Loan to Asset Ratio

Top PDF Loan to Asset Ratio:

PENGUKURAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC DENGAN ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO  Pengukuran Tingkat Likuiditas Pada Sektor Perbankan Yang Go Public Dengan Analisis Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio (Ldr) Dan Loan To Asset Ratio (LAR

PENGUKURAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC DENGAN ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO Pengukuran Tingkat Likuiditas Pada Sektor Perbankan Yang Go Public Dengan Analisis Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio (Ldr) Dan Loan To Asset Ratio (LAR

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Nilai Mean Cash ratio BRI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 14,84%, nilai mean cash ratio BNI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 10,61%, dan nilai mean cash ratio BTN periode tahun 2006 – 2012 sebesar 8,91%. Perbandingan nilai mean cash ratio dari ketiga bank tersebut, menunjukkan ketiga bank tersebut sehat, dan BRI memiliki rata-rata cash ratio tertinggi, sehingga BRI merupakan bank paling likuid dilihat dari cash rasio. (2) Nilai Mean LDR BRI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 69,09%, nilai Mean LDR BNI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 58,25%, nilai Mean LDR BTN periode tahun 2006 – 2012 sebesar 74,08%. Perbandingan nilai Mean LDR dari ketiga bank tersebut, menunjukkan ketiga bank tersebut sehat, dan menunjukkan BNI memiliki nilai mean LDR terendah, sehingga BNI merupakan bank paling likuid dilihat dari LDR. (3) Nilai Mean LAR BRI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 57,77%, nilai Mean LAR BNI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 51,11%, nilai Mean LAR BTN periode tahun 2006 – 2012 sebesar 64,83%. Perbandingan nilai Mean LAR dari ketiga bank tersebut, menunjukkan ketiga bank tersebut sehat, dan menunjukkan BNI memiliki nilai mean LAR terendah, sehingga BNI merupakan bank paling likuid dilihat dari LAR. (4) Hasil uji ANOVA terhadap rasio likuiditas ketiga bank persero Go Public, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan mean rasio likuiditas (Cash Ratio, Loan to Deposit Ratio, dan Loan to Asset Ratio) pada BRI, BNI, dan BTN periode tahun 2006 – 2012.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGUKURAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC DENGAN ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO  Pengukuran Tingkat Likuiditas Pada Sektor Perbankan Yang Go Public Dengan Analisis Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio (Ldr) Dan Loan To Asset Ratio (LAR

PENGUKURAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC DENGAN ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO Pengukuran Tingkat Likuiditas Pada Sektor Perbankan Yang Go Public Dengan Analisis Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio (Ldr) Dan Loan To Asset Ratio (LAR

Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio (LDR), Loan To Asset Ratio (LAR) dalam mengukur tingkat likuiditas pada sektor tiga perbankan yang telah go public untuk mengetahui kinerja perbankan. (2) Untuk mengetahui perbedaan tingkat likuiditas antar bank, khususnya bank- bank persero go public yaitu BRI, BNI dan BTN.

15 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-Mu peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul: “ PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015) ” .

22 Baca lebih lajut

ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT RATIO, DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR TINGKAT  ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT RATIO, DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR TINGKAT LIKUIDITAS BANK BUMN YANG TELAH GO PUBLIC (Studi Empiris Pada Bank BUMN

ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT RATIO, DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR TINGKAT ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT RATIO, DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR TINGKAT LIKUIDITAS BANK BUMN YANG TELAH GO PUBLIC (Studi Empiris Pada Bank BUMN

Yang bertanda tangan dibawah ini telah membaca Skripsi dengan judul : “ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR TINGKAT LIKUIDITAS BANK BUMN YANG TELAH GO PUBLIC (Studi Empiris Pada bank BUMN yang Go Public)”.

11 Baca lebih lajut

ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT, DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR TINGKAT LIKUIDITAS ANTARA PERBANKAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL DI INDONESIA.

ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT, DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR TINGKAT LIKUIDITAS ANTARA PERBANKAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL DI INDONESIA.

Berdasarkan latar belakan yang tertulis diatas, maka penulis memberikan rumusan masalah sebagai berikut : “Apakah terdapat perbedaan tingkat likuiditas yang terjadi antara perbankan syariah dan konvensional periode waktu 31 Maret tahun 2009 yang diukur dengan menggunakan analisis cash ratio, loan to deposit, dan loan to asset ratio?.

10 Baca lebih lajut

ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) UNTUK MENGUKUR TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC (Studi Empiris Pada Bank Persero Yang Go Public Tahun 2003-2007).

ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) UNTUK MENGUKUR TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC (Studi Empiris Pada Bank Persero Yang Go Public Tahun 2003-2007).

Pada tahun 1997-1998 sektor perbankan pada akhirnya harus dirombak untuk menumbuhkan kembali citra perbankan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sector perbankan, sehingga ketika menghadapi krisis global saat ini, industri perbankan bisa tetap eksis dan kuat dilihat dari segi permodalan, kualitas asset, pendapatan dan likuiditas.

