Hasil Rata-rata Data Penelitian Sebelum Perlakuan ( Pretest )

Top PDF Hasil Rata-rata Data Penelitian Sebelum Perlakuan ( Pretest ):

A. Data Hasil Rata-Rata Kematian Larva Nematoda G. rostochiensis. Data hasil penelitian untuk rata-rata kematian larva nematoda G

A. Data Hasil Rata-Rata Kematian Larva Nematoda G. rostochiensis. Data hasil penelitian untuk rata-rata kematian larva nematoda G

BGP POSITIF SPORA POSITIF FERMENT GULA-GULA Glukosa POSITIF Xylosa NEGATIF Mannitol NEGATIF Laktosa POSITIF Sukrosa NEGATIF Maltosa POSITIF Arabinosa NEGATIF SUHU P[r]

18 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4. Data rata-rata volume aliran permukaan pada berbagai perlakuan mulsa vertikal

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4. Data rata-rata volume aliran permukaan pada berbagai perlakuan mulsa vertikal

4.1.2 Erosi Data hasil pengamatan erosi pada setiap perlakuan disajikan pada Lampiran 5 dan data jumlah total sedimen disajikan pada Lampiran 6. Analisis ragam disajikan masing-masing pada Lampiran 12. Analisis ragam menunjukkan bahwa mulsa vertikal berpengaruh nyata terhadap erosi. Rata-rata besarnya erosi dengan hasil uji lanjut BNT (P < 0,05) disajikan pada Tabel 5.

9 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. suatu data yang dilihat dari nilai minimum, maksimum, rata-rata (mean), dan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. suatu data yang dilihat dari nilai minimum, maksimum, rata-rata (mean), dan

banyak atau sedikitnya jumlah persentase kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap tinggi atau rendahnya tax avoidance. Pada penelitian ini kepemilikan institusional memiliki nilai signifikansi (0,173/2=0,087) yaitu KI > 0,05 sehingga Ha ditolak. Hal ini dapat terjadi karena disebabkan oleh jumlah kepemilikan saham dalam sebuah perusahaan sebagian dimiliki oleh beberapa instusi, maksudnya pada sebuah perushaan ada banyak pihak institusi yang memiliki kepemilikan saham sehingga pihak institusi tidak dapat mengontrol atau melakukan pengawasan yang efektif terhadap tindakan manajemen. Hal ini sesuia dengan penelitian terdahulu yang dipaparkan oleh Pohan (2008) dalam artikelnya. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian dari Nuralifma Ayu Annisa (2012) dan Fadhilah (2014) yang menemukan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Ringkasan Hasil Penghitungan Nilai Rata-rata dan Simpangan Baku Seluruh Data Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Ringkasan Hasil Penghitungan Nilai Rata-rata dan Simpangan Baku Seluruh Data Penelitian

Bakat merupakan potensi yang dimiliki setiap individu atau siswa, sehingga hal ini menentukan cepat lambatnya siswa dalam menerima setiap tugas gerak yang diberikan. Seperti yang diungkapkan Munandar (1987:17) bakat adalah kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih agar dapat terwujud. Dari penjelasan tersebut maka dapat diartikan bagi siswa yang memiliki bakat tinggi maka akan cepat menguasai suatu keterampilan dibandingkan dengan siswa yang kurang berbakat. Dari unsur- unsur yang dijelaskan diatas diduga saling berkaitan satu sama lain dan akan mempengaruhi terhadap hasil penelitian.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Setelah melakukan penelitian pengeringan ikan dengan rata rata suhu

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Setelah melakukan penelitian pengeringan ikan dengan rata rata suhu

Gambar 4.3. Grafik Perbandingan Suhu Udara masuk Dan Suhu Udara keluar (Sumber : Hasil Pengolahan Data 2013) Pada gambar 4.3. menunjukan bahwa RH tertinggi pada jam 12.30 yaitu 92.50 % dan terendah pada jam 14.00 yakni 30.5 % dan pada akhir pengeringan yaitu pada jam 17.30 dengan 82.91 % hal ini menunjukan bahwa RH relatif tinggi terjadi pada pertengahan proses pengeringan. Hal tersebut disebabkan karena pada pertengahan proses pengeringan udara panas sangat kurang dalam ruang pengering sehingga kelembaban udaranya tinggi. Berdasarkan Tabel diatas terjadi kenaikan kelembaban udara pada ruang pengering, dimana rata-rata
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. statistik. Statistik deskriptif dalam penelitian ini merujuk pada nilai rata-rata

