Nilai-Nilai

Top PDF Nilai-Nilai:

MENGEMBANGKAN NILAI NILAI KEWIRAUSAHAAN nilai

MENGEMBANGKAN NILAI NILAI KEWIRAUSAHAAN nilai

Tingginya tingkat pengangguran di Indonesia dapat di kurangi dengan membekali peserta didik melalui pendidikan nilai-nilai kewirausahaan dan ekonomi kreatif. Melalui pendidikan nilai-nilai kewirausahaan dan ekonomi kreatif diharapkan peserta didik dari sebuah lembaga pendidikan formal memiliki life skill sehingga dapat membuka lapangan kerja sendiri. Kenyataannya selama ini menunjukkan bahwa keterampilan yang dimiliki oleh alumni sebuah lembaga pendidikan pada umumnya kurang diminati oleh masyarakat. Muatan lokal seni kaligrafi adalah salah satu dari jenis keterampilan yang kurang diminati oleh masyarakat karena produk-produk yang dihasilkan dari seni kaligrafi itu kurang menyentuh kepada kebutuhan masyarakat. Rendahnya minat masyarakat terhadap sebuah produk tentu menyebabkan rendahnya nilai beli masyarakat terhadap produk tersebut. Ada dua faktor yang menyebabkan rendahnya minat masyarakat terhadap produk yang dihasilkan oleh peserta didik yaitu kurangnya kreatifitas untuk menghasilkan produk-produk atau karya-karya inovatif dan kurang variasinya bahan baku yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Postmodernisme dan Nilai Nilai Olimpiade

Postmodernisme dan Nilai Nilai Olimpiade

Apakah ada suatu event yang dapat menggambarkan gerakan postmodernisme yang lebih baik lagi selain event yang diikuti oleh peserta multi- nasional? Olimpiade merupakan salah satu perhelatan besar berskala internasional yang mengundang atlet dari seluruh penjuru dunia, berkumpul dalam suatu kota di suatu negara penyelenggara, yang memiliki tujuan utama yaitu mendapatkan medali emas bagi negaranya. Dibalik semua keglamoran pertandingan olahraganya, Olimpiade pada zaman postmodern memiliki nilai- nilai khusus yang ingin diangkat dalam proses menuju dunia yang lebih modern. Dalam hal ini, arsitektur merupakan salah satu bidang yang tak luput dari pergerakan ini. Dalam proses menuju penyelenggaraan Olimpiade, pastinya dibutuhkan sarana/prasarana dan infrastruktur untuk mendukung acara ini. Sarana inilah yang kemudian secara implisit mencerminkan nilai postmodernisme yang sedang ramai diperbincangkan pada saat itu.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Revitalisasi Nilai Nilai Pancasila dalam

Revitalisasi Nilai Nilai Pancasila dalam

Jajak pendapat yang dilaksanakan oleh Litbang Kompas (2012) terhadap 860 responden di sepuluh kota di Indonesia mendapatkan hasil bahwa hampir seluruh responden (96,6%) menyatakan bahwa Pancasila haruslah dipertahankan sebagai dasar negara. Sebanyak 92,1% menegaskan bahwa Pancasila sebagai landasan terbaik bagi bangsa ini serta mayoritas responden sepakat bahwa Pancasila tetap menjadi landasan terbaik bagi berdirinya bangsa ini. Akan tetapi juga cukup mengejutkan dengan hasil yang kontras. Mayoritas responden (79,8%) menilai pemerintah belum mampu menunjukkan sikap adil terhadap masyarakat; sebanyak 90,8% hanya hapal sila pertama Pancasila; 27,8% tidak ingat isi sila kedua; 23,8% tidak ingat sila ketiga dan sebanyak 30,2% tidak ingat sila keempat dan 20,1% tidak ingat sila kelima. Meski demikian, sebagian publik (55% responden) meragukan keseriusan pemerintah menerapkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat kita dan personal pemerintah sendiri kurang menjiwai nilainilai Pancasila. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilainilai nasionalisme dan Pancasila terhadap bangsa.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Polisi dan Nilai nilai Kebangsaan

