Membangun Konsep

Top PDF Membangun Konsep:

POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS DALAM MEMBANGUN KONSEP DIRI POSITIF (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Komunitas Stroke Happy Embung Yogyakarta dalam Membangun Konsep Diri Positif Sebagai Insan Pasca Stroke).

POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS DALAM MEMBANGUN KONSEP DIRI POSITIF (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Komunitas Stroke Happy Embung Yogyakarta dalam Membangun Konsep Diri Positif Sebagai Insan Pasca Stroke).

Anita Rohmatur Rizki, D0212015, POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS DALAM MEMBANGUN KONSEP DIRI POSITIF (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Komunitas Stroke Happy Embung Yogyakarta dalam Membangun Konsep Diri Positif Sebagai Insan Pasca Stroke), Skripsi, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2016.

15 Baca lebih lajut

Membangun Konsep, Memecahkan Masalah dengan Matematika - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Membangun Konsep, Memecahkan Masalah dengan Matematika - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Penulis menyadari bahwa penyusunan buku Membangun Konsep, Memecahkan Masalah dengan Matematika ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis mengharapkan masukan baik berupa kritik, saran, maupun koreksi yang membangun. Semoga buku Pengantar Dasar Matematika ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.

22 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan penelitian ini yang berjudul “Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha”. Selanjutnya penulis haturkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan laporan penelitian ini

15 Baca lebih lajut

Upaya Membangun Konsep Diri pada Eks Pekerja Seks Komersial COVER

Upaya Membangun Konsep Diri pada Eks Pekerja Seks Komersial COVER

UPAYA MEMBANGUN KONSEP DIRI PADA EKS PEKERJA SEKS KOMERSIAL Oleh: DEVI AGWIN PUTERI D0312026 SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Sosial [r]

1 Baca lebih lajut

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBANGUN KONSEP DAN PENGUASAAN KONSEP SISTEM KOLOID

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBANGUN KONSEP DAN PENGUASAAN KONSEP SISTEM KOLOID

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kimia XI IPA di SMA Gajah mada Bandar Lampung diperoleh informasi bahwa nilai rata-rata tes formatif pada materi pokok sistem koloid tahun pelajaran 2009-2010 adalah 55. Hanya 35% siswa yang mendapat nilai 65, sedangkan sedangkan yang mendapat nilai < 65 sekitar 65 %. Nilai tersebut belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan di SMA Gajah Mada Bandar Lampung yaitu siswa yang memperoleh nilai 65 sebanyak 100%. Aktivitas siswa yang relevan dengan pembelajaran rendah dan keterampilan membangun konsep sebagai salah satu keterampilan generik sains selama proses pembelajaran pada materi pokok sistem koloid belum pernah dilatihkan pada siswa. Salah satu upaya untuk meningkatkan aktivitas, membangun konsep, penguasaan konsep dan ketuntasan belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran teknik Numbered Heads Together (NHT).
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha FARID BAB I

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha FARID BAB I

Judul Usulan : Membangun Konsep Modal Manusia Yang Berperan Bagi Kinerja Usaha 2.. Farid Wajdi,MM, Ph.D.[r]

2 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan penelitian ini yang berjudul Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha . Selanjutnya penulis haturkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan laporan penelitian ini

5 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Pendidikan yang Memanus

Membangun Konsep Pendidikan yang Memanus

Selanjutnya, Schofield menunjukkan adanya beberapa rangkaian usaha agar tujuan yang ingin dicapai dapat sampai pada hasil yang tepat yakni, pertama, berusaha untuk menentukan kembali arti istilah-istilah pendidikan yang bersangkutan (khusus), yang telah kabur karena penggunaan istilah tersebut yang kurang teliti; kedua, konsep-konsep tersebut ditinjau secara objektif, berarti menjauhkan dari gagasan-gagasan yang telah ada prakonsepsi; ketiga, analisa yang digunakan hendaklah bersendikan atas penerapan logika dan bukan semata-mata atas dogmatism. Hendaklah bukan karena reputasi seseorang suatu konsep dinyatakan benar, melainkan karena secara objektif dapat digunakan sebagai pegangan; dan terakhir, suatu proses penemuan hemdaklah didasarkan pada pemahaman yang jelas mengenai hubungan antara pikiran, bahasa, dan realita. Apa yang merupakan hasil pikiran haruslah dapat dilukiskan dengan bahasa, dan memenuhi syarat sebagai realita.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha FARID BAB II

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan Bagi Kinerja Usaha FARID BAB II