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. statistik. Statistik deskriptif dalam penelitian ini merujuk pada nilai rata-rata

Muamalat Indonesia mulai tahun 2012 sampai dengan 2014. Masing-masing variabel akan dijabarkan sesuai dengan data pada tabel 4.1 sebagai berikut: 4.1.1 Pertumbuhan Laba Pada tabel 4.1 diatas, variabel Pertumbuhan Laba mempunyai nilai mean 1.3239E2 dan standar deviasi (std devition) sebesar 4.86549. hal ini berarti bahwa nilai mean lebih kecil daripada standar deviasi, sehingga mengindikasikan bahwa hasil yang kurang baik. Sebab standar deviasi merupakan pencerminan penyimpangan yang sangat tinggi, sehingga penyebaran data menunjukkan hasil yang tidak normal dan menyebabkan bias. Nilai minimal pertumbuhan laba sebesar 125.00 dan nilai maksimumnya 139.00. Dengan hasil data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan laba mengalami fluktuasi yang tidak terlalu besar.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan data hasil SDKI rata-rata usia kawin pertama

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan data hasil SDKI rata-rata usia kawin pertama

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi remaja tentang pernikahan usia dini lebih banyak dengan persepsi buruk sebesar 63,5%. Keadaan ini menunjukkan persepsi remaja SMA N2 Bangko Pusako tergolong rendah karena pada umumnya berpersepsi buruk, untuk itu Kawin usia muda merupakan masalah yang berkaitan dengan aspek reproduksi, kultur, struktur keluarga dan masyarakat serta relasi sosial pada masyarakat. Tetapi ada persoalan penting lain yang menentukan sikap untuk kawin usia muda adalah kultur berupa norma masyarakat setempat yang secara normatif bersifat menekankan untuk sesegera mungkin menikah daripada menanggung beban moral akibat pergaulan pranikahnya. Persepsi remaja sendiri terhadap kawin usia muda tidak lepas dari hasil pencerapan pegalaman dengan fakta sosial berupa nilai sosial budaya dan agama, yang mempengaruhi remaja dalam melakukan interpretasi dan seleksi yang muncul setelah ada respon.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Deskripsi dari variabel penelitian didasarkan pada jumlah skor rata-rata jawaban

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Deskripsi dari variabel penelitian didasarkan pada jumlah skor rata-rata jawaban

Setelah mengetahui nilai dari masing-masing indikator variabel penelitian proses pembelajaran, maka langkah selanjutnya adalah mengumpulkan dan mentabulasikan ( ringkasan, pengaturan, penyusunan dari dalam tabel ) seluruh data pada variabel ini. Berdasarkan data yang telah terkumpul dan ditabulasikan sebagaimana terlampir, maka dapat diperoleh bahwa skor terendah dalam variabel proses pembelajaran ini adalah 65 dan skor tertingginya adalah 120 sehingga rentang skornya adalah 55. Pada analisis data ini diperoleh beberapa harga-harga statistik yaitu meliputi: 1) harga rerata sebesar 90,70 ; 2) varians
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

HASIL. Tabel 20 Sebaran nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar deviasi karakteristik keluarga Rata-rata ± Standar Deviasi

HASIL. Tabel 20 Sebaran nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar deviasi karakteristik keluarga Rata-rata ± Standar Deviasi

Penelitian ini memberikan implikasi kepada institusi pemberdayaan keluarga baik itu pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, pemerhati keluarga maupun instansi pendidikan untuk turut serta mensosialisasikan pentingnya aspek kesiapan menikah, usia ideal menikah dan kesiapan menjadi orang tua bagi remaja dalam mengoptimalkan perkembangan anak di masa yang akan datang. Orang tua juga diharapkan dapat lebih peduli terhadap aspek kesiapan menikah seperti intelektual, moral, sosial, emosi, finansial, individu dan mental yang penting dalam membimbing anak-anak remaja mereka sebelum menikah.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN. rata-rata, standar deviasi, standar error, distribusi frekuensi, serta histogram