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

This research aim to analyze the effect of the Loan to Deposite Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Earning Asset Ratio (EAR), Loan to Asset Ratio (LAR), Capital Adequacy Ratio (CAR) and Net Interest Margin (NIM) on Return On Asset (ROA). Population used in this research is banks company during period 2011 until 2014 listed in BEI. Purposive sampling method were used in this research and 11 bank selected as the sample of the research. Analysis technique used multiple linear regression analysis.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rencana Penelitian

36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rencana Penelitian

Loan To Asset Ratio adalah rasio sebagai perbandingan antara total kredit yang diberikan terhadap total aktiva yang dimiliki oleh Bank Pembagunan Daerah pada periode triwulan I tahun 2011 sampai dengan triwulan II tahun 2016. Satuan yang digunakan adalah 100% dan untuk mengukur dapat menggunakan rumus nomor tiga

14 Baca lebih lajut

ANALISIS TINGKAT LIKUIDITAS PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR, Tbk. CABANG MALANG Prisca Liliana 201110190511012

ANALISIS TINGKAT LIKUIDITAS PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR, Tbk. CABANG MALANG Prisca Liliana 201110190511012

Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, maka permasalahan penelitian pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk Cabang Malang yang menjadikan rasio likuiditas Loan to Deposit Ratio (LDR), Cash Ratio (CR), dan Loan to Asset Ratio (LAR) untuk melihat dan menganalisis likuiditas pada bank, maka permasalahan dalam penelitian adalah sebagai berikut:

21 Baca lebih lajut

Pengaruh Proxi Going Concern dan Opini Audit Tahun Sebelumnya Terhadap Opini Audit Tahun Berjalan pada Bank Umum yang Go Public di Indonesia

Pengaruh Proxi Going Concern dan Opini Audit Tahun Sebelumnya Terhadap Opini Audit Tahun Berjalan pada Bank Umum yang Go Public di Indonesia

Likuiditas perusahaan perbankan merupakan kemampuan suatu bank untuk menyediakan alat-alat lancar guna membayar kembali titipan yang jatuh tempo dan memberikan pinjaman (loan) kepada masyarakat yang memerlukan. Tingkat likuiditas yang tinggi menunjukkan tingkat efisiensi perusahaan. Likuiditas perbankan dalam penelitian ini diproksikan oleh Quick Ratio dan Loan to Asset Ratio. Apabila nilai dari Quick Ratio semakin tinggi, maka semakin tinggi pula kemampuan likuiditas bank yang bersangkutan. Di sisi lain semakin tinggi nilai Loan to Asset Ratio, maka akan semakin rendah kemampuan likuiditas bank yang bersangkutan sehingga suatu bank kemungkinan besar dinyatakan kurang likuid.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

The results of this research found that Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) has significant negative effect to Return On Asset (ROA), Loan to Asset Ratio (LAR), Net Interest Margin (NIM) has significant positive effect to Return On Asset , Non Performing Loan (NPL) hasn’t significant negative effect to Return On Asset and Earning Asset Ratio (EAR) hasn’t significant positive effect to Return On Asset (ROA).

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI

Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI

Predictors: Constant, Return On Equity, Loan to Deposit Ratio, Return On Asset, Loan to Asset Ratio b.. Dependent Variable: Capital Adequacy Ratio 6.[r]

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI

Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas dan rasio profitabilitas terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Loan to Deposit Ratio (LDR), Loan to Asset Ratio (LAR), Return on Asset (ROA), dan Return on Equity (ROE) sementara Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai variabel dependen.

2 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - PENGARUH LIKUIDITAS, KUALITAS AKTIVA, SENSITIVITAS, EFISIENSI, DAN PROFITABILITAS TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA - Perbanas Institutional Repository

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - PENGARUH LIKUIDITAS, KUALITAS AKTIVA, SENSITIVITAS, EFISIENSI, DAN PROFITABILITAS TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA - Perbanas Institutional Repository

Loan to Asset Ratio (LAR) berpengaruh positif terhadap CAR, menunjukkan kenaikan kredit yang diberikan dengan modal yang disediakan apabila terjadi risiko kredit dengan harapan pendapatan yang diterima lebih besar. Hal ini terjadi apabila LAR naik, berarti terjadi kenaikan kredit yang diberikan. Akibatnya, modal yang dimiliki akan mengalami peningkatan dan CAR juga meningkat.

