Top PDF PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK

uterus, penggunaan obat-obatan , kebiasaan merokok. uterus, penggunaan obat-obatan , kebiasaan merokok. b.Lingkungan Postnatal : lingkungan setelah anak lahir. b.Lingkungan Postnatal : lingkungan setelah anak lahir. - Misal : Nutrisi, statussosial ekonomi,kultur,iklim/cuaca, - Misal : Nutrisi, statussosial ekonomi,kultur,iklim/cuaca,

23 Baca lebih lajut

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Proses pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan ciri khas anak,sejak janin sampai tahap kedewasaan dan merupakan suatu proses yang berkesinambungan serta merupakan suatu fenomena yang berspektrum luas dan berpola. Pertumbuhan adalah setiap perubahan tubuh yang dihubungkan dengan bertambahnya ukuran-ukuran tubuh secara fisik dan struktural, baik secara lokal maupun keseluruhan. Pertumbuhan akan mengikuti pola alami/kodrati setiap fase pertumbuhan sedangkan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh akan lebih kompleks. Oleh karena itu akan terjadi diferensisasi sel jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ untuk mencapai yang optimal secara bertahap. Berolahraga pada anak usia dini tentu tidak sama dengan anak-anak yang usianya lebih besar. Tentunya bukan jenis olahraga prestasi, tetapi lebih kepada bagaimana gerak tubuh dapat mendukung perkembangan dan pertumbuhan anak. Sesuai dengan laju pertumbuhan fisiknya, apa pun pilihan bentuk kegiatan fisik yang dilakukan anakharus memperhatikan perkembangan kemampuan motorik sesuai usianya. Sekadar bergerak dan melakukan suatu gerakan saja bagi anak sudah bentuk berolahraga juga. (Nadesul, 2014)
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK. docx

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK. docx

Pertumbuhan dan perkembangan berjalan menurut norma-norma tertentu. Walaupun demikian seorang anak dalam banyak hal tergantung kepada orang dewasa, misalnya mengkunsumsi makanan, perawatan, bimbingan, perasaana aman, pencegahan penyakit dan sebaginya. Oleh karena itu semua orang-orang yang mendapat tugas mengawasi anak harus mengerti persoalan anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya adalah faktor lingkungan. Bila lingkungan karena suatu hal menjadi buruk, maka keadaan tersebut hendaknya diubah (dimodifikasi) sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 2

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 2

Tahun-tahun pertama kehidupan seorang anak merupakan fase-fase yang sangat kritis dan penting dalam hal tumbuh kembang fisik, mental dan psikosisal yang berjalan sedemikian cepatnya sehingga keberhasilan tahun- tahun pertama untuk sebagian besar menentukan masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa. Kelainan atau penyimpangan apapun bila tidak diintervensi secara dini dengan baik pada saatnya dan tidak terdeteksi secara nyata mendapatkan perawatan yang bersifat komprehensif yaitu promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya. Dewasa ini tumbuh kembang anak adalah salah satu aspek yang diperhatikan serius oleh para pakar, karena hal tersebut merupakan aspek yang menjelaskan mengenai proses pembentukan individu secara fisik maupun psikologis pada anak (Sunawari, 2007).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

A. Pertumbuhan dan perkembangan anak usi

A. Pertumbuhan dan perkembangan anak usi

Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan. Disini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. Termasuk juga perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya (Soetjiningsih, 1998, & Tanuwijaya, S. 2003). Perkembangan anak usia toddler menurut beberapa teori perkembangan sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Tahap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak

Tahap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak

1. Sifat-sifat dari ovum yang mengalami fertilisasi, yang tergantung adanya dengan adanya karateristik yang ditemukan baik dari kromoshom sperma dan ovum. Sekarang diketahui bahwa terdapat fungsi genetic selama pertumbuhan sel. Beberapa gen-gen terdapat secara kontinu selama masa pertumbuhan sementara yang lain terjadi dalam urutan yang spesifik. Suatu peningkatan kecepatan pertumbuhan tergantung pada produksi enzim- enzim yang terlibat dalam sintesa protein. Variasi pertumbuhan terjadi pada ras yang berbeda dan anggota yang berbeda dari suatu ras. Lingkungan eksterna dan interna dari tubuh dapat menggunakan potensi pertumbuhan dengan sepenuhnya, tetapi secara normal tidak dapat berbuat lebih banyak. Walupun demikian lingkungan yang buruk dapat mengarah pada suatu kegagalan untuk menyadari kemungkinan pertumbuhan bawaan yang maksimum.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 6

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 6

Kebutuhan kalori harian anak usia 6 tahun menurun berhubungan dengan ukuran tubuh, dan rata- rata membutuhkan 2.400 kalori perhari. Banyaknya anak yang tidak menyukai sayuran, biasanya hanya 1 jenis makanan, yang disukai orang tua memiliki peranan penting dalam mepengaruhi pilihan anak terhadap makanan.

