Panti Sosial ASuhan Anak (PSAA)

Top PDF Panti Sosial ASuhan Anak (PSAA):

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 3

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 3

Penelitian ini dilaksanakan di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tambatan Hati Subang, Jalan Galunggung No. 23 Subang, dengan pertimbangan tempat tersebut mempunyai jumlah responden yang diperlukan peneliti untuk mengetahui persepsi anak asuh mengenai pelayanan sosial di panti dan tempat yang strategis untuk dijadikan lokasi penelitian. Pertimbangan-pertimbangan tersebut, diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan informasi yang memadai dalam keperluan analisis data.

Baca lebih lajut

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 5

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 5

Pelayanan sosial yang diberikan oleh Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tambatan Hati pada kenyataannya mampu mencapai tujuan yang diharapkan meskipun mempunyai kekurangan-kekurangan baik dalam pelayanan pendidikan, kesehatan maupun pemberian keterampilan, sehingga akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan anak asuh.

4 Baca lebih lajut

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 1

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 1

Kegiatan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tambatan Hati Subang meliputi pembinaan fisik, pelayanan mental, bimbingan sosial dan pembinaan keterampilan, semua bertujuan untuk memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan bagi anak terlantar yang diasuhnya. “Orang tua merupakan orang pertama yang menyampaikan pemenuhan kebutuhan materil”. (Sumarno, 1982:105). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa anak yang berada dalam asuhan orang tuanya sendiri adalah keadaan yang paling menguntungkan.

Baca lebih lajut

Pelayanan Kesejahteraan Sosial Terhadap Anak Terlantar Di Panti Sosial Asuhan Anak (Psaa) Putra Utama 03 Tebet Jakarta Selatan

Pelayanan Kesejahteraan Sosial Terhadap Anak Terlantar Di Panti Sosial Asuhan Anak (Psaa) Putra Utama 03 Tebet Jakarta Selatan

Berdasarkan tujuan yang akan dicapai program ini dapat dikatakan telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Dengan adanya program ini akhlak, aqidah dan fiqh anak-anak asuh disini menjadi lebih bertambah. Kegiatan bimbingan keagamaan ini merupakan kegiatan yang wajib bagi semua anak yang ada di PSAA PU 03 Tebet. Untuk memperlancar kegiatan ini telah disediakan seorang Ustadz dan seorang Ustadzah mereka kebetulan suami istri. Pada saat bimbingan keagamaan diberikan tidak hanya memberikan ceramah keagamaan saja, pelayanan kesejahteraan sosial di bidang keagamaan yang dilakukan PSAA PU 03 Tebet terhadap para anak asuhnya membaca IQRA dan Al-Quran yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis setelah membaca surat Yasin, kemudian membaca surat wakiah, pelayanan ini dilakukan setiap hari Senin ketika habis melaksanakan sholat Maghrib, adanya tausiyah untuk menambah pengetahuan keagamaannya, bimbingan cara berwudhu, praktek gerakan sholat, bacaan solat, dan lain-lain. Untuk melakukan sholat 5 waktu mereka wajib melakukan sholat berjamaah untuk sholat Subuh, Maghrib dan Isya. Untuk Zuhur dan Ashar mereka bisa melakukan sendiri di kamar dan belajar rebana yang biasa dilakukan hari Jumat, yang diajarkan oleh Ustadz mereka yaitu Bapak Ali.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 4

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 4

Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan, sebagian besar diantara mereka menyatakan bahwa di panti bersih. Hal ini membuktikan bahwa pembinaan dari pengurus tentang tanggung jawab telah dapat diterapkan anak dalam kehidupannya sehari-hari, mereka telah mengetahui akibat yang mungkin terjadi. Persepsi anak mengenai kesehatan dan kebersihan lingkungan terutama lingkungan panti yang mereka tinggali harus dapat memberikan rasa nyaman sehingga suasana yang tercipta terasa menyenangkan.

