Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Perilaku BAB

Top PDF Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Perilaku BAB:

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Demografi Responden. Distribusi responden berdasarkan umur seperti pada tabel 3.

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Demografi Responden. Distribusi responden berdasarkan umur seperti pada tabel 3.

Data demografi responden menunjukkan bahwa responden terbanyak yaitu berusia antara 26-35 tahun sebanyak 77 responden (61,6%). Dimasa ini seorang wanita memulai kodratnya sebagai seorang wanita yaitu hamil, bersalin dan menyusui bayinya (Kusumawati, 2010). Sesuai dengan kriteria responden dalam penelitian ini yaitu ibu-ibu yang memiliki anak balita.

14 Baca lebih lajut

2) Distribusi responden berdasarkan tingkat pendidikan Tabel 2 Distribusi responden berdasarkan tingkat pendidikan di Rumah Sakit Muji Rahayu Surabaya

2) Distribusi responden berdasarkan tingkat pendidikan Tabel 2 Distribusi responden berdasarkan tingkat pendidikan di Rumah Sakit Muji Rahayu Surabaya

Nyeri merupakan perasaan yang sangat subyektif dan paling ditakutkan Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Muji Rahayu pada ruang Bedah ditemukan data tentang jumlah pasien apendiksitis dari bulan Juni – Juli 2009 mencapai jumlah 20 pasien dengan presentase nyeri ringan sebanyak 5 orang (25 %), nyeri sedang 5 orang (25%) dan nyeri berat 10 orang (50 %).banyak orang. Menurut Selye dalam Iqbal & Chayatin (2007) rasa nyeri merupakan stressor yang dapat menimbulkan stress dan ketegangan dimana individu dapat merespon secara biologis dan perilaku yang menimbulkan respon fisik dan psikis. Respon fisik meliputi perubahan keadaan umum, wajah, denyut nadi, pernafasan, suhu badan, sikap badan dan apabila nafas makin berat dapat menyebabkan kolaps kardiovaskuler dan syok, sedangkan respoan psikis akibat nyeri dapat merangsang respon stress yang dapat mengurangi sistem imun dalam peradangan, serta menghambat penyembuhan respon yang lebih parah akan mengarah pada ancaman merusak diri sendiri. Sehingga individu dituntut untuk beradaptasi baik secara biologi, psikologi dan sosia,l dalam mengembangkan koping yang efektif, menghindari perilaku yang mal adatif, mencapai fungsi optimal.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN USULAN PEMECAHAN MASALAH. mengelompokkan jawaban responden berdasarkan kategori pertanyaan, yaitu profil

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN USULAN PEMECAHAN MASALAH. mengelompokkan jawaban responden berdasarkan kategori pertanyaan, yaitu profil

mengurangi kecurangan dalam pengaksesan data. Selain itu, apabila terjadi kesalahan maka dapat dilacak siapa yang login pada saat itu. Kemudian pada kuisioner mengenai prosedur yaitu pada pertanyaan keenam (s20) mengenai maintenance sistem yang sering dilakukan bagian IT, 13% responden menyatakan sangat setuju, 18% responden menyatakan setuju dan 15% responden menyatakan cukup setuju, 29% menyatakan tidak setuju, dan 25% responden menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menjadi pemicu mengapa sistem ERP ini belum menampakkan hasil yang maksimal, oleh karenanya, IT Developer harus terus mengembangkan sistem ini agar tidak terjadi kesalahan atau kerusakan sistem baik secara internal maupun eksternal dengan cara merancang sebuah jadwal secara periodik untuk mengevaluasi apa saja kekurangan yang terdapat dari sistem dan terus meningkatkan kemampuan dari sistem, dengan cara melakukan maintenance sistem setiap satu bulan sekali atau bila ada masalah untuk server, dan enam bulan sekali untuk
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

B. Hasil Penelitian dan Pembahasan 1. Univariat a. Umur responden Tabel 4.1 Distribusi Responden Berdasarkan umur responden

