Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan

Top PDF Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan:

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Kota Medan

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Kota Medan

Pemerintah Daerah melalui Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Kota harus mengawasi proses Pelaksanaan Pajak Hiburan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan. Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Kota mempunyai peranan yang sangat besar dalam Menyelenggarakan Pajak Hiburan. Dinas Pajak Dan Retribusi Kota dituntut untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam melaksanakan Pajak Hiburan tersebut Pemerintah tentunya mendapat permasalahan. Oleh karena itu, petugas yang berwenang dalam pelaksanaan Pajak Hiburan ini harus meningkatkan kinerjanya, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang timbul. Apabila permasalahan tersebut dapat diatasi, tentunya akan meningkatkan penerimaan daerah, sehingga dapat membiayai pembangunan daerah. Banyaknya tugas yang dilakukan oleh Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Kota Medan dalam mengelola Pajak Hiburan ini tentunya bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah, karena itu mahasiswa merasa perlu untuk mengetahui lebih dalam apa saja yang harus dilakukan oleh Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Kota Medan dalam mengelola Pajak Hiburan di Kota Medan. Hal inilah yang membuat Penulis memilih Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Kota Medan sebagai tempat praktik, dan “Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pengelola Pajak dan Retribusi Kota Medan”. Sebagai objek yang menarik untuk dijadikan wadah Tugas Akhir.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Chapter I Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Chapter I Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah, karena itu mahasiswa merasa perlu untuk mengetahui lebih dalam apa saja yang harus dilakukan oleh Dinas Pendapatan Kota Medan dalam mengelola Pajak Hiburan di Kota Medan. Hal inilah yang membuat Penulis memilih Dinas Pendapatan Kota Medan sebagai tempat praktik, dan “Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan”. Sebagai objek yang menarik untuk dijadikan wadah PKLM.

14 Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Laporan Tugas Akhir yang berjudul “ MEKANISME PENGENAAN DAN PEMUNGUTAN PAJAK HIBURAN PADA DINAS PENDAPATAN KOTA MEDAN “ ini disusun untuk memenuhi sebagian dari syarat - syarat untuk menyelesaikan studi di Program Studi Diploma III Administras Perpajakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara tahun 2015/2016. Penulis menyadari bahwa penulisan tugas akhir ini masih jauh dari kesempurnaan dan masih terdapat kekurangan kekurangan baik dalam hal penyajian materi maupun bahasa penyampaiannya. Oleh karena itu, dengan segala hormat dan setulus hati serta kerendahan hati, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Kota Medan

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Kota Medan

Adapun judul yang saya angkat adalah mengenai “Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Kota Medan”.Dalam penulisan Proposal ini, penulis telah berupaya maksimal untuk mendapatkan hasil yang terbaik dengan berbagai usaha dan perjuangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan berbagai kritik dan saran dari berbagai pihak yang bersifat membangun Tugas Akhir ini.

5 Baca lebih lajut

Cover Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Cover Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Laporan Tugas Akhir yang berjudul “ MEKANISME PENGENAAN DAN PEMUNGUTAN PAJAK HIBURAN PADA DINAS PENDAPATAN KOTA MEDAN “ ini disusun untuk memenuhi sebagian dari syarat - syarat untuk menyelesaikan studi di Program Studi Diploma III Administras Perpajakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara tahun 2015/2016. Penulis menyadari bahwa penulisan tugas akhir ini masih jauh dari kesempurnaan dan masih terdapat kekurangan kekurangan baik dalam hal penyajian materi maupun bahasa penyampaiannya. Oleh karena itu, dengan segala hormat dan setulus hati serta kerendahan hati, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Di Dinas Pendapatan Kota Medan

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Di Dinas Pendapatan Kota Medan

Selain itu pajak hiburan dapat pula diartikan sebagai pungutan daerah atas penyelenggaraan hiburan. Pajak hiburan tidak mutlak ada pada seluruh daerah kabupaten atau kota yang ada di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan kewenangan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten atau kota untuk mengenakan atau tidak mengenakan suatu jenis pajak kabupaten/kota. Mengingat kondisi kabupaten dan kota di Indonesia tidak sama, termasuk dalam hal jenis hiburan yang diselenggarakan, maka untuk dapat diterapkan pada suatu daerah kabupaten/ kota pemerintah daerah setempat harus mengeluarkan peraturan daerah tentang Pajak Hiburan yang akan menjadi landasan hukum operasional dalam teknis pelaksanaan pengenaan dan pemungutan Pajak Hiburan di daerah kabupaten/ kota yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

BAB II STRUKTUR ORGANISASI DAN FUNGSI A. - Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Di Dinas Pendapatan Kota Medan

BAB II STRUKTUR ORGANISASI DAN FUNGSI A. - Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Di Dinas Pendapatan Kota Medan

Bidang Penagihan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berasa dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang Penagihan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas dibidang penagihan meliputi kegiatan pembukuan, verifikasi, penagihan dan perhitungan restitusi, pemindah bukuan serta pertimbangan terhadap keberatan pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya.