Baca lebih lajut

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 2

persepsi anak asuh tentang pelayanan sosial di panti sosial asuhan anak psaa tambatan hati subang bab 2

Pelayanan sosial diadakan untuk melindungi, mengadakan perubahan atau menyempurnakan kegiatan-kegiatan pendidikan, asuhan anak, peran nilai dan pegembangan hubungan sosial yang di masa lampau menjadi fungsi keluarga, lingkungan tetangga dan kerabat. Tujuan kegiatan ini adalah sosialisasi menanamkan pemahaman akan tujuan dan motivasi serta meningkatkan mutu kepribadian. Aspek-aspek kognitif dan emosional dari proses belajar juga terdapat di dalamnya. Sarana pencapaian tujuan-tujuan ini dapat bersifat formal, semiformal dan informal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

undangan pembuktian kualifikasi PSAA ALYATAMA Jambi

undangan pembuktian kualifikasi PSAA ALYATAMA Jambi

Berdasarkan Berita Acara Evaluasi Dokumen Penawaran dan Kualifikasi Nomor 05/ PAN- PSAA/ JBI / 2013 Tanggal 21 Januari 2013 pada pekerjaan Pengadaan Bahan Permakanan Bagi 100 Orang (Klien Dan Petugas Piket) Panti Sosial Asuhan Anak Alyatama Jambi Tahun Anggaran 2013, kami berkesimpulan bahwa dokumen penawaran yang Saudara sampaikan pada pekerjaan tersebut diatas telah memenuhi syarat evaluasi koreksi aritmatik, administrasi, teknis, kewajaran harga, dan penilaian kualifikasi.

Baca lebih lajut

Kualitas pengasuhan anak di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) di Indonesia: PSAA Al-Ikhlas kabupaten Lombok Barat provinsi Nusa Tenggara Barat

Kualitas pengasuhan anak di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) di Indonesia: PSAA Al-Ikhlas kabupaten Lombok Barat provinsi Nusa Tenggara Barat

Panti tidak punya tempat konseling khu- sus akan tetapi anak biasa menyendiri di mas- jid. Tidak ada juga ruangan atau tempat khusus untuk pengunjung bagi anak. Di tempat mana pun anak bisa ditemui oleh keluarganya. Perse- diaan kebersihan dan perawatan diri (personal hygiene) diberikan langsung oleh pengasuh ke- pada masing-masing anak untuk dimiliki dan dipakai secara pribadi oleh anak. Namun menu- rut anak-anak, mereka menerima perlengka- pan panti dari PA secara tidak tentu. Anak- anak pernah menerima sabun, odol, sabun cuci, dan shampo, akan tetapi tidak rutin. Seringkali jatah yang diberikan habis sebelum masa pem- bagian bulan berikutnya datang. Kalau persedi- aan perlengkapan mandi mereka habis, mereka tidak berani meminta kepada pengurus. Menu- rut penuturan mereka karena panti juga tidak punya, panti sedang susah, sedang butuh biaya untuk membangun. Anak-anak sering diberi perlengkapan mandi oleh Mas Burhanudin, orang yang sering datang ke panti. Anak-anak juga biasa membelinya dengan uangnya sen- diri jika mereka membutuhkannya, demikian yang dikatakan koordinator anak asuh, ”Anak akan cari sendiri dengan uang yang dimilikinya.” 93
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S PPB 1104866 Chapter1

S PPB 1104866 Chapter1

Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al-Kautsar Lembang merupakan yayasan yang menampung anak hingga remaja yang tidak memiliki orangtua atau anak yang diterlantarkan oleh orangtuanya. Dalam hal ini dilaksanakannya penelitian di Panti Sosial Asuhan Anak Al-Kautsar Lembang berdasarkan asumsi bahwa salah satu faktor kebahagiaan adalah keluarga atau orangtua. Sementara itu, remaja yang berada di Panti Sosial Asuhan Anak Al-Kautsar Lembang tidak mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtua. Sehingga, atas dasar asumsi tersebut penulis meyakini bahwa perlu adanya penelitian mengenai kebahagiaan terhadap remaja di panti asuhan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN TEORI 2.1.Kedisiplinan Pada Anak - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Pengasuh dalam Membantu Menerapkan Perilaku Disiplin pada Anak: Studi Kasus di Panti Asuhan Salib Putih Salatiga

BAB II KAJIAN TEORI 2.1.Kedisiplinan Pada Anak - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Pengasuh dalam Membantu Menerapkan Perilaku Disiplin pada Anak: Studi Kasus di Panti Asuhan Salib Putih Salatiga

Setiap anak yang tinggal dipanti asuhan adalah anak-anak yang berada dalam proses pertumbuhan secara fisik. Oleh sebab itu anak-anak asuh membutuhkan asupan gizi melalui makanan mereka. Aturan makan tiga kali sehari yakni pagi, siang dan malam merupakan aturan yang ditetapkan untuk membantu penghuni panti asuhan untuk dapat bertumbuh dengan baik.

