yang sama besar untuk terpilih

• Teknik sampling secara acak, setiap individu dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel. • Syarat: anggota populasi

Metode pengambilan sampel adalah cara yang digunakan untuk mengambil sampel dari populasi dengan menggunakan prosedur tertentu, dalam jumlah yang sesuai dengan

Pada teknik sampling ini, penentuan sampel penelitian tanpa kurang atau tidak memberikan kemungkinan probability yang sama pada setiap anggota populasi untuk menjadi sampel terpilih..

Populasi dan sampel dalam penelitian, termasuk teknik pengambilan sampel probabilitas dan

• NONPROBABILITY SAMPLING Yaitu teknik pengambilan sampel yang besarnya peluang anggota populasi untuk terpilih menjadi sampel tidak diketahui... Teknik Random • Yaitu teknik