Top PDF KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2013

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2013

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2013

70.9 Bahwa setelah itu Disusun di gudang dan minta dikirim ke dinas pendidikan. Sebagian diturunkan di Dinas dan sebagian dikembalikan ke gudang, karena tidak ada tempat untuk meletakkan buku tersebut di dinas; ------------------------- 70.10 Bahwa Ketika buku dikirim ke sekolah-sekolah juga melewati gudang; ---------- 70.11 Bahwa saksi menerima kiriman buku dari parlaungan dan juga dari jawa, selain itu sebagai contact person di padang sidempuan. Saksi mendapat perintah untuk kirim ke sekolah sekolah; --------------------------------------------------------- 70.12 Bahwa Ketika mengirim ke dinas saksi menyampaikan ke dinas ada kiriman buku dari Budi Utomo; ------------------------------------------------------------------- 70.13 Bahwa Ukuran gudangnya 15 x 20 untuk bangunannya; ---------------------------- 70.14 Bahwa dari dinas Ada yang melakukan pemotretan buku di gudang; ------------- 70.15 Bahwa armada yang mengirim buku ada 5 armada, 3 colt diesel 2 pick up; ----- 70.16 Bahwa pengiriman dari PT Intan itu dikirim Ke gudang, saksi ikuti sampai masuk gudang; ----------------------------------------------------------------------------- 70.17 Bahwa dikirim ke dinas Sekitar jam 10 pagi, ke dinas dengan petugas yang mengangkat-angkat buku saja; ----------------------------------------------------------- 70.18 Bahwa Ketika mengantar buku ke dinas bertemu dengan pak Cardik; ------------ 70.19 Bahwa saksi hanya tahu dari pak parlaungan ada buku contoh, sedangkan dari intan pariwara tidak disebutkan adanya buku contoh. Saksi meluruskan bahwa ada buku contoh itu dari Pak Parlaungan; ---------------------------------------------- 70.20 Bahwa pada saat itu saksi dibayar 2,5 juta satu bulan oleh pak parlaungan; ----- 70.21 Bahwa saksi memiliki hubungan saudara jauh, saksi memanggil angkang kepada pak parlaungan; ------------------------------------------------------------------- 70.22 Saksi tidak pernah memberitahukan pemenang tender ini kepada budi utomo 71. Menimbang bahwa pada tanggal 2 Juli 2013, Majelis Komisi melaksanakan Sidang
Baca lebih lanjut

118 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2013

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2013

anggotanya secara bersama-sama dan lebih memfokuskan pada tujuan ekonomi dibandingkan dengan kepentingan individual; ---------------------- 5.7 Bahwa dalam LDP dan kesimpulannya, Investigator menyampaikan CV Belawan Indah, PT Mitra Jaya Bahari, CV Jaya Abadi Trans, CV Idan, PT Benua Samudera Logistik, PT Transporindo Agung Sejahtera, CV Wahana Multi Karsa, PT Samudera Perdana, Koperasi Pegawai RI Baruna Barat Belawan, Fa. Multatuli Bhakti, PT Berkat Nugraha Sinar Lestari dan PT Lintas Samudera Jaya, merupakan pelaku usaha yang berada dalam satu pasar bersangkutan yang sama, yang seharusnya bersaing satu sama lain; ----------------------------------------------------------- 5.8 Bahwa dalam tanggapannya, Terlapor XIV menyampaikan Organda Sumatera Utara lahir dari gabungan beberapa pengusaha angkutan barang/trailer, menyusun suatu design tarif yang digali dari berbagai kondisi, situasi dan keadaan perekonomian pelaku usaha, selain berguna untuk menertibkan banyaknya ragam dan jenis tarif yang beredar saat itu; 5.9 Bahwa dalam tanggapannya, Terlapor XIV menyampaikan Organda bertujuan menuntun terimplementasinya revitalisasi darat sebagai tulang punggung masyarakat dalam melakukan kegiatan sosial dan ekonominya. Peningkatan pelayanan, efisiensi biaya produksi dan biaya operasional dengan melibatkan pemerintah dalam meringankan beban usaha para anggota, adalah sebuah MISI untuk mengentaskan VISI Organda yang mampu menjadi organisasi yang professional dan independen serta mampu mewujudkan transformasi bidang usaha transportasi darat guna meningkatkan usaha para anggota serta mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat; --------------------- 5.10 Bahwa dalam tanggapannya, Terlapor XIV menyampaikan
Baca lebih lanjut