Merujuk pada apa yang dikemukan Djamaludin Ancok (2007) yang dalam tulisannya mengemukakan pandangannya tentang modal manusia yang baru dikembangkan secara konsepsual. Disusulkan perlunya penelitian yang mencoba mengintegrasikan semua komponen secara utuh dalam diri manusia dan bagaimana dampaknya pada kinerja manusia (baik kerja individual, kerja tim dan kinerja organisasi) yang mana belum banyak dilakukan. Walaupun beberapa disertasi dan tesis master di bawah asuhan beliau telah mencoba melihat berbagai dampak dari modal manusia pada kinerja organisasi. Namun demikian, penelitian yang lebih intensif, khususnya dalam konteks kearifan lokal sangat perlu dilakukan supaya konsep modal manusia semakin teruji secara ilmiah dan cocok untuk diterapkan dalam budaya yang ada di Indonesia.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperanan dalam Kinerja Pemasaran Industri Kecil

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperanan dalam Kinerja Pemasaran Industri Kecil

Berdasarkan keputusan estimasi dalam Tabel 1, ditemukan bahwa keterampilan interpersonal memiliki efek positif pada penjualan perusahaan untuk setiap estimasi pada alfa 1 %. Ini berarti, semakin tinggi keterampilan interpersonal pengusaha, maka semakin tinggi penjualan perusahaan meningkat. Keterampilan interpersonal merupakan keterampilan berkomunikasi dengan seseorang dalam membentuk kemitraan, oleh sebab itu keterampilan ini membutuhkan pengusaha berkemampuan untuk menjalin hubungan yang harmonis dan produktif dengan siapa saja terutama pelanggan. Temuan penelitian ini menyamai hasil penelitian Gunasekaran et al. (1999) yang berpendapat bahwa pentingnya membangun hubungan interpersonal sebagai karakteristik keberhasilan pengusaha perusa- haan kecil. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keterampilan interpersonal yang kuat dapat membantu perusahaan meningkatkan nilai penjualan apakah memiliki faktor modal tersedia atau tidak Jenis keterampilan berikutnya adalah keterampilan inisiatif dan perusahaan, yang merupakan keterampilan pengusaha dalam membuat inisiatif dan mengurus organisasi perusahaan. Berdasarkan Tabel 7.5, estimasi tanpa variabel kontrol ditemukan memiliki dampak positif pada penjualan perusahaan pada alfa 5 %. Ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan inisiatif dan perusahaan dari pengusaha, maka semakin tinggi penjualan perusahaan. Keterampilan inisiatif dan perusahaan adalah keterampilan pengusaha dalam menciptakan inisiatif, memecahkan masalah dan mengelola perusahaan secara produktif dan inovatif. Keterampilan inisiatif dan perusahaan mampu meningkatkan nilai penjualan perusahaan, meskipun dampaknya tidak kokoh sebagaimana yang ditunjukkan oleh kedua estimasi dengan variabel kontrol yang tidak signifikan. Peran keterampilan inisiatif dan perusahaan
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Pendidikan Yang Islami.

Membangun Konsep Pendidikan Yang Islami.

First world conference of muslim education yang di adakan di mekkah pada tahun 1977merumuskan tujuan pendidikan islam sebagai berikut :“tujuan pada pendidikan islam adalah menciptakan manusia yang baik dan baertakwa yang menyembah Allah dalam arti yang sebenarnya, yang membangun struktur pribadinya sesuai dengan syari’ah islam serta melaksanakan segenap aktivitas kesehariannya sebagai wujud ketundukkannya kepada tuhan”.

17 Baca lebih lajut

MEMBANGUN KONSEP ENTERPRENEURSHIP ISLAM | Baladina | ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam

MEMBANGUN KONSEP ENTERPRENEURSHIP ISLAM | Baladina | ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam

Penelitian para ahli sejarah dan antropologi menunjukkan bahwa pada masa sebelum penjajahan, para santri memiliki semangat dan gairah yang besar untuk terjun dalam dunia bisnis, sebagaim[r]

