Top PDF LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

Deskripsi Teori dan Hasil Penelitian Dari buku yang dibaca akan dapat dikemukakan teori-teori yang berkenaan dengan variabel yang diteliti, defnisi terhadap masing-masing variabel yan[r]

31 Baca lebih lajut

LANDASAN TEORI KERANGKA BERFIKIR DAN PEN

LANDASAN TEORI KERANGKA BERFIKIR DAN PEN

Diskripsi teori berisi tentang penjelasan terhadap variabel- variabel yang diteliti, melalui pendifinisian dan uraian yang lengkap dan mendalam dari berbagai referensi, sehingga ruang lingkup, kedudukan dan prediksi terhadap hubungan antar variabel yang akan diteliti menjadi lebih jelas dan

20 Baca lebih lajut

BAB II LANDASAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Landasan Teori - TESI TUNJUNG BAB II

BAB II LANDASAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Landasan Teori - TESI TUNJUNG BAB II

Menurut Suharta (2007) Realistic Mathematics Education (RME) merupakan teori belajar mengajar dalam pendidikan matematika. Teori RME pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan di Belanda pada tahun 1970 oleh Institut Freudenthal. Teori ini mengacu pada pendapat Freudenthal yang mengatakan bahwa matematika harus dikaitkan dengan realita dan matematika merupakan aktivitas manusia. Ini berarti matematika harus dekat dengan anak dan relevan dengan kehidupan nyata sehari-hari.

28 Baca lebih lajut

MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING MEMBUAT BLUS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK TARUNATAMA

MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING MEMBUAT BLUS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK TARUNATAMA

Alur penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut: 2.9 Hipotesis Penelitian Dari kerangka berfikir dan landasan teori yang telah diuraikan maka hipotesis penelitian tindakan ini [r]

158 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI PENGUSAHA KECIL DAN MENENGAH ATAS PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN (Studipada Pengusaha Kecil dan Menengah di Sentra KerajinanTas Kain Kabupaten Kendal)

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI PENGUSAHA KECIL DAN MENENGAH ATAS PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN (Studipada Pengusaha Kecil dan Menengah di Sentra KerajinanTas Kain Kabupaten Kendal)

2.5 Hipotesis Penelitian Berdasarkan landasan teori dan kerangka berfikir yang telah digambarkan diatas maka hipotesis dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Ha1: Skala usaha, um[r]

133 Baca lebih lajut

Pengaruh Persepsi Petani Terhadap Minat

Pengaruh Persepsi Petani Terhadap Minat

Minat menjadi anggota Program PUAP merupakan kemauan karena adanya motivasi petani untuk mempelajari Berdasarkan landasan teori dan kerangka berfikir, hipotesis pada penelitian ini dapa[r]

74 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA,LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

TINJAUAN PUSTAKA,LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

Penilaian keberhasilan kinerja suatu lembaga dapat mengacu pada pencapaian sasaran dan tujuan.Efektifitas pengelolahan dan penyaluran dana PUAP ditentukan oleh kemampuan menjangkau seb[r]

12 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBANTU TEKNIK BERHITUNG JARIMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS III - Raden Intan Repository

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBANTU TEKNIK BERHITUNG JARIMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS III - Raden Intan Repository

Hipotesis Berdasarkan teori, penelitian yang relevan, kerangka berfikir di atas maka dapat dirumuskan hipotesis dari penelitian ini yaitu sebagai berikut: H0 = Tidak ada pengaruh yang[r]

94 Baca lebih lajut

BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS - BAB II

BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS - BAB II

Menurut teori kontrukvisme ini, satu prinsip yang paling penting bahwa guru tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada siswa. Siswa harus membangun sendiri pengetahuan di dalam benaknya. Guru dapat memberikan kemudahan untuk proses ini, dengan memberi kesempatan siswa untuk menemukan atau menerapkan ide-ide mereka sendiri dan mengajar siswa menjadi sadar dan secara sadar menggunakan strategi mereka sendiri untuk belajar. Guru dapat memberi siswa anak tangga yang membawa siswa ke pemahaman yang lebih tinggi, dengan catatan siswa sendiri yang harus memanjat anak tangga tersebut.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) DENGAN MEDIAVISUAL  Peningkatan hasil belajar Biologi melalui penerapan strategi pembelajaran Mind Mapping (Peta Pikiran) dengan media visual gambar mat

