Top PDF Hubungan antara corporate governance, kinerja lingkungan dengan kinerja keuangan perusahaan.

Hubungan antara corporate governance, kinerja lingkungan dengan kinerja keuangan perusahaan.

Hubungan antara corporate governance, kinerja lingkungan dengan kinerja keuangan perusahaan.

Kepemilikan manajerial adalah kepemilikan saham perusahaan yang dimiliki oleh manajemen perusahaan (direksi dan komisaris). Jensen dan Meckling (1976) mengungkapkan bahwa struktur kepemilikan ekuitas berpengaruh penting terhadap insentif manajerial dan nilai perusahaan. Mereka berargumen bahwa kepemilikan saham manajerial dapat mengurangi insentif manajer untuk mengkonsumsi kemewahan, menyedot kekayaan pemegang saham, atau terlibat dalam perilaku yang tidak memaksimumkan nilai perusahaan. Ardianingsih dan Ardiyani (2010) menemukan bahwa semakin besar kepemilikan saham manajerial, maka manajemen akan menyediakan insentif untuk mendistribusikan arus kas kepada pemegang saham. Selain itu, Li dan Sun (2014) menemukan bahwa kepemilikan eksekutif dikaitkan dengan fokus perusahaan yang lebih besar, menunjukkan bahwa tingkat masalah penghindaran risiko manajerial dapat dikurangi melalui kepemilikan saham yang lebih tinggi. Kepemilikan manajerial dinyatakan dengan perbandingan jumlah saham yang dimiliki manajemen dengan jumlah keseluruhan saham perusahaan (Lins dan Warnock, 2004).
Baca lebih lanjut

130 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Sebelumnya - PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) VARIABEL PEMODERASI - UMG REPOSITORY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Sebelumnya - PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) VARIABEL PEMODERASI - UMG REPOSITORY

Dengan CSR perusahaan diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap lingkungan, kondisi tempat kerja, hubungan perusahaan masyarakat, investasi sosial perusahaan, dan citra perusahaan di mata publik menjadi baik, meningkatkan kinerja keuangan perusahaan dan akses kapital. Dalam aktivitasnya setiap perusahaan akan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Akibat dari interaksi itu menuntut adanya timbal balik antara perusahaan dan lingkungan sosialnya yang berimplikasi pada timbulnya dampak-dampak sosial atas kegiatan operasi perusahaan pada lingkungannya. Sepanjang perusahaan menggunakan sumber daya manusia dan komunitas yang ada, maka perusahaan memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan profit dan mengembalikan sebagian profit tersebut bagi masyarakat.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

“ PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi pada Perusahaan Emiten Non-Keuangan dalam Daftar Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang Dirilis The Indonesian

“ PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi pada Perusahaan Emiten Non-Keuangan dalam Daftar Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang Dirilis The Indonesian

The purpose of this study is used to aim determinate for the effect of company’s performance for financial value with the implement of Good Corporate Governance (GCG) as moderating variable. There are four variables are used: (1) financial performance as an independent variable, (2) the company value as the dependent variable, (3) Good Corporate Governance (GCG) as the moderating variable, and (4) three control variables, involve firm size, growth opportunity and leverage.

17 Baca lebih lajut

Perbandingan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan Good Corporate Governance di Perusahaan Perbankan yang Telah Go Public.

Perbandingan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan Good Corporate Governance di Perusahaan Perbankan yang Telah Go Public.

Berdasarkan data pada tabel 4.2 di atas, maka dapat dilihat bahwa rata-rata variabel penelitian cukup merata. Hal ini berarti, tidak begitu terlihat CAR yang paling menonjol. Variabel penelitian CAR tertinggi pada tahun 2004, dimiliki oleh Bank Danamon yaitu sebesar 27%. Namun, seperti terlihat pada tabel 4.2 di atas, GCG tidak begitu menunjukkan perbaikan dari segi kinerja keuangan pada Bank Danamon. Hal ini terlihat karena pada tahun 2005 dan 2006, bank Danamon kembali mengulangi gejala yang sama seperti tahun 2002 dan 2003. CAR yang dimiliki bank Danamon pada tahun 2005 mengalami penurunan menjadi 23.48% dan pada tahun 2006 kembali mengalami penurunan menjadi 22.33%. Walaupun masih berada jauh di atas CAR minimun standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia maupun Bank of Internasional Settlements (BIS) yaitu sebesar 8%. Gejala naik turun CAR, namun masih dalam tingkat aman, menunjukkan bahwa modal yang tersedia di bank tersebut masih mampu untuk menutupi resiko-resiko yang melekat pada aktivitas operasional bank tersebut.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - BAB I JUMINI AKUNTANSI'17

