Gradien Temperatur

Top PDF Gradien Temperatur:

RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING GRADIEN TEMPERATUR TANAH PADA AREA GUNUNG ANAK KRAKATAU BERBASIS SINGLE BOARD COMPUTER BCM2835

RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING GRADIEN TEMPERATUR TANAH PADA AREA GUNUNG ANAK KRAKATAU BERBASIS SINGLE BOARD COMPUTER BCM2835

Gradien temperatur tanah merupakan perubahan suhu terhadap jarak atau kedalaman. Gradien ini diperlukan untuk melihat pola perubahan temperatur pada suatu lokasi, salah satunya adalah di area Gunung Api Anak Krakatau[2]. Selain getaran, gradien temperatur dapat dijadikan parameter penting untuk mengetahui aktivitas gunung api dan memprediksi letusannya. Parameter tersebut harus dipantau secara realtime untuk mengantisipasi bencana yang akan terjadi. Pada penelitian ini, penulis menggunakan tiga buah sensor temperatur DS18B20 yang dihubungkan ke Single Board Computer BCM2835 untuk mengukur temperatur tanah pada kedalaman 30 cm, 60 cm, dan 90 cm di area Gunung Api Anak Krakatau.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

Estimasi Gradien Temperatur Menggunakan Metode Geomagnet Pada Daerah Panasbumi Di Desa Sapoo Kecamatan Kulawi | Nurarafah | Natural Science: Journal of Science and Technology 7210 23991 1 PB

Estimasi Gradien Temperatur Menggunakan Metode Geomagnet Pada Daerah Panasbumi Di Desa Sapoo Kecamatan Kulawi | Nurarafah | Natural Science: Journal of Science and Technology 7210 23991 1 PB

Penelitian menggunakan analisis spektrum pada data geomagnet telah dilakukan di Lapangan Panasbumi Sapoo, Kabupaten Sigi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh estimasi gradien temperatur Curie pada daerah panasbumi tersebut. Tahapan pengukuran anomali magnetik meliputi; akuisisi data lapangan, melakukan koreksi IGRF dan koreksi variasi harian, dan kemudian membuat peta kontur anomali. Berdasarkan peta kontur anomali medan magnet hasil interpretasi kualitatif, diperoleh nilai anomali magnet tinggi sebesar (340 n), dan anomali magnet rendah sebesar( − 20 nT). Teknik yang digunakan adalah teknik analisis spektrum untuk memperoleh kedalaman dan untuk mengetahui gradien temperatur dan aliran panasbumi di daerah penelitian. Nilai rata-rata kedalaman yang diperoleh yaitu untuk kedalaman atas, kedalaman tengah, dan kedalaman basal adalah berturut-turut1.267 m, 2.161 m, dan 3.054,5 m. Nilai gradien temperatur masing-masing lintasan yaitu lintasan A, lintasan B, lintasan C, lintasan D adalah berturut-turut 0,19748042 ℃/� , 0,21577381 ℃/� , 18709677 ℃/� dan 0,16604638 ℃/� .
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

1.5 Makalah Survei Aliran Panas Amohola(2015)

1.5 Makalah Survei Aliran Panas Amohola(2015)

Hasil pengukuran temperatur dasar sumur pengamatan menunjukkan bahwa zona anomali temperatur hanya terkonsentrasi di sekitar manifestasi mata air panas Amohola. Pola anomali dari temperatur dasar lubang, gradien temperatur permukaan dan aliran panas permukaan memperlihatkan adanya korelasi pada daerah di sekitar manifestasi air panas Amohola dan berada dalam daerah prospek 3G daerah panas bumi Amohola , Kabupaten Konawe Selatan, Provisi Sulawesi Tenggara.

11 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penyimpan Energi yang TErbuang dari Panas Setrika Listrik Menggunakn Thermoelectric Generator (TEG)

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penyimpan Energi yang TErbuang dari Panas Setrika Listrik Menggunakn Thermoelectric Generator (TEG)