22 Baca lebih lajut

Reference Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Reference Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 28 Tahun 2009 sebagai perubahan atas Undang Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 12 Tahun 2003 Tentang Pajak Daerah Kota Medan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2011 tentang perubahan pada Pajak Internet

1 Baca lebih lajut

Chapter II Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Chapter II Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Setiap seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam menjalankan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas bagi hasil pendapatan. 1. Seksi bagi hasil pajak mempunyai tugas menerima dan mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Pokok Pajak (DHPP), Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan, melaksanakan pengihan PBB, melaksanakan perhitungan penerimaan pajak pusat dan pajak provinsi, melaksanakan perhitungan penerimaan bagi hasil pajak lainnya serta membantu menyampaikan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) PBB wajib pajak, menerima kembali hasil pengisian SPOP dan mengirimkannya kepada Kantor Pelayanan PBB.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Kota Medan

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Kota Medan

1. Seksi Pendataan dan Pendaftaran mempunyai tugas melaksanakan pendataan objek pajak daerah/ retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya melalui Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) dan surat Pemberitahuan Retribusi Daerah(SPTRD), melaksanakan pendaftaran wajib pajak daerah/ wajib retribusi daerah melalui formulir pendaftaran, menyimpan, mendistribusikan, memberikan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD)/ wajib retribusi daerah serta menyimpan surat perpajakan daerah lainnya yang berkaitan dengan pendaftaran dan pendataan.

19 Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Daerah Medan

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Daerah Medan

Berdasarkan penjelasantersebut, dapat diketahui bahwa Pajak daerah adalahpungutan daerah menurut peraturan yang ditetapkan guna pembiayaan pengeluarandaerah sebagai badan hukum publik yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 28Tahun 2009 sebagai perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentangPajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dimana pajak daerah terbagi menjadi 2 (dua)jenis, yaitu pajak provinsi dan pajak kabupaten/kota terdiri dari:

14 Baca lebih lajut

Prosedur Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang

Prosedur Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang

Pajak Hiburan adalah pajak atas penyelenggaraan hiburan. Dengan demikian pajak hiburan itu sendiri dapat diartikan secara singkat adalah pajak atau pungutan daerah atas penyelenggara hiburan di tempat tersedianya hiburan tersebut. Pengenaan pajak hiburan tidak mutlak ada pada seluruh daerah kabupaten atau kota yang ada di Indonesia. Hal ini disebabkan karena penyelenggaraan daerah otonom sehingga daerah mempunyai kewenangan untuk mengenakan untuk atau tidak mengenakan suatu jenis pajak Kabupaten / Kota. Pembangunan Kabupaten / Kota diseluruh Indonesia tentu tidak sama, demikian juga dengan penyelenggaraan pajak hiburan, oleh karena itu untuk dapat menerapkan pada suatu daerah Kabupaten / Kota pemerintah daerah setempat harus mengeluarkan peraturan daerah tentang pajak hiburan yang nantinya akan menjadi landasan atau pedoman hukum operasional dalam teknis pelaksanaan pengenaan dan pemungutan pajak hiburan di daerah kabupaten / kota tersebut. Dalam pemungutan pajak hiburan terdapat beberapa terminologi yang perlu diketahui, Terminologi tersebut adalah :
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Mekanisme  Pengenaan  dan  Pemungutan Pajak  Hiburan  Pada Dinas Pendapatan Daerah  Medan

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Hiburan Pada Dinas Pendapatan Daerah Medan

