Pembelajaran Model Kartu Arisan

Top PDF Pembelajaran Model Kartu Arisan:

340239664 Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif

340239664 Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif

Model tipe kartu arisan adalah salah satu pembelajaran kooperatif, dimana siswa bekerjasama dalam kelompok untuk mendiskusikan kesesuaian jawaban dari setiap pertanyaan yang keluar dari dalam gelas yang telah dikocok oleh guru.Strategi ini merupakan bentuk kerja sama antar kelompok yang di dalamnya sangat diperlukan komunikasi antar teman kelompoknya maupun dengan guru sebagai fasilitator. Strategi tersebut adalah suatu aktivitas siswa dengan suasana yang mengarah pada kerja kelompok dan kecepatan. Suasana permainan dalam pembelajaran inilah yang dapat membuat siswa menjadi tertarik dalam kerja siswa. Selain itu siswa akan lebih rileks, tanggung jawab, kerja sama, serta bersaing secara sehat dalam proses pembelajaran. Siswa dituntut agar mereka lebih cepat dan tepat dalam menjawab dari setiap soal yang diberikan oleh guru.
Baca lebih lanjut

227 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN PADA MATERI SEL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA ARTIKEL PENELITIAN

PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN PADA MATERI SEL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA ARTIKEL PENELITIAN

Tujuan pembelajaran keenam yaitu mendeskripsikan struktur organel-organel sel hewan yang terdapat pada soal nomor 23, 4 dan 14. Rata-rata persentase ketercapaian hasil belajar siswa kelas eksperimen yaitu 80.21% lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 73.96% pada tujuan pembelajaran ini meminta siswa untuk menentukan struktur tumbuhan yang menghubungkan antar sel tumbuhan yaitu plasmodesmata, siswa pada kelas kontrol sulit untuk memahaminya sehingga persentasenya hanya 73.96% dibandinkan dengan kelas kontol yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena pada saat soal mengenai struktur organel sel hewan dibacakan siswa terlihat bersemangat untuk menjawab yang menandakan bahwa mereka menemukan jawaban dengan mudah, sesuai dengan pendapat Sardiman (dalam Astuti 2016: 9), permainan mempunyai kemampuan untuk melibatkan siswa dalam proses belajar aktif.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI SMAN 1 SEULIMEUM, Zurriati

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI SMAN 1 SEULIMEUM, Zurriati

Learning that is not fun to make students not learning spirit, gathering card type learning model is one model of learning that can improve student achievement. The problem in this research are 1) how to influence the implementation of cooperative learning model arisan card against history lesson learning achievement of class student of XI SMAN 1 Seulimeum. 2) whether the constraints faced by teachers in the implementation of cooperative learning model social gathering cards in class XI SMAN 1 Seulimeum. Of intarest in this study were 1) to determine the effect of the application of cooperative learning model arisan card against history lesson learning achievement of class XI student of SMAN 1 Selimeum. 2) to determine the constraints faced by teachers in the implementation of cooperative learning model social gathering cards in class XI SMAN 1Seulimeum.Population in this study were all students of class XI SMAN 1 Seulimeum with the overall number of students186 students. Sampling in this study were students of class XI as iS 1 class control and XI iS 3 as the experimental class. Techniques of data collection is done by testing and documentation. Hypotheses were tested using t- test formula. Based on the processing results obtained t count = 0,872 and t table = 2,089. So, t = 0,872 then Ho is rejected and accepted. It can be concluded that with the implementation of the card-type learning model can improve learning achievement gathering subjects history class XI studends of SMAN 1 Seulimeum, and also there are no constraints bearti during learning model application card type gathering in class XI student of SMAN 1 Seulimeum.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK KARTU ARISAN PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA DI KELAS XI-APK SMK NEGERI 3 BANGKALAN

PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK KARTU ARISAN PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA DI KELAS XI-APK SMK NEGERI 3 BANGKALAN

Suprijono, (2012) Pembelajaran kooperatif atas akan dipadukan dengan sebuah teknik kartu arisan. Majid (2013) menyatakan Teknik pembelajaran merupakan cara guru menyampaikan bahan ajar yang telah disusun (dalam metode) berdasarkan pendekatan yang dianut. Sebuah teknik pembelajaran yang dapat dipilih oleh pendidik untuk mendapatkan pembelajaran yang maksimal sehingga melibatkan siswa secara aktif dan menyenangkan serta berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yaitu pembelajaran dengan teknik kartu arisan. Teknik pembelajaran kartu arisan adalah pembelajaran yang menggunakan prinsip arisan yaitu mendapatkan giliran menjawab atas suatu pertanyaan sesuai undian (Suprayogo, 2009). Menurut Nurhayani (2011), model pembelajaran teknik kartu arisan ini merupakan salah satu pembelajaran kooperatif atau berkelompok, dimana siswa bekerjasama dalam kelompok untuk mendiskusikan kesesuaian jawaban dari setiap pertanyaan yang keluar dari dalam gelas yang telah diundi oleh guru. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa teknik kartu arisan dapat diartikan sebagai suatu cara yang digunakan guru dalam pembelajaran kooperatif dengan media serta prinsip arisan. Media yang digunakan antara lain gelas, kartu soal dan kartu jawaban.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 7 BANDA ACEH