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI

Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI

rendah LDR menunjukkan penyaluran kredit yang dilakukan bank kurang efektif. Sehingga semakin tinggi LDR maka CAR semakin menurun. LDR yang meningkat mengindikasikan profitabilitas naik (Muljono, 2002:127) dan akhirnya akan meningkatkan CAR pula. Penelitian yang dilakukan oleh Wulandari (2010) menyatakan bahwa secara parsial LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap CAR. Sementara penelitian yang dilakukan oleh Situmorang (2011) menyatakan bahwa secara parsial LDR memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap CAR. Loan to asset ratio merupakan rasio yang mengukur kemampuan bank dalam memenuhi permintaan kredit dengan aset bank yang tersedia. Semakin tinggi rasio ini, tingkat likuiditasnya semakin rendah karena jumlah aset yang digunakan untuk membiayai kreditnya semakin besar (Dendawijaya, 2005:117). Likuiditas yang rendah mengindikasikan bahwa tidak banyak dana yang menganggur pada bank bersangkutan. Hal ini berarti LAR yang tinggi memiliki keterkaitan dengan semakin baiknya penggunaan dana bank terhadap pembiayaan atau perkreditan. Semakin besarnya penyaluran pembiayaan yang dilakukan pihak bank dalam struktur total aktivanya, maka akan semakin besar pula profitabilitas yang akan dihasilkan. Profitabilitas yang meningkat akan meningkatkan CAR-nya. Variabel LAR tidak diteliti dalam penelitian terdahulu. Untuk membedakannya dari penelitian sebelumnya, maka variabel LAR ditambahkan ke dalam penelitian ini.
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Hasil Perhitungan Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Equity To Total Asset Ratio (EAR), Loan To Asset Ratio (LAR), Capital Adequacy Ratio (CAR). Net Interest Margin (NIM) dan Return On Asset pada Bank di Bursa Efek Indonesia:

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Fundamental Terhadap Harga Saham Industri Perbankan di Indonesia

Pengaruh Faktor Fundamental Terhadap Harga Saham Industri Perbankan di Indonesia

This study is conducted on 20 banks listed at Jakarta Stock Exchange. The model of analysis is multiple linier regression. Outcome of the study reveals that as simultaneously, effect of capital adequacy ratio, return on asset, return on equity, net interest margin, loan to deposit ratio, not performing asset to earning asset and earning per share is effecting the stock prices. Partially most of the independent variable significantly influence the stock price except ROA, LDR and NPATEA.

3 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUATY RATIO (CAR), RETURN ON ASSETS (ROA) DAN NON PERFORMING LOAN ( NPL) TERHADAP LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP PADA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA - POLSRI REPOSITORY

PENGARUH CAPITAL ADEQUATY RATIO (CAR), RETURN ON ASSETS (ROA) DAN NON PERFORMING LOAN ( NPL) TERHADAP LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP PADA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA - POLSRI REPOSITORY

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat rahmat dan karunia-nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir ini. Judul yang penulis ambil dalam Laporan Akhir ini adalah “Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Non Performing Loan (NPL) Terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR) Pada Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI).

14 Baca lebih lajut

 M01088

M01088

Running its role as important financial institution in economics system, banks need to pay attention to the level of efficiency and effectiveness in managing its operations. The measurement that can be used to see the efficiency and effectiveness of bank’s operations is Cost-to-Income ratio (C/I). This study was conducted to examine whether LDR (Loan to Deposit Ratio), IPR (Investing Policy Ratio), ACA (Adversely Classified Asset), NPL (Non Performing Loan), IRR (Interest Rate Risk), and NOP (Net Open Position) have a significant influence to(C/I) ratio on four Indonesian National Private Commercial Banks, they are PT BANK CENTRAL ASIA Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Permata Tbk, and PT BANK PANINDONESIA Tbk. The data which are comprised of financial information from Q1 2010 to Q4 2012 were analyzed using linear regression method. This study shows that the LDR, IPR, APB, NPL, and PDN have no significant effecting(C/I) ratio, but the IRR significantly affected the(C/I) ratio.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

THE ANALYSIS OF PROFIT GROWTH, RETURN ON ASSET, RETURN ON EQUITY, CAPITAL ADEQUACY RATIO AND NON PERFORMING LOAN TO LOAN TO DEPOSIT RATIO OF THE BANKING COMPANY IN THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE

THE ANALYSIS OF PROFIT GROWTH, RETURN ON ASSET, RETURN ON EQUITY, CAPITAL ADEQUACY RATIO AND NON PERFORMING LOAN TO LOAN TO DEPOSIT RATIO OF THE BANKING COMPANY IN THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE

The purpose of this study was to simultaneously and partially analyze the influence of Profit Growth, Return On Asset, Return On Equity, Capital Adequacy Ratio and Non Performing Loan to Loan to Deposit Ratio. The research design used was causal design. The population of this study was 30 bank companies registered in the Indonesia Stock Exchange from 2007 to 2011 and 24 (twenty four) companies with 120 analysis units were selected to be the samples for this study through purposive sampling technique. The hypothesis of the data obtained were processed through multiple linear regression tests by busing SPSS program. The result of the hypothesis proved that simultaneously Profit Growth, Return On Asset, Return On Equity, Capital Adequacy Ratio and Non Performing had influence on the Loan to Deposit Ratio. While Profit Growth and Return On Asset in partial a positive and significant toward Loan to Deposit Ratio. Capital Adequacy Ratio in partial a negative and not significant toward Loan to Deposit Ratio. Return On Equity and Non Performing Loan in partial significant not influence toward Loan to Deposit Ratio. Prediction capability from these five variable toward Loan to Deposi Ratio is 44,3,% where the balance 55,7% is affected to other factors which was not to be entered to research model.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...