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - BAB I JUMINI AKUNTANSI'17

nilai perusahaan. Penelitian ini mengacu pada penelitian Retno M dan Priantinah (2012) tentang pengaruh good corporate governance, pengungkapan corporate social responsibility dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yaitu dengan menambahkan variabel bebas yaitu kinerja keuangan yang diproksikan dengan return on asset, karena fluktuasi return on asset lebih lambat daripada return on equity. Penelitian sebelumnya menggunakan objek seluruh perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, maka penelitian ini menggunakan objek perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan pertambangan yang dipilih karena perusahaan pertambangan memanfaatkan alam untuk melakukan bisnisnya. Dengan menggunakan sumber alam tersebut akan menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan dalam proses pengolahannya. Penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai pengaruh good corporate governance, pengungkapan corporate social responsibility dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013 – 2015.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Kinerja Keuangan, Profitabilitas,dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi

Pengaruh Kinerja Keuangan, Profitabilitas,dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas berkat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini guna memenuhi salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Dalam penulisan skripsi ini penulis mengangkat judul “ Pengaruh Kinerja Keuangan, Profitabilitas,dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi” (Studi pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2013).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) VARIABEL PEMODERASI - UMG REPOSITORY

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) VARIABEL PEMODERASI - UMG REPOSITORY

Beberapa tahun terakhir banyak perusahaan menyadari pentingnya penerapan CSR sebagai strategi dari bisnisnya untuk menunjang keberhasilan perusahaan dimasa mendatang. Pentingnya CSR telah diatur dalam Undang- Undang No.25 Tahun 2007 tentang penanaman modal dan Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas. Dengan demikian, CSR merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan, bukan kegiatan yag bersifat sukarela. Namun, masih banyak manajemen melakukan pelaporan sosial hanya untuk alasan stategis dan melaksanakan CSRnya secara tidak berkelanjutan dan akuntabel.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, STRUKTUR MODAL DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DIBEI 2012-2014)

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, STRUKTUR MODAL DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DIBEI 2012-2014)

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul “ Pengaruh Good Corporate Governance, Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Struktur Modal Dan Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di BEI 2012- 2014)”. Skripsi ini di susun sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar sarjana ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Hubungan Penerapan Good Corporate Governance dengan Kinerja Perusahaan.

Hubungan Penerapan Good Corporate Governance dengan Kinerja Perusahaan.

Pada abad ke-21 ini dunia sedang mengalami era globalisasi dan sistem ekonomi kapitalis mendominasi iklim perekonomian di berbagai belahan dunia, baik negara maju maupun negara berkembang. Ciri utama dari sistem ekonomi kapitalis adalah kegiatan bisnis dan kepemilikan perusahaan dikuasai oleh individu-individu atau sektor swasta (Agoes, 2006). Dalam perjalanannya, beberapa perusahaan akan muncul sebagai perusahaan-perusahaan swasta raksasa yang bahkan aktivitas dan kekuasaannya melampaui batas-batas dimensi dari suatu negara. Para pemilik dan pengelola perusahan ini bahkan mampu mempengaruhi dan mengarahkan berbagai kebijakan yang diambil oleh para pimpinan politik suatu negara untuk kepentingan kelompok perusahaan mereka melalui kekuatan finansial yang dimilikinya (Agoes, 2006).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, STRATEGI DIFERENSIASI DAN CORPORATE SOCIAL  Analisis Pengaruh Good Corporate Governance, Strategi Diferensiasi Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Perusahaan Pariwisata, Re

ANALISIS PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, STRATEGI DIFERENSIASI DAN CORPORATE SOCIAL Analisis Pengaruh Good Corporate Governance, Strategi Diferensiasi Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Perusahaan Pariwisata, Re

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance dengan dimensi Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Dewan Direksi, Leverage , Strategi Diferensiasi dengan dimensi Beban Operasi dan Ukuran Perusahaan, Corporate Social Responsibility berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan Pariwisata, Restaurant dan Hotel yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada tahun penelitian 2013 sampai dengan 2015. Metode penentuan sampel dengan metode purposive sampling , dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan maka jumlah sampel adalah 36 sampel. Data penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Indonesia Stock Exchaneg (IDX) dan Annual Report tahun 2013 sampai dengan 2015. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 16. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Good Corporate Governance dengan dimensi Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Dewan Direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan namun Leverage berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan, variabel Strategi Diferensiasi dengan dimensi Beban Operasi dan Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Variabel Corporate Social Responsibility berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

Berdasarkan pemaparan diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berbeda dengan penelitian – penelitian sebelumnya dengan mengganti variabel dan menfokuskan pada satu perusahaan perbankan. Oleh karena banyaknya penelitian tentang pengaruh corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan, maka penulis bermaksud menyusun penelitian yang lebih difokuskan kepada perusahaan perbankan dengan mengambil judul “ PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan - PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, UKURAN PERUSAHAAN DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2012-2014 - POLSRI REPOSITORY

BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan - PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, UKURAN PERUSAHAAN DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2012-2014 - POLSRI REPOSITORY

Rahayu, Sri. 2010. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Dan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta). Skripsi, Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.