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 7 BANDA ACEH

ELECTRONIC THESIS AND DISSERTATION UNSYIAH TITLE PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 7 BANDA ACEH A[r]

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

PENDAHULUAN Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

Berdasarkan pengamatan awal hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 MunggurTahun 2011 / 2012 menemukan masalah dalam pembelajaran yaitu rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dari rendahnya rata-rata perolehan nilai ulangan harian siswa khususnya mata pelajaran IPA yaitu 62,17 atau 38% yang mencapai KKM. Berdasarkan standar penilaian sekolah, nilai tersebut dianggap masih rendah dibandingkan KKM untuk pembelajaran IPA yaitu 65.

5 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KARTU ARISAN MATA PELAJARAN IPS KELAS 3 SDN WADUNGASIH 2 - Repository Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KARTU ARISAN MATA PELAJARAN IPS KELAS 3 SDN WADUNGASIH 2 - Repository Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas III SDN Wadungasih 2 Buduran dengan menggunakan model pembelajaran kartu arisan. Instrument Penelitian menggunakan data dari lembar angket motivasi belajar siswa serta lembar observasi. Lembar angket dan lembar observasi diisi setiap kali selesai melakukan siklus. Kriteria keberhasilan yang digunakan dalam penelitian ini ada presentasi motivasi belajar siswa mencapai >75%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran kartu arisan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik materi tentang mengenal sejarah uang dan penggunaan uang sesuai kebutuhan kelas III SD Negeri Wadungasih 2 Buduran, Sidoarjo. Peningkatan motivasi belajar siswa dapat dilihat dari adanya kenaikan presentase dari siklus 1 ke siklus II.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA  Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

Jika dibandingkan dengan keadaan siswa sebelum menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kartu arisan pada awal dapat kita lihat rata-rata hasil belajar siswa. Pada tahap ini terdapat siswa yang mendapatkan nilai dibawah 65 ada 13 siswa dengan prosentase sebanyak 52 %. Sedangkan nilai sama dengan atau diatas 65 ada 12 siswa dengan prosentase 48 % dan rata-rata kelas 61,2. Jika dibandingkan dengan siklus I terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata kelas pada siklus I pertemuan I 64,4, siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 13 siswa dengan prosentase 52 %, sedangkan siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 12 siswa dengan prosentase 48 %. Sedangkan nilai rata-rata kelas pada siklus I pertemuan II 71,8 siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 17 siswa dengan prosentase 68 %, sedangkan siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 8 siswa dengan prosentase 32 %.Siklus II siswa mengalami peningkatan hasil belajar IPA, rata-rata nilai siswa pada siklus ini 73,2 Siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 18 siswa dengan prosentase 72 %, sedang siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 7 siswa dengan prosentase 28 %. Sedangkan Siklus III rata-rata nilai siswa pada siklus ini 79,4. Siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 21 siswa dengan prosentase 84 %, sedang siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 4 siswa dengan prosentase 16 %. Untuk melihat perbandingan nilai siswa antar pra siklus dengan siklus I, II dan III dapat dilihat pada tabel dibawah
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA  Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

Syukur Alhamdulillah, penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012” dengan baik. Skripsi ini merupakan tanggapan atas fenomena rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPA. Tanggapan tersebut terwujud dalam bentuk upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kartu arisan yang bertujuan untuk merangsang siswa berfikir mengaitkan mainan dengan materi pelajaran sehingga mampu meningkatkan hasil belajar mereka, yang terangkum dalam penelitian tindakan kelas di SD Negeri 03 Munggur.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN MEDIA ULAR TANGGA DAN KARTU ARISAN PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP KECAKAPAN BEKERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA PADA MATERI STRUKTUR ATOM.

PERBANDINGAN MEDIA ULAR TANGGA DAN KARTU ARISAN PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP KECAKAPAN BEKERJASAMA DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA PADA MATERI STRUKTUR ATOM.