B. Hasil Penelitian dan Pembahasan 1. Univariat a. Umur responden Tabel 4.1 Distribusi Responden Berdasarkan umur responden

Pendidikan berdasarkan UU pendidikan No. 20 tahun 2003, dinyatakan bahwa pendidikan formal terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Namun demikian masyarakat dapat mengenyam pendidikan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur, tingkat sosial ekonomi dan faktor lingkungan. Umur merupakan indikator kedewasaan seseorang, semakin bertambahnya umur maka pendidikan dan pengalaman yang didapat akan semakin banyak. Baik itu pendidikan formal maupun pendidikan non formal yang diinginkan adalah adanya perubahan kemampuan, penampilan atau perilakunya. Selanjutnya perubahan perilaku didasari adanya perubahan atau penambahan pengetahuan, sikap atau ketrampilannya (Notoatmodjo, 2003).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Tahun Tahun Frekuensi Persentase

Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Tahun Tahun Frekuensi Persentase

(66,7%) 4,533 Jumlah 0 0 10 23 87 18,57 Sumber : Data Primer, 2018 diolah Berdasarkan tabel 4.6 dapat dilihat bahwa Reliability (keandalan), berkaitan dengan kemampuan perusahaan untuk memberikan layanan yang akurat sejak pertama kali tanpa membuat kesalahan apapun dan menyampaikan jasanya sesuai dengan waktu yang disepakati., dan material yang digunakan perusahaan, serta penampilan karyawan. Kualitas keandalan ini termasuk dalam kategori baik, hal ini terlihat dari rerata yang dimiliki adalah 18,57. Penilaian indikator dari keandalan dalam AMOR Wedding and Event Organizer diantaranya :
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Responden 1. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Dari penelitian terhadap 100 orang responden yang diteliti, jenis kelamin responden dapat ditunjukkan dalam tabel berikut : Tabel 4.1 Distribusi Responden Menu

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Responden 1. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Dari penelitian terhadap 100 orang responden yang diteliti, jenis kelamin responden dapat ditunjukkan dalam tabel berikut : Tabel 4.1 Distribusi Responden Menu

responden pelajar/mahasiswa dimana penghasilan bagi mereka adalah uang saku yang diterima/bulan. 4.2. Tanggapan Responden Terhadap Variabel Penelitian Dalam data deskriptif ini digunakan untuk memberikan gambaran mengenai hasil penelitian berdasarkan jawaban responden terhadap masing- masing variabel penelitian. Hasil tersebut selanjutnya akan menunjukkan rata-rata jawaban responden, sehingga kategori tanggapan responden untuk masing-masing variabel dapat diketahui. Hasil penelitian dari 100 orang responden terhadap item-item pertanyaan untuk masing-masing variabel memberikan hasil sebagai berikut
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 9 Distribusi responden berdasarkan kelompok umur. Petani Kebun Campuran

HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 9 Distribusi responden berdasarkan kelompok umur. Petani Kebun Campuran

Kualitas air merupakan tingkat kesesuaian air dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam hal ini kebutuhan air rumah tangga. Kesediaan membayar masyarakat ditentukan oleh kualitas air yang tersedia, pada penelitian ini responden diberikan tiga contoh sampel simulasi kualitas air yaitu sampel A (air jernih), sampel B (air keruh) dan sampel C (air sangat keruh). Kualitas air pada masing-masing sampel diidentifikasi melalui pendekatan konsentrasi sedimen melayang dalam air yang dilakukan melalui analisis laboratorium. Konsentrasi sedimen melayang (Cs) untuk sampel A, sampel B dan sampel C secara berturut- turut sebesar 80 mg/ltr, 110 mg/ltr dan 7.970 mg/ltr. Konsentrasi sedimen melayang selain dapat menggambarkan besarnya erosi yang terjadi juga dapat menjadi penciri kualitas air. Berdasarkan Kep. Men. KLH No. 2/1988, sampel A termasuk kedalam standar kualitas lingkungan kategori baik, sampel B termasuk kedalam kategori sedang dan sampel C termasuk kategori sangat jelek. Tabel 33 menunjukkan kategori konsentrasi sedimen melayang berdasarkan standar kualitas lingkungan.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menggambarkan distribusi frekuensi dari responden.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menggambarkan distribusi frekuensi dari responden.