226 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

12. Menimbang bahwa selanjutnya, Komisi menerbitkan Penetapan Komisi Nomor 140/KPPU/PEN/VIII/2010 tanggal 6 Agustus 2010 tentang Sidang Majelis Komisi Perkara Nomor 09/KPPU-L/2010 dalam jangka waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung mulai tanggal 6 Agustus 2010 sampai dengan 22 September 2010 (vide bukti A47); ----------------------------------------------------------- 13. Menimbang pada tanggal 7 September 2010, Panitia Tender menyampaikan secara tertulis Pembelaannya terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan Lanjutan, yang pada pokoknya menyatakan sebagai berikut (vide bukti A69);--------------------------------- 13.1 Persyaratan SIG telah ditetapkan Panitia Tender dalam Dokumen Lelang dan dipertegas lagi dalam Berita Acara Penjelasan Dokumen Lelang dan Spesifikasi Pekerjaan dimana SIG dan SITU merupakan persyaratan yang saling substitusi sehingga kami Panitia tidak memberatkan peserta lelang untuk memenuhi persyaratan ini. Terkait dengan persyaratan SIG/SITU maka SITU PT Putera Sulut Perdana telah diterima pada saat pembukaan sampul penawaran, hal mana pula telah dituangkan dalam berita acara pembukaan penawaran. Dengan demikian persyaratan tersebut tidaklah menggugurkan penawaran PT Putera Sulut Perdana;----------------------------- 13.2 Penetapan syarat Fiskal Pajak Pratama sebagai persyaratan lelang dan telah
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

22 Pantai Ceria Grup, PT Abun Sendi, PT Dayatama Beta Mulya, dan PT Sumber Sedayu; ------------------------------------------------- 1.3.2.2. Bahwa dalam fakta kesamaan dokumen yang diuraikan dalam LHPL, terdapat kesamaan dokumen untuk kelima perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran tersebut, antara lain berupa kesamaan kesalahan pengetikan, kesamaan metode pelaksanaan, dan kesamaan nilai Harga Peralatan dalam Analisa Biaya Pekerjaan; ---------------------------------------------------------- 1.3.2.3. Berdasarkan fakta di atas, Majelis Komisi menilai terbatasnya jumlah perusahaan yang menjadi peserta lelang, adanya kesamaan dokumen antara para peserta lelang, serta adanya pengakuan bahwa yang membuat Dokumen Penawaran untuk seluruh peserta lelang adalah Chandra (staf PT Bungo Pantai Bersaudara/H. Ismail Ibrahim) menunjukkan H. Ismail Ibrahim berperan besar dalam mengatur dan atau menentukan pemenang dalam lelang ini; ---------------------------------------------------------- 1.3.3. Tentang Selisih Harga Penawaran terhadap Nilai OE --------------------- 1.3.3.1. Bahwa berdasarkan LHPL, Tim Pemeriksa menemukan fakta bahwa angka penawaran dan prosentase harga penawaran kelima peserta lelang seluruhnya mendekati OE atau di atas 99%, sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut: --------------------------
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