Polisi dan Nilai nilai Kebangsaan

untuk menjaga negeri ini dengan semangat nasionalisme. Tetapi tentu saja semangat ini juga harus didukung dengan semangat dari masyarakat yang tidak semena-mena memperlakukan polisi dengan selalu menunjukkan tindakan anarkis dan menghujat. Kesadaran untuk membangun negeri ini dengan saling melengkapi adalah jawabannya. Saling melengkapi adalah bentuk dari nasionalisme yang sudah sejak jaman Patih Gajahmada ditunjukkan oleh Kesatuan Bhayangkara, sebagai kekuatan sipil yang mampu memberikan kepercayaan yang sangat kuat di hati masyarakat, sebagai pengayom dan pelindung rakyat. Bhayangkara lahir karena kebutuhan masyarakat dan Bhayangkara bisa berperan bagi masyarakat karena dukungan masyarakat. Hal ini bisa terjadi karena semangat nilai-nilai kebangsaan yang sama. (A. Wahyurudhanto)
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Nilai Nilai Pancasila Dalam Pembangunan

Nilai Nilai Pancasila Dalam Pembangunan

Sebagai dasar filsafat negara dan pandangan hidup bangsa, Pancasila didesain sebagai rujukan bagi para penyelenggara negara dan segenap warga negara dalam melaksanakan aktivitas kehidupannya dalam berbagai bidang dan aspeknya. Namun realitas menunjukkan pemaknaan nilai-nilai Pancasila semakin jauh dimiliki oleh setiap warga negara, Pancasila semakin marjinal dalam kehidupan kebangsaan dewasa ini. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila merupakan arena yang terbuka terhadap pemaknaan politik. Pemaknaan terhadap Pancasila terus berkembang dan berubah sesuai dengan konteks historis pada suatu masa tertentu, bahkan Pancasila diinterpretasi dan dimanipulasi sesuai dengan kepentingan penguasa. Akibatnya Pancasila tidak dapat terhindar dari berbagai macam gugatan, sinisme, serta pelecehan terhadap kredibilitasnya sebagai dasar negara ataupun sebagai pandangan hidup bangsa. Dan kini, untuk tidak mengatakan hilang sama sekali, istilah dan makna Pancasila semakin asing di telinga warga negara muda Indonesia. Artinya perlu ada pelembagaan dan pembudayaan kembali Pancasila di kalangan warga negara muda, sebab merekalah yang akan melanjutkan proses pembangunan bangsa ini ke depan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

NILAI NILAI DAN BUDAYA (1)

NILAI NILAI DAN BUDAYA (1)

DEFINSI NILAI • Nilai melibatkan keyakinan umum tentang cara bertingkah laku yang diinginkan dan yang tidak diinginkan dan tujuan atau keadaan akhir yang diinginkan atau tidak diingink[r]

18 Baca lebih lajut

ETIKA KEUTAMAAN DALAM NILAI-NILAI PANCASILA * Pembahasan mengenai nilai-nilai Pancasila memang tidak ada habisnya.

ETIKA KEUTAMAAN DALAM NILAI-NILAI PANCASILA * Pembahasan mengenai nilai-nilai Pancasila memang tidak ada habisnya.

Bagaimanakah dengan bangsa Indonesia saat ini? Berbagai keluhan yang seringkali muncul berkaitan dengan Pancasila, misalnya adanya keluhan bahwa nilai- nilai Pancasila telah dimiliki bangsa Indonesia ratusan tahun yang lampau, tetapi mengapa sulit untuk melakukan sosialisasi nilai-nilai Pancasila dan menerapkan nilai- nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Keluhan tersebut kiranya sangat masuk akal mengingat pelaksanaan nilai-nilai Pancasila selama Orde Baru, sangat formalistik, sehingga orang justru merasa asing dan tidak familiar dengan nilai-nilai yang selama telah menjadi karakter dan dimiliki sejak lama.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. memupuk nilai-nilai kebaikan dalam diri siswa nilai-nilai itu, seperti:

BAB I PENDAHULUAN. memupuk nilai-nilai kebaikan dalam diri siswa nilai-nilai itu, seperti:

Kondisi lingkungan sosial yang penuh kontradiksi, membuat guru (dan tentu saja pendidik yang lain) akan mengalami kesulitan dalam memupuk nilai-nilai kebaikan dalam diri siswa nilai-nilai itu, seperti: kesetiaan, kejujuran, ketulusan iman, kuasa diri, keteguhan dan kebaikan dan sebagainya. Lickona dalam Budngsih, di kutip dalam buku karangan Nanang Martono. Memberikan tiga unsur yang harus diperhatikan dalam pendidikan nilai (moral): pengertian (kognitif), perasaan (afektif), dan tindakan atau perilaku (psikomotorik). Guru harus memperhatikan ketiga unsur ini agar nilai yang ditanamkan tidak sekedar berbagai pengetahuan, akan tetapi benar- benar menjadi tindakan yang bermakna. Secara umum, di dalam proses pembelajaran, guru mempunyai serangkaian tanggung jawab sosial. Ghazali dikutip dalam karangan Nanang Martono, mengungkapkan beberapa tanggung jawab guru hendaknya mampu mengubah cara pandang siswa terhadap kehidupan di dalam gaya moral, intelektual dan rohani. 1
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

NILAI NILAI PANCASILA

NILAI NILAI PANCASILA

Permusyawaratan/Perwakilan Untuk Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Hakekat Pengertian Nilai-Nilai Diatas Sesuai Dengan Pernyataan Dalam Pembukaan UUD 1945 Yaitu Keyakinan Atas Berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dalam Sial Pertama Ini Tercakup Nilai Religi Yang Mengatur Hubungan Negara Dan Agama, Sehubungan Dengan Manusia Dengan Sang Pencipta, Serta Nilai Yang Menyangkut Hak Asasi Yang Paling Asasi.

19 Baca lebih lajut

A. Nilai nilai Dalam Pancasila

A. Nilai nilai Dalam Pancasila

kesluruhan kea rah itu.Terlebih lagi bila hal tersebut dikaitkan dengan realitas sosial-politik saat ini.Membangun kesadaran politik bangsa perlu dan harus diarahkan secara dini kepada generasi muda.Karena kelompok masyarakat inilah yang mengalami jeda pemahaman nilai- nilai Pancasila cukup tinggi pada sisi konseptual dan kontekstual.Jika penegasan SBY tersebut juga mencerminkan sikap formal Negara maka pemerintah seharusnya juga mampu menjalankan kebijakan-kebijakan secara konsisten yang selalu berpijak pada pemaknaan politik mendefinisikan eksistensi Pancasila sebagai falsafah negara.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

INPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM

INPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM

ABSTRAK: Menyadari bahwa untuk kelestarian kemampuan dan kesaktian Pancasila itu, perlu diusahakan secara nyata dan terus menerus penghayatan dan pengamalan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya oleh setiap warga negara Indonesia, setiap penyelenggara negara serta setiap lembaga kenegaraan dan lembaga kemasyarakatan, baik di pusat maupun di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arti Pancasila sebenarnya dan untuk mengetahui implementasi nilai- nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Pancasila sebagai dasar Negara dan mendasarkan diri pada hakikat nilai kemanusiaan monopluralis maka pertahanan dan keamanan negara harus dikembalikan pada tercapainya harkat dan martabat manusia sebagai pendukung pokok negara. Dasar-dasar kemanusiaan yang beradab merupakan basis moralitas pertahanan dan keamanan negara. Oleh karena itu pertahanan dan keamanan negara harus mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila.Dan akhirnya agar benar-benar negara meletakan pada fungsi yang sebenarnya sebagai suatu negara hukum dan bukannya suatu negara yang berdasarkan atas kekuasaan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

NILAI NILAI PENDIDIKAN BERKARAKTER DALAM

NILAI NILAI PENDIDIKAN BERKARAKTER DALAM

NILAI-NILAI PENDIDIKAN BERKARAKTER DALAM NOVEL HAFALAN SHALAT DELISA KARYA TERE LIYE : KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA PROPOSAL SKRIPSI EKA WANISPA NIM 13132008 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHAS[r]

1 Baca lebih lajut

8 Nilai nilai dalam cerita

8 Nilai nilai dalam cerita

Dengan demikian definisi di atas dapat diartikan secara teknis : SEBAGAI PROSES INTERNALISASI SERTA PENGHAYATAN NILAI-NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA YANG DILAKUKAN PESERTA DIDIK SECARA AKTIF DIBAWAH BIMBINGAN GURU, KEPALA SEKOLAH DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SERTA DIWUJUDKAN DALAM KEHIDUPANNYA DI KELAS, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT.