Baca lebih lajut

PENGELOLAAN PANTI ASUHAN AL RIFDAH SEMARANG DALAM PEMENUHAN HAK ANAK

PENGELOLAAN PANTI ASUHAN AL RIFDAH SEMARANG DALAM PEMENUHAN HAK ANAK

pengemis oleh Satpol PP Kota Semarang, razia kepolisian dan juga karena ditinggal kabur orang tuanya di rumah sakit. Panti asuhan ini berfungsi sebagai lembaga sosial dimana dalam kehidupan sehari-hari, anak diasuh/dirawat, diperhatikan, didampingi, diberikan kasih sayang, dan dicukupi kebutuhan sehari- hari. Agar anak tidak kehilangan kasih sayang dalam keluarga, panti asuhan cacat ganda Al-Rifdah berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anak cacat dan menggantikan peran orang tua bagi anak agar tetap merasakan kehangatan dan perhatian keluarga terutama kedua orang tua. Setiap lembaga panti asuhan yang melakukan pemeliharaan anak harus memperhatikan dan melaksanakan kewajiban, yang merupakan hak anak-anak peliharaannya. Hak anak yang dimaksud adalah hak dalam memperoleh kesejahteraan, perawatan/pengasuhan, bimbingan, pendampingan, pelayanan untuk mengembangkan kemampuan dan kehidupan sosialnya, dan perlindungan dari lingkungan hidup yang membahayakan pertumbuhan dan perkembangannya. Terpenuhinya kebutuhan hak anak dalam kehidupan anak ditentukan dari pengelolaan panti asuhan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perbedaan perkembangan remaja yang hidup di lingkungan panti asuhan. Dari beberapa kajian yang dilakukan dalam hal perkembangan emosional dan sosial sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan teman sebayanya. Dengan lingkungan yang cenderung homogen dari segi usia dan karakteristik latar belakang kehidupan, perlu diukur apakah perkembangan remaja panti asuhan sudah sesuai yang seharusnya. Peneliti ingin mengetahui tingkat erkembangan sosial dan emosional terutama jika dilihat dari aspek konsep diri dan resiliensi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perkembangan Sosial da Emosional Remaja ditinjau dari Konsep Diri dan Resiliensi di PSAA Tunas Bangsa Pati. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jenis studi perkembangan dab data yang diperoleh akan dianalisis dengan metode cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri yang dimiliki remaja PSAA kurang baik, hal ini dapat dilihat dari uraian beberapa indikator konsep diri yang menunjukkan bahwa penilaian remaja tentang dirinya kurang baik karena banyak yang merasa minder dan merasa rendah diri. Ditinjau dari resiliensinya, secara umum remaja PSAA cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan manajemen emosi dari setiap peristiwa yang dianggap kurang menyengakan dalam kehidupannya. Sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa perkembangan sosial remaja PSAA kurang baik dan perkembangan emosional PSAA cukup baik jika ditinjau dari konsep diri dan resiliensinya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Pelayanan Sosial Terhadap Perilaku Anak Asuh Di Panti Asuhan Bait Allah Medan

Pengaruh Pelayanan Sosial Terhadap Perilaku Anak Asuh Di Panti Asuhan Bait Allah Medan

Anak terlantar merupakan salah satu penyandang masalah kesejahteraan sosial yang eksis hampir di semua masyarakat. Terdapat berbagai masalah sosial yang menjadi penyebab ketelantaran anak, misalnya masalah sosial ekonomi, sosial psikologi dan orang tua yang tidak bertanggungjawab akan kewajiban memenuhi kebutuhan anak- anaknya. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar ketelantaran anak berkaitan langsung dengan lemahnya kondisi sosial ekonomi keluarga, sehinngga orang tua tidak mampu memenuhi kebutuhan anak. Keterlantarannya ini yang menyebabkan anak tidak mempunyai kesempatan yang cukup untuk dapat tumbuh dan berkembang secara wajar baik secara jasmani, rohani maupun sosial. Selain belum matang jasmani dan rohaninya mereka juga mengalami nasib yang kurang beruntung. Penanganan masalah kesejahteraan sosial anak terlantar sudah banyak dilakukan oleh pemerintah maupun swasta baik melalui sistem sosial panti dan non-panti. Salah satu cara yang dilakukan untuk menanggulangi hal ini adalah dengan adanya Panti Asuhan yang bersedia menampung anak-anak terlantar tersebut, dimana fasilitas yang diberikan sama seperti anak-anak lainnya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI PANTI SOSIAL ANAK ASUH (PSAA) MARDHATILLAH KARTASURA SUKOHARJO  Penanaman Nilai-nilai Pancasila Di Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Mardhatillah Kartasura Sukoharjo.