Menurut Apriyanti dalam penelitiannya (2009), ada beberapa faktor yang menyebabkan hasil belajar, aktivitas, dan kreativitas siswa rendah, diantaranya faktor guru, faktor siswa, dan faktor sarana dan prasarana di sekolah. Siswa menganggap mata pelajaran kimia sulit dipahami, siswa masih malu bertanya, dan hanya mau menjawab pertanyaan jika ditunjik guru. Guru hanya menyampaikan materi dengan menggunakan metode ceramah dan jarang menggunakan media dalam mengajar sehingga siswa kurang berminat mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal ini menyebabkan kegiatan pembelajaran dikelas kurang efektif sehingga perlu adanya perbaikan dalam proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENGARUH MEDIA KARTU PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP SIKAP KOMUNIKATIF DAN KERJASAMASERTA HASIL BELAJAR SISWA SMA PADAPOKOK BAHASAN HIDROKARBON.

PENGARUH MEDIA KARTU PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP SIKAP KOMUNIKATIF DAN KERJASAMASERTA HASIL BELAJAR SISWA SMA PADAPOKOK BAHASAN HIDROKARBON.

berfungsi secara berbeda, bila yang satu sebagi pengirim maka yang satunya lagi sebagai penerima. Menurut Mia (2012) kerjasama adalah saling mempengaruhi sebagai anggota kelompok dengan tujuan dapat mengembangkan tingkat pemikiran yang tinggi, keterampilan komunikasi, meningkatkan minat, percaya diri, kesadaran bersosial dan sikap toleransi terhadap perbedaan individu. Kecakapan bekerjasama sangat diperlukan karena sebagai mahkluk sosial dalam kehidupan sehari-harinya manusia akan selalu melakukan kerjasama dengan manusia lainnya. Begitupula dalam pembelajaran di sekolah, siswa membutuhkan kemampuan kerjasama dalam pembelajaran kelompok. Sikap komunikatif dan kerjasama inilah yang perlu ditanamkan dalam diri siswa untuk berlatih saling memberi atau merima pendapat teman dalam menyelesaikan tugas kelompok.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI 180/IV KOTA JAMBI - Repository Unja

PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI 180/IV KOTA JAMBI - Repository Unja

Pendidikan merupakan unsur dasar yang penting bagi keberhasilan proses pembelajaran. Pada umumnya proses belajar mengajar peserta didik mengandung unsur keaktifan, antara peserta didik yang satu dengan yang lain tidak sama, oleh karena itu peserta didik harus berpartisipasi aktif secara fisik dan mental dalam kegiatan pembelajaran. Dalam proses belajar peserta didik berupaya untuk memperoleh pengalaman belajar, dan saling bekerjasama dalam kegiatan belajar kelompok.

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  STUDY PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT- OBSERVE-EXPLAIN) DENGAN PENCOCOKAN KARTU INDEKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI MOJOSONGO V MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011.

PENDAHULUAN STUDY PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT- OBSERVE-EXPLAIN) DENGAN PENCOCOKAN KARTU INDEKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI MOJOSONGO V MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011.

Pengaruh perkembangan pendidikan kita sekarang ini dapat dilihat dan disarankan secara langsung pada kehidupan kelompok masyarakat, terutama dalam kehidupan kelompok masyarakat, terutama dalam kehidupan individu itu sendiri.Pada dasarnya pendidikan itu harus dapat mengembangkan kompetensi, menumbuhkan kemempuan dan dapat meningkatkan semangat generasi muda untuk menggali potensi dan mengembangkannya secara optimal.Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan yang semakin hari semakin berkembang, maka pedoman pembelajaran yakni kurikulum perlu diperbaiki juga dan disesuaikan dengan perkembangan jaman.Kurikulum pendidikan yang dituntut saat ini adalah yang mampu menghantarkan siswa memiliki penguasaan akademik skill dan life skill.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

A Revision of Blooms Taxonomy

A Revision of Blooms Taxonomy

Table 1 Structure of the Original Taxonomy 1.0 Knowledge 1.10 Knowledge of specifics 1.11 Knowledge of terminology 1.12 Knowledge of specific facts 1.20 Knowledge of ways and means [r]

8 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPS ANTARA KELAS YANG DIAJAR    MENGGUNAKAN STRATEGI KARTU ARISAN DENGAN KELAS  Perbedaan Hasil Belajar IPS Antara Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Kartu Arisan Dengan Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Take And Give Pada

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPS ANTARA KELAS YANG DIAJAR MENGGUNAKAN STRATEGI KARTU ARISAN DENGAN KELAS Perbedaan Hasil Belajar IPS Antara Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Kartu Arisan Dengan Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Take And Give Pada