7 Baca lebih lajut

NILAI NILAI DEMOKRASI DALAM ISLAM

NILAI NILAI DEMOKRASI DALAM ISLAM

Dari tiga pendapat ahli diatas, jelaslah bahwa demokrasi itu mengandung nilai-nilai, yaitu adanya unsur kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada rakyat, adanya pertanggungjawaban bagi seorang pemimpin. Sementara Abdurrahman Wahid, mengungkapkan demokrasi mengandung dua nilai, yaitu nilai yang bersifat pokok, dan yang bersifat derivasi. Adapun nilai-nilai pokok demokrasi adalah kebebasan, persamaan, musyawarah dan keadilan. Kebebasan artinya kebebasan individu di hadapan kekuasaan Negara dan adanya keseimbangan antara hak-hak individu warga negara dan hak kolektif dari masyarakat.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

NILAI NILAI DALAM CERPEN sebagai

NILAI NILAI DALAM CERPEN sebagai

Pada umumnya para penulis cerpen tidak menuliskan nilai-nilai di dalam cerpennyasecara eksplisit. Untuk itu, bila kita ingin mengenalinya, terlebih dahulu kita harus membaca karya tersebut secara tuntas. Tahap berikutnya adalah mengenali unsur-unsur intrinsik, seperti tema, alur, dan penokohan. Nilai-nilai dalam cerpen meliputi banyak bidang kehidupan manusia. Nilai dalam cerpen adalah sesuatu yang dapat diambil atau dipetik dari cerpen yang bersifat edukatif, menambah pengetahuan, memberikan hiburan, atau yang dapat memanusiakan manusia sehingga berguna bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI NILAI - NILAI PLURALISME BERDASARKAN NILAI-NILAI BUDAYA BANGSA

IMPLEMENTASI NILAI - NILAI PLURALISME BERDASARKAN NILAI-NILAI BUDAYA BANGSA

ditempatkan sebagai indikator atau salah satu instrumen untuk memprediksi kemajuan ekonomi suatu bangsa. Kemunduran ekonomi bangsa Indonesia beberapa tahun terakhir bukan disebabkan tidak adanya investasi masuk dari luar, melainkan lebih disebabkan karena tidak efisiennya pengelolaan investasi tersebut. Budaya korupsi yang meluas merupakan indikator betapa sangat tidak efisiennya keorganisasian negara dalam mengelola investasi, termasuk investasi yang bersumber dari pinjaman luar negeri. Penerapan nilai-nilai kemajuan harus memiliki konsistensi sejak tingkat individu atau keluarga, komunitas kecil hingga kolektivitas bangsa. Jika penerapan nilai atau sejumlah nilai tidak konsisten mengikuti tingkatan pelaku sosial, maka akan terjadi sejumlah distorsi terhadap kemajuan bangsa. Bisa terjadi pada tingkat individu atau keluarga nilai kerja keras berhasil diterapkan, namun penerapan nilai empati atau rasa malu dikesampingkan. Secara individu atau keluarga seseorang bisa maju, namun keberadaan seorang individu atau keluarga tersebut pada akhirnya justru membahayakan keberadaan komunitas kecilnya atau bahkan bangsanya. Ini sebagai salah satu atau bagian dari penerapan nilai ”kebinatangan ekonomi” yang a - sosial. Sebagai contoh, seorang koruptor bisa jadi adalah seorang yang sangat menjunjung tinggi nilai kerja keras, namun tidak menjunjung tinggi rasa malu, amanah dan empati. Keberadaan seseorang seperti ini dalam sistem mayarakat besar atau bangsa cenderung membahayakan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI NILAI - NILAI PLURALISME BERDASARKAN NILAI-NILAI BUDAYA BANGSA