3 S.H., Notaris di Padang, sebagai perusahaan yang dimiliki oleh Doktorandus A. (Abdul) Majid Ibrahim dan Ismail Ibrahim. Pada tahun 1992 berubah menjadi PT Bungo Pantai Bersaudara berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 43 tanggal 27 Mei 1992 dihadapan Nany Ratna Wirdanialis, S.H., Notaris di Jambi. Kegiatan usaha PT Bungo Pantai Bersaudara antara lain bergerak dalam bidang perencanaan, pelaksanaan dan pemborongan bangunan, jalanan, jembatan, irigasi, dan pekerjaan lainnya dalam lapangan pembangunan, bidang perdagangan umum, bidang pertanian, bidang industri dan perbengkelan, usaha pengangkutan di darat, dan bidang jasa umum, terkecuali jasa dibidang hukum;-------------------------------- 11.1.2. Terlapor II, PT Paesa Pasindo Engineering yang beralamat di Jl. Ahmad Yani No. 17, Jakarta adalah pelaku usaha yang berbentuk Perseroan Terbatas yang didirikan dengan Akta No. 42 tertanggal 11 April 1994 yang dibuat dihadapan Elliza, S.H., Notaris Pengganti di Jakarta. Kegiatan usaha PT Paesa Pasindo Engineering antara lain bergerak dalam bidang perancangan dan atau pembangunan proyek teknik dan bangunan, termasuk pelabuhan, pangkalan, jalan, jembatan, jalan kereta api, bendungan irigasi, lapangan terbang, fasilitas pertambangan, fasilitas terminal dan penyulingan, gedung perkantoran, pembukaan dan pengolahan tanah dan usaha lain yang bersangkutan dengan itu; ------------------------------------------------------ 11.1.3. Terlapor III, PT Riyah Permata Anugrah yang beralamat di Jl. Tebet Timur Raya No. 49, Jakarta Selatan, yang didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas No. 75 tertanggal 10 September 1986, di hadapan Notaris Anasrul Jambi, S.H., Notaris di Jakarta. Kegiatan usaha PT Riyah Permata Anugrah antara lain adalah perdagangan umum, pemborongan, percetakan, penjilidan, periklanan, penerbitan dan grafika, pertanian serta usaha lain terkait; ------------------------------ 11.1.4. Terlapor IV, PT Bintang Selatan Agung, beralamat di Jl. Sukarno
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

5. Tentang Persekongkolan Horizontal;------------------------------------------------------ 5.1 Bahwa dalam LHPL, Tim Pemeriksa menyatakan CV Global Inc. dan CV International telah melakukan praktek persaingan usaha tidak sehat, berupa: - 5.1.1 Bahwa hubungan kepemilikan saham dan kekerabatan antara CV Global Inc. dan CV International menunjukkan adanya afiliasi di antara kedua perusahaan tersebut; ------------------------------------------- 5.1.2 Bahwa adanya persamaan kesalahan pengetikan dokumen di antara CV Global Inc. dan CV International menunjukkan dokumen tersebut dibuat secara bersama-sama atau oleh orang yang sama atau setidak- tidaknya menggunakan format yang sama; -------------------------------- 5.1.3 Bahwa adanya hubungan afiliasi di antara CV Global Inc. dan CV International memungkinkan adanya dokumen-dokumen yang dibuat secara bersama-sama tersebut; ----------------------------------------------- 5.1.4 Bahwa pembuatan dokumen secara bersama-sama memudahkan bagi CV Global Inc. dan CV International untuk mengatur harga penawaran dalam tender yang sama sebagaimana hal tersebut telah diakui oleh CV Global Inc.; -------------------------------------------------- 5.1.5 Bahwa pengaturan harga penawaran yang dilakukan oleh CV Global Inc. dan CV International mengurangi persaingan dengan para peserta tender lainnya (lessening competition); ------------------------------------ 5.2 Bahwa CV Global Inc. dan CV International tidak menyampaikan bantahan atau pembelaan terhadap hal tersebut; ----------------------------------------------- 5.3 Bahwa mengenai tindakan Terlapor I (CV Global Inc.) dan Terlapor II (CV. International), Majelis Komisi sependapat dengan kesimpulan Tim Pemeriksa yang menyatakan CV Global Inc. dan CV International telah melakukan praktek persaingan usaha tidak sehat dalam perkara a quo; -------- 6. Tentang Persekongkolan Vertikal; --------------------------------------------------------- 6.1 Bahwa dalam LHPL, Tim Pemeriksa menyatakan Panitia Lelang memfasilitasi terjadinya persekongkolan berupa: ---------------------------------- 6.1.1 Kelalaian karena tidak memeriksa ada tidaknya perusahaan-
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

11 1.1.2. Bahwa Terlapor II adalah badan usaha yang berbentuk perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Nomor 14 tanggal 2 Februari 1982 yang dibuat oleh Notaris Ny. Siti Marjami Soepangat, S.H. di Jakarta dan perubahan terakhir dengan Akta No. 54 tanggal 5 Juni 2009 yang dibuat oleh Notaris Deni Yohanes, S.H. di Bengkulu, dengan kegiatan usaha antara lain di bidang jasa pelaksana konstruksi. Dalam prakteknya, Terlapor II mengikuti Tender Lanjutan Pembangunan Gedung Setwan Kabupaten Mukomuko Tahun Anggaran 2009; ---------------------------------- 1.1.3. Bahwa Terlapor III adalah Panitia Pengadaan Barang/jasa Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mukomuko Tahun Anggaran 2009 yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mukomuko No. 12 Tahun 2009 tanggal 14 maret 2009 dengan susunan keanggotaan sebagai berikut : -----------------------------------
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