14 Baca lebih lajut

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan bagi Kinerja Usaha

Membangun Konsep Modal Manusia yang Berperan bagi Kinerja Usaha

Sejalan dengan itu, sesuai dengan penelitian McGregor, dkk. (2004) yang menjelaskan pemikiran konsep modal manusia dengan mengaitkan pada model transisi hubungan untuk sebuah pekerjaan ekonomi baru. Dinyatakan bahwa perlunya memikirkan kembali berbagai kemampuan yang diperlukan oleh para manajer dan karyawan untuk kinerja usaha. Perkembangan teori dan penyusunan model harus dimasukkan berbagai faktor termasuk tipe SDM yang spesifik, isu keterampilan dan kemampuan, kepatuhan industri (industrial compliance), standar perilaku yang diperlukan oleh suatu pekerjaan modern, dan konsep keterampilan yang lebih sesuai. Singkatnya, modernisasi pekerjaan membutuhkan konsep baru melalui modal manusia.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

HASTHABRATA: MENGGALI KEMBALI KEPEMIMPINAN DENGAN KEARIFAN LOKAL (SEBUAH PENDEKATAN MIX METHOD DI SOLO RAYA).

HASTHABRATA: MENGGALI KEMBALI KEPEMIMPINAN DENGAN KEARIFAN LOKAL (SEBUAH PENDEKATAN MIX METHOD DI SOLO RAYA).

Penelitian ini bertujuan untuk membangun konsep kepemimpinan hasthabrata sebuah konsep kepemimpinan Jawa berbasis kearifan local menurut konstruksi budayawan di Surakarta, mengembangkan pengukuran perilaku pemimpin yang mencerminkan : (1) sifat bumi, (2) sifat matahari, (3) sifat rembulan, (4) sifat angin, (5) samudera, (6) sifat api, (7) sifat bintang, (8) sifat mendung dalam kepemimpinan hasthabrata menurut konstruksi budayawan di Surakarta serta menerapkan pengukuran perilaku pemimpin yang mencerminkan: (1) sifat bumi, (2) sifat matahari, (3) sifat rembulan, (4) sifat angin, (5) samudera, (6) sifat api, (7) sifat bintang, (8) sifat mendung dalam kepemimpinan hasthabrata pada kepala desa di Solo Raya.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

ANALISIS NILAI TOLERANSI DALAM BUKU PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI (Studi Komparasi Agama Islam dan Agama Kristen Tingkat SMP) SKRIPSI Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

ANALISIS NILAI TOLERANSI DALAM BUKU PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI (Studi Komparasi Agama Islam dan Agama Kristen Tingkat SMP) SKRIPSI Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Peta konsep materi ini memudahkan guru dan peserta didik dalam memahami alur dan membangun konsep pemahaman terhadap materi yang ada, sehingga guru dan peserta didik lebih terarah dalam pembelajaran, yang kedua adanya gambar-gambar yang menarik, seperti yang ditunjukan pada buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII dimana setiap awal pembelajaran peserta didik diarahkan untuk mengamati gambar tersebut, sehingga peserta didik memiliki gambaran yang kongkrit tentang materi yang akan disampaikan, yang ketiga adanya kisah-kisah inspiratif yang dapat menjadi teladan bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan, yang keempat terdapat dialog islami seperti yang terdapat pada buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII dan kelas IX yang di dalamnya disisipkan banyak sekali akhlak-akhlak mulia melalui percakapan di dalamnya.
Baca lebih lanjut

218 Baca lebih lajut

Perubahan konsep siswa SMA Santa Maria Yogyakarta dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan konstruktivistik pada pokok bahasan pembiasan cahaya pada lensa - USD Repository

Perubahan konsep siswa SMA Santa Maria Yogyakarta dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan konstruktivistik pada pokok bahasan pembiasan cahaya pada lensa - USD Repository

Meskipun pembelajaran dengan pendekatan konstruktivistik tersebut belum sempurna, karena ada kendala dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran tersebut, tetapi pembelajaran yang dilaksanakan sudah seutuhnya menuju ke pembelajaran dengan pendekatan konstruktivistik. Kendala selama melaksanakan kegiatan pembelajaran yaitu kurangnya waktu berpikir siswa dalam merumuskan gagasan mereka sehingga pembelajaran harus dikejar- kejar waktu dan siswa belum terbiasa menggunakan pembelajaran dengan pendekatan konstruktivistik sehingga siswa masih sering dipandu oleh guru dalam melakukan eksperimen. Sebagai contohnya adalah pada kegiatan 1 dan kegiatan 2 dalam Lembar Kegiatan Siswa (LKS), pada kegiatan tersebut siswa mencoba mendefinisikan konsep pembiasan cahaya dan membangun konsep pembiasan cahaya, tetapi siswa merasa kesulitan dalam mengungkapkan gagasan ataupun ide yang siswa dapatkan saat melakukan eksperimen, sehingga guru harus memotivasi gagasan siswa dengan beberapa pertanyaan yang membantu untuk membangun konsep pembiasan cahaya.
Baca lebih lanjut