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI PANTI SOSIAL ANAK ASUH (PSAA) MARDHATILLAH KARTASURA SUKOHARJO Penanaman Nilai-nilai Pancasila Di Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Mardhatillah Kartasura Sukoharjo.

Seperti yang dikemukakan Winarno (2012:7), “Sesuai dengan penggagas awal Ir. Soekarno, Pancasila itu digali dari bumi Indonesia sendiri dan dikristalisasikan dari nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan rakyat Indonesia yang beraneka ragam”. Pancasila wajib ditanamkan atau diwariskan pada generasi muda bangsa Indonesia. Pancasila tidak hanya ditanamkan melalui pendidikan formal, melainkan juga di tempat-tempat non formal dan informal, seperti pada lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan juga di tempat- tempat yang berbentuk yayasan seperti pondok atau panti asuhan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL PENGASUH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK PANTI ASUHAN USIA REMAJA DI PANTI ASUHAN AL- WASHLIYAH GEDUNG JOHOR MEDAN.

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL PENGASUH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK PANTI ASUHAN USIA REMAJA DI PANTI ASUHAN AL- WASHLIYAH GEDUNG JOHOR MEDAN.

Terdapat penyelenggaraan pendidikan formal di Panti Asuhan ini kemudian diberikan juga pendidikan nonformal seperti pelatihan ketrampilan kerajinan tangan, kursus komputer, pelatihan olahraga dan pembinaan keagamaan. Panti Asuhan Al- Washliyah yang berada di jalan Karya Jaya, No.267, Gedung Johor Medan merupakan salah satu panti asuhan di kota Medan yang berdiri tahun 1967. Sekarang terdapat 104 anak yang diasuh bersama dipanti, diantaranya 16anak masih berada di usia prasekolah/usia dini, 48 anak masih duduk di bangku SD, 32 anak di bangku SMP dan 8 anak telah duduk di bangku SMA.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERANAN PANTI ASUHAN TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP SOSIAL ANAK DI PANTI ASUHAN MAHMUDAH DI DESA SUMBEREJO SEJAHTERA KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG

PERANAN PANTI ASUHAN TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP SOSIAL ANAK DI PANTI ASUHAN MAHMUDAH DI DESA SUMBEREJO SEJAHTERA KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG

memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial kepada anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang luas, tepat, dan memadai bagi pengembangan kepribadiannya sesuai dengan yang diharapkan sebagai bagian dari generasi penerus cita-cita bangsa dan sebagai insan yang akan turut serta aktif dalam bidang pe mbangunan nasional “. Panti asuhan adalah suatu lembaga pelayanan sosia yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat, yang bertujuan untuk membantu atau memberikan bantuan terhadap individu, kelompok masyarakat dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup. (Bardawi Barzan, 1999:5)
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI PANTI SOSIAL ANAK ASUH (PSAA) MARDHATILLAH KARTASURA SUKOHARJO  Penanaman Nilai-nilai Pancasila Di Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Mardhatillah Kartasura Sukoharjo.

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI PANTI SOSIAL ANAK ASUH (PSAA) MARDHATILLAH KARTASURA SUKOHARJO Penanaman Nilai-nilai Pancasila Di Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Mardhatillah Kartasura Sukoharjo.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Praktek pengamalan nilai-nilai Pancasila diamalkan dalam kehidupan sehari-hari oleh keluarga besar panti antara lain, Kepela Panti, Pengasuh, dan anak asuh PSAA Mardhatillah Kartasura. 2) Bentuk-bentuk penanaman nilai-nilai Pancasila antara lain: a) Pemberian contoh (imitasi) dari sikap dan perilaku para pengasuh; b) Pemberian latihan-latihan; c) Suritauladan dari para pengasuh. 3) Pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila, berupa contoh, latihan-latihan dan suritauladan dari pengasuh, pihak PSAA Mardhatillah memberikan motivasi kepada anak asuh berupa pemberian hadiah dan mengundang motivator dari luar. Selama mengikuti kegiatan anak asuh melakukan kegiatan dengan baik, mereka melakukannya dengan ihklas. Hasil yang didapat dari upaya penanaman nilai-nilai Pancasila di PSAA Mardhatillah anak asuh memiliki kepribadian yang baik, mandiri dan bisa diterima oleh masyarakat dengan baik.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S SOS 1205075 Chapter1