6.8. Bahwa dengan demikian, Majelis Komisi menyimpulkan telah terjadi kerjasama atau pengaturan pemenang diantara PT Kereta Api (Persero) dengan GE Transportation dalam pengadaan 20 (dua puluh) unit lokomotif CC 204 yang merupakan bagian dari proses GE-nisasi dalam sistem operasional kereta api di Indonesia. ----------------------------------------------- 7. Mengingat ketentuan Pasal 19 huruf d Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 menyatakan: “Pelaku usaha dilarang melakukan satu atau beberapa kegiatan, baik sendiri maupun bersama-sama pelaku usaha lain, yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan/atau persaingan usaha tidak sehat berupa: ------- d. melakukan praktek diskriminasi kepada pelaku usaha tertentu”; ------------------- 8. Bahwa Pasal 19 huruf d Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 mengandung unsur sebagai berikut: -------------------------------------------------------------------------------- 8.1. Unsur Pelaku Usaha ------------------------------------------------------------------ 8.1.1. Bahwa yang dimaksud pelaku usaha berdasarkan Pasal 1 angka 5 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 adalah orang perorangan atau badan usaha, baik yang berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum yang didirikan dan berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian, menyelenggarakan berbagai kegiatan usaha dalam bidang ekonomi; -------------------------------------------------------------------- 8.1.2. Bahwa pelaku usaha yang dimaksud dalam perkara ini adalah
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

3.2.1. Bahwa berdasarkan Pedoman Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 yang dimaksud dengan pihak lain adalah para pihak (vertikal dan horizontal) yang terlibat dalam proses lelang yang melakukan persekongkolan lelang baik pelaku usaha sebagai peserta lelang dan atau subjek hukum lainnya yang terkait dengan lelang tersebut; -------------------------------------------------------------------------- 3.2.2. Bahwa pihak lain dalam perkara ini adalah PT Antara Konstruksi, PT Jaya Abadi Sumber Pasifik, PT Sanubari Megah Perkasa, PT Riyah Permata Anugerah, PT Paesa Pasindo Engineering dan Panitia; -------- 3.2.3. Bahwa dengan demikian, unsur pihak lain terpenuhi;-------------------- 3.3. Unsur Bersekongkol untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

1. Menimbang bahwa berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Lanjutan, pembelaan para Terlapor, surat, dokumen dan alat bukti lainnya, Majelis Komisi menilai dan berpendapat sebagai berikut: ----------------------------------------------------------------------- 1.1. Tentang Para Terlapor;----------------------------------------------------------------- 1.1.1. Bahwa dalam LHPL ditemukan fakta yang menyatakan Terlapor I PT. Mustika Bintang Sakti, Terlapor II PT. Tembesu Jaya, Terlapor III PT. Bungo Pantai Bersaudara, Terlapor IV PT. Merangin Karya Sejati, Terlapor V PT. Kreasindo Kenari Mulya, Terlapor VI PT.Dwi Karsa Rizki, Terlapor VII PT. Samudera Indah, Terlapor VIII PT.Wahyunata Arsita, Terlapor IX PT. Karya Bahari, Terlapor X PT.Putri Prabu Jakso, Terlapor XI PT. Jaya Abadi Sumber Pasifik, Terlapor XII PT. Sumber Sedayu, Terlapor XIII PT. Sanubari Megah Perkasa adalah pelaku usaha yang berbentuk badan hukum perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia dan melakukan kegiatan usaha di wilayah hukum negara Republik Indonesia; ------------------------------------------------------------ 1.1.2. Bahwa dalam perkara ini Terlapor I PT. Mustika Bintang Sakti
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