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian kuantitatif menekankan analisisnya pada data-data numerical (angka) yang diolah dengan metode statistika. Penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar IPS antara penerapan strategi kartu arisan dengan strategi take and give pada siswa kelas V SD Al Islam 3 Gebang Surakarta serta untuk mengetahui manakah yang lebih besar pengaruhnya terhadap hasil belajar IPS antara strategi akrtu arisan dengan strategi take and give pada siswa kelas V SD Al Islam 3 Gebang Surakarta tahun ajaran 2012/2013.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS SISWA KELAS V SDN PASAR KEMIS II KABUPATEN TANGERANG

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS SISWA KELAS V SDN PASAR KEMIS II KABUPATEN TANGERANG

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan menulis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata terhadap kemampuan menulis bahasa Inggris siswa kelas V SDN Pasar Kemis II tahun pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain non equivalent control group pretest-postest. Data yang dikumpulkan untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu data hasil pretest dan posttest kemampuan menulis dari siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pemberian tes yaitu tes kemampuan menulis dengan teknik essai. Perlakukan (treatment) yang diberikan adalah model pembelajaran tebak kata pada kelas eksperimen, sedangkan kelas kontrol tidak belajar dengan model pembelajaran tebak kata. Hasil penelitian ini menunjukkan: Hasil skor rata-rata posttest kemampuan menulis siswa kelas eksperimen adalah 71,00 sedangkan skori rata-rata posttest kemampuan menulis siswa kelas kontrol adalah 53,00. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata memberikan pengaruh pada kemampuan menulis siswa.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPS ANTARA KELAS YANG DIAJAR   MENGGUNAKAN STRATEGI KARTU ARISAN DENGAN KELAS   Perbedaan Hasil Belajar IPS Antara Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Kartu Arisan Dengan Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Take And Give Pada

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPS ANTARA KELAS YANG DIAJAR MENGGUNAKAN STRATEGI KARTU ARISAN DENGAN KELAS Perbedaan Hasil Belajar IPS Antara Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Kartu Arisan Dengan Kelas Yang Diajar Menggunakan Strategi Take And Give Pada

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian kuantitatif menekankan analisisnya pada data-data numerical (angka) yang diolah dengan metode statistika. Penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar IPS antara penerapan strategi kartu arisan dengan strategi take and give pada siswa kelas V SD Al Islam 3 Gebang Surakarta serta untuk mengetahui manakah yang lebih besar pengaruhnya terhadap hasil belajar IPS antara strategi akrtu arisan dengan strategi take and give pada siswa kelas V SD Al Islam 3 Gebang Surakarta tahun ajaran 2012/2013.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK ARISAN TEMBAK DI DESA SENAYANG KECAMATAN SENAYANG KABUPATEN LINGGA PROVINSI KEPULAUAN RIAU.

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK ARISAN TEMBAK DI DESA SENAYANG KECAMATAN SENAYANG KABUPATEN LINGGA PROVINSI KEPULAUAN RIAU.

Arisan berawal dari kebiasaan masyarakat dari dulu hingga sekarang sehingga arisan sendiri sudah menjadi tradisi yang berkembang di masyarakat. Tradisi arisan lazim digunakan masyarakat sebagai sarana instrumental dalam menggerakkan kegiatan sosial. Setiap orang yang mengikuti arisan mempunyai tujuan berbeda-beda, ada yang mengikuti arisan dengan tujuan menabung, bersosialisai, atau sekedar ajang untuk berkumpul dengan teman atau kolega. Jika dikaitkan dengan etos kerjasama islami, maka arisan memiliki unsur al- ‘adl (adil) dimana dalam arisan tersebut para peserta medapatkan haknya masing-masing yakni dengan cara diundi secara adil dihadapan peserta dengan bagian yang sama antara satu dengan yang lain. Lalu adanya unsur al-wafâ (menepati janji) dimana para peserta menepati janji untuk membayar arisan sampai putaran akhir sesuai dengan kesepakatan awal. 9
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

FORMAT KISI KISI 2017

FORMAT KISI KISI 2017

Menyusul sajian kartu soal terdahulum, saya berterima kasih kepada sahabat pengawas ada yang mengomentari bahwa model kartu soal yang telah saya sajikan di gurupembaharu.com sudah kadaluarsa dan beliau mengirimkan model yang telah dirumuskan Direktorat Pembinaan SMA yang berbaru bersama

6 Baca lebih lajut

ACUAN PENGEMBANGAN SOAL

ACUAN PENGEMBANGAN SOAL

Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama Soal Kurang Baik Berdasarkan pernyataan di bawah ini yang berkaitan dengan fungsi sistim imun yang tepat adalah ..... kekebalan pas[r]

84 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...