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) DENGAN MEDIAVISUAL Peningkatan hasil belajar Biologi melalui penerapan strategi pembelajaran Mind Mapping (Peta Pikiran) dengan media visual gambar mat

Berdasarkan kajian teori dan kerangka berfikir tersebut di atas maka hipotesis yang dianjurkan dalam penelitian ini adalah: Strategi Mind mapping dengan media visual gambar dapat meningkatkan hasil belajar Biologi pokok materi gerak pada tumbuhan siswa kelas VIIIPK SMP Muhammadiyah 7 tahun ajaran 2011/ 2012.

12 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN TEORI A. Deskripsi Teori 1. Rasa Ingin Tahu - PENINGKATAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) MATERI JENIS USAHA DAN KEGIATAN EKONOMI DI INDONESIA MELALUI METODE PEMBELAJARAN TEBAK KATA DI KELAS VB SD NEGERI 2

BAB II KAJIAN TEORI A. Deskripsi Teori 1. Rasa Ingin Tahu - PENINGKATAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) MATERI JENIS USAHA DAN KEGIATAN EKONOMI DI INDONESIA MELALUI METODE PEMBELAJARAN TEBAK KATA DI KELAS VB SD NEGERI 2

Hipotesis Tindakan Berdasarkan deskripsi teori dan kerangka berfikir seperti di atas, maka dapat dirumuskan hipotesis tindakan sebagai berikut: “Melalui metode pembelajaran tebak kata[r]

30 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA : pengutipan yang baik

TINJAUAN PUSTAKA : pengutipan yang baik

Penelitian   kuantitatif   bermula   dari   teori   menuju   data   dan   berakhir   pada   uji   hipotesa   berupa   penolakan   dan   penerimaan   dari   teori   yang   digunakan.   Proses   dari   pengambilan   teori   digunakan   sebagai   landasan   kerangka   berfikir   dengan   tujuan   penelitian   mempunyai   kerangka   yang   jelas,   rasional   dan   tidak   jauh   dari   tujuan   yang   diharapkan   dengan   variable ‐ variabel   yang   digunakan.    Hal   yang   mudah   untuk   sebuah   penelitian   kuantitatif,   namun   masih   banyak   peneliti   pemula   yaitu   para   mahasiswa/I   yang   menyusun   skripsi/tugas   akhir   yang   bingung   harus   memilih   teori   tepat   yang   akan   digunakan.   Sehingga   banyak   teori   yang   diambil   yang   dikutip   pada   kerangka   berfikir,   pada   landasan   teori   yang   intinya   sama   dari   satu   sumber   dengan   sumber   yang   lain,   dan   lupa   untuk   mengambil   teori   sebagai   pendukung   atau   melengkapi   teori   pertama   yang   sudah   ada   dengan   tujuan   untuk   memperkuat   kajian   teoritis.   Lalu   bagaimana   seperti   apa   tinjauan   pustaka   yang   harus   diambil?   Berapa   banyak   teori   yang   dapat   dijadikan   kerangka   berfikir   untuk   memperoleh   variable ‐ variabel   yang   tepat?   Cara   mengutip   yang   baik?  
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

Menurut Hanafie (2010), teori permintaan diturunkan dari teori konsumsi. Konsumen mau ”meminta” (dalam pengertian ekonomi) suatu barang dengan harga tertentu karena barang tersebut dianggap berguna baginya. Makin rendah harga suatu barang maka konsumen cenderung untuk membelinya dalam jumlah yang lebih besar. Permintaan (demand) adalah jumlah dari suatu barang yang mau dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai kemungkinan harga, dalam jangka waktu tertentu, dengan anggapan hal-hal lain tetap sama (ceteris paribus).

