Seluruh sampel direndam dalam larutan koip

Top PDF Seluruh sampel direndam dalam larutan koip:

Perubahan warna semen ionomer kaca setelah direndam dalam larutan teh hitam

Perubahan warna semen ionomer kaca setelah direndam dalam larutan teh hitam

perlakuan III yang direndam dalam teh hitam selama 5 menit sebanyak 14x adalah 2845 lux. Penurunan nilai intensitas tersebut berhasil dideteksi oleh sensor CCD yang diikuti juga oleh perubahan nilai dx. Hal ini terlihat pada layar dari grafik Gaussian, perubahan nilai dx didapat dari selisih nilai X1 dan X2 pada sumbu X grafik Gaussian pada gambar 1A dan 1B. Nilai X ini menunjukkan lebar celah yang berkaitan dengan posisi sampel. Nilai dx yang panjang diperoleh puncak grafik Gaussian yang rendah, menunjukkan zat warna yang diserap oleh SIK banyak, terlihat dari warna sampel yang lebih gelap. Nilai dx yang pendek diperoleh puncak grafik Gaussian yang tinggi, menunjukkan zat warna yang diserap oleh SIK sedikit, terlihat dari warna sampel yang lebih terang. Warna sampel yang semakin gelap, menunjukkan intensitas yang rendah tampak dari puncak grafik Gaussian yang rendah karena sinar yang ditransmisikan kecil. Perubahan nilai intensitas yang ditunjukkan dengan tinggi atau rendah puncak grafik Gaussian yang terdeteksi pada sumbu Y dan nilai dx menunjukkan tingkat sensitivitas yang tinggi dari sensor CCD sebagai alat ukur untuk mengetahui perubahan warna.
Show more

7 Read more

KONSENTRASI ALUMINIUM PADA IKAN ASAP YANG DIRENDAM DALAM LARUTAN TAWAS Ratih Haribi* dan Yusrin*

KONSENTRASI ALUMINIUM PADA IKAN ASAP YANG DIRENDAM DALAM LARUTAN TAWAS Ratih Haribi* dan Yusrin*

2. Metoda Penelitian Analisis konsentrasi ion aluminium dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pangan dan Laborato rium Kimia Analisa Universitas Muhammadiyah Semarang, Jalan Wonodri Sendang Raya 2A Semarang, mulai bulan Mei sampai dengan Nopember 2005. Sampel berupa ikan tongkol yang direndam pada larutan tawas dengan konsentrasi 4%, 6%, 8%, 10%, 12%, dan waktu perendaman selama 30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, 150 menit. Pemeriksaan sample dilakukan 3 kali, yaitu pada tanggal 22 Mei 2005, tanggal 26 Juni 2005 dan tanggal 24 Juli 2005, dan pemangamatan dilakukan pada ikan yang direndam pada larutan tawas tanpa diasap dan pada ikan yang direndam pada larutan tawas kemudian dianalisa dengan menggunakan Metode Thiglycolic Acid diamati dengan spectrophotometer, panjang gelombang ( ) 510 nm. Analisis Analisis of Variant Rancangan Acak Kelompok.
Show more

11 Read more

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Alginat yang Direndam dalam Larutan Ekstrak Daun Salam 25%

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Alginat yang Direndam dalam Larutan Ekstrak Daun Salam 25%

Pada penelitian ini terdapat perubahan dimensi antara diameter alas sampel kontrol dengan hasil die stone dari perendaman selama 10 menit dengan signifikansi sebesar 0,0001 (p<0,05) yang artinya terdapat perubahan dimensi yang signifikan. Namun hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Oderinu, dkk pada tahun 2007 dengan menggunakan bahan cetak alginat mendapatkan bahwa tidak terjadi perubahan dimensi hasil cetakan dengan perendaman dalam sodium hipoklorit 1% selama 10 menit, namun perendaman 20 dan 30 menit terlihat perubahan yang signifikan. 11 Panza, dkk pada tahun 2006 dalam penelitiannya menyatakan bahwa perendaman bahan cetak alginat dalam larutan disinfektan sodium hipoklorit 1 % selama 10 menit dan dalam larutan glutaraldehyde 2% selama 10 dan 15 menit dalam terjadi perubahan dimensi, tetapi pada perendaman 15 menit dalam larutan sodium hipoklorit 1% terjadi perubahan dimensi yang signifikan. 10
Show more

74 Read more

Perbedaan Diskolorisasi Resin Komposit Hybrid yang Direndam dengan Larutan Kopi Hitam dan Kopi Putih

Perbedaan Diskolorisasi Resin Komposit Hybrid yang Direndam dengan Larutan Kopi Hitam dan Kopi Putih

Faktor ekstrinsik yaitu faktor yang dipengaruhi oleh cairan kopi atau zat pembawa warna tanin dari kopi putih, pada kopi putih mengandung banyak zat aktif (tanin) yang sama dengan minuman kopi tradisional lainnya. Zat tanin yang terdapat pada kopi putih akan berpengaruh dalam terjadinya diskolorisasi pada sampel resin komposit hybrid yang direndam dengan larutan kopi putih. Zat pewarna tanin dapat menyebabkan diskolorisasi pada sampel resin komposit hybrid melalui dua mekanisme yaitu proses difusi pada matriks resin dan proses absorpsi dari bahan pengisi komposit hybrid. Menurut (Toksoy, 2009) penetrasi zat warna tersebut menyebabkan sampel resin komposit hybrid mengalami diskolorisasi
Show more

8 Read more

Uji kekuatan transversal resin akrilik polimerisasi panas yang direndam dalam larutan cuka aren

Uji kekuatan transversal resin akrilik polimerisasi panas yang direndam dalam larutan cuka aren

Sampel yang digunakan ialah 24 buah plat akrilik utuh dengan ukuran 65 x 10 x 2,5 mm. Cuka aren yang dipakai dalam penelitian berasal dari hasil fermentasi nira aren yang didapat dari Desa Kalawiran Kecamatan Kombi Kabupaten Minahasa. Cuka aren ini dilarutkan dalam akuades

5 Read more

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Alginat yang Direndam dalam Larutan Ekstrak Daun Salam 25%

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Alginat yang Direndam dalam Larutan Ekstrak Daun Salam 25%

Dalam kedokteran gigi sendiri, daun salam digunakan di bidang konservatif dan endodontik dalam perawatan pulpitis. Dimana dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa Eugenia polyantha Wight dapat menurunkan jumlah koloni Streptococcus sp dalam sampel yang dibilas dengan larutan Eugenia polyantha Wight 100%, 75%, dan 50%. 14

11 Read more

Perubahan warna lempeng resin akrilik yang direndam dalam larutan desinfektan sodium hipoklorit dan klorhexidin

Perubahan warna lempeng resin akrilik yang direndam dalam larutan desinfektan sodium hipoklorit dan klorhexidin

Sebelum melakukan pengukuran, sampel dibersihkan dengan menggunakan sikat gigi halus, kemudian dibilas dengan air dan dikeringkan. 3 Lempeng akrilik selanjutnya diletakkan pada alat pengukur dan dilakukan pengukuran melalui sinar yang datang dari lampu gas natrium diperkecil ukuran berkas cahayanya memakai celah (kisi) dari spectrometer optic. Kemudian berkas cahaya tersebut dijatuhkan pada sampel dan dilakukan pengukuran perbedaan intensitas cahaya yang datang pada sampel serta intensitas cahaya yang keluar dari sampel dengan melihat nilai pada voltmeter. Pengukuran dengan foto sel type
Show more

5 Read more

PROFIL PROTEIN DAGING KAMBING, KERBAU DAN SAPI YANG DIRENDAM LARUTAN JAHE BERBASIS SDS-PAGE

PROFIL PROTEIN DAGING KAMBING, KERBAU DAN SAPI YANG DIRENDAM LARUTAN JAHE BERBASIS SDS-PAGE

Separating gel dibuat, ditambahkan butanol untuk menutupi permukaan dan dibiarkan sampai terjadi polimerisasi kemudian dibersihkan dengan aquades dan ditambahkan stacking gel. Sisir dimasukkan dan dibiarkan sampai terjadi polimerisasi. Sisir diangkat maka akan terbentuk sumuran (well). Dimasukkan sampel ke well dengan perbandingan 4:1 (16 µl sampel : 4 µl sampel buffer). Tambahkan running buffer pada alat dan power supply dihidupkan. Ditunggu hingga proses running selesai yang ditandai dengan turunnya Bromo Phenol Blue sampai ke dasar. Kemudian gel diwarnai dengan Commasie Brilliant Blue R-250 selama 120 menit hingga pita protein terwarnai. Destaining gel 3–4 kali hingga gel tampak bersih, dimasukkan gel ke dalam larutan asam asetat glasial 10%, kemudian dipress dan dikeringkan selama 48 jam di ruangan gelap. Untuk menentukan berat molekul protein, dihitung menggunakan Rf dan diplotkan pada grafik logaritma dari Rf marker protein yang berat molekulnya telah diketahui (Darmawati, Haribi, & Artama, 2012).
Show more

9 Read more

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

Prosedur pengambilan cetakan gigi dan mulut dapat menyebabkan kontaminasi silang. American Dental Association menganjurkan hasil cetakan didesinfeksi untuk menghindarkan kontaminasi silang. Polivinil siloksan merupakan bahan cetak elastomer silikon adisi yang sering dipakai dokter gigi. Proses desinfeksi dapat menyebabkan perubahan dimensi pada bahan cetak elastomer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada perubahan dimensi hasil cetakan polivinil siloksan setelah direndam dalam larutan daun mimba 15% dengan waktu yang berbeda. Sampel penelitian ini adalah die stone yang berbentuk kerucut dengan tinggi 10mm, diameter alas 8,36 dan diameter puncak 6,58 yang merupakan hasil isian dental stone dari hasil cetakan polivinil siloksan. Besar sampel 10 buah untuk setiap kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perendaman dalam daun mimba 15% selama 24, 48, 72 dan 96 jam. Pengukuran tinggi dan diameter alas sampel menggunakan kaliper digital. Analisis data yang digunakan adalah uji ANOVA satu arah dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Dari hasil penelitian diperoleh persentase perubahan tinggi die stone adalah 2,37 %, 1,81 %, 2,37 %, 3,238 % dan 3,49 %.
Show more

66 Read more

Perubahan Warna Pada Heat Cured Akrilik Resin Yang Direndam Dalam Larutan Obat Kumur Povidone Iodine 1%

Perubahan Warna Pada Heat Cured Akrilik Resin Yang Direndam Dalam Larutan Obat Kumur Povidone Iodine 1%

2.3.1 Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Warna Perubahan warna yang terjadi pada resin dapat bervariasi, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain adalah ukuran sampel, mikroporositas sampel dan lamanya kontak antara bahan. Semakin luas ukuran sampel maka semakin besar perubahan fisik pada bahan tersebut dapat terjadi. Mikroporositas menentukan terjadinya penempelan partikel warna daerah yang poreus. Semakin banyak porositas maka akumulasi dari zat warna yang terabsorbsi melalui proses difusi juga akan semakin banyak. 1,19 Lama kontak antara bahan resin dan zat berwarna mempengaruhi perubahan warna, hal ini karena semakin lama bahan resin direndam maka semakin besar perubahan warna yang terjadi. 19,20
Show more

57 Read more

Perbedaan Kekerasan Permukaan Enamel Gigi setelah Direndam dalam Jus Buah dan Larutan Vitamin C (In Vitro)

Perbedaan Kekerasan Permukaan Enamel Gigi setelah Direndam dalam Jus Buah dan Larutan Vitamin C (In Vitro)

Kekerasan permukaan gigi bervariasi tergantung jenis gigi dan lokasi gigi yang diukur. Hal ini dipengaruhi oleh komposisi kimia dan ketebalan enamel gigi pada masing-masing gigi. Ketebalan enamel berbeda-beda antara permukaan gigi yang satu dengan yang lainnya. Pada incisal ridge dari insisivus rata-rata sekitar 2,5 mm, pada cups dari premolar rata-rata sekitar 2,3 mm sampai 2,5 mm dan pada cups dari molar rata-rata sekitar 2,5 mm sampai 3 mm. 22 Pada permukaan lateral ketebalan enamel sekitar 1,3 mm. 23 Hasil penelitian pada sampel gigi premolar menunjukkan kekerasan yang bervariasi dilihat dari standard deviasi di setiap kelompok. Rata-rata kekerasan enamel hasil pengukuran sebelum dilakukan perendaman pada penelitian ini berkisar antara 313- 366 VHN. Rata-rata kekerasan untuk enamel berkisar 250-360 VHN. Craig dan Peyton melaporkan bahwa kekerasan enamel berkisar antara 344-418 VHN. Collys dkk melaporkan kekerasan enamel berkisar antara 369-431 VHN sedangkan Wilson dan Love melaporkan kekerasan permukaan enamel berkisar antara 263-327 VHN. 34 Berdasarkan kekerasan yang disebutkan pada penelitian sebelumnya, maka rata-rata kekerasan permukaan gigi dalam penelitian ini masih dapat diterima.
Show more

80 Read more

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

Prosedur pengambilan cetakan gigi dan mulut dapat menyebabkan kontaminasi silang. American Dental Association menganjurkan hasil cetakan didesinfeksi untuk menghindarkan kontaminasi silang. Polivinil siloksan merupakan bahan cetak elastomer silikon adisi yang sering dipakai dokter gigi. Proses desinfeksi dapat menyebabkan perubahan dimensi pada bahan cetak elastomer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada perubahan dimensi hasil cetakan polivinil siloksan setelah direndam dalam larutan daun mimba 15% dengan waktu yang berbeda. Sampel penelitian ini adalah die stone yang berbentuk kerucut dengan tinggi 10mm, diameter alas 8,36 dan diameter puncak 6,58 yang merupakan hasil isian dental stone dari hasil cetakan polivinil siloksan. Besar sampel 10 buah untuk setiap kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perendaman dalam daun mimba 15% selama 24, 48, 72 dan 96 jam. Pengukuran tinggi dan diameter alas sampel menggunakan kaliper digital. Analisis data yang digunakan adalah uji ANOVA satu arah dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Dari hasil penelitian diperoleh persentase perubahan tinggi die stone adalah 2,37 %, 1,81 %, 2,37 %, 3,238 % dan 3,49 %.
Show more

14 Read more

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

xi + 54 halaman Prosedur pengambilan cetakan gigi dan mulut dapat menyebabkan kontaminasi silang. American Dental Association menganjurkan hasil cetakan didesinfeksi untuk menghindarkan kontaminasi silang. Polivinil siloksan merupakan bahan cetak elastomer silikon adisi yang sering dipakai dokter gigi. Proses desinfeksi dapat menyebabkan perubahan dimensi pada bahan cetak elastomer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada perubahan dimensi hasil cetakan polivinil siloksan setelah direndam dalam larutan daun mimba 15% dengan waktu yang berbeda. Sampel penelitian ini adalah die stone yang berbentuk kerucut dengan tinggi 10mm, diameter alas 8,36 dan diameter puncak 6,58 yang merupakan hasil isian denta l stone dari hasil cetakan polivinil siloksan. Besar sampel 10 buah untuk setiap kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perendaman dalam daun mimba 15% selama 24, 48, 72 dan 96 jam. Pengukuran tinggi dan diameter alas sampel menggunakan kaliper digital. Analisis data yang digunakan adalah uji ANOVA satu arah dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Dari hasil penelitian diperoleh persentase perubahan tinggi die stone adalah 2,37 %, 1,81 %, 2,37 %, 3,238 % dan 3,49 %.
Show more

2 Read more

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

Perubahan Dimensi Hasil Cetakan Polivinil Siloksan Setelah Direndam Dalam Larutan Daun Mimba 15% Dengan Waktu yang Berbeda

disebut desinfektan. 23 Setelah cetakan dikeluarkan dari mulut pasien,cetakan harus dibilas dengan air untuk menghilangkan debris, darah, saliva dan juga kotoran lain. Kemudian bahan desinfektan disemprot ke permukaan cetakan atau cetakan direndam dalam bahan desinfektan tersebut. Untuk bahan cetakan yang mudah mengalami distorsi,metode penyemprotan lebih dianjurkan. Namun demikian, terdapat beberapa kelemahan menggunakan metode ini antaranya adalah yang pertama, bahan desinfektan yang disemprot mengeluarkan partikel-partikel khemis ke udara yang dapat diinhalasi oleh dokter gigi, asisten ataupun pasien. Kedua, bahan desinfektan tidak mengenai seluruh permukaan cetakan apabila cetakan itu mempuyai daerah- daerah undercut. Hal sebaliknya terjadi jika desinfeksi dilakukan dengan metode perendaman dimana hasil cetakan dapat mengembang sehingga tidak akurat lagi. Hal in terjadi karena cetakan cenderung menyerap air apabila direndam dalam air (imbibisi). 3
Show more

16 Read more

PERTUMBUHAN LARVA IKAN BETOK (Anabas testudineus) YANG DIRENDAM DALAM LARUTAN HORMON TIROKSIN DENGAN KONSENTRASI DAN LAMA WAKTU PERENDAMAN YANG BERBEDA

PERTUMBUHAN LARVA IKAN BETOK (Anabas testudineus) YANG DIRENDAM DALAM LARUTAN HORMON TIROKSIN DENGAN KONSENTRASI DAN LAMA WAKTU PERENDAMAN YANG BERBEDA

Pengukuran panjang dan penimbangan bobot larva dilakukan dengan mengambil sampel 10 ekor larva. Kemudian larva direndam dalam larutan hormon tiroksin dengan konsentrasi dan lama perendaman sesuai perlakuan. Setelah perendaman dilakukan, larva dipindahkan ke akuarium pemeliharaan dan dipelihara selama 30 hari dengan padat tebar 5 ekor/liter (Nopiyanti, 2013). Pakan diberikan 5 kali sehari. Pakan buatan diberikan secara at satiation. Pada hari ke 3-7 larva ikan betok diberi pakan naupli artemia, hari ke 8-7 diberi naupli artemia + moina, hari ke 11-13 diberi moina, hari ke 14-15 diberi moina + pakan buatan, dan pada hari ke 16-30 diberi pakan buatan. Parameter dalam Penelitian
Show more

12 Read more

Penentuan Jumlah Bakteri Daging Ayam Broiler (Gallus domesticus) Setelah Direndam Dalam Larutan Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

Penentuan Jumlah Bakteri Daging Ayam Broiler (Gallus domesticus) Setelah Direndam Dalam Larutan Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

Tahap Digestion System (destruksi), nyalakan alat, atur seting suhu ke 420 o C. Timbang 1 gram sampel, masukkan dalam labu Kjeltec. Tambahkan 15 ml asam sulfat pekat dan 2 biji tablet Kjeldahl. Nyalakan kran air aspirator atau gunakan lemari asam dengan exhaust pump. Masukkan tabung Kjeltec ke dalam digestor. Destruksi sampel selama 45 – 60 menit. Destruksi dinyatakan selesai jika sampel berubah menjadi jernih dan asap putih tidak terbentuk lagi. Setelah destruksi berakhir, angkat labu Kjeltec dari digestor dan biarkan menjadi dingin (  15 menit). Tahap destilasi, letakkan labu Kjeltec ke dalam alat distilasi otomatis. Tekan tombol AUTO (telah disetting pemasukan aquadest 75 ml dan alkali - NaOH 40% - 25 ml, serta steaming time 4 menit, sesuai standar Tecator). Takar 25 ml asam borat 4% (yang mengandung indikator methyl red dan brom cresol green dalam metanol) sebagai penampung destilat dalam erlenmeyer. Naikkan posisi erlenmeyer hingga pipa distilat tercelup dan berada di permukaan dasar erlenmeyer. Alat distilasi bekerja otomatis, biarkan sampai proses selesai.
Show more

7 Read more

PROFIL HISTOLOGIS SERABUT KOLAGEN PADA KULIT KAMBING BLIGON YANG DIRENDAM DALAM LARUTAN ASAM DAN BASA LEMAH PADA KONSENTRASI BERBEDA

PROFIL HISTOLOGIS SERABUT KOLAGEN PADA KULIT KAMBING BLIGON YANG DIRENDAM DALAM LARUTAN ASAM DAN BASA LEMAH PADA KONSENTRASI BERBEDA

kulit difiksasi dengan alkohol 70% untuk mencegah terjadinya proses autolisis. Tahap berikutnya adalah proses pengeluaran cairan dalam jaringan (dehidrasi) dengan alkohol dan proses penjernihan dengan xylol untuk memberikan bentuk transparan sehingga mudah diamati. Tahap berikutnya adalah proses impregnasi yakni memasukkan parafin ke dalam jaringan yang dilakukan pada suhu 58-60 0 C yang dilanjutkan dengan proses pemancangan (embedding), yaitu menempatkan sampel pada cetakan yang berisi parafin cair. Tahap berikutnya adalah trimming, yaitu membuat blok parafin hingga membentuk trapezium dengan ketebalan 3-5 cm dari sisi jaringan. Proses pengirisan dilakukan dengan mikrotom dengan ketebalan potong 6µ. Potongan jaringan diletakkan pada obyek glass yang sebelumnya diberi dengan perekat albumin (mounting). Jaringan selanjutnya diwarnai dengan Mallory dan selanjutnya potongan jaringan ditutup dengan deck glass.
Show more

6 Read more

Uji air perasan jeruk kesturi (Citrus microcarpa Bunge.) terhadap perubahan warna resin komposit yang direndam dalam larutan kopi

Uji air perasan jeruk kesturi (Citrus microcarpa Bunge.) terhadap perubahan warna resin komposit yang direndam dalam larutan kopi

Abstrak: Perubahan warna atau diskolorisasi pada permukaan gigi merupakan salah satu masalah estetika yang sering dikeluhkan karena mengurangi kepercayaan diri seseorang. Masalah ini juga dapat terjadi pada permukaan bahan tumpatan gigi, salah satunya adalah resin komposit. Resin komposit merupakan bahan tumpatan yang sewarna dengan gigi yang banyak digemari orang karena nilai estetiknya. Salah satu penyebab perubahan warna yaitu mengonsumsi minuman berwarna secara berlebih seperti kopi. Perawatan yang digunakan untuk masalah diskolorisasi ialah bleaching, namun perawatan ini memiliki efek samping. Jeruk kesturi (Citrus microcarpa Bunge.) dapat menjadi bahan alternatif bleaching karena karena mengandung asam sitrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah air perasan jeruk kesturi berpengaruh terhadap perubahan warna resin komposit yang telah direndam dalam larutan kopi. Jenis penelitian ialah pre-eksperimental dengan one shot case study design. Penelitian ini menggunakan 10 sampel resin komposit dengan ukuran diameter 5 mm dan tebal 2 mm. Sampel direndam dalam larutan kopi selama 7 hari agar terjadi diskolorisasi kemudian direndam dalam air perasan jeruk kesturi selama 5 hari dengan tujuan untuk memutihkan kembali sampel. Pengukuran perubahan warna menggunakan metode CIEL*a*b dilakukan setelah perendaman 60 menit dan 5 hari. Uji Friedman menunjukkan terdapat perubahan bermakna (p<0,05). Simpulan: Air perasan jeruk kesturi berpengaruh terhadap perubahan warna resin komposit yang direndam dalam larutan kopi.
Show more

7 Read more

Larutan Sampel Berwarna Cokelat

Larutan Sampel Berwarna Cokelat

Hasil Perhitungan Korelasi Antara Faktor Fisik Kimia Perairan Dengan Indeks Keanekaragaman Dengan Metode Komputerisasi SPSS Ver.17. H’ Suhu Kec[r]

7 Read more

Kualitas Mikrobiologi Daging Sapi yang Direndam dalam Larutan Teh Fermentasi Kombucha dan dengan atau tanpa Diasap

Kualitas Mikrobiologi Daging Sapi yang Direndam dalam Larutan Teh Fermentasi Kombucha dan dengan atau tanpa Diasap

Faktor perlakuan perendaman dan pengasapan serta interaksi antara keduanya secara statistik tidak berpengaruh nyata terhadap viabilitas Staphylococcus sp. Nilai rataan viabilitas Staphylococcus sp. pada daging yang diberi perlakuan perendaman 0,1 dan 2 hari serta dengan atau tanpa pengasapan bernilai nol. Menurut Ardanariswari (1999), jumlah kisaran Staphylococcus sp. pada sosis fermentasi dari daging sapi dengan kultur starter L. brevis adalah 4-6 log 10 cfu/g. Sedangkan pada penelitian ini, nilai rataan Staphylococcus sp. yang didapatkan dari produk daging yang dihasilkan semua bernilai nol. Hal ini menunjukkan bahwa proses perendaman dalam larutan teh fermentasi kombucha dan pengasapan mampu menghasilkan nilai rataan Staphylococcus sp. yang lebih rendah dan lebih baik dibandingkan hanya dengan perlakuan pemberian kultur starter L. brevis pada daging.
Show more

62 Read more

Show all 6241 documents...