Gambar 4.9 Distribusi Frekuensi Responden Mengenai Tingkat Pengetahuan Tentang Perawatan DBD di Kelurahan Pulubala Kecamatan Kota Tengah Berdasarkan Gambar 4.9 frekuensi responden mengenai tingkat pengetahuan keluarga tentang perawatan DBD, sebesar 32 responden (24.4 %) mempunyai tingkat pengetahuan kurang, 64 responden (48.9 %) mempunyai tingkat pengetahuan cukup dan 35 responden yang mempunyai tingkat pengetahun yang baik.

14 Baca lebih lajut

Responden Berdasarkan Pendidikan Ibu

Responden Berdasarkan Pendidikan Ibu

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan berusia 20-35 tahun yaitu sebanyak 12 responden (54,5%). Berdasarkan hasil uji spearmean rho didapatkan hubungan antara usia ibu dengan perilaku Pencegahan Child Sexual Abuse pada Anak Usia Sekolah . Bertambahnya umur seseorang akan terjadi perubahan fisik dan psikologis. Pada kelompok umur 20-35 tahun termasuk dalam kategori dewasa sehingga tingkat psikologis taraf berpikir sudah semakin matang, dengan demikian kemampuan untuk menerima dan memahami apa yang diperoleh terutama tentang pendidikan seksual dini sudah lebih baik. Rentang usia 26-35 tahun adalah usia dewasa awal, dimana Friedman (2010) menyatakan bahwa seseorang yang berada dalam rentang usia 26-35 tahun dianggap sebagai pembuat keputusan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB V PEMBAHASAN. A. Profil Responden Berdasarkan Variabel yang Diteliti. Pada tabel 4.1 terdapat 95 responden achiever dan 97 responden

BAB V PEMBAHASAN. A. Profil Responden Berdasarkan Variabel yang Diteliti. Pada tabel 4.1 terdapat 95 responden achiever dan 97 responden

dengan membuat skenario blok yang berbeda-beda tiap tahun untuk diskusi tutorial. Selain itu, penting untuk menunjukkan kepada mahasiswa bahwa perilaku mencontek tidak dapat diterima, perilaku tersebut memberikan konsekuensi hukuman, dan hal yang paling utama adalah proses belajar, bukan nilai pada suatu tugas.

11 Baca lebih lajut

BAB V PEMBAHASAN. Berdasarkan tabel 4.1. menunjukkan bahwa dari 31 responden yang ada

BAB V PEMBAHASAN. Berdasarkan tabel 4.1. menunjukkan bahwa dari 31 responden yang ada

Faktor dari luar diri mahasiswa yang dapat mempengaruhi motivasi belajar adalah apa yang dilakukan oleh guru, orang tua maupun teman sebaya. Pemberian hadiah atau hukuman, adanya persaingan, perhatian orang tua dan usaha guru untuk dapat membangkitkan motivasi juga dapat mempengaruhi motivasi dari mahasiswa. Perbuatan atau perilaku manusia ditentukan oleh fakor pribadi dan faktor lingkungan individu yang bersangkutan. Faktor pribadi dan faktor lingkungan sering berbaur, sehingga sulit menentukan apakah sesuatu benar-benar faktor pribadi atau faktor lingkungan. Pada umumnya motif dasar yang bersifat pribadi muncul dalam tindakan individu setelah “dibentuk” oleh pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, motif individu untuk melakukan sesuatu, misalnya motif untuk belajar dengan baik, dapat dikembangkan, diperbaiki atau diubah melalui belajar dan latihan dengan kata lain motif dapat diubah melalui pengaruh lingkungan ( Hamzah, 2006).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: materi dalam kategori sangat valid.