18 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

Seseorang termasuk golongan miskin absolut apabila hasil pendapatannya berada dibawah garis kemiskinan, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum, seperti pangan, sandang, keseh[r]

20 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Deskriptif Teori 1. Model Pembelajaran Kolaboratif - LILING SEPTIANA WARDANI BAB II

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Deskriptif Teori 1. Model Pembelajaran Kolaboratif - LILING SEPTIANA WARDANI BAB II

Berdasarkan kajian teori dan kerangka berfikir yang telah dipaparkan diatas, maka dapat dirumuskan hipotesis penelitian dalam pengaruh model pembelajaran kolaboratif teknik learning cell terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran matematika materi sifat-sifat bangun datar kelas V di Sekolah Dasar Negeri 4 Krandegan sebagai berikut :

19 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DAN KI

HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DAN KI

Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian assosiatif/hubungan,dengan penentuan sampel yaitu sampel jenuh/sensus, metode pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik Wawancara, kuesioner dan Observasi. Teknik wawancara dilakukan melakukan wawancara kepada beberapa karyawan untuk mendapatkan informasi, teknik kuesioner dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 57 karyawan untuk mengumpulkan data dengan meminta setiap karyawan menjawab setiap peryataan yang tertera dikuesioner yang diberikan, teknik observasi dengan melakukan pengamatan langsung kepada karyawan yang sedang bekerja. Metode analisis data penulis menggunakan teknik kuantitatif yaitu dengan menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji korelasi, uji determinasi dan uji Hipotesis (uji-t).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

MODUL 5 LANDASAN TEORI 5 LANDASAN TEORI 5 LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS DAN HIPOTESIS Oleh  Rudi Susilana

MODUL 5 LANDASAN TEORI 5 LANDASAN TEORI 5 LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS DAN HIPOTESIS Oleh Rudi Susilana

Seperti telah diketahui bersama bahwa fungsi hipotesis adalah untuk memberikan suatu pernyataan terkaan tentang hubungan tentatif antara fenomena-fenomena dalam penelitian. Kemudian hubungan-hubungan ini akan diuji validitasnya menurut teknik-teknik yang sesuai untuk keperluan pengujian. Bagi seorang peneliti, hipotesis bukan bukan merupakan suatu hal yang menjadi vested interest, dalam artian bahwa hipotesis harus selalu diterima kebenarannya. Jika hipotesis ditolak karena tidak sesuai dengan data, misalnya, keadaan ini tidak berarti si peneliti akan kehilangan muka. Bahkan harga diri peneliti akan naik jika si peneliti dapat menerangkan mengapa hipotesisnya tidak valid. Penolakan hipotesis dapat merupakan penemuan yang positif, karena telah memecahkan ketidaktahuan (ignorance) universal dan memberi jalan kepada hipotesis yang lebih baik. Akan tetapi, seorang ilmuwan tidak dapat mengetahui bukti positif atau negatif kecuali ilmuwan tersebut mempunyai hipotesis dan dia telah menguji hipotesis tersebut.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

S KOR 1005518 Chapter1

S KOR 1005518 Chapter1

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana seseorang mampu menerima dan menerapkan atau melakukan suatu proses latihan yang telah diberikan dengan baik dan benar. Sebagai landasan dalam penelitian ini, penulis mengambil teori dari Singer (Mahendra, 2007:225) mengidentifikasi bahwa terdapat 12 faktor pribadi yang sangat berhubungan dengan upaya pencapaian keterampilan. Faktor-faktor tersebut adalah : (1) ketajaman indra; (2) persepsi; (3) intelegensia; (4) ukuran fisik; (5) pengalaman masa lalu; (6) kesanggupan; (7) emosi; (8) motivasi; (9) sikap; (10) faktor-faktor kepribadian yang lain; (11) jenis kelamin; dan(12) usia. Dari ke-12 faktor di atas terdapat intelegensia yang mempengaruhi suatu keterampilan dalam permainan futsal.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

BAB II KERANGKA TEORI DAN HIPOTESIS

BAB II KERANGKA TEORI DAN HIPOTESIS

Sedangkan menurut Choe dalam Acep Komara 2005 pengertian pendidikan dan pelatihan pemakai adalah sebagai berikut: “Pelatihan dan pendidikan pengguna merupakan usaha formal untuk tujuan [r]

25 Baca lebih lajut

BAB II. KERANGKA TEORI DAN HIPOTESIS

BAB II. KERANGKA TEORI DAN HIPOTESIS

Teori adalah seperangkat construct (konsep), batasan, dan proposisi (pernyataan yang dapat dipercaya, diuji kebenarannya) yang menyajikan pandangan sistematis tentang fenomena dengan merinci hubungan antarvariabel,yang bertujuan menjelaskan dan memprediksikan gejala itu

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...