Pengertian pelaku usaha dalam Pasal 1 angka 5 UU No 5 Tahun 1999 menggunakan pendekatan fungsional yang menekankan pada kegiatan ekonominya daripada pendekatan subjek hukum 3 . ------------------------- Sejalan dengan pendekatan tersebut, maka bentuk badan hukum tidak material dalam menentukan suatu pelaku usaha. Pendekatan ini diterapkan dalam teori Single Economic Entity Doctrine, yang memandang hubungan induk dan anak perusahaan dimana anak perusahaan tidak memiliki independensi untuk menentukan arah kebijakan perusahaan sebagai satu kesatuan entitas ekonomi 4 . Derajat independensi anak perusahaan dapat dilihat dari berbagai faktor, antara lain kendali induk perusahaan terhadap direksi anak perusahaan, keuntungan yang dinikmati oleh induk perusahaan dari anak perusahaan, dan kepatuhan anak perusahaan terhadap kebijakan yang ditetapkan oleh induk perusahaan misalnya terkait dengan pemasaran dan investasi 5 ;-------------------------------------------------------------------- Konsekuensi dari penerapan Single Economic Entity Doctrine ini adalah pelaku usaha dapat diminta pertanggungjawaban atas tindakan yang dilakukan oleh pelaku usaha lain dalam satu kesatuan ekonomi, meskipun pelaku usaha yang pertama beroperasi di luar yurisdiksi hukum persaingan usaha suatu negara, sehingga hukum persaingan usaha dapat bersifat ekstrateritorial 6 ;----------------------------------------- Konsideran huruf c UU No 5 Tahun 1999 menegaskan perspektif tersebut dengan menyatakan bahwa setiap orang yang berusaha di Indonesia harus berada dalam situasi persaingan yang sehat dan wajar. Oleh karena itu sebagai suatu prinsip umum dalam hukum persaingan, UU No 5 Tahun 1999 memiliki yurisdiksi atas kondisi persaingan di dalam wilayah hukum Negara Republik Indonesia, tanpa memandang siapa pun dan di mana pun pelaku usaha yang menyebabkan dampak terhadap kondisi persaingan tersebut;---------------------------------------- Terminologi “yang melakukan kegiatan“ ataupun “yang berusaha di Indonesia“ tidak serta menunjukkan bahwa pelaku usaha tersebut harus
Baca lebih lanjut

256 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

1.9.1. Bahwa dalam LHPL dinyatakan terdapat perbedaan tanda tangan Direktur Utama Terlapor IX pada Dokumen Penawaran. Perbedaan tanda tangan tersebut telah diakui oleh yang bersangkutan; ----------------------------------- 1.9.2. Bahwa Terlapor IX dalam pembelaannya menyatakan perbedaan tanda tangan dalam dokumen penawaran terjadi karena Terlapor IX tidak ingat bila dokumen penawaran akan dibawa ke Kapuas Hulu sedangkan Direktur Utama Terlapor IX tidak berada di Singkawang sehingga menugaskan staf Terlapor IX untuk menandatangani penawaran tersebut atas nama Direktur Utama; --------------------------------------------------------------------------------- 1.9.3. Bahwa Majelis Komisi menilai terjadi penandatangan dokumen penawaran oleh orang yang tidak memiliki kewenangan merupakan suatu tindakan yang melanggar hukum; ------------------------------------------------------------- 1.9.4. Bahwa Majelis Komisi berpendapat penandatanganan tersebut telah mendapat persetujuan dari Direktur Utama Terlapor IX sehingga para pihak telah mengetahui konsekuensi hukum atas tindakan yang dilakukan tersebut; -------------------------------------------------------------------------------- 1.9.5. Bahwa Majelis Komisi menyimpulkan Direktur Utama Terlapor IX telah mengambil tanggung jawab secara penuh atas tindakan yang dilakukan oleh staf Terlapor IX; ---------------------------------------------------------------- 2. Menimbang bahwa Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 menyatakan
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

Pemborongan Kegiatan Pekerjaan Peningkatan Jalan Tebing tinggi – Tj. Raya; TL. Padang – PD. Tepung – Pasemah Air Keruh Sumatera Selatan tahun Anggaran 2009 pada poin X disebutkan Panitia tidak harus melakukan pengecekan terhadap seluruh dokumen kualifikasi karena evaluasi kualifikasi hanya dilakukan terhadap calon pemenang berdasarkan Keppres RI No. 80 Tahun 2003 Pasal 15 ayat 2 yang berbunyi: “Proses Pasca Kualifikasi yaitu Pemasukan Dokumen Kualifikasi bersamaan dengan dokumen penawaran dan terhadap peserta yang diusulkan untuk menjadi pemenang serta cadangan pemenang dievaluasi dokumen kualifikasinya”. Dan Lampiran Keppres Bab II A.1.b.2 (c) berbunyi “Evaluasi dokumen kualifikasi dilaksanakan setelah evaluasi dokumen penawaran”; -------------- 27.3 Bahwa pada tanggal 13 s/d 24 April 2009 dilaksanakan pengambilan
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