IMPLEMENTASI NILAI - NILAI PLURALISME BERDASARKAN NILAI-NILAI BUDAYA BANGSA

ditempatkan sebagai indikator atau salah satu instrumen untuk memprediksi kemajuan ekonomi suatu bangsa. Kemunduran ekonomi bangsa Indonesia beberapa tahun terakhir bukan disebabkan tidak adanya investasi masuk dari luar, melainkan lebih disebabkan karena tidak efisiennya pengelolaan investasi tersebut. Budaya korupsi yang meluas merupakan indikator betapa sangat tidak efisiennya keorganisasian negara dalam mengelola investasi, termasuk investasi yang bersumber dari pinjaman luar negeri. Penerapan nilai-nilai kemajuan harus memiliki konsistensi sejak tingkat individu atau keluarga, komunitas kecil hingga kolektivitas bangsa. Jika penerapan nilai atau sejumlah nilai tidak konsisten mengikuti tingkatan pelaku sosial, maka akan terjadi sejumlah distorsi terhadap kemajuan bangsa. Bisa terjadi pada tingkat individu atau keluarga nilai kerja keras berhasil diterapkan, namun penerapan nilai empati atau rasa malu dikesampingkan. Secara individu atau keluarga seseorang bisa maju, namun keberadaan seorang individu atau keluarga tersebut pada akhirnya justru membahayakan keberadaan komunitas kecilnya atau bahkan bangsanya. Ini sebagai salah satu atau bagian dari penerapan nilai ”kebinatangan ekonomi” yang a- sosial. Sebagai contoh, seorang koruptor bisa jadi adalah seorang yang sangat menjunjung tinggi nilai kerja keras, namun tidak menjunjung tinggi rasa malu, amanah dan empati. Keberadaan seseorang seperti ini dalam sistem mayarakat besar atau bangsa cenderung membahayakan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pendidikan Islam dengan Nilai-Nilai dan Budaya (Pewarisan Nilai-Nilai dan Budaya)

Pendidikan Islam dengan Nilai-Nilai dan Budaya (Pewarisan Nilai-Nilai dan Budaya)

Bahasa Indonesia, bahwa nilai merupakan sesuatu yang menyempurnakan manusia sesuai dengan hakikatnya, ini berhubungan erat dengan etika., yang artinya nilai untuk manusia sebagai pribadi yang utuh, misalnya kejujuran, nilai yang berhubungan dengan akhlak, nilai yang berkaitan dengan benar dan salah. 13 Pengertian ini semakin diperkuat dalam Ensiklopedia pendidikan diterangkan bahwa nilai adalah filsafat tentang baik dan buruk, yang mengajarkan tentang keluruhan budi. 14 Sedangkan menurut istilah nilai adalah studi tentang tingka laku beliau, budaya itu bisa mati seperti layaknya manusia yang mati apabila nyawanya putus.Budaya disebut mati bila nilai-nilai, norma-norma, dan berbagai unsure lainnya berhenti berfungsi, artinya tidak dilestarikan denga jalan diwariskan dari generasi kegenerasi dan tidak lagi di amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasan Langgulung,
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pendidikan Islam dengan Nilai-Nilai dan Budaya (Pewarisan Nilai-Nilai dan Budaya)

Pendidikan Islam dengan Nilai-Nilai dan Budaya (Pewarisan Nilai-Nilai dan Budaya)

Kalau demikian, definisi budaya menurutnya adalah penjelmaan iman dan amal saleh dari seorang muslim atau segolongan kaum muslimin. Dengan alasan amal saleh ialah tingkah laku yang sesuai dengan iman. Karena muslim beriman kepada Allah, ditaati segalah perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Maka perbuatan karna iman itulah yang disebut amal saleh.Sebab itu amal saleh meliputi dua bidang yaitu agama dan budaya. Karena itu tidaklah tepat untuk mengartikan budaya sebagai penjelmaan iman dan amal saleh, kalau amal saleh itu kebudayaannya sendirinya agama termasuk dalam bidang budaya. 21 Jadi inti dari istilah nilai budaya adalah suatu konsep abstrak mengenai masalah dasar yang sangat penting dan bernilai dalam kehidupan manusia. Konsep tersebut dapat berupa nilai etik, seperti sopan santun, nilai- nilai tersebut tentunya yang sesuai dengan semangat ajaran islam.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Nilai Nilai sosial.docx

Nilai Nilai sosial.docx

a. Bersumber dari Tuhan, yaitu yang biasanya diketahui melalui ajaran yang ditulis dalam kitab suci. Berisi nilai-nilai yang dapat memberikan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku terhadap sesama, misal: kasih sayang, ketaatan, kejujuran, hidup sederhana, dll. Nilai bersumber dari Tuhan disebut nilai theonom.

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...