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: materi dalam kategori sangat valid.

melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

41 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN Deskripsi Responden Penelitian Berdasarkan Jenis Kelamin

BAB IV HASIL PENELITIAN Deskripsi Responden Penelitian Berdasarkan Jenis Kelamin

Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kepuasan konsumen berada pada kategori sedang dengan skor 100,15. Artinya responden dealer motor Yamaha belum sepenuhnya dapat terpuaskan, karena masih terdapat harapan dari konsumen yang belum terpenuhi secara maksimal. Indeks tertinggi terdapat pada indikator menyenangkan (convenience) dengan nilai indeks sebesar 100,4. Hal tersebut menunjukkan bahwa konsumen dealer motor Yamaha menanggap bahwa salah satu aspek penting yang dirasakan konsumen adalah adanya kehadiran dari karyawan untuk segera memberikan pelayanan kepada konsumen.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

2. Umur Tabel 2 Distribusi Responden Berdasarkan Umur

2. Umur Tabel 2 Distribusi Responden Berdasarkan Umur

kelompok penyakit-penyakit non infeksi yang sekarang banyak terjadi di Negara maju maupun berkembang. Fenomena ini dikemukakan oleh Gracey (1995) di beri nama sindrom dunia baru “New World Syndrome“. Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Status gizi dibedakan antara status gizi buruk, kurang, baik dan status gizi lebih (Almatsier, 2009). Berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Indonesia pada tahun 2009 sebanyak 14,15 % dan mengalami penurunan pada tahun 2010 menjadi 13,3 %. Pertumbuhan ekonomi dan penurunan
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

HASIL Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden

HASIL Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden

Fitriani menyebutkan bahwa pada organisasi yang harus terus berkembang membutuhkan kreatifitas tinggi dalam pengelolaannya, dukungan dan keterli- batan karyawan sangatlah memegang peranan besar. Hal ini disebabkan karena saran dan masukan serta informasi yang diberikan oleh staf akan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pimpinan (11). Seba- gian besar responden merasa tidak memiliki perasaan takut untuk menanyakan tentang apa yang terjadi keti- ka terjadi hal yang merugikan pasien. Fakta ini mem- berikan gambaran bahwa sebagian besar responden berada pada suasana emosi yang mendukung terjadi- nya proses komunikasi yang baik yang akan mendo- rong sikap saling terbuka. Namun terdapat sebagian kecil responden merasa takut dan ragu-ragu. Perasa- an takut akan menyebabkan individu kesulitan dalam menyampaikan informasi hal ini bisa menyebabkan kesalahan informasi akibat komunikasi tidak berjalan efektif (13). Partisipasi tinggi staf dalam pengelolaan insiden akan memberikan pengalaman positif dalam mengelola insiden keselamatan pasien. Insiden kese- lamatan pasien yang terjadi dapat menyebabkan distress bagi para professional yang terlibat.Bersikap terbuka tentang apa yang terjadi dan segera memba- has insiden keselamatan yang terjadi secara lengkap dan sikap empati dapat membantu professional dapat membantu mengatasi secara lebih baik(19).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

4. ANALISA DATA. Tabel 4.2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia Usia. Jumlah

4. ANALISA DATA. Tabel 4.2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia Usia. Jumlah

Gambar 4.2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia Distribusi berdasarkan usia, bisa dijelaskan bahwa proporsi terbesar responden penelitian ini pada usia antara 18-25 tahun yaitu sebesar 77%. Proporsi terbesar kedua dengan usia antara 26-35 tahun sebesar 15%, sedangkan terbanyak ketiga adalah responden usia antara 36-45 tahun yaitu sebesar 6%. Berdasarkan pada perbandingan usia pengunjung Centro Department Store, maka bisa dijelaskan bahwa Centro Department Store lebih banyak menarik perhartian masyarakat usia muda karena pada usia tersebut lebih banyak tertarik pada produk fashion. Untuk masyarakat usia tersebut cenderung menyukai produk-produk yang berhubungan dengan panampilan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 3. Statistik Deskriptif Karakteristik Responden Kategori Sub Kategori Jumlah Prosentase

HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 3. Statistik Deskriptif Karakteristik Responden Kategori Sub Kategori Jumlah Prosentase

Secara garis besar TU UKSW memiliki keinginan untuk keluar yang rendah hal tersebut dimungkinkan karena tingkat teknostress yang dialami oleh karyawan tidak tergolong tinggi. Alasan timbulnya keinginan untuk keluar diantaranya adalah tingkat kepuasan atas gaji diterima, beban kerja, lingkungan kerja dan sistem kerja (Farlianto, 2014). Berdasarkan hasil interview menunjukkan bahwa para pegawai TU memiliki lingkungan kerja yang saling mendukung satu sama lain termasuk dalam hal perubahan sistem yang dialami akibat pandemi covid. Pegawai TU UKSW harus beradaptasi dengan perubahan sistem kerja dan sistem teknologi yang digunakan namun dasar pengoperasian teknologi yang telah dimiliki oleh karyawan membuat tingkat teknostres yang dimiliki oleh karyawan tidak tergolong tinggi ditambah dengan lingkungan kerja yang positif membuat tingkat keinginan untuk keluar tergolong rendah.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

5.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Karakteristik Responden Berdasarkan Umur... 35

5.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Karakteristik Responden Berdasarkan Umur... 35

Penelitian ini menggunakan desain analytic cross sectional, dengan total 81 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuisioner recall selama dua hari oleh orang tua responden, kemudian dihitung menggunakan aplikasi Nutri Survey untuk mengetahui tingkat konsumsi karbohidrat responden <60% atau ≥60% serta pemeriksaan rongga mulut responden untuk mengetahui keadaan karies atau tidak karies.

9 Baca lebih lajut

mengungkspkan tentsng distribusi Jawaban responden terha

mengungkspkan tentsng distribusi Jawaban responden terha

Artinya, bahwa pengaruh ibu tetap menonlol baik pada kelompok umur anak d ibawah 9 tahun maupun d iatas 9 tahun dalam pembelian mainan anak.. Hal in i menunjukkan bahua p[r]

68 Baca lebih lajut

Analisis Kesalahan Berdasarkan Kategori

Analisis Kesalahan Berdasarkan Kategori

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menelaah: (1) jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan permasalahan perkalian dan pembagian pecahan berdasarkan kategori kesalahan menurut Watson, (2) persentase masing- masing kesalahan siswa dalam menyelesaikan permasalahan perkalian dan pembagian pecahan berdasarkan kategori kesalahan menurut Watson, dan (3) faktor penyebab siswa melakukan kesalahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Responden penelitian terdiri atas 32 siswa, 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data menggunakan metode tes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan permasalahan perkalian dan pembagian pecahan adalah kesalahan prosedur tidak tepat, kesalahan kesimpulan hilang, kesalahan manipulasi tidak langsung, kesalahan masalah hirarki keterampilan, dan kesalahan selain kategori di atas. Hasil analisis data menunjukkan 47,65% siswa melakukan kesalahan prosedur tidak tepat, 19,75% kesalahan selain kategori di atas, 15,67% kesalahan kesimpulan hilang, 12,57% kesalahan masalah hirarki keterampilan, dan 4,38% kesalahan manipulasi tidak langsung. Penyebab siswa melakukan kesalahan prosedur tidak tepat adalah siswa tidak memahami maksud dari soal, kesalahan kesimpulan hilang adalah siswa lupa tidak menuliskan kesimpulan, kesalahan manipulasi tidak langsung adalah siswa melihat jawaban teman, kesalahan masalah hirarki keterampilan adalah siswa kurang teliti dalam melakukan perhitungan, dan penyebab kesalahan selain kategori di atas adalah siswa bingung cara apa yang akan ditempuh untuk menyelesaikan soal.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...