Rasio Leverage

Top PDF Rasio Leverage:

Pengaruh Rasio Likuditas, Rasio Leverage, Rasio Aktivitas, dan Rasio Profitabilitas terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Rasio Likuditas, Rasio Leverage, Rasio Aktivitas, dan Rasio Profitabilitas terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas terhadap pertumbuhan laba. Sampel penelitian ini menggunakan 57 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan tahunan pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Metode pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan, secara simultan Current Ratio, Quick Ratio, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, Inventory Turnover, Total Assset Turnover, Return on Asset dan Return on Equity berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba. Sedangkan secara parsial Current Ratio memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Quick Ratio memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Debt to Asset Ratio memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Inventory Turnover memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Total Asset Turnover memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Return on Asset memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Return on Equity memiliki pengaruh poistif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, RASIO AKTIVITAS, RASIO LEVERAGE, DAN RASIO PROFITABILITAS PADA KINERJA KEUANGAN  Analisis Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Leverage, Dan Rasio Profitabilitas Pada Kinerja Keuangan Koperasi Jasa Keuangan Syari'ah Babussal

ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, RASIO AKTIVITAS, RASIO LEVERAGE, DAN RASIO PROFITABILITAS PADA KINERJA KEUANGAN Analisis Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Leverage, Dan Rasio Profitabilitas Pada Kinerja Keuangan Koperasi Jasa Keuangan Syari'ah Babussal

Penelitian ini mempunyai tujuan, yaitu: (1) Untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi Jasa Keuangan Syari'ah (KJKS) Babussalam Sragen periode 2012 sampai 2014 berdasarkan rasio likuiditas rasio aktivitas, rasio leverage dan rasio profitabilitas. Lokasi penelitian ini dilakukan di Koperasi Jasa Keuangan Syari'ah (KJKS) Babussalam Sragen. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian studi kasus pada Koperasi Jasa Keuangan Syari'ah (KJKS) Babussalam Sragen. Artinya kesimpulan dan implikasi hasil dari penelitian hanya digunakan untuk obyek yang diteliti yaitu analisis kinerja keuangan KJKS Babussalam Sragen. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah dokumentasi. Untuk mengetahui kinerja keuangan koperasi menggunakan metode time series pada rasio. Uji hipotesis dengan menggunakan metode time series.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas, Price Earnings Ratio, dan Dividend Yield Terhadap Return Saham Pada Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2013

Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas, Price Earnings Ratio, dan Dividend Yield Terhadap Return Saham Pada Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2013

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, rasio aktivitas, price earnings ratio, dan dividend yield terhadap return saham yang terdaftar pada indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan studi empiris. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh saham perusahaan yang terdaftar dan aktif diperdagangkan di BEI yang tergabung dalam indeks LQ 45 selama 4 periode, pengamatan dimulai dari bulan Januari 2010 sampai dengan bulan Desember 2013, yaitu sebanyak 21 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan kriteria sebagai (1) Perusahaan- perusahaan yang telah beroperasi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode Januari 2010 sampai dengan Desember 2013. (2) Perusahaan-perusahaan tersebut telah menerbitkan laporan keuangan khususnya neraca, laporan laba rugi, dan laporan perubahan modal secara triwulan periode 2010-2013 secara lengkap. (3) Perusahaan-perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan dalam bentuk Rupiah triwulan periode 2010- 2013. (4) Perusahaan yang memiliki data yang lengkap terkait dengan variabel-variabel yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 21 perusahaan yang diambil dari www.idx.co.id 2010-2013. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hipotesis uji yang digunakan t-statistik dan F-statistik pada tingkat signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan rasio likuiditas, rasio leverage, rasio pofitabilitas, rasio aktivitas, dan price earnings ratio tidak berpengaruh terhadap return saham. Dividend yield berpengaruh negatif terhadap return saham.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

PENGARUH RASIO AKTIVITAS DAN RASIO LEVERAGE TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS

PENGARUH RASIO AKTIVITAS DAN RASIO LEVERAGE TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS

Berdasarkan hasil uji t variabel debt ratio (DR) pada model 1 menunjukkan nilai signifikansi variabel DR sebesar 0,000 yang membuktikan bahwa variabel debt ratio berpengaruh signifikan terhadap ROA (tingkat profitabilitas), sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis ketujuh diterima. Berdasarkan hasil uji t pada model 2, nilai signifikansi variabel DR sebesar 0,029 sehingga variabel tersebut signifikan berpengaruh terhadap ROE, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis ke tujuh dan kedelapan diterima. Hasil penelitian mendukung teori rasio leverage dan penelitian Saadia Saeed (2015) serta penelitian Mobeen UR & Waqas (2014).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO LIKUIDITAS RASIO LEVERAGE

ANALISIS RASIO LIKUIDITAS RASIO LEVERAGE

Berdasarkan teori di atas, maka penulis menggunakan debt to equity ratio sebagai alat ukur dari rasio leverage dimana debt to equity ratio menunjukkan bagian dari setiap rupiah (satuan mata uang) modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk keseluruhan hutang yang dimiliki. Return on assets merupakan salah satu alat ukur dari rasio profitabilitas. Return on assets menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dari assets yang dimiliki oleh perusahaan. Semakin tinggi tingkat hutang yang dimiliki, maka beban bunga yang harus ditanggung perusahaan juga akan semakin besar. Hal ini akan menyebabkan keuntungan yang diperoleh semakin kecil karena adanya kewajiban perusahaan untuk membayar bunga pinjaman atas hutang-hutang perusahaan. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijelaskan oleh penulis, maka penulis tertarik untuk melihat apakah peningkatan hutang tersebut diikuti oleh peningkatan kinerja perusahaan atau sebaliknya, dan dapat meningkatkan harga sahamnya atau bahkan menurunkan harga sahamnya. Dengan demikian penelitian terhadap harga saham sebagai variabel Y hanya meliputi rasio likuiditas, rasio leverage, dan rasio profitabilitas sebagai variabel X. Dimana dalam penelitian ini menggunakan quick (acid test) ratio yang merupakan penilaian dari rasio likuiditas, debt to equity ratio (DER) yang merupakan penilaian dari rasio leverage, dan return on assetst (ROA) yang merupakan penilaian dari rasio profitabilitas sebagai variabel X terhadap harga saham sebagai variabel Y.
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

PENGARUH RASIO LEVERAGE RASIO INTENSITAS

PENGARUH RASIO LEVERAGE RASIO INTENSITAS

terhadap kinerja keuangan yang ditunjukkan dengan koefisien determinasi R Square sebesar 0.239 atau 23,9%. Berdasarkan uji pengaruh simultan yang dilakukan diketahui bahwa Rasio leverage , intensitas modal dan pangsa pasar mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan hal ini berdasarkan pada hasil perhitungan yang dihasilkan bahwa rasio leverage , intensitas modal dan pangsa pasar mempunyai pengaruh secara simultan karena memiliki nilai Sig F sebesar 0.000. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi manajemen dalam mengambil keputusan dimasa yang akan datang.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh aliran kas bebas dan struktur aktiva terhadap rasio leverage pada PT.Bumi Resource Tbk

Pengaruh aliran kas bebas dan struktur aktiva terhadap rasio leverage pada PT.Bumi Resource Tbk

Dari Tabel 1.1 di atas dapat dilihat persentase rasio leverage yang diukur dengan menggunakan Debt ratio (DR). Debt ratio (DR) menunjukkan beberapa bagian dari keseluruhan kebutuhan dana yang dibelanjai dengan utang atau beberapa bagian dari aset yang digunakan untuk menjamin utang. Selain itu, debt ratio dapat mengindikasikan tingkat keamanan dana melalui jaminan dari total aset yang dibiayai dari modal sendiri yang dimiliki perusahaan. Perbandingan antara utang dan total aset kita harus kurang dari 50 persen atau 1:2. Artinya semakin rendah rasio menunjukan peluang kerugian yang lebih kecil bagi kreditor jika terjadi likuidasi perusahaan.(Ery prasetyawan 2010:79)
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO LEVERAGE, RASIO LIKUIDITAS, RASIO SOLVABILITAS, RASIO PROFITABILITAS, RASIO PRODUKTIVITAS DALAM MEMPREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

ANALISIS RASIO LEVERAGE, RASIO LIKUIDITAS, RASIO SOLVABILITAS, RASIO PROFITABILITAS, RASIO PRODUKTIVITAS DALAM MEMPREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

b. Kemampuan rasio keuangan memprediksi tingkat obligasi ditunjukkan oleh hasil pengujian dengan menggunakan MDA (Multiple Discriminant Analisis). Dari uji diskriminan tersebut terdapat 4 variabel rasio keuangan yang dapat membentuk model prediksi. Keempat rasio keuangan tersebut berasal dari rasio leverage dengan proksi long term liabilities/total asset, rasio likuiditas dengan proksi current asset/current liabilities, rasio solvabilitas dengan proksi cash flow from operating/total liabilities, rasio profitabilitas dengan proksi operating income/sales dan rasio produktivitas dengan proksi sales/total asset. Tingkat ketetapan yang diperoleh dalam memprediksi peringkat obligasi dengan dua kategori mencapai 96,2% dengan nilai Zcu sebesar peringkat obligasi khususnya bagi perusahaan manufactur di Indonesia.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

BAB III - Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas, Price Earnings Ratio, dan Dividend Yield Terhadap Return Saham Pada Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2013

BAB III - Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas, Price Earnings Ratio, dan Dividend Yield Terhadap Return Saham Pada Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2013

Penelitian ini diharapkan akan menambah pengetahuan dan wawasan dan pola pikir tentang pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, rasio aktivitas, price earnings ratio, dividend yield terhadap return saham pada perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, serta dapat mengaplikasikan teori yang pernah didapatkan selama kuliah.

18 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO LEVERAGE TERHADA

ANALISIS PENGARUH RASIO LEVERAGE TERHADA

Penelitian ini betujuan untuk menganalisis pengaruh rasio leverage terhadap peringkat obligasi perusahaan di Indonesia. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Rasio Leverage,. Sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah Peringkat Obligasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD), Indonesia Bond Market Directory (IBMD periode 2009 - 2012. Populasi yang ada sebanyak 97 perusahaan yang menerbitkan obligasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria sampel yaitu perusahaan yang menerbitkan obligasi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 1 Januari 2009 sampai dengan 31 Desember 2012 , sehingga diperoleh 30 perusahaan sebagai sampel penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPPS versi 19. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rasio leverage berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Leverage terhadap Financial

Pengaruh Rasio Leverage terhadap Financial

ini mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba berdasarkan penggunaan aset. Dengan adanya efektivitas dari penggunaan aset perusahaan maka akan mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan, sehingga perusahaan akan memperoleh penghematan dan akan memiliki kecukupan dana untuk menjalan kan usahanya. Dengan adanya kecukupan tersebut maka kemungkinan perusahaan mengalami financial distress akan semakin kecil (Wahyu, 2009). Semakin tinggi rasio profitabilitas, semakin efisien perusahaan dalam memanfaatkan fasilitas perusahaan, dengan begitu kinerja perusahaan juga akan meningkat. Dari uraian tersebut dapat ditarik hipotesis sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, Rasio Rentabilitas Ekonomi dan Rasio Leverage terhadap Prediksi Financial Distress (Suatu Studi pada Perusahaan Transportasi di Bursa Efek Indonesia)

Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, Rasio Rentabilitas Ekonomi dan Rasio Leverage terhadap Prediksi Financial Distress (Suatu Studi pada Perusahaan Transportasi di Bursa Efek Indonesia)

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kausal dengan jumlah sampel sebanyak 16 perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012-2014. Penelitian ini menggunakan rasio keuangan Altman dengan nilai Z-Score sebagai klasifikasi prediksi perusahaan mengalami financial distress, dalam area rawan atau sehat. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data eksternal, yang diperoleh dari situs www.idx.co.id. Proses analisis data yang dilakukan terlebih dahulu adalah uji asumsi klasik dan selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis. Metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi berganda.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL  Pengaruh Kinerja Keuangan dan Mekanisme Corporate Governance terhadap Financial Distress (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Peri

PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL Pengaruh Kinerja Keuangan dan Mekanisme Corporate Governance terhadap Financial Distress (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Peri

Financial Distress adalah kesulitan keuangan yang dialami oleh suatu perusahaan sebelum perusahaan mengalami kebangkrutan. Prediksi financial distress sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi suatu perusahaan mengalami kebangkrutan, ketika perusahaan telah menunjukkan signal akan mengalami kebangkrutan, maka pihak-pihak yang berkepentingan seperti manajer, investor, dan pemilik perusahaan akan segera mengambil keputusan agar perusahaan tidak mengalami kebangkrutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji rasio leverage, rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas, dewan komisaris independen, dan kompetensi komite audit terhadap prediksi terjadinya Financial Distress.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori dan Penelitian Terdahulu 2.1.1 Teori Sinyal (Signaling Theory) - Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Dan Non Keuangan Terhadap Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori dan Penelitian Terdahulu 2.1.1 Teori Sinyal (Signaling Theory) - Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Dan Non Keuangan Terhadap Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

33 pada penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria, Obligasi yang diperingkat oleh PT. Pefindo pada April 2012, obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan yang bergerak di sektor keuangan (Banking, Finance Company, dan Securities Company), obligasi yang waktu jatuh temponya berdasarkan satuan tahun. Berdasarkan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, terdapat 117 obligasi yang sesuai dengan kriteria pengambilan sampel. Analisis data menggunakan regresi berganda. Variabel independen yang digunakan didalam memprediksi peringkat obligasi adalah rasio leverage (Total Debt/Total Equity), dan profitabilitas (Net Income/Common Equity) sedangkan karateristik obligasi yang digunakan adalah maturity dan subordination. Hasil penelitian menujukkan bahwa rasio leverage, profitability, umur obligasi dan subordination secara simultan berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi. Sedangkan secara parsial hanya subordination yang tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi suatu perusahaan.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

BAB II PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat PT Agung Podomoro Group - Analisis Rasio Keuangan Pada PT Agung Podomoro Group yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

BAB II PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat PT Agung Podomoro Group - Analisis Rasio Keuangan Pada PT Agung Podomoro Group yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Universitas Sumatera Utara b Rasio Leverage Leverage Ratio Menurut Brealey, Myers & Marcus 2007:75, “Rasio leverage adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar leverage k[r]

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM BUMN YANG LISTING DI BEI PERIODE 2010-2013 - repository perpustakaan

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM BUMN YANG LISTING DI BEI PERIODE 2010-2013 - repository perpustakaan

Mengingat banyaknya rasio keuangan yang mempengaruhi return saham, maka peneliti membatasi rasio yang digunakan agar penelitian ini lebih terarah. Rasio keuangan yang digunakan antara lain adalah rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, rasio aktivitas, dan rasio nilai pasar. Dalam penelitian ini rasio likuiditas diwakili oleh rasio lancar (CR), sedangkan rasio leverage diwakili olehDER. Kemudian rasio profitabilitas diwakili oleh ROA. Rasio aktivitas diwakili oleh TATO dan rasio nilai pasar diwakili oleh EPS, PER, dan PBV.Sedangkan pembatasan tahun penelitian dilakukan pada tahun 2010-2013.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, AKTIFITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI

ANALISIS PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, AKTIFITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI

Rasio leverage merupakan keputusan pendanaan yang sangat penting. Kebijakan leverage keuangan atau penggunaan hutang dalam struktur modal menguntungkan, sebab bunga hutang akan mengurangi pajak sehingga adanya penghematan pajak dari penggunaan hutang. Menurut (Brigham dan Houston, 2001:14) leverage keuangan mengukur seberapa jauh sekuritas berpenghasilan tetap yaitu hutang dan saham digunakan dalam struktur modal perusahaan. Namun, penggunaan hutang yang besar akan menyebabkan resiko keuangan yang semakin besar sehingga pada suatu titik tertentu juga akan menurunkan nilai perusahaan yang ditandai dengan melemahnya kinerja perusahaan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - PENGARUH LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI PADA INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA - Perbanas Institutional Repositor

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - PENGARUH LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI PADA INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA - Perbanas Institutional Repositor

Variabel pertama yang digunakan dalam penelitian ini adalah leverage. Leverage menunjukkan proporsi dalam penggunaan utang untuk membiayai investasi terhadap modal/aset yang dimiliki. Semakin rendah leverage perusahaan maka semakin tinggi peringkat obligasi yang diberikan oleh perusahaan. Nilai leverage yang tinggi menunjukan perusahaan tersebut masuk dalam kategori non- invesment grade karena tanggungan beban bunga utang sehingga risiko yang dihadapi semakin besar. Semakin rendah nilai leverage, maka semakin kecil aktiva yang didanai dengan utang, sehingga semakin baik peringkat yang diberikan terhadap perusahaan tersebut, Proksi rasio leverage yang digunakan dalam penelitian ini adalah debt to asset ratio.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

9 LK dan Analisis Laporan Keuangan

9 LK dan Analisis Laporan Keuangan

RASIO LEVERAGE KEUANGAN FINANCIAL LEVERAGE Rasio leverage keuangan merupakan rasio yang menunjukkan sejauh mana perusahaan mengandalkan utang Utang Debt to Equity Ratio = ---Ekuitas [r]

22 Baca lebih lajut

LK dan Analisis Laporan Keuangan

LK dan Analisis Laporan Keuangan

13 RASIO LEVERAGE KEUANGAN FINANCIAL LEVERAGE Rasio leverage keuangan merupakan rasio yang menunjukkan sejauh mana perusahaan mengandalkan utang Utang Debt to Equity Ratio = Eku[r]

22 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...