Pada skripsi ini akan dibuat suatu alas setrika yang mampu mengubah panas terbuang dari setrika listrik yang kemudian diubah menjadi energi listrik. Alat ini nantinya akan digunakan sebagai alas setrika yang bersifat portable menggunakan TEG tipe TE-MOD-5W5V-30S yang bekerja bila terdapat gradien temperatur pada kedua sisinya. Ketika setrika listrik yang telah panas sedang tidak digunakan menyetrika, posisi setrika yang biasanya diletakkan secara tegak, berdiri atau pada alas konvensional, akan diletakkan pada kolektor panas alas setrika. Pada sisi dingin terdapat heat sink dan oli yang berfungsi sebagai pendingin. TEG yang terdapat pada kolektor panas akan mengubah energi panas menjadi energi listrik. Keluaran dari TEG berupa tegangan DC akan diproses dalam rangkaian buck-boost converter yang menggunakan IC LM2577- Adj. Converter ini akan mengubah V OUT TEG menjadi 4,7V agar dapat mengisi baterai
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Jika hanya meninjau energi radiasi, gradien temperatur pada jarak 0ăr ďR dari pusat bintang dapat didekati dengan hubungan ´a c Tκ ρr3Lr r r 2 dan gradien tekanan pada jarak itu dide[r]

14 Baca lebih lajut

Survei Aliran Panas Daerah Panas Bumi Way Selabung Kabupaten Ogan Kemiring Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan

Survei Aliran Panas Daerah Panas Bumi Way Selabung Kabupaten Ogan Kemiring Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan

Hasil pengukuran temperatur dasar sumur, gradien temperatur permukaan dan aliran panas permukaan di daerah survei menunjukkan bahwa seluruh zona anomali berada di sekitar pemunculan mata air panas Way Selabung dan Lubuk Suban yang lingkungan geologinya berada pada batuan vulkanik Lava Asadimana, Piroklastik Ranau dan Piroklastik Sapatuhu dan di kontrol oleh Sesar Akarjangkang yang berarah utara - selatan.

13 Baca lebih lajut

Survei Aliran Panas Daerah Panas Bumi Sulili Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan

Survei Aliran Panas Daerah Panas Bumi Sulili Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan

Dari hasil penghitungan aliran panas, sama dengan pola sebaran dari temperatur dasar lubang bor dan gradien temperatur permukaan, daerah anomali berada di di sekitar manifestasi mata air panas Ampallas yang diperkirakan berkaitan erat dengan aktivitas vulkanik Kubah G.Manututu yang masih menyimpan sisa panas dari dapur magma dan pemunculan manifestasi ini dikontrol oleh aktivitas sesar-sesar yang berarah baratlaut-tenggara dan timurlaut-barat daya.

12 Baca lebih lajut

KKM KELAS VIII SEMESTER 1

KKM KELAS VIII SEMESTER 1

Menentu kan gradien, persamaan garis lurus  Mengenal pengertian dan menentukan gradien garis lurus dalam berbagai bentuk  Menentukan persamaan garis lurus yang melalui dua titik, me[r]

5 Baca lebih lajut

T1 672010033 Full text

T1 672010033 Full text

Pengembang sering kesulitan bagaimana mereka dapat mempresentasikan data yang besar dalam peta. Perkembangan teknologi web browser yang terus meningkat mempengaruhi jumlah marker yang bisa ditampilkan oleh Maps API , akan tetapi kepadatan marker yang berlebihan bisa membuat pengguna binggung. Jadi alternatifnya adalah menggunakan heatmap dan memungkinkan browser mengkorversi heatmap menggunakan Maps API dengan membuat heatmap layer baru. Maps API yang akan menentukan gradien warna, intensitas, dan perilaku heatmap ketika peta diperbesar [2][3].
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

DELINEASI KESESUAIAN KEBUN TEBU LAHAN KERING DAN BASAH UNTUK PERANCANGAN CHANNEL RESERVOIR MENGGUNAKAN METODE GEOFISIKA SELF POTENTIAL

DELINEASI KESESUAIAN KEBUN TEBU LAHAN KERING DAN BASAH UNTUK PERANCANGAN CHANNEL RESERVOIR MENGGUNAKAN METODE GEOFISIKA SELF POTENTIAL

Pada penelitian ini , untuk mendapatkan nilai beda potensial dengan akurasi tinggi dilakukan beberapa tahapan diantaranya survei geologi lahan yang bertujuan untuk mendapatkan informasi geologis lahan meliputi bentuk tanah, faktor hidrogeologi, serta potensi lahan. Kemudian jika survei geologi yang dilakukan sesuai dengan karakteristik, dilakukan penyiapan alat dan bahan pengukuran yang meliputi elektroda, kabel serta voltmeter dalam keadaan baik dan terkalibrasi. Kalibrasi alat dilakukan dengan cara menanam elektroda dengan jarak kurang lebih 10 sentimeter, karena asumsi pada jarak tersebut media kalibrasi homogen. Nilai kalibrasi harus menunjukkan nilai ≤ 2 mV. Jika nilai yang terbaca oleh voltmeter lebih dari 2 mV, maka elektroda non-polarisasi harus dibersihkan terlebih dahulu. Selanjutnya yaitu penentuan jejaring lintasan akuisisi sesuai dengan tujuan dan permasalahan penelitian. Setelah tahapan diatas dilakukan, kemudian dilakukan akuisisi data penelitian menggunakan metode geofisika self potential teknik gradien. Pada teknik gradien elektroda yang digunakan sebanyak dua buah, dengan jarak antar elektroda 5 meter. Untuk mendapatkan nilai beda potensial pada titik selanjutnya, kedua elektroda dipindahkan sepanjang jalur ukur seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