S SOS 1205075 Chapter1

Pada hakikatnya pola asuh dilakukan oleh orang tua kepada anak di lingkungan keluarga. Pola asuh merupakan suatu kegiatan mendidik, membimbing, dan memberikan perlindungan pada anak sejak usia dini. Dalam arti kata lain pola asuh dapat diartikan sebagai bentuk ungkapan kasih sayang yang diberikan orang tua, berinteraksi dengan anak dengan memberikan arahan, masukan, hukuman, dan cara memposisikan anak tersebut sesuai dengan situasi di lingkungannya. Pola asuh yang diterapkan dalam setiap keluarga umumnya memiliki cara yang berbeda-beda, pemakaian pola asuh tersebut diantarannya: pola asuh otoritatif, otoriter, permissif dan masih banyak bentuk pengasuhan yang lainnya. Pola asuh tidak hanya disampaikan dalam keluarga formal seperti keluarga umumnya yang beranggotakan 4-5 orang, melainkan dapat dilakukan pada panti asuhan. Karena tidak semua anak-anak memiliki nasib yang sama dengan anak-anak yang masih memiliki orang tua lengkap di dalam sebuah keluarga yang utuh. Anak-anak di dalam panti asuhan inilah yang memiliki perasaan senasib seperjuangan, setia, sifat satu rasa yang solider di berbagai macam kalangan, sangat minim dan banyak dilupakan demi kepuasan diri sendiri atas kepentingan pribadi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  Perbedaan Tingkat Depresi Antara Remaja Terlantar Yang Orangtuanya Lengkap Dan Yang Tidak lengkap Di Panti Rehabilitasi Sosial Kumuda Putra Putri Magelang.

BAB 1 PENDAHULUAN Perbedaan Tingkat Depresi Antara Remaja Terlantar Yang Orangtuanya Lengkap Dan Yang Tidak lengkap Di Panti Rehabilitasi Sosial Kumuda Putra Putri Magelang.

Jumlah anak terlantar di Indonesia mencapai 4,8 juta jiwa, belum termasuk anak-anak yang berada di sejumlah panti asuhan atau panti rehabilitasi sosial. Jumlah panti asuhan di seluruh Indonesia diperkirakan antara 5.000 sampai dengan 8.000 panti yang mengasuh kira-kira 500.000 anak, kemungkinan ini merupakan jumlah panti asuhan terbesar di seluruh dunia (Depsos), 2008). Salah satu panti asuhan atau panti rehabilitasi sosial yang mengasuh anak dalam jumlah banyak adalah Panti Rehabilitasi Sosial Kumuda Putra Putri Magelang. Panti ini mengasuh 140 anak terlantar yang masih mempunyai orangtua lengkap maupun orangtua tidak lengkap dengan presentase yang hampir seimbang (Sugondo (komunikasi personal, 26 februari, 2012)).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S PPB 1104866 Chapter4

S PPB 1104866 Chapter4

Penelitian yang dilakukan di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al- Kautsar Lembang menunjukkan bahwa remaja di panti asuhan tersebut didominasi oleh kategori sedang. Dengan adanya hasil penelitian yang telah dilakukan, kebahagiaan tersebut menurut Oishi dan Koo (2008 dalam Panembrama, 2013) dapat memberikan dampak positif bagi keberfungsian manusia dalam berbagai aspek kehidupan seperti pekerjaan, pendidikan, hubungan sosial dan kesehatan. Penelitian kepribadian untuk kebahagiaan menunjukkan bahwa individu yang bahagia adalah individu yang extraverted, optimis, memiliki harga diri yang tinggi serta memiliki lokus kontrol internal (Carr, 2004, hlmn. 42).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...