berbentuk badan hukum yang didirikan berdasarkan Akta Nomor 42 tertanggal 11 April 1994 yang dibuat dihadapan Notaris Pengganti Elliza Asmawel, S.H., berkedudukan di Jl. Ahmad Yani No.17 Jakarta, dan melakukan kegiatan usaha antara lain dalam bidang perancangan dan atau pembangunan proyek teknik dan bangunan, termasuk pelabuhan, pangkalan, jalan, jembatan, jalan kereta api, bendungan irigasi, lapangan terbang, fasilitas pertambangan, fasilitas terminal dan penyulingan, gedung perkantoran, pembukaan dan pengolahan tanah dan usaha lain yang bersangkutan dengan itu (vide bukti C14); ------------ 2.2. Terlapor II, PT Riyah Permata Anugrah merupakan badan usaha yang
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2009, beralamat di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Jalan Setia Negara II No. 114 Curup Bengkulu 39113, merupakan susunan Panitia yang ditunjuk dan diangkat berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong Nomor: 600/185/Sub.1 tanggal 20 April 2009 tentang Pembentukan Panitia Pengadaan/Jasa, Pelelangan/Penunjukan Langsung Kegiatan-kegiatan di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rejang Lebong dengan anggota-anggotanya yaitu: Hamsapari, ST, MT (Ketua), Fahrul Razi, ST (Sekretaris), Erini Ferdian, ST (Anggota), Bambang Budiono, SE (Anggota), dan Marselly Falina, S.Pt (Anggota) (vide Bukti B7, B8, B17, C64); --- 16.2 Dugaan Pelanggaran (vide Bukti A4, A17, A58); ---------------------------------------- 16.2.1 Dugaan Persekongkolan Horizontal yaitu; ------------------------------------- 16.2.1.1. Bahwa terdapat pengaturan pemenang tender, melalui ketidak-
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999: melakukan Persekongkolan Horizontal seperti yang tercantum pada hal 20 poin B.1.1. hasil analisis KPPU. Terhadap pernyataan tersebut klien saya membantah dengan tegas, karena faktanya TERLAPOR IV tidak pernah melakukan kerja sama dalam menyusun dan atau membuat Surat Penawaran, akan tetapi pembuatan Surat Penawaran tersebut dilakukan oleh pegawai kontrak/ tidak tetap TERLAPOR IV berdasarkan contoh kopian yang diterima dari Panitia Tender dan hanya mengerjakan pekerjaan sesuai dengan format serta syarat-syarat yang telah ditentukan oleh Panitia Tender, sehingga bagaimana mungkin bisa dikatakan bersekongkol dengan perusahaan lain. Tentang susunan lampiran Dokumen Kualifikasi juga sudah disusun berdasarkan apa yang ditentukan oleh Panitia Tender dan dari hasil analisis pemeriksaan KPPU pula terbukti bahwa susunan lampiran dokumen Kualifikasi tidak menunjukkan persamaan, bahkan jauh berbeda dengan susunan dokumen kualifikasi perusahaan lainnya peserta tender seperti yang tercantum pada halaman 9 hasil Pemeriksaan Pendahuluan, sehingga bagaimana mungkin bisa dikatakan bersekongkol dengan perusahaan lain; ------------------------------------- 25.7. Bahwa tidak benar apabila PT MULTI ENGKA UTAMA
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2010

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2010

yang ditujukan kepada Terlapor I, telah Terlapor I jawab pada penjelasan tersebut di atas, tetapi Terlapor I merasa perlu untuk memberikan masukan dan sudut pandang yang normatif, sebatas yang Terlapor I mengerti. Hal tersebut sama sekali tidak menunjukkan bahwa Terlapor I mempunyai kedekatan dan melakukan persekongkolan, tetapi hanya untuk menambah pengetahuan dan pertimbangan bagi Majelis Komisi yang terhormat, dimana hal-hal yang akan Terlapor I jelaskan adalah Tentang Persyaratan Mengenai “Pengalaman Mengerjakan Pembangunan Gedung Rumah Sakit Minimal 3 (Tiga) Lantai Selama Kurun Waktu 7 (Tujuh) Tahun Terakhir” dan Perbandingan antara Pelaksanaan Tender Tahap I (Pertama) dengan Tahap II (Kedua), yaitu sebagai berikut: 1. Bahwa pekerjaan pada Tender Pembangunan
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2011