Wajib pajak hiburan, wajib melaporkan usahanya kepada Dinas Pendapatan Kota Medan dalam jangka waktu tertentu selambat lambatnya tiga puluh hari setelah izin penyelenggaraan hiburan diperoleh untuk dikukuhkan dan diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD). Surat keputusan pengukuhan yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendapatan Daerah kabupaten / kota tidak merupakan dasar untuk menentukan mulai saat terutang pajak hiburan. Tetapi hanya merupakan sarana dalam administrasi dan pengawasan bagi petugas atau fiskus Dinas Pendapatan Daerah. Apabila penyelenggara hiburan tidak mendaftarkan usahanya dalam jangka waktu yang ditentukan, Kepala Dinas Pendapatan Daerah, akan menetapkan pengusaha atau penyelenggara hiburan tersebut sebagai wajib pajak jabatan. Penetapan secara jabatan ini dimaksudkan untuk memberikan nomor pengukuhan dan NPWPD dan bukan merupakan untuk penetapan besarnya pajak terutang.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Dengan mempertimbangkan perkembangan pembangunan dan laju pertumbuhan di Kota Medan melalui peraturan daerah sub bagian keuangan tersebut diubah menjadi bagian pendapatan. Pada bagian pendapatan dibentuklah beberapa seksi yang mengelola penerima pajak dan retribusi daerah yang merupakan kewajiban para wajib pajak/ wajib retribusi di dalam Kota Medan, yang terdiri dari 21 kecamatan diantaranya kecamatan Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Amplas, Medan Denai, Medan Tembung, Medan Timur, Medan Kota, Medan Area, Medan Baru, Medan Polonia, Medan Maimun, Medan Selayang, Medan Sunggal, dan lainnya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Mekanisme Pengenaan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Sesuai dengan Undang- undang tersebut maka daerah yang menjadi daerah otonom harus berusaha semaksimal mungkin dalam meningkatkan penerimaan pajak daerahnya.Upaya dan kebijakan didukung oleh peran serta dari semua pihak sangat penting dilakukan.Salah satunya adalah lembaga pemeritahan yang berperan aktif dalam mengelola PAD seperti Dinas Pendapatan Daerah.Dengan terbentuknya sumber daya manusia yang berkualitas, maka tenaga ahlipun tercipta khususnya di bidang perpajakan.Terpenuhinya tenaga- tenaga ahli profesional di bidang perpajakan dapat memberikan kemudahan dalam pengelolahan penerimaan dari sektor pajak.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Ahirnya penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan sumbangsihnya dan memberikan dukungannya agar laporan tugas akhir ini cepat terselesaikan dengan baik.penulis juga menyadari masih terdapat kekurangan-kekurangan dalam penulisan dan hal-hal lain yang tidak penulis sadari sebelumnya. Guna perbaikan dan kesempurnaanya, maka penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak. Penulis juga berharap semoga Laporan Tugas Akhir ini yang berjudul “Mekanisme Pengenaan dan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pendapatan Kota Medan dapat diterima dengan baik serta bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pedapatan  Kota  Medan

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Restoran Pada Dinas Pedapatan Kota Medan

Wajib pajak restoran wajib melapor kepada bupati/walikota, dalam praktiknya kepada kepala Dinas Pendapatan Daerah kabbupaten/kota tentang perhitunga pembayaran pajak restoran yang terutang. Wajib pajak yang telah memilik NPWPD setiap awal masa pajak wajib mengisi STPD. SPTPD diisi dengan jelas, lengkap dan benar serta ditandatangani oleh wajib pajak atau kuasanya dan disampaikan kepada walikota/bupati atau pejabat yang ditunjuk sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Umumnya STPD harus disampaikan selambat-lambatnya limabelas hari setelah berahirnya masa pajak. Seluruh data perpajakan yang diperoleh dari daftar isian tersebut dihimpun dan dicatat atau dituangkan dalam berkas kartu data yang merupakan hasil ahir,yang akan dijadikan sebagai dasar dalam perhitungan dan penetapan pajak terutang. Ketentuan dan dokumen harus dicantumkan dan atau di lampirkan pada SPTPD ditetapkan oleh Walikota Medan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Administrasi Pemungutan Pajak Hiburan di Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Jember

Administrasi Pemungutan Pajak Hiburan di Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Jember

Pajak daerah merupakan salah satu sektor utama dalam penerima negara, oleh karena itu memegang peranan yang sangat penting bagi perkembangan dan pembangunan nasional. Dengan adanya otonomi daerah, pemerintah memberikan kekuasaan kepada daerah untuk melaksanaan otonomi yaitu mampu mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Pemerintah daerah perlu untuk lebih meningkatkan secara maksimal potensi-potensi yang ada pada pajak daerah. Harapannya kontribusi terhadap pendapatan asli daerah meningkat dan daerah tidak selamanya menggantungkan harapan pada pemerintah pusat serta mampu berusaha sendiri sesuai dengan cita-cita daerah yang telah ditetapkan. Pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang penting. Gunanya untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah untuk memantapkan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR, PAJAK RESTORAN, DAN PAJAK HIBURAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH (DKI JAKARTA) - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR, PAJAK RESTORAN, DAN PAJAK HIBURAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH (DKI JAKARTA) - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Setiap kegiatan hiburan tentu saja dikenakan pajak, yaitu pajak hiburan. Pajak Hiburan adalah pajak atas penyelenggaraan hiburan. Hiburan adalah semua jenis tontonan, pertunjukan, permainan, dan/atau keramaian yang dinikmati dengan dipungut bayaran. Harga Tanda Masuk (HTM) adalah harga yang tercantum pada tanda masuk yang harus dibayar oleh penonton atau pengunjung hiburan. Menurut data dari BKPD Provinsi DKI Jakarta per 21 Maret 2011, Pajak Hiburan di Jakarta direncakan menyumbang sebesar Rp 270.000.000.000 namun ternyata, Pajak Hiburan tersebut meningkat targetnya sebesar 108,46 persen dari rencana yaitu sebesar Rp. 292.835.639.661. Tercatat dari tahun 2009 sampai 2011 perkembangan Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Restoran dan Pajak Hiburan di DKI Jakarta mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari tabel dibawah ini :
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Reklame Oleh Dinas Pertamanan Kota Medan

Mekanisme Pengenaan Dan Pemungutan Pajak Reklame Oleh Dinas Pertamanan Kota Medan

Sedangkan pengertian pajak menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...