GEOFISIKA ( 18 Files )

GEOFISIKA ( 18 Files )

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian gradien vertikal gaya berat antar waktu di wilayah Kota Semarang untuk periode Oktober 2013 dan Mei 2014 dengan menggunakan gravimeter Scintrex Autograv CG-5. Hasil penelitian menunjukan daerah yang mengalami kenaikan muka air tanah adalah Bulu, Bulu Lor, Barusari, Tugumuda, Karangampel, Dadapsari, Panggung Lor dan Bandarharjo. Daerah yang mengalami penurunan muka air tanah adalah Purwodinatan, Mlatiharjo, Kemijen, Miroto, Simpang Lima, Mugassari, Kuningan, Tawang Mas, Tanjung Emas bagian timur, Bangunharjo, Rejosari, Bugangan, Jagalan dan Kranggan. Kenaikan muka air tanah disebabkan mengetahui perubahan muka air tanah. Metode gradien vertikal gaya berat gaya berat antar waktu dapat diaplikasikan untuk mengetahui perubahan densitas bawah permukaan secara vertikal. Pengukuran gaya berat antar waktu dilakukan sebanyak dua periode yaitu oleh intrusi air laut dan penambahan air tawar dari daerah selatan penelitian. Penurunan muka air tanah disebabkan oleh aktifitas penduduk sehari-hari. Kenaikan dan penurunan muka air tanah pada daerah penelitian berada pada kisaran 1 sampai 5 meter. Kata Kunci: Gradien vertikal, gaya berat mikro antar waktu, muka air tanah
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Diktat Buku Matematika SMA kelas XI seme

Diktat Buku Matematika SMA kelas XI seme

Persamaan Garis Lurus[ Persamaan Garis Melalui 2 Titik[ dimana dan adalah koordinat dari 2 titik Persamaan Garis Melalui 1 Titik Dan Diketahui Gradien[ dimana m adalah gradien dari s[r]

35 Baca lebih lajut

Analisis Vektor dan Fasor

Analisis Vektor dan Fasor

EE2823 - Elektromagnetika I - Analisis Vektor dan Fasor 3 3 Gradien, Divergensi, dan Curl + Arah gradien terhadap potensial menghasilkan vektor yang berarah menuju kearah potensial [r]

24 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE MORFOLOGI GRADIEN UNTUK PERBAIKAN KUALITAS DETEKSI TEPI PADA CITRA MOTIF BATIK Arif Sutikno 1) , Ema Utami 2) , Andi Sunyoto 3)

PENERAPAN METODE MORFOLOGI GRADIEN UNTUK PERBAIKAN KUALITAS DETEKSI TEPI PADA CITRA MOTIF BATIK Arif Sutikno 1) , Ema Utami 2) , Andi Sunyoto 3)

Kebutuhan hardware menggunakan : Pentium® Dual-Core CPU 2.10 GHz, Digital Camera : Sony 16.1 MegaPixels sedangkan kebutuhan Software menggunakan Matlab : 7.8.0 R2009a. Metode deteksi tepi yang akan digunakan terdiri dari 4 metode yaitu metode Prewitt, Sobel, Canny, dan morfologi gradien. Morfologi gradien terbatas pada operasi Dilasi dan Erosi dengan bentuk strel (stuktur elemen) cakram atau disk. Resolusi yang digunakan : 100 Pixels/Inchi

14 Baca lebih lajut

KISI KISI UTS MATEMATIKA KELAS 8 SEMESTER 1   GANJIL KTSP

KISI KISI UTS MATEMATIKA KELAS 8 SEMESTER 1 GANJIL KTSP

Grafik garis lurus Siswa dapat menentukan gradien garis jika di 22 ketahui grafiknya Siswa dapat menggambar grafik, jika diketahui 23 persamaan garisnya Siswa dapat menetukan gradien[r]