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2011

40.4 Bahwa menurut Ahli dalam kasus ini untuk personil mekanik dengan minimal persyaratannya itu harus D3, tetapi di dokumen PT Hatmo Nugroho Santoso, bahwa orang tersebut adalah STM, dan panitia itu tetap memberi nilai kepada PT Hatmo Nugroho Sentoso, jika telah terdapat pelanggaran terdapat aturan dari pelelangan maka hal tersebut melanggar, tetapi dalam hal ini ada unsur pengelabuan, maka hal tersebut menandakan adanya indikasi dari panitia memfasilitasi pemenang tender; --------------------------------------------------------- 41. Menimbang bahwa pada tanggal 13 April 2011, Majelis Komisi melaksanakan Sidang Majelis Komisi dengan agenda Pemeriksaan terhadap Sdr. H. Budi Harsono (Ahli), yang pada pokoknya Majelis Komisi memperoleh informasi sebagai berikut (vide bukti B6); ------------------------------------------------------------------------------------ 41.1 Bahwa Panitia yang membuat Dokumen Lelang. Di Dinas PU itu hanya memegang 2 aturan yaitu Keppres Nomor 80 Tahun 2003 berikut amandemennya dan Permen PU Nomor 43 Tahun 2007; ---------------------------- 41.2 Bahwa ketika Panitia sudah membuat RKS dan panitia tidak mengikuti dengan aturan yang telah dibuatnya sendiri hal tersebut adalah salah; ---------------------- 41.3 Bahwa menurut Ahli terkait pembobotan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PU Nomor 43 Tahun 2007 adalah untuk pembobotan dalam Permen itu memang ada bebarapa hal yaitu Pengalaman perusahaan maksimal 60%, minimal 30%, Kemampuan Dasar (KD) 2xNPT, Pembobotan peralatan maksimal 15%, minimal 7.5%; pembobotan untuk personil itu minimal 5%,
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2011

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2011

32.5. Bahwa instruksi penawaran yang menyebutkan jam kerja dibagi menjadi 2 shiff tidak bertentangan dengan ketentuan KM 35 Tahun 2007; ----------------- 32.6. Bahwa di dalam ketentuan KM 35 Tahun 2007 terdapat kemungkinan perubahan perhitungan tarif dan perubahan jumlah shift dengan mempertimbangkan dan menyesuaikan kondisi dari pelabuhan yang ada. ----- 33. Menimbang bahwa pada tanggal 13 September 2011, Majelis Komisi melaksanakan Sidang Majelis Komisi dengan agenda Pemeriksaan Saksi Sdr. Azwan Mansyur (Direktur Terlapor II), yang pada pokoknya Majelis Komisi memperoleh informasi sebagai berikut (vide B31): --------------------------------------------------------------------- 33.1. Bahwa Saksi berinisiatif menelepon dan mengajak Sdr. Manambos Sitorus dan Sdr. Maringan Sihombing yang sudah lama saling kenal; ------------------- 33.2. Bahwa pembicaraan dalam telepon tersebut adalah masalah tender di PT Indonesia Asahan Alumunium. Saksi ingin mengetahui seluk beluk tender di PT Indonesia Asahan Alumunium; --------------------------------------------------- 33.3. Bahwa Saksi mengaku pernah bertemu dengan Sdr. Manambos Sitorus di Restoran Traiders Medan. Pertemuan tersebut membicarakan mengenai tender dan kemungkinan peluang untuk bekerjasama untuk menjalankan pekerjaan yang ditenderkan tersebut; ------------------------------------------------- 33.4. Bahwa Saksi menyatakan dalam pertemuan tersebut tidak ada pembicaraan untuk mengatur tender; ----------------------------------------------------------------- 33.5. Bahwa dalam pertemuan tersebut (di Restoran Traiders Medan) hadir Sdr.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...