BAB IV HASIL PENELITIAN. rata-rata, standar deviasi, standar error, distribusi frekuensi, serta histogram

HISTOGRAM TES AKHIR PENDEKATAN BOLA DIUMPAN Gambar 9. Histogram Tes Akhir Bola Diumpan B. Pengujian Hipotesis Data yang diperoleh untuk membandingkan pada tes awal dan membandingkan tes akhir dan keterampilan forehand drive tenis meja antara pendekatan berpasangan dan pendekatan bola diumpan diperoleh hasil sebagai berikut :

11 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Juli 2017 memiliki suhu harian rata-rata pada pagi hari sekitar 27,3 0 C dan rata rata

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Juli 2017 memiliki suhu harian rata-rata pada pagi hari sekitar 27,3 0 C dan rata rata

Nico (2013) menyatakan bahwa berat 100 biji ditentukan oleh ukuran gabah, semakin besar ukuran gabahnya maka semakin berat pula butir padinya. Ketersediaan nitrogen setelah pembungaaan dapat meningkatkan berat 100 biji. Nitrogen berfungsi dalam pengisian biji, jika kebutuhan nitrogen dapat dipenuhi dengan baik pada fase reproduksi awal maka berat 100 biji akan meningkat dimana pada penelitian ini faktor yang juga mempengaruhi perlakuan tanpa pupuk N lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan dengan pemberian pupuk N ialah pada hasil analisis tanah awal kandungan N yaitu sedang sekitar 0,29%, sehingga diduga tidak terdapat pengaruh pada tanah yang memiliki kadar N yang sedang jika diberikan pupuk N tambahan. Kondisi tersebut akan mempengaruhi jumlah karbohidrat (fotosintat) yang dihasilkan oleh proses fotosintesis dan selanjutnya akan menentukan ukuran gabah.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

S - 4 IDENTIFIKASI DATA RATA-RATA CURAH HUJAN PER-JAM DI BEBERAPA LOKASI

S - 4 IDENTIFIKASI DATA RATA-RATA CURAH HUJAN PER-JAM DI BEBERAPA LOKASI

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi data curah hujan per-jam berdasarkan informasi lokasi. Identifikasi untuk mengetahui apakah data curah hujan telah memenuhi asumsi isotropik, homogen dan stasioner. Apabila satu atau lebih asumsi ini tidak terpenuhi maka hasil analisis yang diterapkan kurang tepat.

6 Baca lebih lajut

Prediksi Kenaikan Rata-Rata Volume Perikanan Tangkap Dengan Teknik Data Mining

Prediksi Kenaikan Rata-Rata Volume Perikanan Tangkap Dengan Teknik Data Mining

Abstrak Peningkatan jumlah permintaan terhadap kebutuhan sumber daya alam semakin meningkat. Salah satunya sumber daya alam yang berada di laut dan pesisir. Kondisi perikanan tangkap di Indonesia saat ini belum optimal. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan volume produksi perikanan tangkap yang sangat lambat.Tujuan penelitian ini membuat klasifikasi data untuk prediksi kenaikan volume rata-rata perikanan tangkap dengan teknik data mining. Teknik data mining diterapkan untuk mengetahui pola data dari dataset perikanan tangkap, sehingga hasil klasifikasi dapat diterapkan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap volume perikanan tangkap. Algoritma klasifikasi yang digunakan yaitu Decision Tree, Naive Bayes, Neural Network, dan Support Vector Machine. Hasil klasifikasi diuji dengan confussion matrix dan kurva ROC untuk mengetahui tingkat performance masing- masing algoritma dalam mengklasifikasikan data. Tingkat performance ditunjukkan dengan nilai akurasi.Nilai akurasi tersebut diperoleh dengan pengujian hasil klasifikasi terhadap data training dan data testing. Perbandingan nilai akurasi antar algoritma yang digunakan dapat diketahui algoritma terbaik dalam membuat klasifikasi data perikanan tangkap.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Analisis ragam rataan pengaruh perlakuan pakan terhadap rata-rata denyut jantung sapi selama penelitian

Analisis ragam rataan pengaruh perlakuan pakan terhadap rata-rata denyut jantung sapi selama penelitian

Selama mengikuti program S-2, penulis aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi kampus (antara lain Forum Wacana dan Himmpas IPB), seminar dan kuliah internasional [r]

12 Baca lebih lajut

Mean rata rata data berkelompok

Mean rata rata data berkelompok

Letak modus(frekuensi terbanyak), letak modus ini digunakan untuk mencari kelas interval dan tepi bawah letak modus. 2.[r]

2 Baca lebih lajut

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Pengaruh Perlakuan terhadap Kecernaan Bahan Kering. Jumlah Rata-Rata (menit)

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Pengaruh Perlakuan terhadap Kecernaan Bahan Kering. Jumlah Rata-Rata (menit)

Berdasarkan analisis sidik ragam diketahui bahwa dosis NaOH dan waktu dalam dosis pada perendaman biji sorgum memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap nilai kecernaan bahan kering (Lampiran 4), karena pengaruh pemberian dosis dan waktu yang diberikan terhadap perlakuan. Larutan NaOH merupakan larutan basa dan tanin sebagai polifenol larut dalam basa, sehingga tanin akan berkurang setelah polifenol yang terlarut dihilangkan dengan cara pencucian atau perendaman. Sehingga perendaman dengan menggunakan NaOH dapat mengurangi kandungan tanin yang terdapat pada biji sorgum dan dapat meningkatkan kecernaan bahan kering. Larutan garam alkali menyebabkan ikatan hidrogen-oksigen pada senyawa tanin menjadi putus, sehingga terbentuk Na- Fenolat (garam) dan karbonat yang merupakan asam lemah akan mengalami ionisasi (Fessenden dan Fessenden, 1986).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. rata-rata, presentase, nilai maksimum, dan lain-lain. Data tersebut

BAB III METODE PENELITIAN. rata-rata, presentase, nilai maksimum, dan lain-lain. Data tersebut

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis pengaruh (korelasi), yaitu korelasi product moment. Korelasi adalah istilah statistik yang menyatakan derajat pengaruh linier (searah bukan timbal balik) antara dua variabel atau lebih. Teknik korelasi dua variabel yang akan diteliti pengaruhnnya masing-masing disebut variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y), koefisien korelasi dengan simbol rho (ρ) dan untuk sampel dengan simbol (r). 24 Adapun bentuk rumus deviasi dan bentuk rumus angka kasar sebagai berikut:

16 Baca lebih lajut

Kanopi terbuka Rata-rata hasil pengukuran

Kanopi terbuka Rata-rata hasil pengukuran

Nilai korelasi dan regresi hasil analisis pada kanopi tertutup high altitude menghasilkan analisis yang lebih baik jika dibandingkan pada kanopi tertutup low altitude. Hal ini mengindikasikan bahwa ketinggian tempat dapat mempengaruhi besarnya emisi CO 2 yang dilepaskan oleh permukaan tanah. Raich & Schlesinger (1992) menyatakan respirasi pada tanah bervariasi terhadap garis lintang, dari 80 gCm -2 y -1 pada gurun pasir sampai 800– 2000 gCm -2 y -1 pada hutan tropis.

7 Baca lebih lajut

Biaya Modal Rata Rata dan Rata Rata Tert

Biaya Modal Rata Rata dan Rata Rata Tert

Arus kas bebas adalah arus kas yang tidak diperlukan untuk investasi dalam aset tetap atau modal kerja sehingga tersedia bagi para investor. Mendiskontokan arus kas bebas dengan biaya modal rata-rata tertimbang yang mencerminkan baik struktur modal perusahaan maupun bisa dikuranginya pajak dengan pembayaran bunga.

24 Baca lebih lajut

Perbandingan. Nilai Rata- Rata Kab/kota. Nilai Rata- Rata Provinsi. Nilai Rata- Rata Nasional

Perbandingan. Nilai Rata- Rata Kab/kota. Nilai Rata- Rata Provinsi. Nilai Rata- Rata Nasional

D.4.2 Kesejahteraan psikologis guru 2 Berkembang 2.01 1.94 1.99 1.99 1 - 3 Nilai rata-rata kesejahteraan psikologis guru yang melingkupi perasaan terhubung dan perasaan senang mengajar di sekolah. Guru masih belum sepenuhnya merasa sebagai bagian dari satuan pendidikan sehingga mereka menikmati perannya sebagai seorang pendidik hanya pada situasi tertentu saja.

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...