17 Baca lebih lajut

University of Lampung | LPPM-UNILA Institutional Repository (LPPM-UNILA-IR)

University of Lampung | LPPM-UNILA Institutional Repository (LPPM-UNILA-IR)

“Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi.. Skripsi Akunt[r]

19 Baca lebih lajut

Pengaruh Kinerja Keuangan, Profitabilitas,dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi

Pengaruh Kinerja Keuangan, Profitabilitas,dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi

Hasil penelitian berdasarkan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel kinerja keuangan (ROE), profitabilitas (ROA), dan corporate social responsibility (CSR) secara parsial menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV) dengan masing-masing signifikansi sebesar 0.000, 0.002, 0.043. Ketiganya lebih kecil dari 0,05. Variabel Kinerja Keuangan (ROE), Profitabilitas (ROA), dan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan Nilai Perusahaan (PBV). Dan variabel GCG mampu memoderasi hubungan antara ROE, ROA, CSR terhadap nilai perusahaan (PBV) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Variabel CSR berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh kinerja lingkungan dan corporate social responsibility (CSR) disclosure terhadap kinerja keuangan (studi empiris pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2009-2011.

Pengaruh kinerja lingkungan dan corporate social responsibility (CSR) disclosure terhadap kinerja keuangan (studi empiris pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2009-2011.

Perkembangan perusahaan-perusahaan di Indonesia saat ini semakin pesat. Semakin besar perusahaan semakin besar tanggung jawab perusahaan tersebut. Perusahaan memiliki tanggung jawab melaporkan kegiatannya dengan annual report dan laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggung jawaban manajemen kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Investor, calon investor dan masyarakat dapat mengetahui kinerja keuangan perusahaan dengan melihat laporan keuangan perusahaan. Kinerja keuangan merupakan ukuran-ukuran tertentu yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba (Sucipto, 2003). Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba sangat penting karena laba dapat digunakan sebagai salah satu ukuran keberhasilan suatu perusahaan serta dapat digunakan untuk menunjukkan prospek perusahaan di masa yang akan datang (Pujiasih, 2013).
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Pengertian Good Corporate Governance - Pengaruh Good Corporate Governance dan Struktur Kepemilikan Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Pengertian Good Corporate Governance - Pengaruh Good Corporate Governance dan Struktur Kepemilikan Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

lemah sehingga memicu konflik kepentingan antara pihak manajemen dengan para pemegang saham. Sedangkan pada kepemilikan yang terkonsentrasi dimana terkonsentrasinya control terhadap perusahaan pada segelintir pemegang saham, membuat pelaksanaan control terhadap pihak manajemen menjadi lebih mudah dan juga dapat menurunkan potensi konflik kepentingan yang timbul karenanya. Terkonsentrasinya control ini menimbulkan dilema ketika perusahaan mencari pembiayaan di pasar modal, dimana perusahaan dapat saja menjanjikan dividen yang tinggi kepada pemegang saham publik untuk meyakinkan investor untuk berinvestasi di perusahaan tersebut. Dari dua perbedaan struktur kepemilikan perusahaan di atas, penerapan good corporate governance menjadi sangat penting bagi perusahaan yang salah satu tujuannya adalah untuk menekan potensi konflik kepentingan.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KINERJA KEUANGAN DENGAN NILAI PERUSAHAAN

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KINERJA KEUANGAN DENGAN NILAI PERUSAHAAN

This study is investigated the influence of good corporate governance that the proxy it with commissioners independent of the relationship between ROE as a proxy of financial performance and Tobin's Q as a proxy of firm value. The purpose of this study was to find empirical evidence of (a) the influence of the financial performance of the company's ROE, (b) the influence of good corporate governance, an independent commissioner to the relationship between financial performance and corporate value.

11 Baca lebih lajut

PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN  Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan.

PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan.

Price Waterhouse dalam Sam’ani (2008) menyatakan bahwa investor, analisis dan regulator menganggap komite audit memberikan kontribusi dalam kualitas pelaporan keuangan. Komite audit meningkatkan integritas dan kredibilitas pelaporan keuangan melalui : (1) pengawasan atas proses termasuk sistem pengendalian internal dan penggunaan prinsip akuntansi berterima umum, dan (2) mengawasi proses audit secara keseluruhan. Hasilnya mengindikasikan bahwa adanya komite audit memiliki konsekuensi pada laporan keuangan yaitu: (1) berkurangnya pengukuran akuntansi yang tidak tepat, (2) berkurangnya pengungkapan akuntansi yang tidak tepat dan (3) berkurangnya tindakan kecurangan manajemen dan tindakan ilegal. Leverage
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI (3)

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI (3)

Saat ini tanggung jawab perusahaan harus berpijak pada triple bottom lines yaitu tanggung jawab perusahaan pada aspek sosial, lingkungan, dan keuangan sehingga setiap perusahaan diwajibkan mengungkapkan informasi tentang tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Pentingnya CSR telah diatur dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Dengan demikian, CSR merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan perusahaan, bukan kegiatan yang bersifat sukarela.Desakan linkungan perusahaan menuntut perusahaan agar menerapkan strategi untuk memaksimalkan nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...