10 Baca lebih lajut

Wangsajaya's Weblog | Semangat berbagi untuk peningkatan kompetensi para siswa, guru dan masyarakat umum. Salam sukses dan tetap semangat

Wangsajaya's Weblog | Semangat berbagi untuk peningkatan kompetensi para siswa, guru dan masyarakat umum. Salam sukses dan tetap semangat

Perbedaan lapse rate pada udara jenuh dan tak jenuh menunjukkan bahwa udara yang mengalir kebawah menuju lee side gunung seringkali lebih hangat daripada udara di upwind side. Di pegunungan Alpen, angin hangat kering ini disebut Föhn, di American Rockies (pengunungan rocky) ini dikenal sebagai Chinook. Permulaan pada angin itu dapat menghasilkan kenaikan temperatur yang sangat cepat (tercatat 22 ° C dalam 5 minutes) dan dikaitkan dengan pelelehan salju yang cepat, dan kondisi longoran salju.

46 Baca lebih lajut

BAB III PERSAMAAN GARIS LURUS

BAB III PERSAMAAN GARIS LURUS

Gradien= Jarak Vertikal Jarak Horizontal 1 Gradien garis pada sebuah grafik Tentukan jarak vertikal y dan horizontal x kemudian gunakan rumus di atas... PERSAMAAN GARIS LURUS Persamaa[r]

6 Baca lebih lajut

PEMANASAN GLOBAL (Global Warming)

PEMANASAN GLOBAL (Global Warming)

peningkatan temperatur itu terus berlanjut, diperkirakan pada tahun 2040 lapisan es di kutub-kutub bumi akan habis meleleh, dan tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar. Udara akan sangat panas, jutaan orang berebut air dan makanan. Hasil studi yang dilakukan ilmuwan di Pusat Pengembangan Kawasan Pesisir dan Laut, Institut Teknologi Bandung (2007) ditemukan bahwa permukaan air laut Teluk Jakarta meningkat setinggi 0,8 cm. Jika temperatur bumi terus meningkat, maka diperkirakan, pada tahun 2050 daerah- daerah di Jakarta (seperti : Kosambi, Penjaringan, dan Cilincing) dan Bekasi (seperti : Muaragembong, Babelan, dan Tarumajaya) akan terendam semuanya (Anonim, 2007a).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Biogas - Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Gas Metana Dari Kotoran Ayam Dengan Kapasitas 8.228 Ton/Tahun

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Biogas - Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Gas Metana Dari Kotoran Ayam Dengan Kapasitas 8.228 Ton/Tahun

Pengadukan sangat bermanfaat bagi bahan yang berada di dalam digester anaerob karena memberikan peluang material tetap tercampur dengan bakteri dan temperatur terjaga merata diseluruh bagian. Dengan pengadukan potensi material mengendap di dasar digester semakin kecil, konsentrasi merata dan memberikan kemungkinan seluruh material mengalami proses fermentasi anaerob secara merata.

9 Baca lebih lajut

UNJUK KERJA POMPA AIR ENERGI TERMAL MENGGUNAKAN FLUIDA KERJA PETROLEUM ETER DENGAN DEBIT FLUIDA KERJA 0,3 LITERMENIT

UNJUK KERJA POMPA AIR ENERGI TERMAL MENGGUNAKAN FLUIDA KERJA PETROLEUM ETER DENGAN DEBIT FLUIDA KERJA 0,3 LITERMENIT

4. Data yang dicatat adalah temperatur bagian dasar pada pemanas ( 𝑇 1 ), temperatur bagian tengah pada pemanas ( 𝑇 2 ), temperatur bagian pipa pemanas yang mengalir ke tabung pemisah ( 𝑇 3 ), temperatur bagian pipa pemanas yang mengalir dari tabung penampung ke pemanas ( 𝑇 4 ), tekanan pada bagian pemanas ( 𝑃 1 ), tekanan pada bagian tabung air tekan ( 𝑃 2 ), tekanan pada bagian tabung udara tekan ( 𝑃 3 ), kenaikan air pada tabung udara tekan (h), volume pemompaan (v), waktu pemompaan ( 𝑡 𝑝𝑜𝑚𝑝𝑎 ), waktu pemanasan ( 𝑡 𝑝𝑒𝑚𝑎𝑛𝑎𝑠 ) dan waktu pendinginan ( 𝑡 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛𝑎𝑛 ).
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Show all 2998 documents...