6 Baca lebih lajut

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK. pdf

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK. pdf

Faktor Internal  Ras/etnik/bangsa  Keluarga  Umur Kecepatan pertumbuhan yang pesat adalah pada masa prenatal,tahun pertama kehidupan dan remaja  Jenis kelamin Perkembangan[r]

26 Baca lebih lajut

SILABUS ANALISIS PERK BLJARx

SILABUS ANALISIS PERK BLJARx

Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang mendalam tentang: karakteristik perkembangan anak, pertumbuhan dan perkembangan anak, prinsip dan tugas perkembangan anak, aspek-aspek perkembangan anak, bermain sambil belajar (konsep, fungsi, dan klasifikasi bermain), konsep dan prinsip belajar anak, karakteristik cara belajar anak, serta mampu menganalisis perkembangan anak usia lahir-1 tahun, 1-2 tahun, 2-3 tahun, 3-4 tahun, 4-5 tahun, dan usia 5-6 tahun.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

s pgsd penjas 1101376 chapter2

s pgsd penjas 1101376 chapter2

Dari kedua pendapat tersebut penulis menyimpulkan, bahwa gerak adalah aktivitas yang tidak bisa dipisahkan dari pendidikan jasmani. Pendidikan jasmani mengajarkan anak untuk tetap bergerak aktif dalam situasi apapun dan hal itu akan sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak agar berkepribadian yang tangguh, sehat jasmani dan rohani. Oleh karena itu, seorang anak diharapkan dapat mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani dengan baik dan benar agar perkembangan jasmaninya dapat berkembang dengan baik melalui proses pendidikan tersebut.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Konsep Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Konsep Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Dari penjelasan diatas dapat difahami bahwa faktor kecenderungan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia dini dipengaruhi oleh hereditas (keturunan). Seperti kecenderungan untuk berjalan tegak, kecenderungan bertambah besar, dan kecenderungan untuk menjadi orang lincah, pendiam, pemarah, dan sebagainya. Oleh karena itu, Ibnu Qayyim menginginkan adanya persiapan pra nikah, baik pemilihan jodoh yang dilihat dari agama, harta, nasab dan kecantikan. Hal ini menunjukan bahwa faktor keturunan mempengaruhi perkembangan anak usia dini. Meskipun ada pula keturunan tidak mempengaruhi perkembangan anak, namun itu hanya sedikit saja. Tetapi ada beberapa orang tua yang berasal dari keturunan yang dianggap tidak baik secara agama, namun anaknya berbeda dengan sifat dan perilaku orang tuanya. Karena ada faktor lain yang mempengaruhi anak tersebut. Salah satunya yakni lingkungan tempat anak tersebut tinggal adalah daerah yang tingkat reigiusnya tinggi. Sehingga anak-anak diberi pendidikan TPA. Komunitas itulah yang membuat anak itu berkembang menjadi baik.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

ASI DAN BALITA DARI SEGI SOSIAL

ASI DAN BALITA DARI SEGI SOSIAL

Perkembangan Kecerdasan Balita  Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar pertumbuhan dan perkembangan anak secara meny[r]

20 Baca lebih lajut

Perekembangan peserta didik di Indonesia

Perekembangan peserta didik di Indonesia

Perkembangan dan pertumbuhan merupakan hal yang penting untuk kita pelajari dan kita pahami. Banyak para pendidik dan orang tua yang belum memahami perkembangan-perkembangan anak. Sehingga masih ada pendidik dan orang tua yang menerapkan sistem pembelajaran tanpa melihat perkembangan anak. Hal ini akan berakibat adanya ketidak seimbangan antara system pembelajaran dengan perkembangan anak yang akan menyulitkannya untuk mengikuti system pembelajaran yang ada. Dengan mengetahui faktor-faktor perkembangan dan pertumbuhan anak diharapkan kita akan mudah mengetahui system pembelajaran yang efektif, efisien, terarah dan sesuai dengan perkembangan anak.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KELEKATAN IBU-ANAK, PERTUMBUHAN ANAK, DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH

KELEKATAN IBU-ANAK, PERTUMBUHAN ANAK, DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH

Sementara itu, Myers (1992) mendefinisikan perkembangan anak sebagai proses perubahan pada anak untuk belajar pada tingkatan yang lebih kompleks dalam berpikir, bergerak, berperasaan dan berhubungan dengan yang lain. Aspek perkembangan anak meliputi perkembangan fisik motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosi. Salah satu perkembangan yang penting pada anak usia prasekolah adalah perkembangan sosial emosi. Anak usia prasekolah merupakan anak usia 3-6 tahun yang mempunyai tanggung jawab besar dalam aktivitas mereka sehari-hari dan menunjukkan tingkat yang lebih matang untuk dapat berinteraksi dengan orang lain. Perkembangan sosial emosi yang tidak tercapai secara optimal dapat menimbulkan masalah sosial emosi pada anak (Kruizinga et al., 2011). Menurut Brauner & Stephens (2006) sekitar 9,5 hingga 14,2 persen balita yang mengalami keterlambatan perkembangan sosial emosi akan berdampak negatif pada fungsi perkembangan dan kesiapan sekolah mereka. Penelitian Velderman et al. (2010) menemukan bahwa sekitar 8,0 hingga 9,0 persen anak prasekolah mengalami masalah sosial emosi seperti perasaan cemas, depresi, berperilaku tidak taat, kurangnya hubungan dengan teman sebaya, kurangnya keterampilan sosial, dan kinerja akademik yang buruk. Anak yang mengalami keterlambatan perkembangan sosial emosi pada saat usia dini cenderung lebih berisiko untuk berperilaku maladaptif seperti perilaku antisosial, kriminalitas, dan penggunaan narkoba di kemudian hari.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Penatalaksanaan Oligodontia pada Anak 14 Tahun dengan Sindrom Ectodermal Dysplasia: Laporan Kasus | Apriani | Majalah Kedokteran Bandung 622 2277 1 PB

Penatalaksanaan Oligodontia pada Anak 14 Tahun dengan Sindrom Ectodermal Dysplasia: Laporan Kasus | Apriani | Majalah Kedokteran Bandung 622 2277 1 PB

Alasan pemilihan penggunaan suatu mahkota akrilik pada gigi anterior rahang atas dan rahang bawah pada pasien ini adalah pembuatan yang relatif mudah, tidak berat, mudah direhabilitasi, dan dapat memenuhi nilai estetika yang baik. Alasan lainnya yaitu, pasien ini berusia 14 tahun dan sudah mengalami menstruasi sejak usia 12 tahun. Pertumbuhan serta perkembangan anak perempuan saat mengalami menstruasi sudah mencapai puncak dan selanjutnya akan melambat termasuk pada pertumbuhan dan perkembangan dentofacial sehingga pembuatan mahkota akrilik pada gigi anterior rahang atas dan bawah tidak akan berpengaruh besar pada pertumbuhan dan perkembangan rahang. 13
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

SKEMA PENELITIAN PERKEMBANGAN DAN PERTUM

SKEMA PENELITIAN PERKEMBANGAN DAN PERTUM

SKEMA PENELITIAN PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN ANAK PENGARUH ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP ASPEK PERKEMBANGAN PADA ANAK PRA SEKOLAH DI WILAYAH PUSKESMAS ONDONG KABUPATEN KEPULAUAN [r]

1 Baca lebih lajut

SATUAN ACARA PERKULIAHAN PBPD

SATUAN ACARA PERKULIAHAN PBPD

Indikator ketercapaian :  Mahasiswa mampu membedakan pertumbuhan Vs perkembangan  Mahasiswa mampu menjelaskan anak sebagai totalitas  Mahasiswa mampu menjelaskan perkembangan sebag[r]

18 Baca lebih lajut

Modul TK D edited by MUT 16Mei2016

Modul TK D edited by MUT 16Mei2016

Balok-balok kayu atau plastik merupakan alat permainan yang sangat sesuai sebagai alat untuk membuat berbagai konstruksi. Alat permainan berupa balok ukuran besar dapat dimainkan di lantai, umumnya disebut pula balok lantai. Cara anak memainkan balok-balok melalui tahapan sebagai berikut: Tahapan pertama, anak sambil berjalan membawa balok di tangannya, tahapan berikutnya, balok akan diletakkan dalam susunan ke atas seperti menara. Kadang mereka menyusun balok secara memanjang, balok-balok tersebut diletakkan saling berdampingan atau berjejer.Tahapan berikutnya, anak akan mulai membuat jembatan, yaitu dengan meletakkan dua balok secara sedikit terpisah, kemudian meletakkan satu balok lagi di antara kedua balok tersebut. Setelah tahapan ini anak-anak mulai mampu menyusun balok dengan berbagai variasi, membuat pola; mereka belajar menyusun balok-balok dengan keseimbangan yang baik, sehingga hasil bangunannya tidak mudah roboh. Pada tahap terakhir anak-anak menggunakan balok-balok dan membuat bangunan sesuai dengan dunia realitas. Misalnya: bangunan sekolah, kota dengan jalan-jalan, lapangan terbang, dan bangunan lain yang pernah dilihatnya.
Baca lebih lanjut

166 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...