278 Baca lebih lajut

Pembentukan Harga Diri: Analisis Presentasi Diri Pelajar SMA di Media Sosial

Pembentukan Harga Diri: Analisis Presentasi Diri Pelajar SMA di Media Sosial

Perilaku presentasi diri remaja di Instagram dilanjutkan pada fase kedua, dalam fase ini remaja berusaha untuk menciptakan harga diri mereka di hadapan khalayak luas yang ingin mengetahui siapa diri mereka yang sebenarnya. Ketika seorang remaja telah berhasil membangun konsep diri mereka di media Instagram dengan cara mengunggah foto maupun video aktifitas mereka, kemudian mereka berusaha mempertahankan konsep diri yang telah terbentuk dengan cara memperluas perilaku presentasi diri mereka di media Instagram, dengan memposting foto – foto mereka secara berkala, kemudian mereka juga menginformasikan aktifitas keseharian mereka secara rutin di fitur story baik dalam bentuk foto ataupun video pada media Instagram. Hal ini dapat dilihat pada tabel 5 bahwa breadth memiliki nilai 722 apabila dipersentasekan sebesar ( 7,22% ) yang menunjukkan nilai tertinggi. Dimana jumlah informasi yang disajikan remaja dalam media Instagram selalu bertambah dari hari ke hari. Jadi melalui tabel diatas dapat dikatakan bahwa remaja sangat aktif melakukan presentasi diri di media Instagram.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ETIKA MENUNTUT ILMU MENURUT NĀṢIR AD-DĪN AṬ-ṬȖSĪ DALAM KITAB ĀDĀB AL-MUTA`ALLIMĪN - Repository UIN Sumatera Utara

ETIKA MENUNTUT ILMU MENURUT NĀṢIR AD-DĪN AṬ-ṬȖSĪ DALAM KITAB ĀDĀB AL-MUTA`ALLIMĪN - Repository UIN Sumatera Utara

Salminawati, Filsafat Pendidikan Islam Membangun Konsep Pendidikan Yang Islami.. Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2011.[r]

5 Baca lebih lajut

PDF ini Peran Matakuliah Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Alam Dalam Membekali Kompetensi Calon Guru Sekolah Dasar | kurniawan | Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar 1 PB

PDF ini Peran Matakuliah Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Alam Dalam Membekali Kompetensi Calon Guru Sekolah Dasar | kurniawan | Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar 1 PB

Sains merupakan badan dari ilmu pengetahuan, dibentuk dari proses inkuiri yang berlangsung terus menerus dan berkesimanbungan, dan meliputi orang-orang yang bergerak dalam bidang enterprice sains. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa ilmu sains diperoleh dari suatu proses inkuiri yang panjang dan terus menerus melalui tahapan-tahapan eksperimental. Hal utama yang membuat sains menjadi khas dari ilmu yang lain adalah sains memiliki karakteristik memerlukan proses penyelidikan dalam membangun konsep- konsep sains dengan kata lain proses inkuiri diperlukan untuk mengkontruksi ilmu pengetahuan dalam konteks sains. Upaya memajukan Sains (Dasar) yang sangat utama adalah menghasilkan pengajar Sains Dasar pada tingkat pendidikan menengah (guru) dan pendidikan tinggi (dosen) dengan pemahaman dan penyusunan bahan ajar yang baik. Bahan ajar sains untuk calon guru SD haruslah mengandung kekuatan bernalar dan kemajuan Sains terakhir. Makalah ini berupaya untuk mengungkap peran matakuliah ilmu pengetahuan alam dalam pemenuhan kompetensi calon guru sekolah dasar
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S KIM 1005350 Abstract

S KIM 1005350 Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai peranan PhET-SS dalam membangun konsep kelarutan dan hasil kali kelarutan serta keterampilan proses sains siswa kelas XI di salah satu SMA Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalen control group design. Subjek penelitian adalah 40 orang siswa kelas XI IPA 3 dan 34 orang siswa kelas XI IPA 4. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes tertulis ( baseline penelitian), LKS, angket, dan lembar observasi. Data hasil penelitian diuji menggunakan uji t dua sampel independen, Mann-Whitney U dan uji Anova satu jalur menggunakan software SPSS Statistics versi 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) PhET-SS berperan dalam membangun konsep kelarutan dan hasil kali kelarutan pada tiga konsep (kelarutan, Q , dan K sp , (2) PhET-SS sangat berperan dalam membangun konsep secara
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects