Top PDF BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Bab I

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - BAB I PENDAHULUAN

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - BAB I PENDAHULUAN

1.3 Ruang Lingkup Pembahasan Untuk memberikan batasan dalam penulisan Laporan Akhir ini agar tidak menyimpang dari pokok permasalahan yang ada, maka ruang lingkup pembahasannya adalah [r]

11 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - BAB I  (Pendahuluan)[1]

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - BAB I (Pendahuluan)[1]

Upah memiliki pengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Untuk memproduksi sulaman, tingkat upah yang diberikan berbeda-beda tergantung pada jenis sulaman dan kerumitan motif yang dikerjakan. Untuk memproduksi sulaman memerlukan waktu yang cukup lama bahkan hampir 1-2 bulan, sedangkan upah yang diberikan tetap. Namun demikian masih ada saja tenaga kerja yang mau bekerja UKM ini.

10 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG ENERGI ...  ETD UGM

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG ENERGI ... ETD UGM

Eka Firmansah, Satoshi TOMIOKA, [1], melakukan riset untuk mengurangi adanya harmonik yang ditimbulkan akibat perubahan dari listrik AC-DC pada D.C power supply dengan mengubah topologi rangkaiannya, riset tersebut diberi judul : Totem-Pole-Factor – Correction Converter under Critical-Conduction -Mode Interval Operation, dan dimuat pada IEICE transactions on Comunication, Vol.E93-B No.9, September 2010. Hasil riset tersebut menemukan topologi baru dari D.C power supply, yaitu tanpa menggunakan bridge diode dalam pengubahan dari AC- DC.

7 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN TELUR AYAM ...

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN TELUR AYAM ...

Menurut Sudjarwo 2012 waktu candling yang baik ditinjau dari faktor ekonomis adalah pada hari ke 4 hingga hari ke 7, karena pada saat tersebut telur infertil yang dihasilkan dapat dijual[r]

37 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG SAAT INI BISNIS FRANCHISE ...

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG SAAT INI BISNIS FRANCHISE ...

Franchise merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan jaringan bisnis dengan tidak menghilangkan karakter perusahaan yang sudah menjadi ciri khas franchise yang bersangkutan.. P[r]

12 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - 1. BAB I PENDAHULUAN

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - 1. BAB I PENDAHULUAN

Indonesia sebagai negara berkembang tentu mendapatkan dampak dari semakin sadarnya masyarakat dalam membeli produk – produk asuransi seperti asuransi pendidikan, asuransi kendaraan bermotor, asuransi kesehatan, dan lain – lain. Kondisi ini menarik minat perusahaan-perusahaan asuransi untuk masuk di pasar Indonesia, baik itu perusahaan asing maupun lokal. Sedikitnya terdapat tiga aspek persaingan antara perusahaan asuransi, antara lain: 1). Aspek kekuatan keuangan (asset) perusahaan, 2). Aspek jasa (service) produk, 3).Aspek kelancaran klaim.Untuk menghadapi persaingan usaha tersebut maka perusahaan asuransi harus senantiasa proaktif dalam menyusun strategi pemasaran dan meningkatkan kualitas layanannya, selain itu perusahaan asuransi harus memiliki strategi-strategi khusus untuk memenangkan persaingan pasar.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Peranan Auditor Internal terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud).

Peranan Auditor Internal terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud).

Bab I Pendahuluan Universitas Kristen Maranatha 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era Globalisasi yang sedang dihadapi salah satunya oleh Negara Indonesia, yang tentun[r]

21 Baca lebih lajut

pidana internasional

pidana internasional

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG... BAB II PEMBAHASAN 2.1..[r]

3 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - 1. BAB I Pendahuluan

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - 1. BAB I Pendahuluan

Untuk memenuhi kebutuhan yang tak terbatas tersebut, setiap kelompok maupun individu dituntut untuk mengarahkan segala kemampuan yang dimilikinya, dengan cara penggunaan strategi-strategi sebagai instrument dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Dalam konteks zaman sekarang ini, persaingan yang kompetitif merupakan sebuah indikasi bahwa untuk mencapai suatu hasil yang maksimal harus mempunyai kemampuan, kesiapan serta kesigapan yang komplit. Logikanya, jika seseorang tidak mempunyai seperti yang disebutkan, maka konsekuensinya adalah mereka akan menjadi yang termarginalkan. Sehingga “siapa yang cepat, siap, serta cekatan, maka dia yang akan dapat”. 1
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

BAB	I PENDAHULUAN I.1	Latar	Belakang - BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang - BAB I PENDAHULUAN

Bagian ini menguraikan hubungan antara kerangka pendanaan beserta proyeksi ke depan dan program prioritas beserta target capaian indikator kinerja outcome yang disertai indikasi kerangka pendanaannya dalam kurun waktu 5 (lima) tahun. Rumusan kebijakan umum dan program pembangunan akan menggambarkan keterkaitan antara bidang urusan pemerintahan daerah dengan rumusan indikator kinerja sasaran yang menjadi acuan penyusunan program pembangunan jangka menengah daerah berdasarkan strategi dan arah kebijakan yang ditetapkan. BAB VIII KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I

Matematika merupakan ilmu yang mendidik manusia untuk berpikir logis, teoritis, rasional, dan percaya diri sehingga dapat dikatakan matematika merupakan dasar dari ilmu pengetahuan lain (Arfina, 2012: 1). Oleh karena itu matematika harus dapat dikuasai oleh segenap siswa sebagai sarana dalam memecahkan masalah baik dalam belajar ilmu pengetahuan maupun dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka mampu bertahan dan bersaing di masa sekarang maupun masa yang akan datang.

9 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I PENDAHULUAN

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I PENDAHULUAN

Selain itu, kebijakan stabilisasi berupa suku bunga dan LTV (Loan To Value) berdampak pada kredit investasi yang menurun dan investasi bangunan yang cukup stagnan. Pada saat yang bersamaan, dukungan belanja modal pemerintah berkurang terkait program penghematan anggaran. Pada investasi non-bangunan, melambatnya permintaan domestik dan menurunnya permintaan ekspor menyebabkan tertahannya respon pelaku usaha untuk menambah investasi. Melambatnya kinerja investasi tercermin dari realisasi investasi BKPM terutama pada semester I 2014 (Laporan Ekonomi Bank Indonesia, 2014).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I pendahuluan (1)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I pendahuluan (1)

Rumah Sakit Ibu dan Anak CICIK Padang merupakan rumah sakit swasta dengan tipe C dan merupakan rumah sakit rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dari catatan medical record RSIA CICIK Padang pada tahun 2018 per Januari sampai Juli, jumlah pasien sectio caesarea mencapai 980 pasien setiap bulannya rata-rata mengalami peningkatan sectio caesaria. Studi pendahuluan yang peneliti lakukan terhadap 10 orang ibu post sectio caesarea, 7 dari 10 ibu mengeluhkan nyeri pada skala 4-6. Nyeri dirasakan enam jam setelah efek dari anestesi hilang. Hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan pihak rumah sakit, dari 140 per bulannya pasien sectio caesarea lebih dari separuhnya mengeluhkan nyeri post sectio caesarea dengan prevalensi 80% dari total jumlah pasien. Metode yang sudah dilakukan yang merupakan metode pendamping dari terapi farmakologi yaitu teknik relaksasi nafas dalam namun terapi tersebut belum sepenuhnya dapat mengatasi nyeri yang dirasakan pasien.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

TAP.COM -   1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH THALASEMIA ...

TAP.COM - 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH THALASEMIA ...

Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat diidentifikasi masalah dalam penelitian ini, Bagaimana asuhan keperawatan anak dengan thalasemia di Ruang Melati 2 Ru[r]

3 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang - Hartanti BAB I

1 BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang - Hartanti BAB I

Dalam bab ini berisi tentang tinjauan kepustakaan meliputi: Konsep dasar medis (Uraian teori dari Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas dan Perencanaan KB), Konsep Manajemen Kebidanan, dan Dasar Hukum, Standar Pelayanan Kebidanan dan Kompetensi Bidan.

11 Baca lebih lajut

PENGARUH STRUKTUR CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENGARUH STRUKTUR CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Dalam bab pendahuluan ini dibahas mengenai latar belakang dilakukannya penelitian tentang pengaruh dari struktur corporate governance yang diukur dengan variabel independensi dewan komisaris, kepemilikan blockholder , kepemilikan direksi, dan frekuensi rapat komite audit terhadap financial distress pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu, pada bab ini juga dibahas mengenai rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, serta sistematika penulisan yang disajikan sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

TAP.COM -   BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG DALAM TEORI PROBABILITAS ...

TAP.COM - BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG DALAM TEORI PROBABILITAS ...

Untuk penggunaan praktis, untunglah rumus-rumus diatas tak perlu dirisaukan, karena sebuah daftar telah disusun untuk keperluan dimaksud. Daftar itu ialah daftar distribusi normal standar atau normal baku yang diberikan dalam lampiran Daftar F. Distribusi normal standar adalah distribusi normal dengan rata-rata � = 0 dan simpangan baku � =1. Fungsi densitasnya berbentuk :

5 Baca lebih lajut

TAP.COM -   BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG DALAM TEORI PROBABILITAS ...

TAP.COM - BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG DALAM TEORI PROBABILITAS ...

Untuk mengetahui probabilitas mendapatkan 6 keberhasilan dari 10 kali percobaan, untuk melakukan perhitungan perlu menggunakan suatu distribusi acak, distribusi Binomial. Distribusi Binomial dapat diterapkan pada situasi dimana beberapa percobaan bebas (independent) dilakukan dan masing-masing mempunyai satu dari dua kemungkinan hasil disebut dengan keberhasilan dan kegagalan. Meskipun untuk beberapa kasus mungkin ada penunjukkan yang berubah-ubah. Misalnya seorang ilmuwan melakukan percobaan sebanyak n kali, x mewakili jumlah keberhasilan, jika probabilitas untuk mendapatkan keberhasilandari setiap percobaan adalah p, maka probabilitas mendapatkan i keberhasilan suatu formula yang menunjukkan fungsi kepekaan dari variabel acak Binomial, x dikatakan sebagai variabel acak :
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...